Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Saat Mas Amay Mengeluarkan Alibi

Hari ini, Alhamdulillah dapat rezeki diskonan sebesar 500 rupiah di warung. :)

Ceritanya, selepas ashar saya hendak pergi ke warung untuk membeli diapers, mumpung Aga masih tidur. Saya ambil selembar seratus ribuan dari dalam dompet. Ketika melihat uang sepuluh ribuan, lima ribuan, dan seribuan di meja, saya pun menyambarnya. Lumayan, buat pegangan.

Nah, ikutlah Amay bersama saya. Anak itu nggak bisa nggak lihat ibunya walau sebentar. Mau ke warung aja diikutin. Lalu, meluncurlah kami berdua dengan sepeda motor.

Begitu turun dari motor, langsung deh anak sholih itu mengambil es krim. Hhmmm... Kepada pemilik warung saya minta diapers. Kemudian ketika melihat beras, teringat beras di rumah yang tinggal beberapa butir. :D

Belum selesai, ingat lagi minyak goreng yang tinggal beberapa tetes, minyak telonnya duo krucils, dan shampoo. Eeeaaa, ini tanggal tua sih yaa.. Dan tepat sekali, semua sudah pada habis. :p

Saya masih pede, insya Allah uangnya cukup deh. Eee, tiba-tiba Mas Amay nyeletuk. &qu…

Klinik Terbaik Agar Sehat dan Cantik a la Artis

Kita sering menyaksikan artis-artis televisi yang tampil menarik di layar kaca, terutama artis wanita. Sering kita bertanya, kok bisa ya, dulu dia nggak secantik dan seputih itu, deh? Gimana ya caranya supaya bisa seperti mereka? Mereka kayak nggak ada capeknya ya, tampil dari satu acara ke acara lain?

Artis-artis wanita memang selalu menjadi sorotan. Ini karena wanita identik dengan kecantikan. Keduanya bagaikan dua hal yang tidak terpisahkan. Bahkan ada istilah dalam bahasa Arab, "Mar'ah wa Mir'ah". Mar'ah berarti wanita, dan Mir'ah berarti cermin. Hal ini menggambarkan begitu dekatnya hubungan antara wanita dengan cermin. Dan wow, tahukah? Wanita menggunakan sepertiga hidupnya untuk mempercantik diri dari luar.

Iya, kecantikan hati memang lebih penting dari kecantikan ragawi. Tapi setidaknya, rasa syukur akan pemberian-Nya kita tunjukkan dengan merawat apa yang telah Tuhan berikan pada kita. Menjaga kesehatan badan sesungguhnya akan berbuah pada pancaran …

Sego Wiwit

Jika Anda berasal dari desa yang punya banyak sawah, khususnya di sekitaran Jawa Tengah, kemungkinan besar Anda tahu apa itu Sego Wiwit. Kenapa mesti desa yang punya sawah? Karena Sego Wiwit ada hubungannya dengan kegiatan bertani.
Sego Wiwit biasanya dibuat untuk mengawali panen. Ada juga yang membuat Sego Wiwit untuk mengawali musim tandur atau tanam padi. Di daerah saya, sebuah desa kecil di Purworejo, Jawa Tengah, Sego Wiwit lebih dikenal dengan nama Wiwitan.
Wiwit sendiri mempunyai arti “memulai” atau “mengawali”. Sedangkan Sego berarti “nasi”. Makna yang lebih luas dari dibuatnya Sego Wiwit ini sebenarnya adalah pengungkapan rasa syukur bahwa panen telah tiba, atau sebagai pengharapan akan hasil panen yang lebih baik di musim tanam kali ini (jika Sego Wiwit dibuat di awal musim tandur).
Sego Wiwit biasanya memiliki beberapa menu sebagai pelengkap, yaitu; urap atau klubanan (orang Solo menyebutnya gudangan), gereh (ikan teri, bisa juga diganti peyek teri), irisan telur rebus, d…

Saat Mas Amay Marah

Ada yang lucu kemarin pagi. Ketika tukang sayur langganan memanggil-manggil ibu-ibu sekomplek, Mas Amay dengan semangat menyuruh saya berbelanja. Dia ikut, pasti.
Sambil jongkok, dia melihat-lihat sayuran segar. Matanya tertuju pada sebungkus wortel yang berwarna oranye. Warnanya yang segar memang terlihat menggoda. “Ma, beli wortel, Ma!” Pintanya. “Oke,” jawab saya, “Memangnya Mas Amay pingin dimasakin apa sih?” tanya saya kemudian. “Ya masak wortel aja. Mas Amay ‘kan bisa motongnya,” katanya. Kemudian saya terpikir untuk membuatkan sop ayam, wortel, buncis, dan makaroni untuknya.
Mas Amay memang terbiasa "membantu" saya memasak. Memotong-motong sayuran lebih tepatnya. Alhamdulillah, sejak kecil dia sudah terbiasa makan sayur. Cara saya ini (membiarkannya membantu saya memasak), ternyata bisa menambah kecintaannya pada sayur. Terbukti, Amay yang sebelumnya kurang menyukai brokoli, berubah menjadi sangat suka setelah saya mempercayakan "proses pemotongan" brokoli…

Sayangi Jantungmu, Sekarang!

Meninggalnya beberapa artis terkenal Indonesia secara mendadak, membangkitkan ingatan saya pada kisah belasan tahun silam, ketika nenek saya pergi untuk selama-lamanya. Uti, begitu saya memanggilnya, meninggalkan kami begitu cepat tanpa firasat.

Jumat pagi itu, saya yang masih duduk di bangku 2 SMA, menghampiri Uti yang sedang berdzikir di musholla rumah untuk pamit pergi ke sekolah. Uti memang sosok yang rajin beribadah. Keningnya yang menghitam, menjadi saksi bahwa beliau adalah seorang ahli sujud. Beliau telah terbiasa bangun malam untuk menunaikan qiyamul lail, dilanjutkan shalat shubuh berjamaah di masjid, dan sepulang dari masjid beliau melanjutkan dzikir hingga waktu dhuha tiba.

Bel penanda jam pertama telah usai baru saja berbunyi. Seorang guru piket masuk ke kelas dan memanggil saya ke kantor. Dalam perjalanan menuju kantor guru, beliau menggandeng saya dan berkata bahwa seseorang ingin bertemu. Sesampai di kantor, seorang yang saya kenal telah duduk menanti. Dia adalah teta…

Popular posts from this blog

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Jawa Timur Park 2 (Batu Secret Zoo)

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah keluarga kecil kami berkesempatan melakukan perjalanan ke Malang. Awalnya saya dan Amay hanya ingin menemani suami bertemu dengan kliennya, namun kemudian terpikir untuk sekaligus berwisata ke Batu. Mumpung ada waktu :)

Karena budget kami terbatas, kami memilih hotel yang ramah di kantong. Hanya dengan 200 ribu rupiah per malam, kami sudah bisa menikmati kamar yang nyaman, fan, televisi, juga air hangat untuk mandi. Tak perlu kamar ber-AC lah, karena Malang sudah cukup sejuk :). Kami juga memilih hotel yang tak terlalu jauh dengan stasiun, tentunya agar menghemat ongkos transportasi. 

Keesokan harinya, kami mengunjungi Jawa Timur Park. Lagi-lagi, untuk menghemat pengeluaran kami menyewa sepeda motor untuk pergi kesana. Biaya sewa motor rata-rata 50 ribu - 60 ribu, atau 75 ribu untuk layanan antar jemput. Jadi kita tak perlu mengambil dan mengembalikan sendiri sepeda motor sewaan kita. (Sudah bisa disebut backpacker belum? :p) 
Oya, tentang Jatim Park, …

Jangan Jadi Online Shop Nyebelin

Kalau Asma Nadia punya karya yang judulnya: "jangan jadi muslimah nyebelin", maka yang saya tulis ini mungkin merupakan pengembangannya.

Lagi heboh ya di dunia maya, tentang online shop dan calon pembeli yang salah paham. Jujur, saya pun baru tahu kalau ada satuan "ea" yang artinya "each". Jadi memang sebagai online shop sebaiknya tidak buru-buru emosi, khawatir nantinya malah malu sendiri. Selain itu, nanti malah jadi merugi, pembeli terlanjur kabur dan nggak mau balik lagi.

Hmm..nggak mau kan itu terjadi?

Tapi selain yang di atas tadi, saya juga mau sedikit kasih saran untuk para pelaku online shop. Biar apa? Biar nggak jadi online shop yang nyebelin. Mmm...saya juga jualan lho, jual mukena dan cilok. Tapi karena supplier mukenanya lagi sibuk, jadi sementara saya fokus di cilok saja. *eh...ini bukan promosi, hihi...

Nah, saya juga pengen, sebagai online shop, saya nggak dianggap nyebelin (saya masih berusaha, jika masih dianggap nyebelin juga, dimaafkan…