Di Balik Layar Festival Literasi Digital 2021, Menyambut 9 Tahun Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB)

Sunday, January 17, 2021

 

Festival Literasi Digital 2021

Tak terasa, Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB), komunitas blogger pertama yang saya ikuti, usianya sudah menginjak 9 tahun. Dua tahun terakhir, saya pun diminta untuk menjadi salah satu bagian dari kepengurusan KEB Chapter Solo, sekaligus menjadi admin di WAG. Emak-emak yang rajin Blog Walking alias BW, insya Allah sudah akrab dengan kemunculan saya setiap Senin dan Kamis, yaa... :)

Nah, di ulang tahun yang ke-9 ini, KEB menghadirkan sesuatu yang spesial bertajuk Festival Literasi Digital dengan tema "Berdaya dan Berbudaya di Era Digital". Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan (skill) digital penggiat media sosial dan blogger, supaya semakin berdaya, serta kreatif dan produktif di era digital ini.

Festival Literasi Digital 2021 itu, dilaksanakan pada Sabtu, 16 Januari 2021 kemarin. Acara tersebut dikemas dalam dua kelas yaitu KEB Ngobrol dan KEB Kelas Kreatif. Saya kebetulan dapat tugas sebagai PIC KEB Ngobrol. Sementara itu, Mak Ana menjadi penanggung jawab IG Live. Mak Ety Abdoel, Mak Ranny, dan Ayaa mendapat tugas sebagai moderator di Kelas Kreatif. Mak Wied menempatkan diri di bagian pendaftaran peserta.

Jadi kami semua sibuk, gaes. Hihi... Karena agak kurang memungkinkan jika ini semua dikerjakan dari rumah masing-masing, akhirnya kami sepakat untuk mencari tempat berkumpul. Alhamdulillah, ketemu satu cafe bernama Cafe Nue. Selain karena tempatnya nyaman, Cafe Nue dipilih karena lokasinya juga berada di tengah kota (selatan UNIBA), dekat dengan Stasiun Purwosari. Ini penting karena rumah kami terpencar. Ada yang di Klaten, Karanganyar, Kartasura, juga Sukoharjo. 

Nah, karena lokasinya dekat dengan stasiun Purwosari, akhirnya Makpuh Indah Juli yang berdomisili di Jogja, tergoda juga untuk bergabung bersama kami. Alhamdulillah, jadi semakin seru dan bersemangat. 😊

Cafe Nue, Surakarta

Cafe Nue, Coffe & Co-Working Space di Solo

Foto di atas adalah penampakan lantai bawah Cafe Nue yang saya ambil pagi-pagi ketika baru datang. Kelihatan bersih dan nyaman, yaa... Ngga salah pilih deh, bener. Nah, kami memakai meeting room yang ada di lantai 2. Alhamdulillah dapat private room, jadi kami bisa bebas ngapain aja.

Saya datang jam 8:20 pagi. Ayaa dan Mak Injul sudah sampai lebih dulu, tapi karena cafe masih tutup, mereka berdua memutuskan untuk mencari sarapan tak jauh dari situ. Nah, saya datang berbarengan dengan Mas dan Mbak yang bekerja di cafe ini. Alhamdulillah langsung bisa masuk deh, hehe...

Setelah yang lain datang, kami langsung ke lantai atas, ke ruangan yang sudah kami pesan. Jam 9 kurang, kami meeting bersama tim pusat via zoom. Jam 9 tepat, Mbak Ety memulai IG Live bersama Manda, Mbak Widyanti, juga Mak Sara.

Kebayang ngga riweuhnya persiapan pagi itu? Sedikit saya kasih bocoran behind the scene-nya, yaa... Ini semua hasil jepretan Mak Ranny Afandi.

FLD 2021, road to ultah KEB ke-9


Mbak Ety be like: "Iki piye to jilbabe?"

Lalu Mak Ana datang: "Sini aku bantuin... Mak Arin kok ya cuek aja to..."

Arin: "Menengo, Mak! Mumet aku..."


FLD 2021, road to ultah ke-9 KEB


Festival Literasi Digital 2021 by KEB


Mak Ana itu, meski kadang rada julid (haha pisss, Mak), tapi paling bisa diandalkan di situesyion kayak gini. Ni orang kayak sehat-sehat aja kan, padahal doi habis operasi 3 hari sebelumnya, lho. Warbyasak yaa...



Sementara itu, saya pun sok serius. Saya bertugas dari jam 9:30 hingga KEB Ngobrol kelar di jam 12 siang. 

Sebelum KEB Ngobrol dimulai, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, ada Kak Yosi Mokalu (Yosi Project Pop) selaku Ketua Umum Siberkreasi yang memberikan kesan dan pesan terhadap KEB, khususnya berkenaan dengan Festival Literasi Digital ini. 

Satu yang saya ingat, Kak Yosi berkata, "People who knows better, doesn't mean will do better." Memang ya, Mak.. Sering kita temui, seseorang sudah paham teorinya, tetapi praktiknya nol besar. *Nunjuk diri sendiri*. Sama dengan orang yang berilmu, tapi kurang mengamalkan ilmunya. Jleb banget sih.

Sayangnya, Kak Yosi tak bisa berlama-lama. Namun, meski sebentar, Kak Yosi berhasil memberikan energi positif yang cukup besar untuk saya. 

Dan akhirnyaaa, acara yang ditunggu-tunggu pun tiba. Mak Mira Sahid selaku founder KEB  memberikan sambutannya, dan FLD pun resmi dibuka. Horeeee....

FLD 2021, road to ultah ke-9 KEB

Setelah FLD resmi dibuka, maka kelas KEB Ngobrol pun dimulai. Ada 3 wanita hebat yang menjadi narasumber kita kali ini, yaitu;

1. Puti Karina Puar, seorang Illustrator dan Author, yang mengisi tema "Resep Sukses Menjadi Super Kreatif dan Produktif".

2. Mak Retno -De- Kristiani, seorang Momfluencer, berbagi tips "Menjadi Orang Tua Cerdas di Era Digital".

3. Mak Rika Dinarjanti, seorang Food & Product Photographer, mengisi tema "Cara Jitu Memberdayakan Hobi Jadi Cuan".

Resep Sukses Menjadi Super Kreatif dan Produktif

Dari Mak Puti, saya jadi tahu bahwa cara kerja otak itu tidak seperti hardisk yang semakin memorinya penuh maka semakin lemot, tetapi kinerja otak itu seperti struktur bangunan yang saling mengait dan menguat. Jadi ngga ada alasan untuk berhenti berkarya karena usia yang semakin menua.

Lalu, bagaimana agar bisa produktif?

- Set objectives / goals --> Tetapkan tujuan yang pasti

- Set priority --> Tentukan prioritas. Kemarin ada yang bertanya, bagaimana cara membagi waktu agar semua sosmed bisa rutin ter-update? Nah, kata Mbak Puti, kita harus memilih media sosial yang cocok untuk kita. Lalu, jangan terlalu merasa bersalah jika memang harus mendelegasikan pekerjaan tertentu pada orang lain. Kalau semua mau dipegang sendiri, dari sumur, dapur, kasur, sampai karir, ya tentu tidak akan maksimal hasilnya.

- Planning & Scheduling --> Membuat perencanaan dan penjadwalan memang sangat membantu meningkatkan produktivitas. Namun, yang melakukan keduanya belum banyak. Kayak saya nih, kerja ngga terjadwal dan terencana. Alhasil, setiap hari masih bertanya, "Hari ini mau nulis apa ya?" 
Aduh, jangan ditiru... Mulai sekarang, kebiasaan seperti ini harus dienyahkan.

- Track the Progress --> Nah, kalau sudah melakukan ketiga hal di atas, selanjutnya adalah mengevaluasi progresnya. Adakah yang masih berjalan di luar rencana? Seperti itu.

Thanks to Mbak Puti pokoknya. Materinya singkat tapi padat dan bermanfaat.

Menjadi Orang Tua Cerdas di Era Digital

Mak De ini dipilih karena beliau sudah terbukti sukses mendidik putra-putrinya. Yang pertama sudah kuliah di ITB, lho... Jadi, istilahnya, sudah kenyang dengan asam garam parenting. Hihi...

Kemarin ada yang bertanya, bagaimana cara bijak mengatur screen time anak sementara sekarang sekolah pun pakai HP? Beliau menjawab, luangkan waktu untuk bermain bersama anak, tanpa memegang handphone. Entah itu bersepeda bareng, main karambol, ular tangga, dll.

Lalu, kalau anak hobi nge-game, gimana? Beliau ini emang emak kece banget deh, karena malah menyuruh orang tua untuk main game juga. Intinya, orang tua ngga boleh berhenti belajar. Jadi anak tetap merasa punya teman yang "nyambung" meski di rumah. Hmm, akhir pekan nanti saya mau mabar sama Amay ah. Hihi... 

Cara Jitu Memberdayakan Hobi Jadi Cuan

Melihat Mak Rika, saya jadi makin percaya dengan kata-kata Mbak Puti di awal. Otak kita tidak seperti hardisk yang semakin tua semakin loyo. Buktinya, Mak Rika ini. Beliau sudah 50-an tahun, tapi masih tetap aktif berkarya. Hobinya pun ditekuni dengan baik hingga bisa menghasilkan cuan. Ayo yang muda-muda, jangan mau kalah, yaa... 😊

Setelah sesi Mak Rika selesai, acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Alhamdulillah, peserta sangat antusias, bahkan ada beberapa pertanyaan yang tak sempat ditanyakan karena waktunya yang terbatas. Dan memang, kalau emak-emak sudah ngobrol tuh, waktu berlalu tanpa terasa. Hihi.

Baca: KEB Intimate; Ketika Perempuan Saling Bersinergi

~

Berakhirnya KEB Ngobrol menandakan berakhirnya pula tugas saya. Alhamdulillaaah... Lega bangeeettt. Padahal kemarin sempat mau menyerah mengingat waktu persiapan yang hanya dua mingguan saja. Beruntungnya saya punya teman-teman yang saling support dan siap mem-back up. Asli, kalimat seperti "Semangat, Mak Arin, kalau perlu bantuan bilang aja, nanti kita back up" bisa membuat saya kembali bangkit.

Nah, berhubung sudah jam 12 juga, saya pun kelaparan. Sekarang waktunya makaaann...

Roasted Chicken by Cafe Nue

Saking laparnya, melihat makanan ini saya protes, "Kok ayam?"

Mak Ana menjawab, "Ya kan Roasted Chicken."

Arin: Bukan ikan, ya?

Ayaa, dengan muka juteknya nyamber, "Chicken babi, Mbak." Alhasil kami ngakak semua. Ya Allah Gusti, Dian Sastro butuh Aqua ini.

Ya sudahlah, yang penting sekarang makan sampai kenyang, biar ngga oleng. Wkwkwk...

Beberapa menit menuju jam 13:00, Mak Ranny, dan yang lain siap-siap. KEB Kelas Kreatif segera dimulai. Ada beberapa narasumber dengan tema yang berbeda-beda tiap jamnya. Antara lain:

  1. Curi Perhatian Pembaca dengan Storytelling yang Persuasif oleh Pak Wisnu Nugroho - Writer
  2. Optimasi Instagram 2021 oleh Helga - Instagram and Mobile Photography Enthusiast
  3. Membuat Video Kreatif dengan Mudah oleh Meizal Rossi - Content Creator
  4. Rahasia Kunci Channel Podcast yang Ramai Dikunjungi Audiens oleh Rane Hafied - Kepala Sekolah Podcast Siberkreasi

Asliii, materinya "ndaging" banget. Saya ngga bisa tulis di sini semua karena bakalan puanjaaang. Jujur, waktu 1 jam terasa sangat kurang. Semoga keempat narsum di atas bisa kami undang kembali, yaa... Siapa tahu beliau-beliau ini berkenan mengisi #KEBelajar. 😊

Baca: #ArisanIlmu KEB, Belajar tentang Apa Itu Podcast dan Bagaimana Cara Membuatnya?

~

Setelah kelas terakhir usai, kami pun bertepuk tangan untuk kami sendiri. Mengucapkan selamat pada diri kami, dan bersyukur kepada Allah SWT karena acara berjalan dengan lancar, aman, tentram, dan damai. Alhamdulillah...

Lalu, Mak Ranny buru-buru menyuruh kami "tacap-tacap", karena setelah ini akan ada sesi foto-foto. Di mana? Di Cafe Nue juga. Komplit banget memang fasilitasnya, sampai ada studionya juga.


FLD 2021, road to Ultah ke-9 KEB


Makmin KEB Solo


 

Melihat foto-foto kami, seorang teman berkomentar, "What a nice circle."

Saya hanya bisa menjawab, Alhamdulillah. Karena mereka ini bukan teman biasa. Bersama mereka, saya merasa telah tumbuh menjadi Arinta yang lebih baik dari sebelumnya. 😊

Semoga event kali ini bukan event terakhir yang kita pegang ya, Maks. Aamiin. Sehat-sehat semuanya... Ayaa, lancar lahirannya. Dan untuk KEB, sekali lagi selamat ulang tahun. Semoga semakin menginspirasi, semakin berdaya dan berbudaya. Aamiin. 😘😘


Read More

Resep Makanan Ringan yang Mudah Dibuat untuk Dijual

Sunday, January 3, 2021


Masa pandemi ini memaksa kita untuk menjadi lebih kreatif. Benar-benar, seleksi alam berlaku di sini. Semua terdampak, tidak ada yang tidak. Akan tetapi, pilihan ada di tangan kita. Apakah kita akan menjadi bagian dari mereka yang tetap berusaha tegak meski harus jatuh berkali-kali, atau sebaliknya?

Mungkin banyak yang menyadari, setelah virus corona masuk ke Indonesia, banyak yang memutuskan untuk berjualan demi bisa menyambung hidup. Entah karena ia kehilangan pekerjaan, gaji dipotong oleh perusahaan, atau alasan lainnya. Memang ada yang memandang sinis, merasa kok sekarang semuanya jualan? Namun, bukankah lebih baik apabila kita saling mendukung, supaya roda perekonomian pun berputar?

Untuk teman-teman yang ingin berjualan juga, mungkin kalian bingung. Kira-kira, jualan makanan apa yang laris, ya? Nah, saya sudah rangkumkan beberapa resep makanan untuk dijual online, yang mudah dibuat dan banyak yang minat.

Apa saja itu?

1. Cireng Isi Ayam by @yackikuka

Resep Cemilan Mudah untuk Dijual
Cireng Isi Ayam by @yackikuka

Bahan isian:
- 150 gr dada ayam fillet, rebus hingga matang, suwir-suwir

Bumbu halus:
- 3-4 siung bawang merah
- 2-3 siung bawang putih
- cabe merah + rawit sesuai selera

Bahan cireng:
- 12 sdm tepung tapioka
- 6 sdm tepung terigu
- garam
- air panas secukupnya

Cara membuat isian:
* Tumis ayam suwir dengan bumbu halus di atas. Tambahkan daun jeruk, garam, gula pasir, dan merica bubuk hingga rasanya mantap. Tambahkan air secukupnya, masak hingga bumbu meresap ke suwiran ayam.

Cara membuat cireng:
* Campur tepung tapioka, tepung terigu, dan sedikit garam.
* Panaskan air, tuang secukupnya ke dalam campuran tepung. Jangan terlalu lembek.
* Ambil sekepal adonan, pipihkan dengan gelas atau bekas botol sirup kalau ngga punya rolling pin.
* Tambahkan isian ayam, lalu lipat adonan. Bentuk adonan seperti pastel. Kalau ngga bisa rapi, cukup dipotong dengan mulut gelas saja hingga berbentuk setengah lingkaran.
* Goreng, lalu sajikan.

Untuk lebih jelasnya, langsung saja meluncur ke instagram @yackikuka atau ke YouTube "Fun Cooking with Yackikuka".

Baca juga: Bingung Mau Masak Apa? Nih, Bu, Daftar Menu untuk Seminggu

2. Risoles Mayones

Resep Cemilan untuk Dijual
risoles mayones by www.kayusirih.com

Bahan kulitnya:
- 100 gr tepung terigu (kurang lebih 10 sdm)
- 1 sdt garam
- sedikit kaldu bubuk (optional)
- 3 butir telur
- 250 ml susu cair (bisa juga diganti dengan santan)
- 1 sdm penuh mentega, lelehkan

Bahan isi:
- daging asap, bisa diganti dengan sosis
- telur rebus, bagi menjadi 8 bagian (supaya memudahkan saat melipat)
- mayones
- bisa juga ditambah dengan irisan bawang bombay

Bahan pelapis:
- 1 butir telur kocok lepas, tambahkan sedikit air (ini bisa diganti dengan larutan tepung terigu)
- tepung panir

Cara membuat:
- Campur tepung terigu dengan garam dan kaldu bubuk
- Masukkan telur, aduk searah
- Tambahkan susu cair / santan sedikit demi sedikit hingga adonan menjadi licin dan halus
- Masukkan mentega yang sudah dilelehkan
- Tutup adonan dengan plastik, lalu diamkan kurang lebih 30 menit
- Setelah 30 menit, panaskan wajan. Tak perlu minyak atau margarin lagi karena adonan sudah mengandung margarin
- Tuang 1 sendok sayur adonan, putar-putar hingga membentuk lingkaran tipis
- Lakukan hingga adonan selesai

Penyelesaian:
- Bentangkan dadar kulit, isi dengan daging asap / irisan sosis, telur, mayones, dan  irisan bawang bombay
- Lipat menyerupai amplop, gulung-gulung
- Celupkan ke dalam kocokan telur / larutan tepung terigu tadi, lalu gulingkan ke tepung panir
- Simpan dalam lemari es kurang lebih selama 1 jam, setelah itu goreng dengan api sedang, hingga warnanya berubah menjadi kecoklatan
- Selesai

Baca juga: 5 Resep Makanan Sehat untuk Bayi

3. Cilok Isi Ayam

Cilok Isi Ayam
cilok isi by www.kayusirih.com


Bahan isian:
- 150 gr dada ayam fillet, rebus hingga matang, suwir-suwir

Bumbu halus:
- 3-4 siung bawang merah
- 2-3 siung bawang putih
- setengah butir bawang bombay, cincang halus

Bahan cilok:
- 12 sdm tepung tapioka
- 12 sdm tepung terigu
- irisan daun bawang secukupnya
- 3 siung bawang putih
- garam
- merica
- kaldu bubuk

Cara membuat isian:
* Tumis bawang bombay, masukkan bumbu halus (bawang merah+bawang putih). Masukkan ayam suwir, tambahkan daun jeruk, garam, gula pasir, dan merica bubuk hingga rasanya mantap. Tambahkan air secukupnya, masak hingga bumbu meresap ke suwiran ayam.

Cara membuat cilok:
* Campur tepung tapioka, tepung terigu, dan irisan daun bawang
* Haluskan bawang putih, merica dan garam, masak dalam 500ml air
* Setelah mendidih, tuang perlahan-lahan ke dalam campuran tepung. Ingat, jangan terlalu lembek supaya mudah dibentuk.
* Ambil sejumput adonan, beri isian, lalu bentuk bulat-bulat.
* Rebus air, beri 1 sdm minyak goreng
* Masukkan bulatan-bulatan cilok tadi, rebus hingga mengapung. Jika sudah mengapung, artinya cilok sudah matang.

Untuk saos, kalian bisa membuat saos dengan bumbu kacang, atau jika ingin yang lain dari yang lain, buatlah saos asam pedas manis seperti cilok yang saya buat di atas. Caranya:
* Tumis bawang bombay cincang (kurang lebih setengah butir)
* Masukkan bawang putih + cabai yang sudah dihaluskan
* Tambahkan saos tomat + sedikit saos tiram
* Tambahkan air
* Beri garam, gula pasir, dan kaldu bubuk secukupnya
* Supaya kental, tambahkan larutan maizena ke dalamnya
* Kalau sudah mendidih dan sudah mantul rasanya, matikan api. Saos siap dihidangkan bersama cilok.

Percaya atau tidak, gara-gara saos yang saya buat di atas, saya jadi dapat pesanan cilok berkali-kali. Untuk level pedas saosnya, kalian bisa tanyakan pada pemesan. Mau yang sedang-sedang saja, atau yang bikin huhah? 😁

Resep Cilok Isi

Resep Cilok Isi Ayam

Nah, itu dia 3 ide jualan makanan online yang bisa kalian coba. Resep-resep di atas adalah resep-resep yang mudah sebenarnya, jadi semua bisa membuatnya. Namun, jangan berkecil hati dulu, teman. Jangan khawatir jualanmu nggak laku, karena faktanya banyak orang suka nyemil, tapi males bikin-bikin. Entah karena ngga sempat, atau memang karena malas saja. Nah, orang-orang seperti ini adalah sasaran empuk usaha kuliner. Jadi jangan menyerah, yaa... Coba aja dulu, sambil berdo'a semoga Allah mudahkan segala usaha kita. Aamiin. :)

 


Read More