Langsung ke konten utama

Jelang Menikah, Chelsea Olivia Ingin Dipingit

Kabar rencana pernikahan antara Glenn Alinskie dengan Chelsea Olivia sudah terhembus sejak beberapa bulan lalu. Puncaknya adalah ketika Glenn melamar Chelsea di atas kapal pesiar. Kini, tanggal pernikahan mereka sudah ditetapkan. 1 Oktober 2015 nanti, akan menjadi hari paling bersejarah untuk keduanya.

Menjelang pernikahannya yang kurang dari sebulan lagi, Chelsea mengatakan bahwa dirinya siap dipingit. Katanya, meskipun keduanya bukan berdarah Jawa, apa salahnya melakukan adat yang memang bertujuan baik.

Inilah tiga alasan mengapa Chelsea Olivia ingin dipingit:
1. Supaya tidak capek.
"Pertama, pingitan itu tujuannya supaya kita nggak terlalu capek," katanya. Ini mengingat bahwa mempersiapkan pernikahan memang menguras energi dan pikiran.

2. Supaya "manglingi".
Setiap pengantin pasti ingin terlihat istimewa. Begitu pula Chelsea. Ia ingin dipingit agar orang-orang pangling padanya di hari pernikahannya nanti.

3. Agar Terhindar dari Hal-Hal yang Tidak Diinginkan
"Kan katanya pengantin itu wangi atau apa... Jadi biar nggak terjadi apa-apa, apa salahnya kalau dipingit?" tambahnya.





Komentar

  1. Kalau anggapan soal calon pengantin itu wangi, ntahlah ya. Mungkin sama seperti anggapan ibu hamil juga 'wangi'. Kalau saya pribadi si tidak terlalu memikirkan poin ke 3 ini. Asal nggak beraktivitas yang membahayakan. Soalnya kalau saya dipingit dulu, bisa bisa undangan nggak kelar diantar hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga ngga dipingit koq mba.. Saya baru pulang ke rumah H-3. Pernikahan di Purworejo, Jawa Tengah, sementara saya kerja di Bogor. :)

      Hapus
  2. Penggemar chelsea olivia ya mb.? Saya jarang nonton infotainment....jd tau dia mah nikah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngga juga mba.. Hehe.. Kemarin pas kebetulan nonton aja.

      Hapus
  3. Apapun namanya dan alasannya, calon pengantin sebaiknya sudah istirahat di rumah setidaknya pada hari H-2. Berbagai alasan sudah diutarakan di atas. Dengan cara itu maka pada hari H pernikahan mereka sudah siap, segar-bugar, dan berwajah sumringah.
    Tak elok jika pengantin wajahnya kusut masai, tak ada senyum mengembang karena kelelahan atau sakit.
    Salam hangat dari Jombang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul pakde... apalagi kalau pengantinnya juga turun tangan bikin wajik, ketan, dayang lainnya, haha.. *becanda pakdee

      Hapus
  4. wah chelsea segala aja yaa mau nikahnya :d .. udah lama sih pacaran nya .. baru taun ini menikahnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, udah 8 tahun. termasuk pasangan yang cukup awet. :)

      Hapus
  5. Fto prewed chelse juga kece. Ngefans ya mba? Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngga nge-fans koq mba.. cuma suka aja ngeliatnya, hehe.. kayaknya akur banget, udah kayak kakak adik..

      Hapus
  6. Harusnya juga puasa, biar langsing.

    BalasHapus

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Pos populer dari blog ini

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Esther Ariesta, Blogger Perempuan yang Seorang Vegetarian

Esther Ariesta, seorang blogger lulusan Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya, yang pernah tinggal di Bali, dan sejak desember tahun lalu menetap di Finlandia setelah menikah dengan pria asal negara itu. Oya, first of all, saya ingin kembali mengucapkan selamat atas pernikahannya. Semoga pernikahannya membawa kebahagiaan, hingga maut memisahkan.
Membaca blognya, saya langsung tertarik untuk membahas tentang vegetarian. Iya, sejak 24 Desember 2015 lalu, Mbak Esther memang memutuskan untuk menjadi 100% vegetarian. Itu keputusannya, karena ia mengasihi binatang. Memang, vegetarian tak melulu soal kepercayaan suatu agama, tapi bisa juga karena alasan kesehatan, atau simply karena menyayangi binatang. Seperti definisi Vegetarian berikut ini: a person who does not eat meat, and sometimes other animal products, especially for moral, religious, or health reasons.
Menjadi vegetarian pun ada macamnya. Ada yang full 100% seperti Mbak Esther, tetapi ada juga yang masih mengonsumsi produk hewani sepe…

Belajar Tegar dari Seorang Widi Utami, Blogger Perempuan Penyandang Tunarungu yang Sarat Prestasi

Kalau kita, mendengar dengan telinga, maka ia, mendengar dengan mata. Satu yang ditakutinya, gelap. Karena di tengah kegelapan, bukan saja ia tak bisa melihat, namun ia juga tak bisa mendengar.
Widi Utami namanya. Blogger sholihah, yang punya banyak cita-cita mulia. Ia adalah penulis yang hebat, meski di usianya yang ke empat, ia harus kehilangan fungsi indra pendengarnya karena jatuh saat berlari menyambut sang kakak.

Saya sering berbincang dengannya, karena saya, Mbak Widut (begitu kami akrab menyapanya) dan Mbak Rani, membentuk sebuah grup yang iseng kami beri nama #BloggerKAH. Nama #BloggerKAH diambil dari huruf depan nama anak-anak kami; Kevin, Amay & Aga, juga Han. 
Mbak Widut adalah penulis berbakat. Kalau teman-teman ingin membaca tulisan-tulisannya, blognya ada 2; widutblog.blogspot.co.id dan widiutami.com. Ia sudah mempunyai sebuah buku berjudul "Mahkota untuk Emak", yang saat launchingnya dihadiri oleh penulis terkenal Habiburrahman El Shirazy. Memang di buku …