Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

"Marriage with Heart", untuk Rumah Tangga yang Sehat

“Mereka datang dalam keadaan baik dan bersih Nanti, jika saatnya tiba, Bisakah aku mengembalikannya sebersih semula? Sanggupkah dagu kita tegak di hadapan-Nya Sambil berkata, “Wahai Tuhanku, telah kutunaikan tugasku Telah kujalankan amanah-Mu.”
Puisi di atas adalah sepenggal pendahuluan yang bisa kita temukan dalam buku “Parenting With Heart” karya Elia Daryati dan Anna Farida. Syahdu bukan? Tidak berlebihan ‘kan jika setelah membacanya hati saya dipenuhi dengan perasaan bersalah dan penyesalan yang amat dalam?
Iya, buku “Parenting With Heart” itu bisa membuat mata saya terpaku membaca kalimat demi kalimat, hingga terkadang keduanya mengembun bahkan menganak sungai. Buku ini menyentil nurani saya, hingga saya tersadar bahwa saya masih sangat jauh dari predikat “ibu yang baik”.
Dan kini, sebuah buku baru terlahir dari penulis yang sama, Ibu Elia Daryati dan Mbak Anna Farida. “Marriage With Heart”, begitulah judulnya.
Sama seperti buku sebelumnya, buku ini disampaikan dengan bahasa yang ringan …

Rahasia Pelangi: Buktikan Jika Kau Cinta

Novel ini lahir dari tangan dua orang yang peduli terhadap lingkungan. Di dalamnya, kita dapat menemukan penyebab terjadinya konflik antara gajah dan manusia, seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Ah iya, salah satu yang mendorong lahirnya novel ini memang karena kekhawatiran akan ancaman kepunahan gajah.
Benar kata orang, novel ini sangat informatif, karena secara detail Mbak Riawani dan Mbak Shabrina bercerita secara gamblang bagaimana kondisi Tesso Nilo dan Way Kambas. Mm, lebih tepatnya, bagaimana kondisi hewan-hewan yang dilindungi saat ini, gajah khususnya, juga kondisi hutan yang semakin berkurang. 
Diawali dengan kisah yang menghentak, ketika seorang Anjani kecil diajak ayahnya menyaksikan sebuah pertunjukan sirkus. Diceritakan, seekor ibu gajah; "Belalainya terulur, meraih belalai anaknya, melilit dengan cepat, lalu membanting tubuh gajah kecil itu ke tanah." Disitu bulu kuduk saya merinding. Apa yang terjadi kemudian dengan gajah kecil itu? Hhh... Dan masih ada he…

Jelang Menikah, Chelsea Olivia Ingin Dipingit

Kabar rencana pernikahan antara Glenn Alinskie dengan Chelsea Olivia sudah terhembus sejak beberapa bulan lalu. Puncaknya adalah ketika Glenn melamar Chelsea di atas kapal pesiar. Kini, tanggal pernikahan mereka sudah ditetapkan. 1 Oktober 2015 nanti, akan menjadi hari paling bersejarah untuk keduanya.

Menjelang pernikahannya yang kurang dari sebulan lagi, Chelsea mengatakan bahwa dirinya siap dipingit. Katanya, meskipun keduanya bukan berdarah Jawa, apa salahnya melakukan adat yang memang bertujuan baik.

Inilah tiga alasan mengapa Chelsea Olivia ingin dipingit:
1. Supaya tidak capek.
"Pertama, pingitan itu tujuannya supaya kita nggak terlalu capek," katanya. Ini mengingat bahwa mempersiapkan pernikahan memang menguras energi dan pikiran.

2. Supaya "manglingi".
Setiap pengantin pasti ingin terlihat istimewa. Begitu pula Chelsea. Ia ingin dipingit agar orang-orang pangling padanya di hari pernikahannya nanti.

3. Agar Terhindar dari Hal-Hal yang Tidak Diinginkan
&quo…