Langsung ke konten utama

Klinik Terbaik Agar Sehat dan Cantik a la Artis


Kita sering menyaksikan artis-artis televisi yang tampil menarik di layar kaca, terutama artis wanita. Sering kita bertanya, kok bisa ya, dulu dia nggak secantik dan seputih itu, deh? Gimana ya caranya supaya bisa seperti mereka? Mereka kayak nggak ada capeknya ya, tampil dari satu acara ke acara lain?

Artis-artis wanita memang selalu menjadi sorotan. Ini karena wanita identik dengan kecantikan. Keduanya bagaikan dua hal yang tidak terpisahkan. Bahkan ada istilah dalam bahasa Arab, "Mar'ah wa Mir'ah". Mar'ah berarti wanita, dan Mir'ah berarti cermin. Hal ini menggambarkan begitu dekatnya hubungan antara wanita dengan cermin. Dan wow, tahukah? Wanita menggunakan sepertiga hidupnya untuk mempercantik diri dari luar.

Iya, kecantikan hati memang lebih penting dari kecantikan ragawi. Tapi setidaknya, rasa syukur akan pemberian-Nya kita tunjukkan dengan merawat apa yang telah Tuhan berikan pada kita. Menjaga kesehatan badan sesungguhnya akan berbuah pada pancaran kecantikan.

Sehat dengan Vitamin C

Bicara tentang kesehatan, kebutuhan nutrisi setiap orang bisa jadi tidaklah sama. Kebutuhan akan vitamin C, misalnya. Kita yang tinggal di kota-kota besar dengan tingkat polusi yang tinggi, memerlukan vitamin C sekitar 1000 mg setiap harinya. Berbeda dengan orang-orang yang tinggal di daerah dengan udara yang masih bersih bebas polutan, mereka membutuhkan vitamin C lebih sedikit.

FOTO
Tubuh kita tidak bisa memproduksi vitamin C sendiri, oleh sebab itu para ahli menganjurkan agar kita mengkonsumsi vitamin C setiap hari. Karena jika tubuh kekurangan vitamin C, akibatnya adalah berkurangnya daya tahan tubuh terhadap penyakit, sehingga penyakit-penyakit seperti sariawan, panas dalam, anemia, radang gusi, nyeri sendi, rambut bercabang, bahkan infeksi, akan mudah menyerang. Dan yang paling mengerikan bagi kaum wanita adalah berkurangnya elastisitas kulit (vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen) yang membuat wajah tampak lebih tua dari usia aslinya. Tidak mau kan?

Pilih Mana?

Yup, menjadi tua adalah sebuah keniscayaan, tetapi menjaga tubuh agar selalu sehat dan tampak awet muda adalah pilihan. Saat ini banyak sekali krim-krim kecantikan yang menjanjikan wajah tampak putih dan awet muda dijual di pasaran. Banyak wanita yang tergiur karenanya. Namun begitu, terkadang mereka kurang memperhatikan komposisi yang terkandung di dalam krim-krim tersebut. Padahal, banyak di antaranya dibuat dan diedarkan tanpa ijin, dan mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi kulit. Untuk itu, kita mesti cerdas memilih perawatan yang aman, namun hasilnya juga memuaskan.

Terapi Glutathione

Salah satu cara yang aman untuk tampil putih alami dan awet muda adalah dengan melakukan terapi glutathione. Glutathione adalah protein alami yang berperan dalam pembentukan sel-sel baru di dalam tubuh. Terapi Glutathione dilakukan dengan pemberian protein Glutathione melalui intravena dengan media infus. Semakin banyak kulit yang mengalami regenerasi, maka kulit akan semakin sehat. Hasil yang diperoleh dari terapi ini pun terlihat lebih alami dibandingkan dengan penggunaan kosmetik dan obat-obatan lainnya. Dan ternyata, banyak juga artis Indonesia, seperti Enno Lerian dan Dwi Andhika, yang sudah melakukannya di Stanford Medical Center


Enno Lerian saat melakukan Terapi Glutathione


Aktor Dwi Andhika saat menjalani treatment infus vitamin C


Terapi Ozon

Ssssttt, selain Terapi Glutathione, ada juga Terapi Ozon. Terapi ini tidak hanya bermanfaat untuk kecantikan, namun manfaatnya juga luar biasa bagi kesehatan. Saat ini mulai banyak yang melakukan Ozone Therapy ini sebagai preventive medicine dan anti - aging medicine. Mau cantik dan sehat sekaligus? Terapi Ozon lah jawabannya. Tapi jangan salah pilih klinik terapi ya, karena klinik terapi ozon yang terbaik hanya ada di STANFORD MEDICAL CENTER.

Pemanfaatan ozon telah dilakukan lebih dari seratus tahun yang lalu. Awalnya, ozon digunakan untuk menghilangkan bau pada air minum. Selanjutnya, ozon digunakan untuk mencuci peralatan kedokteran. Teknologi ini dikembangkan sehingga ozon pun bisa digunakan untuk pengobatan.

Manfaat ozon bagi kesehatan antara lain;
1. Memperbaiki sirkulasi darah, karena darah yang sudah dialiri ozon mengandung kadar oksigen yang tinggi. Jika sirkulasi darah lancar, maka resiko terkena penyakit jantung akan berkurang.
2. Meningkatkan metabolisme tubuh, mengembalikan dan mengoptimalkan fungsi organ, terutama pada penderita penyakit degeneratif.
3. Menghambat penuaan dini.
4. Mencerahkan dan menyegarkan kulit.
5. Menetralkan racun (detoksifikasi).
6. Membantu mengobati alergi.
7. Meningkatkan regenerasi berbagai jenis jaringan.
8. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi.

Bagaimana Cara Kerja Terapi Ozon?


Cara Kerja Terapi Apheresis

Di klinik terapi ozon STANMED CENTER, selang yang digunakan adalah selang sekali pakai. Setelah digunakan, selang itu akan dibuang, sehingga kita tak perlu khawatir darah kita akan tercampur dengan darah orang lain.

Dimana Klinik Ozon Terbaik?

Sekarang ini, kesadaran masyarakat untuk tampil lebih sehat dan cantik semakin membaik. Bahkan, artis-artis hollywood pun berbondong-bondong melakukan ozone therapy agar selalu tampil prima. Namun kita tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk melakukannya. Kini di Jakarta sudah ada klinik terapi ozon terbaik yaitu STANMED, Stanford Medical Center, yang menggunakan teknologi canggih dari Rusia. STANMED terletak di Jln. Hang Lekir Raya No. 9, Jakarta Selatan, telp. (021) 722 8899. Di www.stanfordcenter.com, kita bisa lebih banyak menggali informasi tentang produk-produk yang ditawarkan disana.

Apa kata Enno Lerian tentang Klinik Stanmed Center?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkat Theragran-M, Badan Bugar, Flu Hengkang

Disclaimer: Postingan ini benar-benar ditulis berdasar pengalaman pribadi. Jika ada perbedaan hasil dengan pengalaman orang lain, maka penulis tidak bertanggung jawab. :)


Di dua malam, tepatnya tanggal 16 dan 17 September, Solo diguyur hujan. Lebat sekali. Sampai-sampai, Minggu pagi tanggal 18, udara terasa begitu dingin. Ini adalah keadaan yang luar biasa, karena biasanya udara Solo selalu terasa panas, baik siang maupun malam.
Singkat kata, pagi itu saya beraktivitas seperti biasa. Setelah mencuci piring dan mencuci baju, saya bersiap untuk memasak. Tiba-tiba, terasa ada yang tak beres di badan. Berulang kali saya bersendawa, kepala jadi berat, dan leher pun terasa kaku. Saya menghampiri Mas Yopie, meminta tolong agar beliau membaluri punggung, pundak dan leher dengan minyak kayu putih.

Oya, cerita ini sebelumnya pernah saya tuliskan di instagram saya @arinta.adiningtyas
Setelah beristirahat sejenak dan badan terasa lebih enak, saya melanjutkan rencana memasak yang tertunda tadi. Ka…

Saat "Dia" Tertawa di Sampingku

Yeaayyy sudah tanggal 19, itu artinya Blogger KAH kembali datang. Kali ini kami menulis sebuah tema yang terinspirasi dari curhatan-curhatan kecil sehari-hari. Hehe, saya, Mbak Rani, dan Mbak Widut memang suka ngobrol dan curcol. Hingga kemudian lahirlah ide untuk membahasnya di sebuah postingan blog.

Tema kali ini adalah pengalaman horor. Oya, bulan ini kami kedatangan tamu yaa, Mami Susi, yang tampaknya suka banget dengan hal-hal mistis, kami undang untuk bercerita juga.

Silakan baca tulisan Mami Susi Susindra dengan "Wanita Berwajah Rata"nya disini, Mbak Rani dengan Hantu Genit-nya disini, dan Mbak Widut dengan kisah sawannya si K disini
~~~
Sebelumnya saya pernah menulis sebuah kejadian yang menegangkan di rumah bude di Jogja, berjudul "Jangan Baca Ayat Kursi". Waktu itu saya memang tidak merasa apa-apa, karena memang pada dasarnya saya kurang peka dengan keberadaan makhluq astral. Akan tetapi, Amay, yang kala itu belum genap dua tahun, terlihat agak sensitif…

Surat untuk Mas Amay

Mas Amay, tak terasa 17 Juli ini, kau t'lah resmi mengenakan seragam putih merah. Tidak Mama sangka kau tumbuh secepat ini. Rasanya baru kemarin Mama menangis di ruang operasi, saat akan melahirkanmu.

Anakku, makin besar engkau, makin besar pula tanggung jawab berada di pundakmu. Mama berterima kasih, karena di bulan Ramadhan yang lalu, kau telah mampu berpuasa hingga maghrib tiba. Ini sesuatu yang sangat membahagiakan Mama, karena di umurmu yang baru enam tahun ini, kau telah terlatih menahan lapar dan dahaga.

Meski begitu, jangan pernah berpuas diri, Nak. Ada banyak PR yang mesti kita lakukan. Mama, kamu juga, harus memperbaiki kualitas ibadah kita sejak sekarang, agar bisa jadi contoh yang baik untuk Adik Aga. Jika latihan puasa telah mampu kau taklukkan selama sebulan (27 hari tepatnya), masih ada PR harian, yaitu memperbaiki kualitas shalat dan mengaji kita.

Mas Amay, jika Mama mengajakmu untuk membaca Al-Qur'an, membimbingmu untuk menghafalnya pelan-pelan, itu tak lain …