Langsung ke konten utama

Amay, Cita-Cita dan Morinaga Chil-Go!

Bicara tentang Amay, berarti bicara tentang anak berumur 5 tahun. Tentang kegiatannya, tentang sekolahnya, juga tentang cita-citanya.

Kegiatan rutin Amay setiap Senin hingga Jum'at, adalah pergi ke sekolah. Hari Senin sampai Kamis, ia akan pulang pukul 12:30, sementara di hari Jum'at, sekolah berakhir pukul 11:00 siang. Sekolahnya tidak terlalu jauh dari rumah. Saya sengaja memilih yang dekat dengan rumah, agar tak terlalu repot saat mengantar dan menjemputnya, mengingat saya masih punya bayi yang beranjak gede, yaitu Aga yang berumur 20 bulan. Beruntungnya, di dekat tempat tinggal saya ada TK Islam Terpadu yang insya Allah bagus dan sesuai dengan keinginan saya.

Amay sekolah

Pulang sekolah, biasanya Amay akan bermain di rumah dengan saya dan adiknya. Ia hampir tak pernah tidur siang. Entahlah, susah sekali diajak tidur siang. Jam 4 sore, adalah saatnya bermain dengan teman-teman kecil di sekitar rumah.

Tentang cita-cita, beberapa kali Amay berganti keinginan. Pernah dia berkata, "Mas Amay mau kerja kayak Papa aja, bikin rumah," sewaktu melihat papanya yang berprofesi sebagai seorang Arsitek, menggambar desain rumah kliennya. Namun di lain waktu, saat kami terbang dari Jogja menuju Makassar, ia juga mengatakan ingin menjadi seorang Pilot. "Terbang 'kan enak, Ma..." katanya beralasan. Akan tetapi, keinginan itu masih berubah-ubah, bahkan saat di sekolahnya diadakan "costume party", dimana anak-anak diminta berpakaian sesuai cita-cita, Amay justru memilih menjadi pemain sepak bola.


Amay dan cita-cita
Sebagai orang tua, saya berusaha mendukung setiap pilihannya, asal itu baik baginya. Dukungan ini tentu saja bukan hanya berbentuk kata-kata semangat, namun juga niat untuk memberikan pendidikan terbaik untuknya.

Ada beberapa cara yang saya lakukan untuk mempersiapkan tabungan pendidikan bagi Amay dan Aga. Salah satunya dengan menyisihkan sebagian uang belanja harian untuk mereka. Selain itu, saat ini saya sedang mengikuti Program Bekal Masa Depan yang diselenggarakan oleh Morinaga Chil-Go! Hadiahnya besar lho. Ada Dana Asuransi untuk Pendidikan senilai total 3 Milyar Rupiah, juga ribuan voucher yang akan dibagikan sebagai hadiah hiburan. Kunjungi www.BekalMasaDepan.com saja untuk lebih detailnya.

Barangkali teman-teman mau ikutan juga? Caranya mudah koq, ada yang secara online, ada pula yang offline. Ini ya langkah-langkahnya:

Mekanisme Pendaftaran Online
1. Ayah atau Bunda perlu membeli Morinaga Chil-Go! minimal 6 botol di www.orami.com atau www.kalbestore.com dalam satu kali transaksi pembelian untuk mendapatkan kode unik. Kode unik akan dikirimkan melalui email selambat-lambatnya 2x24 jam setelah pembayaran diterima. Kode unik ini akan berlaku selama 30 hari hitungan kalender setelah dikirimkan. Artinya, pengiriman ide hanya akan diterima pada periode yang sama.

2. Setelah mendapatkan kode unik tersebut, Ayah atau Bunda dapat melakukan registrasi melalui www.BekalMasaDepan.com. Ayah atau Bunda bisa memilih kecerdasan mana yang sesuai dengan kecerdasan majemuk pilihan Ayah atau Bunda tentang bagaimana cara Ayah atau Bunda mencerdaskan Si Kecil agar menjadi Generasi Platinum yang multitalenta.

3. Ayah atau Bunda dapat menambahkan foto atau video untuk mendukung ide yang dituliskan.


Mekanisme Pendaftaran Offline
1. Ayah atau Bunda perlu membeli Morinaga Chil-Go! minimal 6 botol dalam 1 struk transaksi pembelian di toko-toko retail yang bekerjasama yang tercantum dalam website www.BekalMasaDepan.com termasuk Hypermart, Supermarket, dan minimarket (saya membeli di Alfamidi) berlaku kelipatan dimana pembelian dilakukan selama periode program.

struk pembelian Morinaga Chil-Go!
2. Ayah atau Bunda harus mengirimkan struk pembelian dan formulir pendaftaran ke PT. Bounche Indonesia dengan alamat Thamrin City Office Park AA03-AA05, Jl. Boulevard Teluk Betung - Jakarta 10240. Formulir dapat diunduh di www.BekalMasaDepan.com.

formulir yang telah saya unduh dari www.BekalMasaDepan.com

3. Ayah atau Bunda wajib menyimpan bukti pengiriman. Bukti struk pembelian yang dianggap sah adalah struk pembelian yang diterbitkan oleh toko-toko retail yang tercantum di www.BekalMasaDepan.Com. Struk yang berlaku adalah struk asli pembelian produk Morinaga Chil-Go! yang diterima oleh PT Bounche Indonesia selambat-lambatnya 30 hari kalender dari tanggal yang tercantum dalam struk. Pihak penyelenggara akan memberikan kode unik terhadap berkas yang diterima setelah melakukan verifikasi 5x24 jam.

4. Kode unik akan dikirimkan melalui email dan SMS yang dapat berlaku selama 30 hari kalender setelah dikirimkan. Artinya, pengiriman ide hanya akan diterima pada periode yang sama.

saya dapat SMS tentang kode unik

5. Setelah mendapatkan kode unik tersebut, Ayah atau Bunda dapat melakukan registrasi melalui www.BekalMasaDepan.com. Ayah atau Bunda bisa memilih kecerdasan mana yang sesuai dengan kecerdasan majemuk pilihan Ayah atau Bunda tentang bagaimana cara Ayah atau Bunda mencerdaskan Si Kecil agar menjadi Generasi Platinum yang multitalenta.

jika belum daftar, klik "daftar". jika sudah pernah mendaftar, klik "masuk"

mendaftar Morinaga Chil-Go!

saya menuliskan stimulasi kecerdasan visual spatial dengan permainan yang saya buat

saya mengupload foto dan video

cerita saya menunggu diverifikasi


6. Ayah atau Bunda dapat menambahkan foto atau video untuk mendukung ide yang dituliskan.

Ini Video saya: 


Jadi tunggu apa lagi, yuk buruan ikutan mumpung masih banyak waktu. Siapa tahu kita jadi salah satu pemenangnya, ya 'kan? :)
Untuk info yang lebih lengkap, Ayah/Bunda bisa mengunjungi : 
Website: www.BekalMasaDepan.com
Facebook: Morinaga Platinum
Twitter: @Morinagaid
Instagram: @MorinagaPlatinum

Komentar

  1. Wuaaa... keren mak
    Bisa dicoba nih sama arjuna

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasiiih Mak.. iya Mak, buat seseruan.. :D

      Hapus
  2. Saya juga mau ikutan ah program BMD nya.

    BalasHapus
  3. ini kesukaan anakku Hana, hahahha gegara liat iklannya di tipi

    BalasHapus
  4. aih...mainan dari botol bekas chil go nya boleh dicoba nih...

    BalasHapus
  5. sejak usia tiga tahun cita-cita anak saya pengen jadi pilot Mba, sampai saat ini saya tanya apa cita-citanya jawabannya masih sama, semoga kelak anak-anak kita dapat mencapai cita-cita mereka yah Mba, amin..

    BalasHapus
  6. Mainannya bagus Mbak... $_$
    asyik ya kalau bisa bikin mainan untuk anaknya. Yang di sini sering minta diajak bikin mainan masa kecil suami. Hiihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. :o

      suaminya minta dikasih mainan apa Mam? :v

      Hapus
  7. Berarti ada ribuan peluang mendapatkan hadiah hiburan yang asyik-asyik itu ya Mbak. Mau ikut ah

    BalasHapus
  8. Wah...apapun cita2 Amay semoga terkabul ya. Tugas mamanya menyiapkan bekal masa depan Dede Amay...hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin Bu.. iya, tugas mama papanya, hihi..

      Hapus
  9. Coba bikin ah mainannya mbak..semoga menang ya mbakk hehehehe

    BalasHapus
  10. Mainannya. Nyontek buat Kevin yak. 😊

    BalasHapus
  11. Wah mau coba buat mainan kaya gitu ah, buat keponakanku hihi

    BalasHapus
  12. Apapun cita-citanya Mas Amay, semoga tercapai ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin aamiin aamiin, makasiiih Mba.. :)

      Hapus
  13. Tertarik deh dengan program ini ;)
    Teteup yes, akoh sukak videonya makkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixi..lupaaa mau tanya sama suami cara bikinnya.. :D

      Hapus

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Pos populer dari blog ini

Belajar Tegar dari Seorang Widi Utami, Blogger Perempuan Penyandang Tunarungu yang Sarat Prestasi

Kalau kita, mendengar dengan telinga, maka ia, mendengar dengan mata. Satu yang ditakutinya, gelap. Karena di tengah kegelapan, bukan saja ia tak bisa melihat, namun ia juga tak bisa mendengar.
Widi Utami namanya. Blogger sholihah, yang punya banyak cita-cita mulia. Ia adalah penulis yang hebat, meski di usianya yang ke empat, ia harus kehilangan fungsi indra pendengarnya karena jatuh saat berlari menyambut sang kakak.

Saya sering berbincang dengannya, karena saya, Mbak Widut (begitu kami akrab menyapanya) dan Mbak Rani, membentuk sebuah grup yang iseng kami beri nama #BloggerKAH. Nama #BloggerKAH diambil dari huruf depan nama anak-anak kami; Kevin, Amay & Aga, juga Han. 
Mbak Widut adalah penulis berbakat. Kalau teman-teman ingin membaca tulisan-tulisannya, blognya ada 2; widutblog.blogspot.co.id dan widiutami.com. Ia sudah mempunyai sebuah buku berjudul "Mahkota untuk Emak", yang saat launchingnya dihadiri oleh penulis terkenal Habiburrahman El Shirazy. Memang di buku …

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Esther Ariesta, Blogger Perempuan yang Seorang Vegetarian

Esther Ariesta, seorang blogger lulusan Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya, yang pernah tinggal di Bali, dan sejak desember tahun lalu menetap di Finlandia setelah menikah dengan pria asal negara itu. Oya, first of all, saya ingin kembali mengucapkan selamat atas pernikahannya. Semoga pernikahannya membawa kebahagiaan, hingga maut memisahkan.
Membaca blognya, saya langsung tertarik untuk membahas tentang vegetarian. Iya, sejak 24 Desember 2015 lalu, Mbak Esther memang memutuskan untuk menjadi 100% vegetarian. Itu keputusannya, karena ia mengasihi binatang. Memang, vegetarian tak melulu soal kepercayaan suatu agama, tapi bisa juga karena alasan kesehatan, atau simply karena menyayangi binatang. Seperti definisi Vegetarian berikut ini: a person who does not eat meat, and sometimes other animal products, especially for moral, religious, or health reasons.
Menjadi vegetarian pun ada macamnya. Ada yang full 100% seperti Mbak Esther, tetapi ada juga yang masih mengonsumsi produk hewani sepe…