Langsung ke konten utama

Ikut Lomba Bikin Saya Tahu Cara Embed Video ke Blog

Duh, judulnya...

Ketahuan deh, gapteknya... >_<

Tapi ngga apa-apa, saya mah ngga malu mengakui kekurangan, hehehe...


Jadi gini, ingat kan, beberapa waktu lalu saya ikutan lomba MatahariMall? Belum baca? Ini lho judulnya: Tanggal Tua Mati Gaya? No Way Lah Ya...

Nah, memang saya termasuk nekad. Saya mah bagai anak bawang diantara blogger-blogger kondang. Tulisan-tulisan mereka, wuih jangan tanya. Keren semua!!!

Minder ngga?

Ho oh lah, jangan bolak-balik ditanya...

Tapiii, kalau saya ngga mencoba, saya ngga berkembang dong ya? Minimal, mengembangkan otak gitu, biar mikir dikit. Ya maklum, tiap hari urusannya sama isi diaper, warung sayur, Amay dan Aga, ni otak udah agak mengkerut kali yaa, hihi... Jadi waktu bikin blogpost tentang lomba itu, saya belajar dikiiit, dikit aja karena kalau langsung banyak-banyak malah jadinya lupa.

Memang sih, ada yang bilang, ngapain ikut lomba yang udah pasti kamu kalah? Hihi... Apalagi kalu harus pake like-like-an atau vote-vote-an. Yang nggak populer, mending ngga usah coba-coba deh.. >_<

Ya, seperti yang saya bilang tadi, niatnya beneran bukan ingin menang. Lah, tulisan yang lainnya jauuuuh lebih bagus dari punya saya. Apalagi ditambah infografis yang kreatif-kreatif. Beuh, Arin mah apa atuh, belum bisa bikinnya.

Tapi Alhamdulillah, bersyukur, karena dengan kenekadan ini akhirnya tambah ilmu saya. *siap-siap diketawain.
Iya, saya jadi tau cara embedding video ke dalam blog.


Awalnya, saya mau minta bantuan suami. "Pa, embed video itu gimana sih?" tanya saya. Eh, suami malah jawab, "Embed masa' ngga bisa? Gampang koq. Pasti bisa lah..."


Yee..orang beneran ngga ngerti, udah dipasti-pastiin bisa aja. :(

Ya akhirnya saya tanya google dong, habis Pak Yopie gitu sih. Huuu... Lalu dimulailah sesi belajar dengan metode "Cara Belajar Istri Aktif".

Hasil googling itu saya praktekkan. Jadi, embed itu artinya: 1. menanamkan, 2. melekatkan, 3. menyimpan.
Jadi, kita ngga perlu download video lalu mengupload ke dalam blog post. Tapi cukup melekatkan saja.

Contoh yaa...

1. Saya pergi ke link youtube yang dimaksud

2. Saya klik Share, kemudian Embed 




3. Di bawah kata Embed, ada sebuah link disana. Itu bisa di copy. Tapi sebelum itu, klik show more, dan kita bisa memilih ukuran video yang akan kita tampilkan. Kalau sudah dipilih, misalnya 560 x 315, link yang tadi bisa di copy.


4. Paste link tadi di postinganmu. Pilih mode HTML nya yaa.. Untuk membuat rata tengah, tambahkan kode <center></center> diantara link tadi. Fotonya saya pinjam yaa.. :)

foto pinjam dari sini 


5. Selesaaaii.. Tinggal klik publish, lalu videomu akan muncul sendiri. 

Hehe, buat emak-emak macam saya, ini cukup bikin ngos-ngosan, tapi puass.. 

Besok lagi, ikut lomba lagi, lalu belajar apa lagi ya? :D



Komentar

  1. Sukses ya Mbk, hihi ala bisa karena terpaksa eh ikut lomba hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi, iya betul. ala bisa karena terpaksa. :D

      Hapus
  2. wihh hebat dong mba ikutan lomba dapat banyak manfaat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. he eh Mas, hehe.. kalau ngga gini ngga belajar. :D

      Hapus
  3. Sebagai bloger awam saya suka kata kata kalau tudak mencoba kapan mau berkembang hehehe

    BalasHapus
  4. Wah makasih ya mbak infonya, aku malah jarang embed video nih, nanti mau nyoba ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siiip.. Pasti mau masukin lagu.. :D :p

      Hapus
  5. Ngacung jempol jg nih. blm pernh soalnya.ha..ha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi..makasiiih.. Kalau ngga gini saya ngga tambah ilmunya..wkwkwkw

      Hapus
  6. Lho, mbak, di blog spot kan ada yang lebih praktis. Ada icon video. Langsung embed gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gimana? gimana? ajarin juga dong

      Hapus
    2. Iya ada dua cara memang. Tapi aku lbh mudeng yg ini Mba..xixixi

      Hapus
  7. Hihihi...saya nekat ikutan ya biar terus tersulut belajar, mbak. Kalo nggak ikutan, ya kita bakalan segini-gini aja. Walau gak menang, yang penting kan kita udah masuk para pejuang. Hihihi.

    Kalau saya langsung klik video yang disuruh embed, copy url, terus klik ikon video, klik "from youtube" lalu paste. Udah jadi... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba..xixixi.. Ada dua cara memang, tp saya pilih yg ini krn lbh mudah buat saya. :D

      Hapus
  8. Gitu aja gak bisa..wkwkwk :p

    BalasHapus
  9. Mbaaaak..aku malah baru tau... hihihihi

    BalasHapus
  10. setuju deh sama mbak arintaa.. kadang ikutan GA bukan cuma pingin menang, tp yang lebih penting untuk berkembang, sama ninggalin jejak, hehehe :D silaturahmi sekalian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bangeeet Mba.. Saling ninggalin jejak bikin teman tambah banyak. :)

      Hapus
  11. Kalau menang alahmdulilah ngak menang tetep dpt ilmu ya mbak heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul..jadi ngga ada ruginya.. Hihi..

      Hapus
  12. hihihi.... awal2 saya juga pusing ini masukin video dari youtube gimana gitu... tapi lama2 bisa juga horeee hehehe

    BalasHapus
  13. Tos donk mak, hihihi...krn butuh ahirnya bljar deh ya..sukses buat lombanya mak

    BalasHapus
  14. waah keren nih tutorialnya, simple.
    Iya sih, kalau kita ikut-ikut lomba atau event, kita bisa belajar hal baru, salam kenal ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba.. Ada dua cara sebenarnya. Tp kemarin saya pakai cara ini. :D

      Hapus
  15. Keren..bisa gak lewat andeoid

    BalasHapus
  16. Makasih sharringnya ya Mba.. Aku juga baru tahu cara embed video untuk lomba blog.. ternyata harus ke youtube dulu..save link-nya dan dipaste pada tempat yang akan kita copy.. Haha..setelah tahu caranya merasa seperti orang yg benar2 gaptek IT selama ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama Mbaaa.. ada dua cara koq Mba, tapi saya pilih ini. termasuk gampang insya Allah.. :)

      Hapus
  17. Dan tante mbul blom tauk juga cara embed videoooo
    #kudet yg mnular

    BalasHapus
    Balasan
    1. masaaa?? tapi sekarang udah ngerti kan? hihi..

      Hapus
  18. Ha...ha, aku juga bisa krn ikut lomba ini mb. Horee, tmn gaptek banyak :-D. Awalnya aku download dulu...trus gitu nggak jadi. Mesti konsul alias nanya ke mbak diah-damarojat....baru berhasil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ikut lomba ada hikmahnya ya Mba..meski ngga menang, hihi

      Hapus
  19. Betul mak, ikut lomba jadi tahu banyak hal :D
    Kalo di WP mah lebih asik embednya :D tinggal copas saja URL videonya di postingan nggak dua detik *cliing* langsung muncul hehehhe

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Born To Be Genius; Webinar Parenting Bersama Tigaraksa

Pada tanggal 12 Oktober lalu, saya mengikuti sebuah Webinar yang diadakan oleh PT. Tigaraksa Satria. For your information, PT. Tigaraksa Satria adalah sebuah perusahaan perdagangan yang memiliki divisi untuk mengembangkan cara menstimulasi otak balita agar tumbuh optimal.
Saya mengetahui adanya Webinar ini dari seorang teman semasa SMP, Endah Ediyati namanya. Kebetulan beliau bekerja di perusahaan ini. Hhmmm, pantas saja ya, Mbak Adhwa putrinya kelihatan cerdas. Pasti stimulasi yang diberikan oleh orang tuanya juga optimal.
Stimulasi. Kata ini menjadi salah satu faktor penentu, agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Jangan lupa, cerdas itu tidak hanya pandai Matematika saja ya... Masih ingat dengan 8 jenis kecerdasan menurut Howard Gardner yang terkenal dengan sebutan Multiple Intelligence?
Nah, mendukung pernyataan tadi, Dr. Thomas Armstrong mengatakan bahwa, "Every child is genius." Sayangnya, lingkungannya lah yang terkadang melumpuhkan kejeniusan ini. …

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …