Langsung ke konten utama

Dancow Explore Your World Bantu Anak Mengeksplorasi Diri

Tagline Dancow Explore Your World yang berupa dua kata, yakni "Iya Boleh", menyentil sisi keibuan saya. Dengan dalih waspada takut si kecil kenapa-napa, saya sering mengatakan "jangan" pada mereka.

"Jangan! Nanti jatuh lho... ", saat si Mas mau memanjat dinding pagar depan rumah.

"Jangan panas-panasan, nanti hitam!", waktu Mas dan Adek kompak main bola di siang bolong. Kalau dipikir-pikir, kenapa yang dipusingkan malah warna kulit yang berubah ya? Duh! *tepok jidat*

"Hujan! Ayo masuk, nanti sakit!"

"Aduuuuh, jangan mainan kotor-kotor lah.. Nanti Mama susah nyuci bajunya!" Waduh, ini paling sering saya teriakkan sepertinya. Dan sebenarnya masih banyak "jangan jangan" yang lainnya.

Tapi seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit saya mulai berubah. Saya mulai membiasakan berkata "Iya, boleh..." asal hati-hati, atau asal tetap menjaga diri. Seperti ketika berada di acara Dancow Explore Your World yang berlangsung di Solo Square hari Sabtu dan Minggu tanggal 9-10 September 2017 kemarin. Saya mengajak Amay dan Aga untuk bermain dan bereksplorasi. 

Saya senang, sekaligus terharu melihat binar mata mereka sewaktu bermain. Kilauan itu jarang saya temukan saat mereka berada di dalam rumah. Hiks... Barangkali binar itu ada karena mereka bermain tanpa ada rasa khawatir akan saya larang-larang. Jadi, mereka bermain, bereksplorasi, sekaligus bersenang-senang secara maksimal. Nggak ada beban.

Di Dancow Explore Your World kemarin, Amay dan Aga bermain di tiga area utama.

1. Play Park

Di area ini, Aga bermain di kolam yang penuh terisi bola warna-warni. Dia hampir tak mau berhenti. Alhamdulillah, saya berhasil membujuknya untuk mencoba permainan lainnya, yaitu wall climbing.

Mandi Bola

Awalnya saya tak yakin Aga, 2y 10m, bisa memanjat dinding itu. Tapi ternyata di luar dugaan, dia bisa melakukannya tanpa bantuan siapapun. Hebaaaattt!!!


video


Sementara itu, sang kakak, Amay, bersemangat pula bermain gelantungan. Ya, di area ini, kemampuan psikomotorik -motorik kasar- mereka benar-benar terasah. Jujur, saya kini LEBIH PERCAYA DIRI melepas mereka bermain. Ternyata yang saya khawatirkan selama ini, bahwa mereka akan jatuh, tidak terjadi.




2. Art Center

Di Art Center ini si kecil bisa memilih beberapa permainan seperti hand painting, mewarnai atau bermain lego. Lewat berbagai kegiatan di Art Center ini, kemampuan kognitif, kemampuan atensi, kemampuan psikomotorik, dan kemampuan penyelesaian masalah si kecil terasah.

Nah. karena di rumah sudah sering mewarnai dan bermain lego, Amay langsung tertarik untuk mencoba hand painting. Sejujurnya, saya dan Amay terpukau pada Om-Om yang jago melukis. Jadi, di area hand painting ini anak-anak diberi kertas, lalu dibolehkan untuk membubuhkan gambar apapun, dan boleh memilih warna apapun. Entah siapa yang memulai, semua anak membuat cap tangan mereka.

Kertas yang ber-cap tangan itu kemudian diberikan pada Om pelukis. Kebetulan, yang dipilih Amay adalah Kak Blangkon, seniman dan pendongeng dari Semarang. Oleh Kak Blangkon, gambar cap tangan Amay disulap menjadi gambar kuda dan rusa. Luarrrr biasaaaa...


hand painting di Dancow Explore Your World, Solo Square


hand painting


cap tangan Amay sudah berubah menjadi gambar kuda dan rusa

Kegiatan hand painting, selain berguna untuk mengasah sensor dan motorik halus si kecil, juga bisa bunda lakukan untuk melatih anak mengenal warna, menentukan pilihan, melatih daya imajinasi, dan jika dilakukan bersama-sama dengan bunda, bisa juga untuk meningkatkan kemampuan bahasa si kecil.

Nah, melihat begitu banyak manfaat dari hand painting ini, akankah bunda-bunda di rumah melarang si kecil bermain kotor lagi? Hand painting tak harus menggunakan cat air lho, bunda.. Dengan bubur tanah pun bisa. *ups*. Atau jika bunda ingin menggunakan benda berwarna-warni selain cat air, bunda bisa menggunakan bubur tepung kanji yang sudah diberi pewarna makanan. Nah, silakan bunda berkreasi di rumah.


3. Central Park

Central Park ini merupakan sebuah taman bunga buatan. Cakeeep.. Ada layar raksasa, di situ ditayangkan video tentang perubahan cuaca, mulai dari awan yang bergulung-gulung ditiup angin lalu menjadi gumpalan mendung, turun hujan, lalu muncul pelangi dan kupu-kupu beterbangan, indah sekali.

Yang seru lagi, anak-anak diminta untuk memakai jas hujan. Ada apakah gerangan? Ternyata ketika layarnya menggelap dan di video sedang tergambar saat cuaca sedang hujan, nanti akan muncul air hujan buatan di titik tertentu. Amay terlihat sangat senang disana. Dia ingin merasakan hujan-hujanan itu lagi tapi sayang hujannya keburu berhenti. Xixixixi.. Rasanya senang sekali melihat dia melompat-lompat menanti hujan, tapi kasihan juga saat melihatnya kecewa saat hujan sudah reda, wkwkwk..


video


Oya, selain itu, di Central Park kita juga bisa belajar mengenal hewan. Di sini ada informasi yang dipasang dan bisa dibaca anak-anak juga. Ada tentang kelinci, kupu-kupu dan lainnya.

Di sini, si kecil akan terlatih untuk mengasah kemampuan atensi, kemampuan bahasa, dan kemampuan menyimpan memorinya.

Amay membaca informasi tentang kupu-kupu di Central Park


Central Park, salah satu area di Dancow Explore Your World 


Kelincinya lucu yaa.. Di Central Park, Dancow Explore Your World

Nah bunda, melihat cerianya si kecil saat hujan turun, nanti kalau musim hujan sudah datang, kira-kira kalau si kecil minta main hujan, bunda mau berkata "IYA BOLEH" apa ngga nih? 😀😀😂😂

APAAA? MASIH KHAWATIR?

Maaf capslock jebol, xixixixi..

Bunda tahu tidak? Ada tiga elemen yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, yaitu: Nutrisi, Stimulasi, dan Cinta Bunda dan Ayah.

1. Nutrisi

Untuk Nutrisi, salah satunya bisa didapatkan dengan memberikan susu pertumbuhan pada si kecil. Nah, bunda, ada kabar baik dari Dancow. Nestle Dancow meluncurkan inovasi terbarunya yaitu Nestle DANCOW Advanced Excelnutri+ yang memiliki kandungan bakteri baik bernama "Lactobacillus rhamnosus". Bahkan kandungan bakterinya tiga kali lipat lebih tinggi dari sebelumnya lho. 

Bakteri "Lactobacillus rhamnosus" dipercaya dapat membantu menjaga saluran pernapasan dan saluran cerna si kecil. Dokter Spesialis tumbuh kembang anak, dr. Bernie Medise, SpA (K) menuturkan, "Menjaga asupan bakteri baik seperti ini sangat penting karena tubuh yang terlindungi dapat menjadi fondasi fundamental untuk mendukung proses belajar dan pertumbuhan fisik si kecil, yang tentunya sangat penting dalam tahap tumbuh kembangnya."

2. Stimulasi

Stimulasi adalah rangsangan dari luar, yang bisa meningkatkan kemampuan si kecil. Anak yang mendapat cukup stimulasi, akan tumbuh dan berkembang dengan mengagumkan. 

DANCOW paham akan hal ini, maka dibuatlah acara Nestle Dancow Explore Your World. Sebelum diadakan di Solo, Nestle Dancow Explore Your World telah diselenggarakan di Medan, Surabaya, Jakarta dan Semarang. Dan bulan depan, tepatnya di tanggal 7-8 Oktober, Nestle Dancow Explore Your World akan hadir di kota Makassar.

Tak hanya tiga area utama yang telah saya tulis di atas saja, di Nestle Dancow Explore Your World kita juga bisa berkonsultasi dengan pakar mengenai tumbuh kembang si kecil. Dan untuk mengabadikan momen seru dengan keluarga, kita bisa mengambil foto di photo booth yang telah disediakan.

Untuk tiketnya bisa kita dapatkan di hypermarket atau supermarket, setelah membeli produknya.

•2 x 800 gr (min 160.000)  Picnic Set + 1  Tiket EXPLORE YOUR WORLD
•3 X 800 gr (min 250.000)  Shopping Bag + 1  Tiket EXPLORE YOUR WORLD
•6 x 800 gr (min 500.000)   Jaket Anak + 1 Tiket EXPLORE YOUR WORLD
•8 x 800 (min 680.000)  Grill pan + 1 Tiket  EXPLORE YOUR WORLD

Beli DANCOW-nya, dapatkan tiket dan hadiahnya, juga pengalaman bermainnya.

3. Cinta Bunda dan Ayah

Karena kita cinta, kita tidak ingin si kecil sakit. Karena kita cinta, kita ingin si kecil terlindungi. Karena kita cinta, kita ingin si kecil bahagia. Karena kita cinta, maka kita akan memberikan yang terbaik untuk putra-putri kita, betul kan bunda? 

Tapi jika kekhawatiran kita akan kesehatan si kecil kemudian malah membuatnya tak bebas bermain, terkekang, takut melakukan sesuatu, hingga ia tak mendapatkan stimulasi dan tak bisa bebas bereksplorasi, kan kasihan...

Bunda dan Ayah tak perlu khawatir lagi. Untuk perlindungan, ada Nestle Dancow Advanced Excelnutri+ yang lindungi si petualang kecil dalam proses belajarnya. Mari berikan stimulasi, dan dukung masa eksplorasinya secara maksimal, sebagai wujud cinta kasih bunda dan ayah pada mereka. Beri mereka kesempatan untuk belajar hal-hal baru untuk mengembangkan dirinya. 

Semangat ya, Bunda dan Ayah, jangan ragu lagi untuk berkata "IYA, BOLEH" pada putra-putri kita. 



Komentar

  1. Kadang kita terlalu takut akan ini itu sampai nggak izinin anak untuk eksplore dunianya. Yep, emang mesti sering-sering bilang iya boleh :D
    Athar kemarin senang banget main di play park hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mak, sekarang udah nggak terlalu khawatir lagi. :D

      Hapus
  2. Membiarkan anak mengexplore dunianya itu penting, tapi namanya emak kadang parno sendiri... Anak saya juga suka yang gelantungan gt, walau saya liatnya deg deg seeer tapi ya... Karena dia udah fasih biar lag hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi iya Mba.. setelah lihat kalau mereka ngga apa-apa, khawatirnya jadi berkurang yaa..hihi

      Hapus
  3. Mulai sekarang pengen deh memgurangi kata jangan fan mengubahnya dengan iya boleh, semoga tidak sesusah yg dibayangkan heheh

    BalasHapus
  4. Aku juga termasuk mak yang suka was was mbak, parno terus, agak susah membiasakan , tapi seiring anak besar saya mulai mempercayai dan sering bilang iya boleh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mba, awalnya memang susah yaa, tapi lama-lama nanti terbiasa juga. Tapi saya sih tetep kasih pesan, "hati-hati", hihi..

      Hapus
  5. Dulu aku jg suka bilang "jangan" sih klo anak2 mau main diluar, tp skrg sejak tau kalo explore diluar itu bagus buat anak, skrg jd suka mengijinkan anak2 dgn blg "Iya boleh" hehe

    BalasHapus
  6. Yang cap tangan itu, wow banget ya.
    Ups.. Komentar galfok.

    Iya, dulu waktu anak2 kecil aku juga sering bilang jangan. Belum belajar berkomunikasi dengan anak. Padahal, di permainan kotor itu, anak banyak belajar.

    Alhamdulillah sekarang sudah bisa. Tapi sudah telat. Anak2.sudah besar.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Menikmati Olahan Jamur dan Tumpengan di La Taverna Solo

Rabu 16 Agustus yang lalu, saya dan beberapa teman Blogger Solo, makan siang di sebuah tempat bernama La Taverna. Kami sempat bertanya-tanya, La Taverna artinya apa sih? Dan setelah tanya Mbah Google, ketemu deh jawabannya. La Taverna berasal dari bahasa Italia, yang memiliki arti Kedai.
Tapi jangan bayangkan La Taverna ini seperti kedai-kedai biasanya yaa.. Tidak sama sekali!
Lalu menu apa yang kita santap dan nikmati? Lihatlah foto paling atas. Ada sate jamur, nasi goreng jamur, tongseng jamur, dan masih banyak lagi. Olahan jamur memang jadi menu andalan di sini. Meski begitu, La Taverna menyediakan aneka olahan pasta dan steak juga, yang tak kalah istimewanya.
Jujur, menyantap menu serba jamur, saya jadi teringat masa-masa masih berdua saja dengan suami. Waktu itu, kami masih pengantin baru dan masih tinggal di Jogja. Belum ada Amay, apalagi Aga. Suatu hari suami mengajak saya mencicipi menu serba jamur di salah satu resto di Jogja, dan saya ketagihan. Sejak pindah ke Solo, saya b…