Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari Februari, 2013

Resep Hidup Tentram

Beberapa waktu terakhir, televisi kita banyak dihiasi kasus korupsi yang tak hanya dilakukan oleh kaum bapak, tapi juga oleh kaum ibu. Tak mau kalah sepertinya. Seolah-olah korupsi sudah menjadi gaya hidup. Cara apapun demi uang dihalalkannya. Tidakkah mereka sedih saat harus terpisah dengan keluarga (khususnya anak-anak mereka) dan menghuni rutan? Well..mungkin mereka bia membayar rutan yang mewah, seperti yang pernah diliput sebuah stasiun televisi swasta kita. Tapi tetap, image seorang napi itu kedengarannya kurang baik. Tidakkah mereka malu dengan sanksi sosial yang mereka terima? Tidakkah mereka membayangkan perasaan keluarga yang juga malu dengan perbuatan mereka? Ingatkah mereka akan dosa dari “mencuri” uang rakyat dan konsekuensinya di kahirat kelak? Saya jadi ingat, lagu anak-anak yang dulu pernah saya dengar; “Kata ummi dan abi, Jannah itu sangat indah Banyak orang berlomba ingin masuk ke dalamnya Kata ummi dan abi, neraka itu sangat panasnya Tetapi orang berlomba ingin masuk ke …

Tips Merawat Kulit Wajah, Mudah dan Murah

Ini adalah oleh-oleh dari oma mertua ketika akhir tahun lalu saya mengunjunginya.
Oma mertua, meskipun sudah sepuh, namun dari wajahnya masih tersisa guratan kecantikan masa muda..:-)

Sambil mengobrol santai, beliau memuji kulit wajah saya, pada awalnya. 

Beliau pun melanjutkan lagi dengan membagi tipsnya, supaya wajah kita bebas dari bintik hitam yang mengganggu penampilan.
1. Ambil tahu putih secukupnya, kira-kira seruas jari tangan.
2. Haluskan.
3. Campur dengan 1 sendok air mawar yang banyak tersedia di pasaran.
4. Oleskan ke wajah, pakai seperti masker.
5. Lakukan 2-3 kali seminggu.
Insya Allah, wajah akan lebih halus dan bintik hitam berkurang.

Selamat Mencoba...:-)

Makaroni Schotel Kukus Untuk Amay

Dua hari ini, Amay (21m) sedang tak ingin makan nasi. Terlihat dari raut mukanya yang tampak malas ketika saya membawakannya semangkuk nasi, sayur, lengkap dengan lauknya. Memang Amay sering seperti ini. Kadang ia senang dengan makanan berkuah seperti Soto, Sop, atau Bening Bayam. Namun kali lain, dia lebih memilih makanan kering alias tak berkuah. Memang, sebagai seorang ibu, kita harus pintar membaca keinginan anak. Saya sedang belajar tentang ini, karena Amay belum mampu mengutarakan keinginannya, termasuk dalam hal memilih menu hari ini. Paling-paling, dia hanya sekedar berkata, "mau roti" atau "puding" karena dua makanan ini adalah favoritnya.
Nah, hari ini, setelah memutar otak, mau "dikasih makan" apa anakku? Hehe.. Buka-buka lemari, dan saya temukan sebungkus makaroni. Ah, di dapur masih ada telur, susu, kentang, wortel, juga bawang bombay. Kentang saya masukkan untuk mengganti kebutuhan karbohidrat, wortel sebagai tambahan vitamin, dan daging + …