Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari September, 2013

Merangkai Mahkota Untuk Bunda

Salah satu cobaan terberat yang pernah saya alami adalah ketika ibu saya dipanggil menghadap Yang Kuasa. Sering saya menangis ketika merindukan almarhumah ibu, dimana pun saya berada saat itu. Saya menangis bukan karena tak ikhlas. Saya sangat ikhlas, apalagi mengingat beliau sudah lama menderita sakit. Saya pun menyadari, kepergian ibu adalah hal yang terbaik, supaya beliau terbebas dari sakit yang selama ini dideritanya. Saya menangis karena saya belum menunjukkan bakti pada beliau. Rasa sesal itu masih ada hingga kini, lima tahun semenjak peristiwa itu.
Suatu ketika sambil menahan tangis saya memohon pada Allah. Ya Allah, apakah yang bisa saya lakukan untuk beliau? Saya takut saya belum tergolong sebagai putri yang sholihah, yang di setiap do’anya mengalir pahala jariyah. Saya takut, sedekah yang pernah saya keluarkan untuk ibu tanpa saya sadari terkandung riya, sehingga pahalanya tak sampai untuk ibu.
Sempat tercetus keinginan menghadiahi sesuatu untuk almarhumah ibu, namun saya ta…

Tips Menghilangkan Jerawat dengan Mudah

Jerawatan? Bagi sebagian orang mungkin tak terlalu mengganggu. Namun bila Anda adalah termasuk ke dalam golongan orang-orang yang sangat tidak menyukai benda kecil nan menyebalkan ini, jangan panik dulu yaa..
Tengok ke dapur yuk, siapa tahu ada yang bisa kita gunakan untuk mengobati jerawat di wajah.


Madu. Cukup Oleskan madu pada jerawat, diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas. Cara ini dapat dilakukan setiap hari hingga jerawat menjadi kering dan akhirnya hilang.Kuning telur. Kocok kuning telur, oleskan pada wajah dan biarkan selama 15 menit hingga mengering. Hilangkan kuning telur dengan kain. Bilas wajah dengan air hangat.Mentimun. Parut mentimun lalu oleskan pada bagian kulit yang berjerawat dan berkomedo. Tunggu hingga 20 menit dan bilas dengan air hangat. Mudah ya? Selamat mencoba...



Belajar Tentang Anger Management dari Film Taare Zameen Par

Beberapa waktu lalu saya menyaksikan film India berjudul "Taare Zameen Par". Sebenarnya, film itu sudah cukup lama dirilis, yaitu tepatnya pada tanggal 21 Desember 2007. Namun saya baru mengetahui ada film sebagus itu setelah diskusi dengan beberapa teman tentang film-film yang menarik dan bermanfaat untuk ditonton.




Diperankan oleh Aamir Khansebagai Ram Shankar Nikumbh dan Darsheel Safarysebagai Ishaan Awasthi, film ini bercerita tentang seorang anak (Ishaan) yang dianggap bodoh oleh orang tua, bahkan oleh guru-gurunya juga. Anak itu hampir kehilangan semangat dan rasa percaya diri karena setiap hari yang ia dengar hanyalah umpatan dan kutukan "tak becus" dari orang-orang di sekelilingnya. Suara bentakan, teriakan keras dari ayah dan guru-gurunya, menjadi makanan tiap hari. Pandangan matanya seolah berteriak minta tolong, seolah dengan kata-kata saja tak cukup untuk mengeluarkan isi hatinya. Tak ada yang mau mendengar jeritan hatinya.
Ishaan adalah seorang anak yang …