Langsung ke konten utama

Butuh Air Cooler, Cari di ShopBack, Lebih Hemat Saat Harbolnas

Bulan ini, tepat sewindu saya terikat janji setia dengan suami. Di bulan ini pula, anak bungsu kami memasuki usia ke 3 tahun. Kehadirannya 3 tahun lalu yang hanya selisih beberapa hari dengan wedding anniversary ke 5 kami saat itu, membuat kami memberinya nama Ataya Nafi’ yang artinya hadiah yang bermanfaat. Iya, kehadirannya adalah hadiah, dan kami berharap kelak ia tumbuh menjadi manusia yang bemanfaat, tak hanya untuk dirinya sendiri atau untuk kami, tetapi juga untuk lingkungan dan orang-orang sekitarnya.

Sejujurnya, kami bukanlah tipikal keluarga yang rutin merayakan momen tertentu, pun tentang pergantian usia. Kami bukan keluarga yang setiap tahun memesan kue tart, membungkus kado dengan kertas warna-warni, membuat tumpeng nasi kuning beserta ubo-rampenya, bukan juga orang yang terbiasa menyiapkan surprise untuk orang tercinta.

Bukan berarti kami tak saling cinta. Bukan pula berarti kami tak perhatian antara satu dengan yang lainnya. Bagi kami, cinta dan perhatian yang tulus tak diukur dari berapa banyak dan seberapa mahal hadiah yang bisa kami berikan. Bagi kami, cinta dan kasih sayang, seharusnya tiap saat ditunjukkan, entah itu melalui do’a yang terlantun seusai shalat, entah itu melalui belaian dan kecupan sebelum tidur, entah itu dari waktu yang kita habiskan bersama tiap weekend tiba, entah itu melalui pesan suara, melalui aplikasi bercengkerama, apapun.

Tapi untuk tahun ini, demi menandai sewindu kebersamaan saya dan suami, ijinkan saya memilih kado pernikahan yang bisa dipakai seluruh keluarga. Tentunya, hadiah ini juga sangat berguna bagi Aga, nama pendek dari Agadiansyah Ataya Nafi', bungsu kami yang berulangtahun itu.

Ijinkan kami meminta hadiah yang bermanfaat, yang kehadirannya bisa menambah ketenangan di dalam keluarga.

Mau tahu benda impian saya?

Kebetulan, akhir-akhir ini kami susah tidur karena kipas angin di rumah rusak. Ya, gimana ya, udara di Solo panas sekali saat siang hari. Memang, sekarang sudah memasuki musim penghujan, tapi jika matahari agak lama menampakkan diri, udara akan terasa gerah. Kata suami, itu karena air yang menguap, yang menyebabkan suhu terasa lembab. Entahlah, betul atau tidak teorinya.

Masalah tak berhenti di situ. Jika panasnya cuaca masih bisa diatasi dengan membuka jendela, nyamuk yang datang tak bisa dihalau serangannya. Duh, jadi dilema. Pusing saya dibuatnya.

Aga juga kasihan. Dia tak tahan jika badannya banyak keringat. Di siang hari yang panas, ia bisa mandi hingga empat atau lima kali sehari. Tapi di malam hari? Masa iya tetap harus mandi?

Jika untuk tidur siang Aga masih bisa mengungsi di kamar tantenya yang memiliki kipas angin, di malam hari hal itu tidak bisa dilakukannya. Sehari-harinya memang tante Opik tidur dengan Mas Amay, sedangkan Aga tidur dengan saya dan papanya.

Oya, tantenya anak-anak memang memiliki kipas angin di kamarnya. Kipas angin itu menjadi satu-satunya kipas angin di rumah kami. Otomatis kipas angin itu menjadi rebutan di siang hari. Apalagi jika tiba waktu untuk saya menyetrika. Hihihi... Dan di malam hari, saya harus ikhlas menerima keadaan, hingga kami memiliki pengganti kipas angin yang rusak itu.

kipas angin yang rusak, kini hanya teronggok tak berguna.

Kami pernah punya ide untuk membiarkan Aga tidur dengan tante dan kakaknya, tapi belum lewat tengah malam, ia sudah mencari saya. Pernah juga sekali, saya dan Aga tidur berempat di kamar tante Opik, tapi suami saya akhirnya tidur sendiri di kamar. Kan kasihan. Nanti dikira lagi marahan.☺

Sebenarnya kipas angin di kamar saya sudah beberapa kali diperbaiki, meski usianya belum genap dua tahun. Duh, mungkin karena harganya murah si ya, jadi kualitasnya agak memprihatinkan. Memang harga mah ngga bohong deh!

Sebenarnya dana untuk membeli kipas angin sih ada, hanya saja saya ingin upgrade ke sesuatu yang lebih tinggi dari kipas angin. Cita-cita saya sih ingin bisa beli AC, tapi kalau dilihat lagi harganya, dan jika membayangkan berapa biaya listrik per bulannya, saya jadi maju mundur deh.

Pilihan saya akhirnya jatuh ke Air Cooler. Jadi ini semacam AC, tapi bisa berdiri di lantai, macam kipas angin gitu.

Nah, beberapa waktu lalu saya dapat info kalau ShopBack sedang punya gawe bertajuk "Kamu Minta, ShopBack Kabulkan". Kebetulan banget kan yaaa... Kalau gitu, boleh dong yaa, saya minta Air Cooler supaya bisa tidur dengan nyenyak bareng suami dan anak. 

Langsung deh saya mengunjungi https://www.shopback.co.id dan mencari barang impian saya. Belanja di ShopBack itu menyenangkan, proomonya bisa digabung-gabung. Bisa dapat cashback, dan masih bisa ikutan promo HARBOLNAS juga. Jadi tentu bisa lebih hemat.


Nah ini saya langsung menuju ShopBack.co.id, lalu login menggunakan akun facebook.

login di ShopBack dengan akun facebook

Nah, nanti akan muncul seperti ini. Karena saya sedang mencari barang elektronik, saya klik "ELEKTRONIK" dan langsung muncul berbagai e-commerce dengan promosinya masing-masing.



Saya kemudian memilih TOKOPEDIA, karena kebetulan suami sering belanja di sana. Cuma, itu toko pertama, kenapa jual emas ya? Padahal saya nyari barang elektronik lho, xixixi... Mungkin karena sama berharganya dengan gadget yaa.. Kan gadget juga masuk kategori barang elektronik.

Oke cusss, saya scroll ke bawah, ke toko yang kira-kira menjual Air Cooler. Langsung deh klik "beli".


Daaann, berbagai macam merek Air Cooler berikut harganya, dari puluhan bahkan ratusan toko online pun muncul. Sampai binguuuung saya pilihnya. 



And finally, ketemu deh yang sesuai dengan selera saya. Ini yang saya mau. Yang warna putih, supaya terlihat bersih. Saya menemukannya di toko ini.

Air Cooler yang saya inginkan

Ya, itu barang impian saya, semoga Allah berkenan mengabulkannya. Doakan juga ya teman-teman, supaya saya bisa segera memilikinya. Yang sudah mendoakan, semoga juga dimudahkan untuk menggapai impiannya. Aamiin. Terima kasiiiiih... :* :*

Komentar

  1. Semoga dapet ya mbak :D biar ga rebutan kipas lagi :v

    BalasHapus
  2. Semoga fapet air coolernya mbak..enak bisa portable..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak, bisa dipakai kalau pas arisan juga, hihihi...

      Hapus
  3. semoga air coolernya segera meluncur ke rumah mbak Arinta yaa

    BalasHapus
  4. Aemoga dikabulkan ya mbaaaakk. Pendingin udara memang penting banget, apalagi cuaca ngak enak begini.

    BalasHapus
  5. Air cooler yang biru di atas, mirip punya bapak mertua.. Sekarang jadi ngerti harganya. Ya Allah.. lumayan juga ya ternyata, tapi dibanding AC sih ya..
    Semoga terkabul ya Mbak Arin buat punya air coolernya.. Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harganya dibanding AC ya jelas lebih murah ini Mba..hihi.. aamiin Mba Ran.. makasih yaa.. 😘😘

      Hapus
  6. Happy Wedding Anniversary, mbak Arin. Milad said, mas Aga. Moga amkin nerkah segalanya...

    Kalo punya air cooler, mas Aga nyenyak nih boboknya 😍😍

    Potongannya lumayan yaaa. Bisa buat beli buku. Eh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha ho oh Mba..bener, bisa buat beli buku.

      Aamiin makasih ya Mbak Widut.. malam kemarin Aga rewel terus karena kegerahan di kamar. Akhirnya terpaksa berempat tidur di kamar Tante Opik. Ms Yopi tidur di ruang tamu, buka jendela biar ga terlalu panas. 😥😥😥

      Hapus
  7. Barakallahu yaa, semoga sakinnah mawaddah warrahmah, dan air coolernya cepat sampai tujuan, hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin aamiin aamiin YRA. Makasih Mbak. Semoga impian Mbak jg dikabulkan Allah SWT.. aamiin YRA

      Hapus
  8. Aku juga nggak pernah merayakan ulang tahun ataupun anniversarry mba...sering lupanya, pas inget ya cuma inget aja enggak ada perayaan tertunda wkwkwk... semoga air coolernya cepat datang ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, toss kalau gitu Mbak.. aamiin, makasih doanya Mbak.. semoga impian Mbak Retno juga terkabul yaa..aamiin YRA

      Hapus
  9. Serasa saya aja ini, di rumah saya juga banyak nyamuk :(
    Trus kalau si kecil terganggu tidurnya, saya yang stress berat.
    Oya. Semoga senantiasa sakinah mawaddah warahmah. Enak kalau barengan gitu, jajan kuenya bisa irit hihihi. Semoga terkabul impiannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya bener, disatuin deh makan-makannya.. tp jarang dirayain sih Mbak, hihi.. makasih ya Mbak.. 😊😊

      Hapus
  10. Semoga terwujud impiannya ya bisa punya air cooler

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin YRA..terima kasih Mbak.. 😊😊😊

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Antara Rina Nose dan Rinta Noisy

Tulisan ini bisa menyebabkan darah tinggi dan emosi yang tak terkendali. Ini murni pendapat saya pribadi. Silakan pergi sebelum kalian sakit hati. :D

Sengaja saya nulis tentang Rina Nose setelah berita tentangnya agak mereda. Karena kalau pas lagi panas-panasnya, takutnya dikira saya mendompleng ketenaran, atau sengaja nyari pageview aja. Haha.. Padahal alasan sebenarnya adalah karena saya baru sempat nulis aja. Harapan saya sih, kalau situasinya sudah agak kondusif, tulisan saya ini bisa diterima dan ditelaah dengan kepala dingin. Nggak pakai emosi lagi.
Emang mau nulis apa sih? Kayak penting aja..haha..
Bukannya mau ngaku-ngaku atau apa, tapi saya dan Rina Nose memiliki beberapa persamaan. Apa sajakah itu?
1. Hidung Pesek
Kata ibu, waktu kecil hidung saya pesek parah. Tapi terus tiap hari ditarik-tarik biar mancung, dan katanya sekarang agak mendingan. Padahal semendingan-mendingannya saya sekarang, ya tetep hidungnya tak bertulang. Dan itu nurun ke Amay.

Jadi, misalnya hidung saya a…

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …