Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2017

Seminar Parenting; Bullying yang Bikin Pening

Hari Minggu 12 Pebruari yang lalu, sekolah Amay mengadakan seminar parenting dengan tema "Bullying yang Bikin Pening". Oya, seminar parenting ini sebenarnya adalah program 2 tahunan Komite TKIT Bina Madina dan KBIT ABATA. Kalau biasanya parenting bulanan diadakan per kelas, di rumah salah satu wali murid, kali ini parentingnya serentak. Pembicaranya juga tidak sembarangan. Beliau adalah seorang praktisi pendidikan, kepala sekolah SDII Al-Abidin, Bunda Farida Nur'aini, S. Sos.


Tema "bullying" memang sedang hangat-hangatnya dibicarakan ya, setelah beberapa waktu lalu setidaknya tiga orang mahasiswa di sebuah Universitas di Jogja, kehilangan nyawa di tangan seniornya. Iya, atas nama senioritas, terkadang kekerasan memperoleh legalitas. Dengan dalih melatih kekuatan, pukulan dan tendangan dihalalkan.
Lalu, bullying itu apa sih? 
Bullying adalah segala tindakan, baik secara verbal maupun non verbal, yang dilakukan dengan tujuan untuk mengintimidasi seseorang. 
Apaka…

PDKT Sama Mantan yang Sudah Punya Pasangan, Yay or Nay?

Bulan ini tema yang diangkat #bloggerKAH memang rada serem. Haha... Baca Antara Mantan dan Sahabat nya Mba Rani dan tulisan Mba Widut tentang Bersahabat dengan Mantannya Pasangan, Yay or Nay?.

Iya, temanya tentang "MANTAN", yang kata orang yang susah move on, "buanglah mantan pada tempatnya." Kenapa saya bilang kalau orang-orang yang bilang seperti itu adalah orang yang susah move on? Karena eh karena, menurut saya berarti dia masih kepikiran sama mantannya, masih belum bisa melepaskan dan mengikhlaskan perpisahan yang mereka alami.
Kurang lebih kayak gini lah:

Kalau orang sudah berdamai dengan masa lalu, jadinya seperti Rossa dengan Yoyo "Padi". Kita pasti tahu ya gimana sakitnya Rossa, tapi dia toh terlihat engga apa-apa. Beberapa kali saya lihat Rossa mem-post foto Yoyo (begitu juga sebaliknya) di Instagram dengan caption yang saling men-support satu sama lain. That was great, right?
Tapi sebenarnya yang ingin saya bahas di tulisan kali ini bukan soal…

Sehari Mengisi Kelas, Rindu Ini Terbalas

Tanggal 27 Januari yang lalu, saya dan kelompok saya (Bunda Ilham dan Bunda Fino), berkesempatan mengisi acara sharing time di kelas anak kami. Oya, ini adalah program rutin sekolah yang dilaksanakan tiap bulannya, tepatnya setiap Jumat minggu ke empat. Adapun yang bertugas mengisi kelas adalah kelompok yang juga bertanggung jawab pada parenting bulanan yang dilaksanakan tiap minggu ke dua.



Kelompok ini dibagi sesuai dengan nomor urut anak-anak. Karena di kelas ada 32 siswa, jadi rata-rata per kelompoknya terdiri dari 3 orang, yang bertanggung jawab tiap-tiap bulannya, selama satu tahun.
Kemarin, kebetulan ada tambahan peserta dari kelompok lain, karena bulan Desember acara sharing time kosong, mengingat sedang liburan semester. Jadi, bulan Januari ini dua kelompok disatukan. Sayangnya Bunda Kanira dan Bunda Jasmin berhalangan, sehingga hanya ada Bunda Ivander.



Kami berempat sebelumnya berdiskusi, kira-kira materi apa yang akan kami sampaikan di depan anak-anak. Tapi sebelumnya saya …

Ngga Takut Sakit di Musim Hujan

Januari, adalah kependekan dari hujan sehari-hari, katanya. Nyatanya di bulan Pebruari pun hujan seolah tak henti menyapa bumi.
Sebagai seorang ibu rumah tangga, pekerjaan sehari-hari saya tak pernah jauh dari air. Sedingin apapun cuaca terasa, pekerjaan harus tetap diselesaikan kan? Dari mulai mencuci piring, mencuci baju, mengepel lantai (bahkan intensitasnya bisa bertambah untuk area teras yang terkena tampias), hingga memasak, semua bersentuhan dengan air.
Kalau cuaca dingin dijadikan alasan untuk menjadi “anti air”, hihi, tak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi di rumah ini. Bakal berantakan dan kacau semuanya.
Padahal, di musim hujan, ada beberapa penyakit yang siap mengintai kita. Di antaranya adalah: 1.Demam Berdarah Penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini cukup berbahaya, bahkan bisa berujung kematian. Nyamuk ini bertelur di genangan air bersih yang tenang. Untuk mencegah penyakit ini, kita diharapkan untuk rajin melakukan gerakan 3M, yaitu; menguras tempat penampunga…

Kasihan Uus Yaa...

Disclaimer: tulisan ini saya buat berdasarkan pendapat saya pribadi. Saya yakin akan ada yang tidak setuju dengan pendapat saya ini. Tapi, bukankah kita selayaknya memandang sesuatu dari berbagai sudut pandang? 

Beberapa hari terakhir, berita tentang Uus, komika bertubuh jangkung itu, memenuhi halaman lambe turah. (Iya, saya follower lambe turah, hiks... Cuma buat update koq, dan saya mah bukan golongan fans atau hater yang doyan berdebat disana. Saya mah suka kalah kalau berdebat, jadi mending diem, hehe...). Penyebabnya adalah cuitan Uus yang dianggap menghina Habib Rizieq hingga berujung pada pemecatannya di beberapa program televisi, misalnya Inbox dan OVJ. 
Saya menyayangkan cuitan Uus itu. Bagaimanapun, mengolok-olok seseorang, tidak peduli dia manusia biasa ataupun ulama, tetap tidak bisa dibenarkan.
Nah, sebelum kasus ujaran menghina Habib Rizieq kemarin, sebenarnya Uus juga sudah pernah masuk lambe turah. *duh, emak nggosip ya begini nih... Waktu itu kasusnya adalah karena di…

Popular posts from this blog

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Jawa Timur Park 2 (Batu Secret Zoo)

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah keluarga kecil kami berkesempatan melakukan perjalanan ke Malang. Awalnya saya dan Amay hanya ingin menemani suami bertemu dengan kliennya, namun kemudian terpikir untuk sekaligus berwisata ke Batu. Mumpung ada waktu :)

Karena budget kami terbatas, kami memilih hotel yang ramah di kantong. Hanya dengan 200 ribu rupiah per malam, kami sudah bisa menikmati kamar yang nyaman, fan, televisi, juga air hangat untuk mandi. Tak perlu kamar ber-AC lah, karena Malang sudah cukup sejuk :). Kami juga memilih hotel yang tak terlalu jauh dengan stasiun, tentunya agar menghemat ongkos transportasi. 

Keesokan harinya, kami mengunjungi Jawa Timur Park. Lagi-lagi, untuk menghemat pengeluaran kami menyewa sepeda motor untuk pergi kesana. Biaya sewa motor rata-rata 50 ribu - 60 ribu, atau 75 ribu untuk layanan antar jemput. Jadi kita tak perlu mengambil dan mengembalikan sendiri sepeda motor sewaan kita. (Sudah bisa disebut backpacker belum? :p) 
Oya, tentang Jatim Park, …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …