Skip to main content

Posts

Simak Model Gamis Terbaru Tahun Ini, Biar Nge-Hits di Lebaran Nanti

Di grup WA, #bloggerKAH sedang heboh membahas tunik, gamis, sampai tim pashmina atau tim jilbab segi empat. Mbak Widut sih, pake minta saran sama kami segala. Ya udah, saya dan Mbak Ran pun dengan sigap mengirimkan referensi tunik masa kini. Sengaja saya pilihkan tunik berwarna pink, supaya style lebaran 2018 ini, Mbak Widut bisa terlihat berbeda dari biasanya. Bosen Ciin, lihat dia pakai warna cokelat melulu, haha...
Kenapa Mbak Widut heboh mencari tunik? Soalnya dia udah bosen pakai gamis, katanya. Nah, kalau Mbak Widut sedang berusaha beralih dari gamis menuju tunik, saya malah sedang ingin menambah koleksi gamis. 
Alhamdulillah, kemarin ada rezeki, sehingga gamis berwarna pink sudah nangkring di lemari.

Eh, pink lagi? Haha... Iya, saya memang penyuka warna pink sebenarnya.. Tapi selama ini gamis yang saya punya warnanya malah cuma seputar cokelat atau hitam. Eh, lha koq sama kayak Mbak Widut ya...Piye to, Rin?

Yang belum saya punya tuh, warna navy begini. Ada yang mau nyumbang? :…

Cari Tempat untuk Buka Puasa di Solo? Yuk ke Ibarbo!

Apa yang biasanya rutin kamu lakukan di bulan Ramadhan? Jika salah satu yang kamu lakukan adalah memenuhi undangan buka puasa bersama, maka fix, kamu adalah anak hits.
Pertanyaan selanjutnya, kamu udah buka puasa di mana aja? Udah coba buka puasa di IbarboFood Court belum?
Apa? Belum? Lho, piye to...
Sini tak bisiki. Di Ibarbo, ada banyak tempat makan, lho.. Ya jelas lah, lha wong namanya aja Food Court. Dan di postingan kali ini, kayusirih mau rekomendasikan dua tempat makan di sana. Kebetulan, minggu lalu setelah dari Resto Chinese Food Tio Ciu Mas Koko, saya dan teman-teman melanjutkan petualangan makan ke Ibarbo ini. Mumpung belum puasa, hihi...

Yang pertama... (ngga usah sambil nyanyi...) D'HUNGRY BEAR
D'hungry Bear ngasih diskon 10% all food and beverage buat kalian yang berbuka puasa di sana. Ada free es teh atau teh hangat juga di jam 17:00 s.d 19:00. Lumayan banget kan.. Apalagi kalau ke sananya banyakan. 
Porsi makanan di D'Hungry Bear juga cukup besar, cocok bu…

Langsing dengan Slim & Fit Bisa, Asal...

Suatu hari saat sedang menjemur cucian, tiba-tiba Amay, anak saya, datang lalu berkata, “Mama, tebak ya... Gendut, pakai jilbab, lagi njemur. Siapa hayo?” Sontak saya tertawa, karena saya paham sekali siapa yang ia maksud. Tentu saja itu adalah saya. Hahaha...
Setelah menyapih si bungsu sejak September lalu, berat badan saya memang berangsur naik. Nggak tanggung-tanggung naiknya, sampai 10 Kg. Luar biasa kan? Dan sejak saya menggendut itu, Amay memang sering menganggap bahwa Mamanya ini sedang hamil. Hiks hiks...
Mungkin ini akibat saya terlalu terlena dengan pujian orang-orang kalau badan saya tetap langsing meski sudah beranak dua. Saya pun terlalu bersemangat menaikkan berat badan, tanpa mempedulikan asupan makanan. Pokoknya makan apa saja hayuuuk... “Masih kurus ini,” pikir saya saat itu.
Sampai akhirnya, mata saya terbelalak saat menginjakkan kaki di atas timbangan. “Hah, Teteh, ini timbangannya bener nggak sih? Masa Arin jadi 54 kilo coba?” kata saya pada sepupu suami saat a…

Resto Chinese Food Tio Ciu Mas Koko di Kottabarat, Solo, Halal Lho!

Hari Rabu sore, dengan menumpang Grab Car, saya, Opik, dan anak-anak meluncur ke Kottabarat, menembus macetnya kota Solo. Saya sudah ditunggu oleh Mak Ana Ike, Emak Blogger Solo yang bersuara alto (eh bener nggak sih? anggap aja bener ya...)
Ada apakah gerangan? 
Kalau Mak Ana ngajak jalan, itu artinya dia ngajak makan-makan. Dan benar saja, saya diajak makan di resto Chinese Food baru di daerah Badran, Kottabarat. Namanya adalah Tio Ciu Mas Koko. Eiit, meski pakai kata "Ciu", tapi Chinese Food di sini HALAL, lho... Jangan suudzon dulu. 
Memang, ketika mendengar kata "ciu", pikiran kita pasti langsung mengarah pada minuman beralkohol ( yang menurut Wikipedia, dihasilkan dari proses fermentasi ketela pohon cair yang terbuang dalam proses pembuatan tapai - tetes tapai- ). Akan tetapi, setelah dikonfirmasi, Tio Ciu ini sebenarnya merupakan nama marga. 
Karena jarang sekali mendengar nama marga ini, saya pun googling dong. Dan dari sini juga dari sini akhirnya saya ta…

Wedangan Kebon nDeso, Colomadu, Karanganyar. Wedangan Baru, Dekat Rumahku

Bulan lalu, ibu-ibu di komplek saya heboh. Ada wedangan baru di dekat rumah. Deket banget, paling cuma sekitar 200 meter ke arah timur. Namanya Kebon nDeso. Letaknya di belakang Gereja, di sisi timur Lapangan Mantren, Colomadu, Karanganyar. Jadi kalau dari gapura desa Klodran, begitu ada Tugu Boto langsung belok kiri. Nanti ada pertigaan gereja, nah wedangan Kebon nDeso ada di belakangnya persis.
Euforia itu sampai pula pada diri saya. Tapi tak seperti yang lain yang lagsung menyambangi wedangan itu segera setelah dibuka, saya baru ke sana selepas maghrib tadi, bersama Opik, anak-anak dan suami.
Ketika saya datang, tampak beberapa mobil sudah terparkir di halaman depan. Motor-motor pengunjung pun banyak berjajar. "Wah, ramai juga nih," pikir saya.
Saat masuk pun, sudah tampak antrean beberapa orang yang sedang mengambil makanan. Saya pandangi sekitar, seru juga. Di bagian depan (di area limasan), tak ada orang. Namun, ini justru membuat kami memutuskan untuk duduk di sini s…

Ramadan Ekstra : Tips Belanja Online Hemat Selama Bulan Ramadan di Tokopedia

Assalamu'alaikum teman-teman.. Sebentar lagi Ramadan datang. Habis Ramadan, insya Allah kita berlebaran. Biasanya, lebaran identik dengan baju baru ya? Nggak bisa sama sekali bilang enggak, karena meskipuninti dari hari kemenangan adalah hati yang kembali fitri, akan tetapi budaya kita sudah terlanjur membiasakan perayaan hari raya ini dengan pakaian yang baru. Bener nggak?
Saya, kalau nggak beli baju baru, malah dikasihani sama mertua dan saudara-saudara.. Dikira sama suami nggak dikasih uang belanja. Trus, ujung-ujungnya dibeliin baju baru deh sama mama mertua. Kan jadi nggak enak ya..haha.. Ya gitu deh, efek dari sesuatu yang telah membudaya. 
Oya, di postingan yang lalu, saya sudah kasih sedikit tips belanja pakaian lebaran. Di sana saya katakan, lebih baik belanjanya dari sekarang, supaya nggak desak-desakan, supaya nggak kehausan di tengah perburuan pakaian diskonan, dan yang paling penting, supaya kita nggak kehilangan kesempatan mengumpulkan pahala di bulan Ramadan.
Baca:…

Tak Hanya Boracay, Kamu Juga Bisa Liburan Seru di Tempat-Tempat Ini di Filipina

Bicara soal liburan di Filipina, yang pertama terbayang pasti indahnya Boracay. Ya, kawasan wisata ini memang salah satu yang terbaik di Filipina dan menjadi andalan pariwisata bagi Negara tersebut. Banyak pembangunan pun terjadi di Boracay, namun sayangnya pemerintah daerah tidak memperhatikan soal masalah limbah dan sampah.
Hal ini membuat pemerintah pusat Filipina geram dan akhirnya memutuskan untuk menutup Boracay selama enam bulan lamanya. Penutupan ini mulai efektif pada 26 April 2018 dan baru akan dibuka kembali pada bulan Oktober mendatang. Sedih ya? Apalagi buat yang sudah beli tiket pesawat Philippine Airlines dari jauh hari demi liburan ke Boracay.
Tapi sebenarnya kamu nggak perlu terlalu sedih. Karena Filipina punya banyak tempat liburan seru lainnya yang nggak kalah cantik dari Boracay. Jangan langsung di refund tiket Philippine Airlines yang sudah kamu beli. Cek dulu destinasi lain yang bisa kamu kunjungi di sana, semoga bisa mengisnpirasi kamu ya!
Pulau Palawan
Pulau Palaw…

Popular posts from this blog

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Jawa Timur Park 2 (Batu Secret Zoo)

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah keluarga kecil kami berkesempatan melakukan perjalanan ke Malang. Awalnya saya dan Amay hanya ingin menemani suami bertemu dengan kliennya, namun kemudian terpikir untuk sekaligus berwisata ke Batu. Mumpung ada waktu :)

Karena budget kami terbatas, kami memilih hotel yang ramah di kantong. Hanya dengan 200 ribu rupiah per malam, kami sudah bisa menikmati kamar yang nyaman, fan, televisi, juga air hangat untuk mandi. Tak perlu kamar ber-AC lah, karena Malang sudah cukup sejuk :). Kami juga memilih hotel yang tak terlalu jauh dengan stasiun, tentunya agar menghemat ongkos transportasi. 

Keesokan harinya, kami mengunjungi Jawa Timur Park. Lagi-lagi, untuk menghemat pengeluaran kami menyewa sepeda motor untuk pergi kesana. Biaya sewa motor rata-rata 50 ribu - 60 ribu, atau 75 ribu untuk layanan antar jemput. Jadi kita tak perlu mengambil dan mengembalikan sendiri sepeda motor sewaan kita. (Sudah bisa disebut backpacker belum? :p) 
Oya, tentang Jatim Park, …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …