Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari November, 2016

Jackstar: Launching Menu Baru dan Program untuk Yatim Piatu

Tanggal 19 Nopember kemarin, saya berkesempatan menghadiri launching menu baru di Jackstar bersama Komunitas Blogger Solo. Akhirnyaaa...saya ketemu juga dengan blogger-blogger kece itu, setelah sekian lama SKSD via WA grup. ☺✌
Sebenarnya Blogger Solo udah sering ketemuan kayaknya, tapi sayanya yang suka berhalangan ikut. Kenapa? Kenapa lagi kalau bukan karena ngga mungkin ninggalin Aga? Hehe... Ngga apa-apa sih, toh kata Mba Ety Abdoel, semua ada masanya. Aseekk...
Acara kemarin seru, soalnya ada workshop photography yang pematerinya adalah Mas Rizky Irfano yang merupakan seorang food blogger. Ada banyak ilmu yang beliau ajarkan, terutama tentang komposisi dalam sebuah foto. Aduh, ini sih masih pe er banget buat saya yaa..apalagi saya ini pegang kamera aja belum bisa. Haha...

Acara dilanjutkan oleh Mbak Tuti. Beliau menjelaskan tentang menu-menu baru yang tersedia di Jackstar. Menu-menu baru ini lebih variatif lhoo, dan yang lebih penting, sudah disesuaikan dengan Indonesianlocal tas…

Pengalaman Mama di #UsiaCantik; Stroke Bisa Sembuh, Asal...

Tentang Mama Mertua

Euis Sursilawati atau oleh teman-teman sekolahnya akrab dipanggil dengan nama Euis Begy, adalah mama mertua saya. Kami bertemu pertama kali di tahun 2005. Saat itu saya kelas 3 SMA, dan sudah dekat dengan Mas Yopie, yang kini menjadi suami saya. Kesan pertama, tentu selain deg-degan dan salah tingkah yang saya rasakan, yaitu bahwa Mama adalah orang yang friendly. 
Pertemuan pertama kami waktu itu berlangsung singkat. Ketika itu, Mama yang sedang mengantar Ayah terapi di Purworejo, tiba-tiba datang ke rumah kami yang sederhana. FYI, dulu Mas Yopie dan keluarganya masih tinggal di Wonosobo. Mas Yopie, yang waktu itu ikut mengantar Ayah, sempat SMS saya, apa boleh main sore-sore? Saya jawab, "tentu saja boleh." Lalu dibalasnya lagi, "Tapi ini saya (dulu Mas Yopie masih pakai kata 'saya') sama Mama. Kebetulan Ayah lagi diterapi, jadi daripada nunggu lama, Mama ngajak ke rumah dirimu." 
Kaget dong yaa.. Tapi masa' ada orang mau bertamu mal…

4 Tips Aman Ikut Arisan a la Irawati Hamid

Arisan identik dengan kegiatan para Nyonya, benar tidak?
Iya, kebanyakan, yang mengikuti kegiatan arisan adalah para ibu. Jarang sekali bapak-bapak mengadakan arisan. Setidaknya, ini berdasar pengamatan di lingkungan terdekat saya. Jika ibu saya dulu mengkuti beberapa macam arisan, dari arisan PKK, arisan RT, RW, juga arisan beberapa kelompok lain (banyak banget ya? iya emang...), bapak saya cuma ikut 1 arisan saja, yaitu arisan Malam Minggu Kliwon, hehe... Bapak pun ikut karena memang arisan itu ditujukan untuk menabung konsumsi, jadi rumah tangga yang ketempatan arisan di malam minggu kliwon itulah yang mendapatkan arisan. Supaya tidak memberatkan tuan rumah, maka uang konsumsinya ditabung dalam bentuk arisan.
Sekarang, setelah menjadi Nyonya Yopie, saya juga ikut arisan. Arisan yang saya ikuti ini ada yang sifatnya wajib, ada juga yang sunnah, hehehe.. Sunnah disini artinya, jika saya ikutan maka saya bisa sekalian menabung, jika tidak ya tidak apa-apa. ✌
Lalu, manfaat arisan menuru…

Belajar Tentang Toxoplasma Gara-Gara Rahayu Pawitri

Hai.. Selamat Weekend..
Pada kemana nih weekend ini? Saya sih di rumah saja karena kebetulan Pak Yopie ke Bandung, hehe.. Lagipula hari Sabtu tadi ada Expo Pendidikan di sekolah Amay, dan hari Minggu besok insya Allah akan ada pertemuan parent's club yang diadakan rutin setiap minggu ke dua tiap bulannya. Jadi yaa, ga bisa jalan-jalan, hehe..
Oya, weekend ini saya mau menulis tentang Mbak Rahayu Pawitri. Saya mengenal Mbak Wiwit (begitu Mbak Rahayu Pawitri ini akrab disapa), setelah tergabung dalam arisan link Blogger Perempuan. Padahal sebenarnya saya dan Mbak Wiwit ini sama-sama anggota IIDN loh (komunitas kepenulisan pertama yang kami ikuti), hehe, tapi justru dekatnya setelah jadi anggota arisan. You know, gara-gara arisan ini saya jadi dekat dengan beberapa blogger? Kami mengobrol secara intens, bahkan kini kami mengadakan English Day setiap hari Jum'at. Asik 'kan? That's what friends are for. Jadi punya teman banyak seharusnya membuat kita berkembang, hehe.. Tap…

Facebook "On This Day", Membantuku Menghapus Curhatan Geje

Menjadi seorang Mama sejak hampir 6 tahun belakangan, saya belajar banyak hal, meskipun belum semua ilmu parenting saya kuasai dengan benar. Saya belajar cara bernegosiasi, meski seringnya berakhir dengan nada yang meninggi. Saya belajar untuk bisa begadang, padahal biasanya saya tidur pulas saat malam menjelang. Saya belajar untuk jadi pemberani, padahal sebelumnya dengan kecoa saja takut setengah mati. Dan masih banyak belajar-belajar lainnya, yang saya tak sempat menuliskannya. Tak sempat atau tak ingat yaa.. Ya itulah pokoknya. 
Setiap kali selesai memarahi si sulung, saya minta maaf, memeluk dan kemudian berjanji untuk lebih sabar lagi esok hari. Setiap kali tersadar telah mengabaikan si bungsu, saya sering menyesal, dan berjanji bahwa esok akan lebih memberi perhatian lagi. Dan yaa..janji terkadang tinggal janji saja. Esoknya saya masih susah mengontrol emosi, masih sibuk dengan jari-jemari mengetik sana sini. Mata memandang mereka tapi pikiran melayang entah kemana. Internet m…

5 Things You Need To Know Before Doing Plastic Surgery

Plastic surgery was first performed by an Italian physicist, Gaspere Tagliacozzi, in 1837. At that time he managed to reconstruct the nose of a patient who suffered damage, using the techniques of ancient India. Indeed, Plastic Surgery was originally intended for medical purposes and not for aesthetics (beauty) as it is today. Plastic surgery, does not mean the use of plastic materials in the process. The term "plastic" is taken from the Ancient Greek language, Plastikos, which means "form". As Gaspere Tagliacozzi did that time, he used the surrounding skin tissue of the patient's hand.
Nowadays, the trend of plastic surgery increasingly mushrooming. When the first, Plastic Surgery is only done by adults aged 50 years and over, this time even teenagers have felt the need to improve their body. This was driven by the desire to appear such as K-Pop idol who have beautiful faces, small nose, large eyes, and also well-shaped chin. In Korea, 25 percent of mothers sendi…