Haid di Bulan Ramadhan Bikin Kehilangan Kesempatan dapat Pahala? Ah, Kata Siapa?

Wednesday, April 18, 2018

Teman-teman, tidak terasa sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba ya... Semoga kita dipanjangkan usianya, agar bisa menikmati bulan penuh rahmat itu. Aamiin... Dan semoga, kita diberi ni'mat sehat dan ni'mat semangat, agar bulan Ramadhan tidak berlalu dengan sia-sia.

Di bulan Ramadhan, biasanya kita ngejar obralan pakaian buat lebaran. Bener nggak? Padahal, Allah sedang obral pahala dan ampunan yang berlipat ganda jumlahnya. Tapi seringnya kita lupa, karena kita lebih suka fokus ngejar diskonan, hihihi... *plak buat diri sendiri, yang suka ngga tahan lihat gamis cantik bersliweran di temlen.

Tips dari saya, belanja pakaiannya dari sekarang aja, biar pas Ramadhan kita bisa fokus untuk ibadah. Kita juga nggak perlu desak-desakan di pasar, atau antre panjang di kasir swalayan. Lagipula kalau belanjanya sekarang, kalau haus nggak perlu susah-susah nahan, haha... Lain halnya kalau kita belanja pas Ramadhan. Udah muter-muter, haus, eee puasa. Ya kan?

Oya, baca tips menyambut Ramadhan dari Mbak Ran di sini dan Mbak Widut di sini yaaa..

Balik lagi ke soal ngejar pahala. 

Amalan di Bulan Ramadhan untuk Muslimah yang Sedang Haid, kayusirih.com

Cuma Perempuan yang Tahu Rasanya, ketika udah jam 5 sore, lagi asik nunggu buka puasa sambil bikin teh hangat atau es buah, eh tiba-tiba serasa ada yang keluar dari "sana". Iya, dari "sana". 

Rasanya gimana? Pengen teriak ya? Huwaaaa ... tinggal beberapa menit doang, bataaaallll...

Iya sih, insyaallah, Allah Maha Pemurah. Allah tetap melihat usaha kita menjalankan puasa sejak fajar sampai ketika doi datang tanpa diundang. Tapi kan, tetap dihitung sebagai utang. LoL. Dan biasanya, kita jadi menyesal juga, karena tidak bisa beribadah seperti yang lainnya. 

Perempuan ketika haid, Allah bebaskan dari kewajiban puasa dan sholat. Tapi teman-teman tidak perlu khawatir lho, karena kita bisa mengejar pahala dari hal lainnya. Misalnya apa?

1. Membaca buku agama dan pengetahuan

Sudah tau ya bunyi hadits menuntut ilmu? Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.
foto pinjem dari sini

Jadi, kalau kita melaksanakan hal yang wajib, tentu kita akan dapat pahala wajib. Insya Allah. :)

Dan fungsi membaca buku, tentu untuk membedakan kita dari yang tak berilmu. Nggak mau kan disamakan dengan golongan itu?

2. Berdzikir dan Berdo'a.

Perbanyak dzikir dan do'a, terutama dzikir mutlak, seperti:  tasbih, tahmid, dan tahlil.

Berdzikir dan berdo'a bisa dilakukan kapan saja, tidak harus saat punya wudhu'. Sambil cuci piring, sambil menyapu, sambil beres-beres kamar, sambil menyirami tanaman, sambil menjemur pakaian, di kendaraan, di parkiran sambil jemput anak pulang sekolah. Kapan saja.

Berdo'a juga, bisa dilakukan kapan saja. Saat mendengar adzan, saat akan masuk kamar mandi, saat keluar kamar mandi, dan sebagainya.

3. Mendengarkan Murotal

Ini sambil ngasih tau diri sendiri, "Rin, daripada dengerin musik sambil nyanyi-nyanyi, mending dengerin Murotal sambil ngelancarin hafalan!"

Beneran, saya nulis ini bukan buat siapa-siapa, tapi buat diri saya sendiri. Biar malu, masa Jarkoni, pinter ngandani tapi ora pinter nglakoni? 

4. Sedekah

Sedekah ini jangan hanya dipersempit dengan segala sesuatu berbau duit. Sedekah itu bermacam-macam.

Memasak untuk anggota keluarga, itu sedekah. Mulut yang selalu berdzikir, itu sedekah. Menyingkirkan paku atau batu di jalan, itu sedekah. Segala perbuatan baik yang dilakukan karena Allah, itu sedekah. Tapi memang, akan lebih baik lagi jika kita bisa menyisihkan sebagian rezeki kita untuk orang lain.

Saya pernah membaca sebuah ide sederhana untuk bersedekah. Misalnya, karena kita sedang haid, kita tidak berpuasa, maka energi kita tentu lebih besar dari hari lainnya di bulan Ramadhan. Gunakanlah untukbeberes rumah. Mulailah dengan menyortir pakaian, pilih yang sekiranya sudah tidak pernah dipakai lagi. Berikan pada yang membutuhkan.

Atau misalnya saat beberes rumah kita menemukan barang-barang rongsokan, buku-buku atau koran-koran bekas, berikanlah pada tukang sampah. Biar tukang sampah yang menjualnya ke pengepul barang bekas. Lumayan kan, untuk beliau jadikan sebagai tambahan persiapan lebaran. :)

sedekah. gambar dari photobucket.com

5. Menghadiri Majelis Ilmu

Ada banyak cara untuk mencari ilmu, selain membaca buku seperti di poin 1, kita juga bisa menghadiri majelis ilmu.

Banyak sekali keutamaan orang yang menuntut ilmu. Di antaranya:
- Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga
- Malaikat menaunginya, sebagai tanda ridho padanya
- Orang yang berilmu dimintai ampun oleh setiap penduduk langit dan bumi, sampai pun ikan yang berada di dalam air
- Keutamaan orang yang berilmu dibanding ahli ibadah adalah seperti perbandingan bulan di malam badar dari bintang-bintang lainnya.

Masya Allah...

6. Memperbanyak Istighfar

Di bulan Ramadhan, Allah sedang mengobral pahala dan ampunan. Mari kita memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya, agar setelah Ramadhan usai, kita berhak merayakan idul fitri, karena kita telah mengusahakan diri kita terlahir kembali.

7. Bersilaturrahmi

Ada nggak sih yang seperti saya? Jarang bersilaturrahmi dengan tetangga. Bahkan sama tetangga depan rumah pun, jarang bersua. Hiks... Ini yang bikin kita sungkan kalau sedang membutuhkan bantuan. Habisnya, kita cuma datang kalau pas ada perlu aja. Ya nggak?

Padahal manfaat dari silaturrahmi itu banyak banget lho, di antaranya adalah dipanjangkan usianya, dan dilancarkan rezekinya.

Yuk lah, mulai sekarang, sering-sering sapa tetangga kita. :D Kalau haidnya sudah selesai, boleh lah berangkat tarawih ke masjid sama-sama. Membayangkannya saja sudah terbayang, oh indahnyaaa...

Nah teman-teman, di antara 7 tips di atas, mana yang biasanya teman-teman lakukan saat sedang haid? Cerita dooong.. :D





  • Sumber referensi : https://rumaysho.com/3314-keutamaan-ilmu-agama.html 

  • Read More

    Merencanakan Penjelajahan ke Sumatera Barat Lewat Skyscanner , Menyatukan Kepingan Masa Lalu

    Thursday, April 5, 2018


    "Papa nggak ada proyek di Padang ya? Kalau ada, Arin mau dong ikut ke sana..." Pertanyaan itu sukses membuat suami saya tertawa. Ada apa dengan Padang, sampai membuat saya begitu ingin ke sana?

    Saya tidak ingat persis kapan mulanya saya menyukai Kota Padang. Mmm, mungkin bukan Padang-nya ya, tetapi Sumatera Barat-nya. Makanannya, budayanya, penulis-penulisnya, hampir semuanya membuat saya terpesona. Dan sejujurnya, belum banyak yang saya tahu dari provinsi ini.

    Lalu bagaimana saya bisa suka?

    Setelah dirunut, ternyata saya menyukai Sumatera Barat karena kenangan masa kecil. Bukan, bukan karena saya pernah tinggal di sana. Saya bahkan belum pernah menginjakkan kaki di Pulau Sumatera.

    Teman-teman yang mengenal saya atau sering membaca tulisan saya, mungkin tahu bahwa saya adalah orang yang sangat menghormati masa lalu dan senang menyimpan kenangan. Saya bahkan bisa menceritakan detil suatu peristiwa, yang mungkin telah dilupakan pelakunya. Hahaha.. Tapi ingatan saya memang aneh, karena hanya mampu mengingat hal-hal yang remeh.

    Dan beberapa penggalan masa lalu ini mungkin bisa menjelaskannya.

    1. Iklan RCTI Jaman Dulu

     

    Iklan RCTI Zaman Dulu

    Anak yang tumbuh di tahun 9O-an pasti tidak asing dengan iklan ini. Di TV, biasanya setelah selesai suatu acara, ada jeda menuju acara selanjutnya kan ya? Jeda di RCTI, selain tentunya yang paling populer adalah iklan seorang nenek yang berjualan di pasar apung dan sebuah keluarga yang sedang menonton TV di tengah sawah, ada juga video di atas itu.
     
    Nah, di antara ketiga jeda atau iklan RCTI jaman dulu itu, yang paling saya suka adalah iklan di video ini. Di situ terlihat pemandangan desa yang sibuk dan tampak rukun sekali. Setiap warga melakukan pekerjaannya masing-masing, dan yang tak kalah penting, warganya tak melupakan budayanya, yaitu tari piring

    Tari Piring atau dalam bahasa Minangkabau disebut dengan Tari Piriang adalah salah satu seni tari tradisional di Minangkabau yang berasal dari kota Solok, provinsi Sumatera Barat.
    Pada awalnya, tari ini merupakan ritual ucapan rasa syukur masyarakat setempat kepada dewa-dewa setelah mendapatkan hasil panen yang melimpah. Setelah agama Islam masuk ke Minangkabau, tradisi tari piring ini tidak lagi digunakan sebagai acara ritual kepada dewa-dewa, namun digunakan sebagai sarana hiburan semata. [sumber: Wikipedia]

    Sungguh, saya ingin sekali melihat secara langsung pertunjukan Tari Piring ini.
     
    2. Lagu Kampuang Nan Jauh Di Mato, Chiquita Meidy


    Kampuang Nan Jauah di Mato


    Teman-teman yang satu generasi dengan saya, tentunya tak asing dengan centilnya Chiquita Meidy saat bernyanyi. Dan dari sekian banyaknya lagu yang saya hafal di masa itu, lagu ini lumayan sering saya dendangkan di kamar mandi.
     
    Meskipun saya belum pernah sama sekali ke Sumatera Barat, tapi sedikit-sedikit saya paham tentang isi dari lagu berbahasa Minang itu. Syairnya dalam, benar-benar menggambarkan suasana kampung halaman yang saya idamkan, terutama di bait ini;

    Panduduaknyo nan elok
    Nan suko bagotong-royong
    Sakik sanang samo-samo diraso
    Den takana jo kampuang

    Eh, kalau dilihat lagi memang, bait itu seperti mencerminkan iklan RCTI itu ya.. :D
     
    3. Sitti Nurbaya

    Dulu tiap kali ibu melihat Gusti Randa di TV, ibu menyebutnya Samsulbahri, haha... Saya yang waktu itu masih SD, tentu tak paham lah siapa Samsulbahri itu.
     
    Nah, baru kemudian saat SMA saya membaca novel berjudul "Kasih Tak Sampai" yang ditulis oleh Marah Rusli itu, demi bisa mengerjakan tugas pelajaran Bahasa Indonesia. Saat membacanya, saya memang langsung membayangkan Gusti Randa sebagai Samsulbahri dan Him Damsyik sebagai Datuk Meringgih.
     
    Tentu semua tahu kalau novel ini berlatar budaya Minang, berbahasa Melayu dan bersetting Kota Padang.
     
    Oke, 3 penggalan masa lalu di atas saya rasa cukup ya untuk dijadikan alasan mengapa saya ingin sekali pergi ke Sumatera Barat. Meski tak ada darah Minang, meski di sana pun tak akan saya jumpai handai tolan, tapi tak apa. Saya meyakini bahwa setiap perjalanan akan memberikan kita sesuatu yang baru. 
     
    Quote about travelling from "adventure in you"

    Ya, jangan katakan bahwa keinginan ini hanya mimpi, tapi katakanlah bahwa ini adalah sebuah rencana.

    Untuk itu, saya memberanikan diri untuk membuat sebuah rencana penjelajahan ke Sumatera Barat bersama suami dan anak-anak, dengan dibantu oleh skyscanner, sebuah situs pencarian global terkemuka, tempat di mana orang terinspirasi untuk merencanakan dan memesan langsung dari jutaan opsi perjalanan dengan harga terbaik.
    Kalau sudah sampai di Sumatera Barat sana, saya ingin mengunjungi beberapa tempat, seperti;
     
    1. Jembatan Sitti Nurbaya, salah satu ikon wisata di Kota Padang, Sumatera Barat. Jembatan yang berdiri di atas Sungai Batang Arau ini menghubungkan kota tua Padang dengan Taman Siti Nurbaya, tempat Siti Nurbaya dimakamkan.
     
    Jembatan Siti Nurbaya, sumber: wisatasumatera.com


    2. Istana Pagaruyung,
    atau dikenal juga dengan nama Istano Basa, sebuah istana yang terletak di kecamatan Tanjung Emas, kota Batusangkar, kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
     
    Ternyata istana yang sekarang berdiri adalah replika dari yang asli. Istano Basa yang asli terletak di atas bukit Batu Patah dan terbakar habis saat terjadi kerusuhan di tahun 18O4.
     
    Istana Pagaruyung, sumber: Wikipedia

     
    3. Nagari 1OOO Rumah Gadang, Solok Selatan.


    Nagari 1OOO Rumah Gadang, Solok Selatan

    Tempat ini mengingatkan saya pada iklan jadul RCTI. Mirip kan ya? Lihat jalanannya, deh. Jangan-jangan memang syutingnya di sini. :D

     
    4. Jam Gadang, Bukittingi

    Jam Gadang, Bukittinggi
    5. Kepulauan Mentawai

    Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
    Setuju nggak sih kalau saya bilang Kepulauan Mentawai ini indah banget? Ya Allah, pengen banget ke tempat ini. Kalau udah sampai Sumatera Barat, tempat ini nggak boleh dilewatkan deh. Surga dunia banget ya... ❤
     
    Dan sebenarnya masih ada banyak tempat lainnya yang ingin saya kunjungi, seperti Lembah Harau, Danau Kembar, Lembah Anai, Danau Maninjau, dll. Benar kata Dedek Awin, teman dari Padang yang saya kenal lewat Arisan Link Blogger Perempuan, "Sumbar gak cukup dikelilingin seminggu." Hahahaha, ya udah, makanya saya mau stay di sana sebulan deh.
     
    Tapi tapi, butuh budget berapa nih? Sedangkan lewat Skyscanner saya lihat Tiket Pesawat Garuda Indonesia dari Solo ke Padang aja segini:
     

    Iya itu per orang, sedangkan saya kan butuh 4 tiket buat saya, suami, dan anak-anak. Eh tapi, karena Skyscanner itu benar-benar bantuin kita untuk dapat harga terbaik, ketemulah ini. Cuma memang jadwalnya harus digeser.



    Selisihnya lumayan ya... Tapi memang kenyamanan Garuda mah nggak bohong. Saya pernah sekali pakai Garuda waktu ke Makassar dari Jogja. Waktu itu dapat harga promo, hihi... Makanya bener, kalau udah ada dana untuk travelling, rajin-rajin cari tiket murah deh. :D

    Asiknya lewat Skyscanner, kita nggak bakal bingung cari hotel yang sesuai dengan budget juga.




    Serius, gara-gara memandangi layar Skyscanner, keinginan saya untuk bisa menginjakkan kaki di Tanah Minang semakin tak terbendung. Duh Gusti, mohon lancarkan rezeki kami, supaya kami bisa mewujudkan penjelajahan ini. Aamiin... Do'akan juga ya teman-teman... ☺


    Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh ID Corners dan Skyscanner

    Read More

    Mencicipi Lezatnya Menu Baru yang Khas di Swiss Belinn Saripetojo

    Friday, March 30, 2018

    "Skip the Diet, just eat healthy."

    Ya, itu yang saya pikirkan saat mengisi daftar hadir di grup Blogger Solo untuk menghadiri launching menu promo terbaru di Swiss Belinn Saripetojo. Sejenak saya melupakan perut yang sudah berlipat-lipat, dan berat badan yang semakin hari semakin melonjak, hihi... Entah, saya cuma berpikir, makanan hotel pasti sudah terjamin gizinya. Yang akan saya temui nanti, tentu bukan makanan yang "jahat" bagi tubuh saya.

    Dan benar saja...

    Saya bersyukur sekali sewaktu tahu bahwa menu yang akan dikeluarkan saat itu adalah Bebek / Ayam Goreng Khas Saripetojo, yang dipadukan dengan urap, dilengkapi dengan nasi, sambal bawang dan sambal matah.

    Bebek goreng khas Saripetojo, dipadukan dengan urap, dan dilengkapi dengan nasi, sambal bawang dan sambal matah.

    Lidah saya yang memang "indonesia" banget ini, mengirim sinyal ke otak, untuk membuat binar-binar di mata. Hati saya kegirangan, "Urap! Ini makanan kesukaan saya." Tapi tentu, saya harus jaga image, biar sedikit tampak elegan. Wahahahaha... Padahal aslinya udah nggak sabar, kapaaan menunya keluar? 

    Sekali waktu saya memang memasak urap sendiri, tapi yang namanya suka, mau di manapun ketemunya, pasti hanya ada rasa bahagia. Hihi... Dan kebahagiaan ini makin menjadi, tatkala saya mencicipi urap khas Swiss Belinn Saripetojo ini. Bumbu urapnya membalut sayuran dengan sempurna. Nggak pelit bumbu, seperti urap yang biasa saya beli itu. Sedikit berwarna kuning, berbeda dengan urap yang biasa saya bikin. Ah iya, ini kan Swiss Belinn Saripetojo, tentu masakannya menggunakan bumbu khas Saripetojo.

    Ayam Goreng khas Swiss Belinn Saripetojo

    Urapnya sempurna. Lalu bagaimana dengan Ayam / Bebek gorengnya? 

    Ini juga unik, karena di sini Swiss Belinn Saripetojo memadukan bumbu khas masakan Jawa dan Bali sekaligus. Jadi nggak keasinan, nggak kemanisan, dan nggak kepedesan. Kita tahu, bumbu Bali biasanya agak spicy kan? Tapi di sini, pedasnya masih aman. Saya bahkan menghabiskannya dengan Aga juga.

    Sambalnya jangan ditanya. Beberapa teman bahkan menghabiskannya tanpa sisa, hehe.. 

    Oya, mungkin ada yang melihat keunikan lainnya? Iya, Bebek / Ayam Goreng Khas Saripetojo ini disajikan di atas gerabah. Ya Allah, unik banget kan ya? Dan menu ini bisa kita nikmati dengan harga Rp 55.OOO, ++

    Setelah itu, sebagai penutup menu tadi, ada juga "Temu Lawak Punch & Beras Kencur Float" yang bisa kita nikmati dengan harga Rp 25.OOO, ++

    Worth it kok dengan kenyamanannya, kebersihannya, dan kelezatannya. Bahkan jika teman-teman mau ngadain birthday party, surprise party, arisan, atau bridal shower, bisa di sini juga. Kita kemarin bahkan sempat lihat juga, ada yang sedang memberikan pesta ulang tahun kejutan untuk sahabatnya. Duh, mau dong dikejutin kayak gitu. *ngarep

    Bebek / Ayam Goreng Khas Saripetojo

    Bebek / Ayam Goreng dan Urap Khas Saripetojo, disajikan dengan gerabah 


    menikmati semilir angin di Barelo Retsaurant, Swiss-Belhotel lantai 5

    Untuk dapat menikmati menu-menu tadi, silakan datang ke Swiss Belinn Saripetojo, tepatnya di Barelo Restaurant lantai 5. Swiss Belinn Saripetojo terletak di depan stasiun Purwosari, Solo.

    Untuk keterangan lebih lanjut, bisa menghubungi:
    Zelda Fibri
    Executive Secretary & Public Relation Swiss Belinn Saripetojo
    telephone : O271-7451111
    email : prsisr@swiss-belhotel.com
    www.swiss-belhotel.com 
    Read More

    5 Hal yang Menyebabkan Do’a Tak Kunjung Dikabulkan

    Sunday, March 18, 2018


    Manusia itu tempatnya keluh dan kesah. Dalam keluh dan kesah, biasanya tersimpan beragam masalah. Ketika diberi masalah, manusia baru teringat pada Illah. Mereka kemudian menunduk, menangis dan pasrah di atas sajadah. Setelah hilang kesombongannya, setelah menyadari bahwa ada Allah di atas segalanya, manusia baru menengadah, meminta pada-Nya agar segalanya dipermudah. Lalu, apakah Allah seketika itu juga mengijabah?

    Di Surat Al-Mu’min ayat 60, Allah berfirman:
    Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina“. (QS. Al-Mu’min : 60)

    Jadi, berdo’alah, meski tak semua do’a langsung Allah ijabah.

    sumber foto: Muslimah.Or.Id

    Dari yang pernah saya tulis di Kapan Do’a Dikabulkan?, Allah itu mengabulkan do’a seorang hamba di 4 waktu, yang antara lain:

    1. Dikabulkan langsung atau saat itu juga

    Beberapa waktu lalu, saya pernah curhat di IG story. Saat itu saya sedang benar-benar merasakan bahwa Allah itu dekat, Maha Baik, dan Maha Mengabulkan Do'a.

    Emang biasanya nggak ngerasa ya, Rin?

    Mmm, bukan gitu... Tapi karena waktu itu Allah mengabulkan do'a saya saat itu juga, jadi saya merasa sangat bersyukur, dan semakin yakin bahwa Allah itu mengabulkan do'a di saat yang tepat.

    Ceritanya, ada pesanan buku yang harus sampai sebelum long weekend bulan lalu, yaitu tanggal 16 Pebruari. Estimasi saya, pesanan buku baru akan datang paling cepat tanggal 15, bahkan kemungkinan terburuknya bisa sampai di tanggal 19, karena ekspedisi yang saya pakai memang yang termurah, sehingga biasanya baru datang di hari ke tiga atau bahkan hingga hari ke tujuh.

    Di tanggal 14, sekitar jam 9 pagi, saya ditanya oleh customer, apakah buku sudah sampai? Saya jujur berkata bahwa kemungkinan buku baru sampai besok atau lusa. Saya pun meminta maaf jika ada keterlambatan, dan siap menerima resikonya, yaitu buku tidak jadi dibeli.

    Alhamdulillah, beliau sangat baik, dan membesarkan hati saya. Setelah obrolan itu, saya kembali ke rutinitas harian, yaitu mencuci piring. Sambil mencuci piring, saya terus dan terus berdo'a agar Allah menurunkan mukjizat-Nya.

    Dan tepat di bilasan piring yang terakhir, seseorang membuka pagar. Saya bergegas mengambil jilbab sambil berteriak, "Sebentar Pak!" padahal saya belum tahu siapa yang membuka pagar itu. Entah, saya kok yakin itu adalah Pak Ekspedisi yang biasanya. Dan ternyata benar.

    Saya langsung berbinar-binar. Bukan, bukan karena pak ekspedisinya, hahaha... Tapi karena paket yang saya nantikan itu akhirnya tiba, lebih cepat dari prediksi saya.

    Saya jadi teringat tulisan saya yang ini, Heart Field; Usaha Saya Mengganti Kecewa dengan Rasa Bahagia, bahwa jika kita benar-benar mengkondisikan pikiran, berdo'a sambil terus positive thinking, Allah akan mengabulkannya. Kan Allah itu sebagaimana prasangka hamba-Nya. Jadi ayo mulai sekarang berprasangka yang baik-baik saja. :D

    Setelah mendapat paket itu, saya langsung hubungi customer saya. Kami sama-sama gembira. Hihihi...

    Oya, sebenarnya ada banyak cerita lainnya, tapi nanti saya ceritakan lain waktu ya... Lanjut dengan yang berikutnya, kapan Allah mengabulkan do'a kita?

    2. Dikabulkan tapi ditunda waktunya

    Ini sih sering ya.. Hehehe.. Yang jelas, Allah mengabulkan do'a kita itu tepat pada waktunya. Waktu yang terbaik menurut-Nya, bukan menurut kita.

    3. Dikabulkan dalam bentuk yang lain

    Ini juga sering kan? Kita minta apa, tapi Allah memberi yang lainnya. Allah memberi pengganti dari benda yang kita inginkan. Yang jelas, pilihan Allah tentu lebih tepat dibanding pilihan kita, karena Allah Maha Tahu yang terbaik untuk kita.

    4. Dikabulkan di akhirat

    Nah, ini yang luar biasa. Allah itu tidak mau hutang pada kita. Berdo'a pada-Nya saja sudah dihitung sebagai 1 kebaikan, karena saat meminta pada-Nya, kita sekaligus sedang menunjukkan kelemahan kita. Bahwa kita tidak layak untuk menyombongkan diri. Bahwa apa-apa yang terjadi pada kita, semua adalah kehendak-Nya, semua adalah kuasa-Nya.

    Jadi kesimpulannya, do’a kita pasti akan Allah kabulkan. Asaaaalll... Nah, ini dia yang akan kita bahas.

    Beberapa waktu lalu, saya memutar sebuah video di instagram yang diunggah oleh akun @selangkahpadamu 
    Ada seseorang bertanya kepada Ibrahim bin Adham rahimahullahuta’ala, mengapa kita biasa berdo’a tapi do’a kita tidak diijabahi? 
    Lalu Ibrahim pun mengatakan, sebabnya adalah 5 hal: 
    1. Kalian telah mengenal Allah, tapi kalian tidak tunaikan hak-Nya
    2. Kalian telah membaca Al-Qur’an, tapi kalian tidak mengamalkan isinya
    3. Kalian mengaku cinta Rasulullah SAW, tapi kalian tinggalkan tuntunannya
    4. Kalian katakan kami melaknat Iblis, tapi kalian mengikutinya
    5. Kalian tinggalkan aib kalian, tapi kalian permasalahkan aib orang lain

    Terus terang, video tersebut membuat saya termenung. Saya tertohok.

    Saya mengenal Allah, tapi penasaran dengan ramalan zodiak, yang artinya percaya pada peramal. Padahal Allah tidak mau disekutukan. Ini baru satu contoh, dan masih banyak contoh yang lain.

    Rajin baca Al-Qur’an tapi tidak mengamalkan isinya. Padahal, Al-Qur’an adalah petunjuk nyata bagi kita untuk mengarungi kehidupan dunia.

    al-qur'an kayusirih.com

    Iya, saya cinta Rasulullah, tapi tuntunannya sering saya anggap sepele. Makan dan minum terkadang masih sambil berdiri, sholat di akhir waktu, masih sering marah padahal saya hafal bunyi hadits menahan amarah, dll. Duh, jadi buka aib begini.

    Katanya melaknat iblis. Tahu bahwa iblis dikeluarkan dari surga karena sombong. Tapi terkadang ada rasa ingin pamer, ada rasa merasa lebih dari orang lain. Jadi? Silakan nilai sendiri...

    Kita paham dengan aib kita, dan berniat meninggalkannya. Tapi, di sisi lain, kesalahan orang lain jadi komoditi bibir yang tiada habisnya. Nggak puas ngomongin orang lain, cari info di akun gosip dan menikmatinya juga. Gusti Allah, apa mau hamba-Mu ini?

    Ayuk lah yuk, kita berubah, mulai detik ini. Kita saling mengingatkan jika ada yang melakukan kesalahan. Bukan dengan screenshot percakapan lalu menyebarkan. Bukan dengan merekam kejadian memalukan kemudian memviralkan. Mengingatkan seharusnya tidak dengan mempermalukan kan? Kita juga tidak ingin dipermalukan saat melakukan kesalahan kan?

    Ayo berubah, supaya Allah makin sayang pada kita. Kalau Allah sudah sayang, permintaan apapun pasti akan dengan mudah Allah kabulkan. Ya kan? ☺☺

    Read More

    Rekomendasi Film Keluarga; The Good Dinosaur

    Tuesday, March 13, 2018

    The Good Dinosaur, picture from Disney Indonesia

    Film The Good Dinosaur adalah film animasi produksi Disney-Pixar, yang dirilis pada tahun 2O15. Film ini diawali dengan adanya asteroid yang hampir menabrak bumi, tapi beruntung, asteroid itu tidak sampai mengenai bumi. Makanya million of years later, masih ada makhluk hidup yang menghuni bumi yaitu dinosaurus, karena dinosaurus tidak jadi punah.

    Di film ini, dinosaurus memiliki peradaban seperti halnya manusia. Mereka bercocok tanam dan juga beternak.

    Henry, seekor Apatosaurus, dan Ida, istrinya, membuka lahan untuk bercocok tanam. Henry menyiapkan lahan untuk ditanami jagung dan istrinya menyebar biji-biji jagung dengan peralatan sederhana. Oya, mereka tinggal di kaki pegunungan Clawtooth

    Hari berganti bulan, Henry dan istrinya menanti 3 anaknya yang belum menetas dari telur. Saat sedang menyirami kebun jagungnya dengan mulut yang terisi air, istrinya memanggil. Ya, anak-anaknya sudah siap menetas.

    Ada tiga butir telur yang sudah siap menetas. Dua berukuran kecil, dan 1 berukuran sangat besar. Telur pertama diberi nama Libby. Dia amat lincah dan terlihat cerdik. Telur kedua, Buck. Buck ini agak rough gitu karakternya. Ya, badannya juga lebih besar dari Libby sih.

    Nah, telur yang terakhir ukurannya sangat besar. Henry dan Ida menduga bahwa isinya juga lebih besar dibandingkan dua telur sebelumnya. Namun ternyata, anak yang lahir dari telur yang paling besar itu justru adalah anak yang terkecil ukurannya. Namanya adalah Arlo. 

    Yup, Arlo menjadi tokoh utama di film ini.


    And the story begins...

    Henry dan istrinya membagi tugas untuk ketiga anaknya. Libby mendapatkan tugas untuk menyirami kebun jagung yang luas. Nah karena Libby adalah anak yang cerdik, suatu hari dia mengerjai Buck sehingga justru Buck lah yang menyiram kebunnya.

    Buck sendiri mempunyai tugas untuk mengangkat kayu. Tugas ini sesuai dengan ukuran badannya yang paling besar diantara anak-anak lainnya. Sedangkan Arlo, dinosaurus yang paling kecil itu, tugasnya cukup ringan, yakni memberi makan hewan piaraan seperti ayam-ayam purba. Meski terlihat ringan, tapi tugas itu cukup berat untuk Arlo.

    Arlo yang tubuhnya ringkih, seringkali tidak percaya diri. Untuk itu, Henry sang ayah sering mendampingi dan menyemangati.

    Sebagai penyemangat, Henry dan Ida membuat sebuah tanda cap kaki di Silo, tempat mereka menyimpan jagung-jagung hasil panen. Ketiga anak itu boleh membubuhkan tanda yang sama, asalkan mereka sudah menyelesaikan tugas mereka, seperti Buck misalnya, ia harus bisa mencabut pepohonan dan membersihkan lahan. Dan setelah Buck berhasil menyelesaikan tugasnya, ia pun berhak membubuhkan cap kakinya.

    Libby, dia harus menyiapkan lahan pertanian dan menaburkan benih benih jagung. Ia pun berhasil melakukannya sehingga Libby sudah diizinkan untuk membubuhkan cap kakinya. 

    Nah, si kecil Arlo masih belum juga berhasil memberikan makan untuk hewan-hewan piaraan. Akhirnya, Henry sang Ayah, memberinya tugas baru yaitu menangkap hewan pengganggu yang wujudnya sebenarnya lebih mirip manusia. Hewan pengganggu ini suka sekali mencuri hasil panen. 

    Dan saat mereka ingin menangkap hewan pengganggu inilah, Henry meninggal karena terpeleset dan terbawa arus sungai yang sedang meluap karena badai dari atas.

    Sepeninggal Henry, keluarga ini menjadi rapuh karena kehilangan sosok sang ayah. Arlo pun berjanji untuk menangkap hewan pengganggu itu. Ketika suatu hari Arlo menjumpai hewan pengganggu itu, ia pun berniat untuk membalas dendam atas meninggalnya sang ayah. Ia mengejarnya sampai ia terjatuh dan terbawa arus sungai.

    Arus sungai membawa Arlo semakin jauh dari rumah. Di saat itulah justru hewan pengganggu itulah yang menemani hari-harinya. Arlo kemudian melupakan dendamnya. Mereka kemudian bersahabat hingga kemudian Arlo menamai hewan pengganggu itu dengan nama Spot.

    Petualangan Arlo dan Spot sangat berwarna. Mereka melewati badai bersama-sama, hingga dikejar-kejar oleh kawanan Pterodactyl, dinosaurus yang bisa terbang. Disaat mereka berlari menyelamatkan diri itu, mereka justru bertemu dengan 3 ekor T-Rex. Badannya yang besar dan wajahnya yang menyeramkan, membuat Arlo dan Spot khawatir T-Rex itu akan memakan mereka. Tetapi ternyata T-Rex itu adalah dinosaurus yang baik, yang justru membantu mereka saat diserang Pterodactyl.

    Kelak, Arlo belajar tentang bagaimana menjadi seorang pemberani, dari pimpinan T-Rex ini.

    The Good Dinosaur, picture from variety.com

    Arlo dan Spot berpisah dari ketiga sahabat barunya. Arlo harus pulang, ke rumah ibu dan dua saudaranya. Tapi naas, mereka kembali bertemu dengan kawanan pterodactyl itu.

    Nah, seperti apa petualangan Arlo dan Spot selanjutnya? Apakah kemudian Arlo bisa kembali ke rumahnya? Apakah Spot dan Arlo kemudian hidup berdampingan selama-lamanya?

    Film The Good Dinosaur ini sangat layak ditonton bersama keluarga. Amay dan Aga suka sekali dengan film ini. Film ini dulu dikenalkan oleh Tante Ninis, 2 tahun yang lalu. Tante Ninis bahkan menghadiahkan buku berjudul sama untuk Amay.

    The Good Dinosaur mengajarkan kita untuk selalu percaya diri bahwa sebenarnya kita memiliki kekuatan, yang mungkin tidak kita sadari sebelumnya.

    The Good Dinosaur juga mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah. Kita bisa jika kita berani mencoba. Arlo yang tadinya berbadan kecil dan kurang percaya diri, kini menjadi sosok yang kuat, yang pemberani, yang berhasil melewati berbagai tantangan.

    Dari film ini kita belajar untuk tidak mudah putus asa. Dan pengalaman buruk ternyata menyimpan hikmah, yang bisa membuat kita lebih kuat dari diri kita yang sebelumnya. Benar jika ujian itu sebenarnya membuat kita naik kelas. Bahwa cobaan demi cobaan itu, membuat kita menjadi pribadi yang kuat.

    Jadi, nilai film ini berapa? Bagi saya, nilainya 5 dari 5. Sempurna. Baik itu animasinya, alur ceritanya, karakter tokohnya, hingga musik pengiringnya. Yuk, cari filmnya dan tonton bersama keluarga! ☺❤
    Read More

    Lika-liku Bisnisku

    Monday, February 19, 2018


    There are no secrets to success. It is the result of preparation, hard work, and learning from failure. (Colin Powell) 
    Nulis bareng #BloggerKAH kali ini sedikit berbeda, karena tumben-tumbenan kita mau bahas soal bisnis. Biasanya, kami curhat tentang anak-anak atau suami atau tentang "kebaperan" diri, yekan? Tapi, semoga tetap membawa manfaat yaa, karena kami mau bahas soal bagaimana kami making money. Yuhuuu... Semoga seru.

    Teman-teman yang sudah berteman lama dengan saya, tentu tak asing lagi dengan bisnis jumpalitan ala saya. Dulu waktu kuliah, sempat jualan tupperware buat nambah uang jajan, sambil bantuin temen liqo'. Cuma modal katalog, omset saya bisa jutaan waktu itu. Keuntungannya, bagi dua sama teman saya, yang nyediain barangnya. Asik kan? Apalagi kalau ada bonus barang, alhamdulillah bisa dipakai sendiri juga. 

    Setelah menikah dan nggak ngapa-ngapain di rumah karena praktis saya berhenti mengajar, saya coba-coba ikut bisnis di Oriflame. Asik sih, jadi banyak teman, dan saya jadi belajar dandan, wkwkwk... Tapi karena bisnis MLM itu masih jadi perdebatan apakah ini bisnis hitam atau putih, akhirnya bisnis ini saya tinggalkan. Kebetulan banget, saat itu saya mulai hamil Aga, yang mana mual muntahnya bikin nggak bisa fokus sama downline-downline saya. Padahal, menjalani bisnis MLM itu perlu banget memusatkan pikiran untuk membina downline. Ya sudah, saya anggap kehamilan saya ini sebagai pintu keluar. 

    Lepas dari Oriflame, saya bertemu sepupunya suami saat halal bihalal. Di rumahnya, saya lihat berbagai macam mukena. Karena beneran jatuh cinta, akhirnya saya jualan mukena. 


    Alhamdulillah sih, karena waktu itu jelang lebaran idul adha, jadi laris banget. Oya, Teh Kiki sekarang juga bikin gamis yang cantik-cantik banget, lho. Modelnya juga elegan, Ciiin.. Hihihi...
     
    Gamis Zakizakia

     
    Kalau ditanya kenapa nggak dilanjutin? Jawabnya karena kalau mukena itu jarang yang repeat order, wkwkwk... Kalau udah beli 1, trus beliin buat saudara atau anaknya gitu, ya udah. Kan nggak mungkin pada beli tiap bulan, xixixi... Selain itu, mukena itu larisnya menjelang idul fitri dan idul adha doang. Setelah idul fitri dan idul adha lewat, sepi lagi.

    Kemudian, saya ganti lagi, jualan cilok. Nah, ini juga laris banget, alhamdulillah. Ciloknya istimewa soalnya, karena ada isiannya di dalamnya. Enak banget, saya aja ngga bosen-bosen makannya. Jadi untungnya itu ya buat dimakan sendiri, hahaha.. Atuh, suami dan anak-anak juga suka soalnya. Tapi sayang, teman saya ada kendala di produksinya. Sedih banget deh. Padahal saya udah kangen sama ciloknya, banyak yang udah nanyain juga.


    Ide jualan
    bisnis cilok

    Dulu, sambil jualan cilok, saya juga jualan silky dessert. Ini juga enak, semacam puding dari susu gitu. Manisnya pas. Teksturnya lembuuut, kayak sutera. Anak-anak suka banget pokoknya.

    Karena kami ini pada doyan makan semua, jadi keuntungan jualannya ya dimakan lagi, hahaha... Habis nggak tega kan kalau anak minta trus nggak dikasih. :D

    Nah, sudah lebih dari setahun ini saya nggak jualan cilok dan silky dessert lagi.

    Baru mulai beberapa bulan lalu, saya jualan buku. Kebanyakan sih buku-buku anak, karena kebetulan Amay suka baca. Amay itu, meski sudah berlangganan Bobo, tapi masih suka kurang. Emak tekor kan kalau beli buku baru terus? Akhirnya kalau ada buku bekas yang sekiranya bagus, saya beli. Dari situ saya juga jualan buku lainnya.

    Alhamdulillah, sambil menyelam minum air, pokoknya, hehe.. Oya, kalau mau follow instagram toko buku online milik saya, silakan follow @ibukabuku yaa.. Dan ditunggu ordernya, xixixi...

    Baca juga: Jangan Jadi Online Shop Nyebelin

    Oya, sejak beberapa bulan berjualan buku, buku anak yang paling laris di toko saya saat ini, adalah ini:

    1. Amazing Series, yang 1 setnya terdapat 11 judul. Meski 1 set, tapi Amazing Series ini dijual terpisah. Dan dari 11 judul buku Amazing Series, dua judul ini adalah yang terlaris. :)

    amazing series, buku anak islam yang laris.

    amazing series. buku anak islam yang laris. 


    2. Fabel di Sekitar Para Nabi
    Buku ini berisi kumpulan cerita tentang hewan-hewan dalam Al-Qur'an. Ada kisah tentang rayap ompong yang bertugas merobohkan tongkat Nabi Sulaiman, paus yang ketakutan karena telah menelan Nabi Yunus, laba-laba yang berusaha melindungi Nabi Muhammad dari kejaran kaum kafir, dan masih banyak lagi.

    buku anak islam, fabel di sekitar para nabi


    3. Kisah-Kisah Birrul Walidain yang Melegenda
    Buku ini berisi kisah luar biasa orang-orang saleh yang sangat berbakti kepada orang tua. Kisah-kisahnya pantas untuk dijadikan teladan dan inspirasi bagi kids jaman now. :D

    buku anak islam, kisah birrul walidain yang melegenda

    Pasti penasaran ya, kenapa saya suka gonta-ganti barang dagangan? Iya, sebenarnya ada beberapa alasan sih.

    Pertama, saya belum bisa benar-benar terjun di dunia bisnis, karena saya moody-an. Jadi, selama ini saya berbisnis untuk having fun. Daripada diem, gitu. Saya tau, kalau mau jadi pebisnis sukses, harus stay focus dan keep on track. Tapi, kembali lagi bahwa saya berjualan itu hanya untuk sambilan dan untuk bersenang-senang, jadi saya ingin selamanya begini. Hihi... Kan yang penting hepi.

    Kedua, ini mungkin bisa ditebak ya.. Saya menjual benda yang ingin saya miliki. Jadi kalau saya ingin mukena, saya jual mukena. Ketika saya ingin makan cilok, saya jual cilok. Ingin buku, jual buku. Begitu. Semoga sih, bisnis yang terakhir ini bisa saya geluti sampai nanti yaa.. Karena kebutuhan saya dan anak-anak terhadap buku, mungkin nggak akan berhenti selama kami masih haus akan ilmu.

    Saya mah mau inget quote di bawah ini aja deh, karena bisnis harus kita kerjakan dengan dan untuk kebahagiaan. :)
    A business that makes nothing but money is a poor business. (Henry Ford)
    Setuju? :D

    Sekarang kita cari tau yuk, bisnisnya Mbak Ran dan Mbak Widut yang berbisnis dengan kondisi Hard of Hearing. :)
    Read More

    Umur 40 Tahun, Mau Ngapain Ya?

    Tuesday, February 13, 2018



    Tahun ini, insya Allah usia saya menginjak angka 3O tahun. Jangan bilang, koq kelihatannya Arin malah kelihatan lebih tua dari 3O yaa.. Huhu, itu bikin sedih gaes.. Pengennya mah tetep kelihatan 2O-an kan yaa.. Tapi saya memang nggak bisa mencegah efek gravitasi, hihi...

    Nah, karena usia sudah menginjak kepala 3, maka saya harus mulai lebih berhati-hati. Kenapa? Katanya kan, life begins at forty. It means, jika saya diberi umur panjang, waktu saya mempersiapkan diri menghadapi usia 4O tahun, berarti tinggal 1O tahun lagi. Berarti, sepuluh tahun ini saya harus berusaha lebih keras, agar bisa menikmati usia 4O tahun dengan baik.

    Usia 4O tahun memang belum terlalu tua, tetapi juga tak bisa dibilang muda. Jadi, ingat lima perkara sebelum lima perkara, menjadi makin wajib hukumnya.
    Sehat sebelum sakit
    Muda sebelum tua
    Kaya sebelum miskin
    Lapang sebelum sempit
    Dan, Hidup sebelum Mati

    1. Sehat sebelum sakit

    Karena saya ingin menikmati usia 4O tahun dengan penuh kebahagiaan tanpa sakit-sakitan, berarti sejak sekarang saya harus mulai hidup sehat, agar di usia 4O tahun nanti, saya bisa mendampingi suami dan menemani anak-anak dengan baik.

    Apalagi 1O tahun yang akan datang, Amay sudah 17 tahun, dan Aga 13 tahun. Anak-anak sudah menjadi remaja. Sebentar lagi Amay akan menjadi mahasiswa, dan itu berarti saya harus mempersiapkan dana lebih untuk pendidikannya. Saya tentu tidak ingin, dana pendidikan justru terpakai untuk pengobatan. Na’udzubillah min dzalik.

    Selain itu, sebagai ibu, saya harus sehat agar tangan dan kaki ini masih bisa digunakan untuk "melayani" mereka, misalnya; memasak makanan kesukaan mereka. Saya juga harus bisa menyediakan telinga untuk mendengarkan curhatan-curhatan mereka. 

    Yang paling penting, saya harus sudah mempersiapkan Amay dan Aga, agar mereka nanti lebih bijak menguasai dirinya sendiri, saat “mungkin” ada perempuan yang menarik perhatiannya.

    Duh, semoga yang terakhir itu nggak kejauhan ya? Hihihi... Sekarang bahkan Aga masih balita. :D

    2. Muda sebelum tua
    Seperti yang saya tulis di atas, usia 4O tahun memang belum terlalu tua, tapi juga tak bisa dibilang muda. Nah, mumpung masih belum tua-tua amat, inginnya sih bisa ibadah ke Mekkah dan Madinah ya... Kalau kesana setelah sepuh, khawatirnya malah merepotkan banyak orang. Semoga Allah mendengar dan mengabulkan ya.. Aamiin.

    Mumpung masih agak muda juga, saya ingin mengejar mimpi saya dan suami. Kebetulan suami saya adalah seorang arsitek, dan kami ingin memiliki studio sendiri. Semoga di usia 4O nanti, suami saya sudah bisa mandiri, nggak ikut orang lagi.



    3. Kaya sebelum miskin

    Kaya memang tidak selalu diukur dari berapa banyak harta yang kita miliki, namun terlihat dari seberapa banyak yang bisa kita beri. Semoga di usia 4O tahun nanti, saya bisa semakin bermanfaat bagi orang lain.


    4. Lapang sebelum sempit

    Sama seperti di poin nomor 2 dan 3. Semoga di usia 4O nanti saya bisa bermanfaat, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.

    Saya juga ingin segera terbebas dari utang, terutama utang KPR yang bahkan 1O tahun yang akan datang pun, masih tersisa 4 tahun lagi.

    Yah, semoga kami bisa melunasi rumah tinggal kami ini secepatnya yaa.. Atau baiknya ditulis begini; Harapan di usia 4O tahun; sudah nggak pusing mikirin utang. Begitu ya?

    Ah, iya.. Begitu kelihatannya lebih sip. Lapang = Bebas Utang.

    Yak, semoga di usia 4O tahun, kami berdua sudah terbebas dari utang. Aamiin... Dan semoga yang mengaminkan do’a ini pun segera bisa melunasi utangnya yaaa.. Aminkan sama-sama. :D


    5. Hidup sebelum mati

    Siapa sih yang tak ingin berumur panjang? Tapi kita kan tak pernah tau, kapan jantung kita dibebastugaskan? Kalau dana pendidikan sudah aman, cicilan rumah sudah tak perlu dipusingkan, rasanya tak ada lagi yang kami butuhkan. Saya ingin di usia ini saya semakin siap menghadapi kematian.

    Memang, mengingat mati tak perlu menunggu 1O tahun lagi. Tapi tentunya, karena tubuh sudah semakin bau tanah, di usia 4O saya harus lebih sering lagi mengingat Illah.


    Nah, itu dia yang saya harapkan di usia 4O nanti. Kalau teman-teman, umur 4O tahun mau ngapain aja?

    Read More