Langsung ke konten utama

Dari Doraemon, SS Cooking Oil, Sampai Smartwatch Terbaik

Gini... Tulisan ini, jujur, berawal dari uraian keinginan-keinginan saya yang buanyaaak sekali, seperti soundtrack-nya Doraemon: "ingin ini ingin itu banyak sekali..."

Dan karena "Semua semua semua, dapat dikabulkan. Dapat dikabulkan dengan kantong ajaib," jadi setiap punya keinginan, seringnya jadi berandai-andai --> boleh pinjem kantong Doraemon ngga

Saat pengen pulang nengokin Bapak, dan ternyata tiket Prameks (Solo-Kutoarjo) sulit banget didapatkan, yang ada di pikiran adalah "Andai pintu ajaibnya Doraemon beneran ada." Yah, gitu deh, dikit-dikit Doraemon, dikit-dikit Doraemon.

Padahaaaalll....

Dari Q.S Al Ikhlas ayat 2, sudah jelas, seharusnya hanya Allah satu-satunya tempat kita bergantung. Dan, ada larangan untuk berandai-andai juga, sebab segala sesuatu terjadi karena adanya Takdir, yang bahkan telah tertulis di lauh mahfuzh. 

Rasulullah SAW bersabda, "Bersemangatlah untuk meraih segala hal yang bermanfaat bagimu. Mintalah pertolongan Allah dan jangan lemah. Apabila engkau tertimpa sesuatu (yang tidak menyenangkan) janganlah berkata, 'Seandainya aku dulu berbuat begini niscaya akan menjadi begini dan begitu' Akan tetapi katakanlah, "QaddarAllahu wa maa syaa'a fa'ala, Allah telah menakdirkan, terserah apa yang diputuskan-Nya'. Karena perkataan seandainya dapat membuka perbuatan syaithan." (HR. Muslim)

Jleb!

Lalu setelah saya menyadari kekeliruan saya itu, kemudian saya kenal Heart Field dari tante Diba. Sebenarnya ada banyak istilah lainnya sih, intinya mah positive thinking aja, karena Allah itu sebagaimana prasangka makhluq-Nya. Setelah mempraktekkan Heart Field, usaha saya mengganti kecewa dengan rasa bahagia, saya kini menjadi lebih pasrah, lebih plong, lebih nrimo ing pandum, dan sedang berusaha untuk selalu positive thinking setiap saat. 

Sekarang, berandai-andainya saya ganti dengan berdo'a. Bukan, "Seandainya nanti aku bla bla bla...", melainkan, "Semoga nanti aku bla bla bla..."


Ini kejadian beberapa minggu lalu, dan Allah memperlihatkan bahwa Dia bisa mendengar setiap bisikan kita;


1. Saat butuh botol minyak, saya dihadiahi Seasoning Set Cooking Oil oleh sahabat saya.

Ketika pindahan rumah akhir tahun lalu, kami tidak langsung memboyong benda-benda berat. Kami mencicil yang kecil-kecil. Tidur pun pakai kasur lipat. Kenapa? Karena Mas Yopie belum libur, dan memang rencana memindah barang-barang yang berat adalah saat libur Natal.

Kompor gas pun kami angkut saat Bapak dan saudara-saudara datang ke Solo. Maksudnya, supaya di rumah sana saya bisa membuatkan teh hangat. 

Nah, saat akan membawa kompor gas itu, Si Opik melihat minyak goreng di dapur. Minyak goreng itu masih penuh, karena kemasannya baru dibuka. Dan kebetulan beberapa hari sebelumnya, botol minyak goreng yang biasanya kami pakai, dibuang Mas Yopie waktu beberes. Soalnya udah lama juga ngga ganti-ganti, jadi agak kotor gitu deh.

Opik bingung dong, gimana bawa minyaknya? Takutnya tumpah kan, karena memang masih penuh. Lalu saya kasih solusi, "Yowis, dikuncir pake karet, jal..." sambil saya berbisik lirih, "Nanti kapan-kapan semoga bisa punya botol minyak yang bagus deh..." *lalu senyum. ☺❤

Tak disangka, beberapa hari kemudian ketika kami beberes rumah di perumahan lama, ada tamu gadis kecil. Dia membawa sebuah bingkisan, "Ini dari Mama buat Tante Arin," katanya. Kemudian, setelah mengucap terima kasih pada sang mama melalui WA, saya membuka bingkisan itu. 

Ya Allah, sukaaaaa banget dengan hadiahnya. Dua buah botol minyak, merk paling terkenal di kalangan emak-emak, berwarna pink cantiiiik. Ya Allah, Alhamdulillah, bahagianya saya. Allah sudah memberi yang saya butuhkan, lewat tangan sahabat saya. ☺❤





2. Saat terlintas di pikiran ingin membelikan baju baru untuk anak-anak, tiba-tiba Nin (mama mertua) datang. Hari kamis minggu lalu, Mama datang dari Makassar ke Solo. Keinginan untuk membeli baju anak-anak pun entah bagaimana bisa terlupakan, hehe... Tapi tiba-tiba waktu Mama mengajak kami jalan-jalan ke Matahari, Mama memilihkan baju untuk Amay dan Aga. Ya Allah, luar biasanya Dia. Allah selalu hadir saat kami membutuhkan-Nya. ☺❤


3. Ini sudah agak lama. Ketika Mas Yopie sedang berencana menggiatkan olahraga biar badan semakin sehat dan bugar (Mas Yopie udah beli baju setelan buat bersepeda segala loh...) tiba-tiba saya dapat hadiah smartband. Saya ngga paham fungsi smartband ini sebelumnya, lalu setelah tanya-tanya teman-teman #BloggerSolo, ternyata si smartband ini adalah perpaduan antara jam tangan dengan teknologi canggih berbasis microprosesor. Smartband ini disambungkan ke handphone melalui bluetooth. Jadi ngga hanya sekedar jam tangan aja, dia bisa dipakai waktu olahraga karena ada fitur kebugaran (fitness) juga. Hahaha, koq pas banget ya? Meski smartband yang saya punya bukan merupakan Smartwatch terbaik tapi setidaknya bisa dipakai sama Mas Yopie. Wkwkwkwk...enak to punya istri macam aku? *Ups, ngga boleh sombong, nanti Allah murka*

Dan sebenarnya selain tiga cerita di atas, sebelum-sebelumnya saya sudah sering merasakan kehadiran-Nya setiap kali saya menginginkan atau membayangkan sesuatu. Ngga perlu ditulis semua lah ya, ntar kepanjangan, hehe... Baca tulisan saya tentang Heart Field aja deh, disitu ada pengalaman saya beberapa bulan lalu. Pokoknya, positive thinking selalu pada Allah. Allah itu senang mendengar hamba-Nya meminta, makanya jangan bosan-bosan berdo'a. 

Sekarang, saya sedang menginginkan handphone baru. Dananya sih belum ada, hehehe... Tapi setelah tanya-tanya sama Mas Tuxlin (bukan nama sebenarnya, haha, kalau ditulis namanya disini ntar dia jadi femes lagi :p), saya jadi punya bayangan pengen HP apa. Dan memang waktu ngecek HP yang disarankan Mas Tuxlin itu di Elevenia, harganya memang sekitar itu lah, ngga beda jauh. 


Yah, sekarang tinggal berdoa, semoga Allah mengabulkan keinginan saya yang ini. Aamiin.. Aamiinkan juga yaa, semoga yang mengaminkan, harapannya juga bisa segera diwujudkan oleh-Nya.☺☺☺

Komentar

  1. Habis mbaca postingan ini...aku pngen berdoa banyak....semoga di dengar, dikabulkan....
    Nice sharing...☺

    BalasHapus
  2. wealah mbak... sebut aja namanya kali. toh memang udah terkenal mas tuxlin mah :D
    betewe, terima kasih ya tulisan hadisnya ngingetin saya untuk mengurangi berandai-andai dan makin banyakin ikhtiarnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha doi langsung muncul tuh.. panggil namanya 2x, dan dia akan menampakkan diri. :D

      Hapus
  3. Wah nama saya sudah disebut 2x, maka saya datang... Ahihi... :D

    Baca artikel ini, jadi inget tahun kemarin. Apa yang kita inginkan kadang belum tentu jadi kebutuhan kita. Alhamdulilah, Allah memberikan apa yang saya butuhkan. Walo bagemana, tetep semangat dalam berusaha dan berdoa! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk... udah tak sebut tuh, softselling ini, ntar jangan kaget kalo terima invoice yak :p

      Hapus
  4. Kalau kata Pak Guru, orang yang suka berandai2, tandanya kurang syukur. Eh, saya juga suka berandai2, bayangin punya ini itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mba, makanya sekarang saya jarang berandai-andai, walaupun masih suka lupa. :D

      Hapus
  5. Semoga dikabulkan semua, Mbak. Aku juga pengen punya ss cooking oil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, semoga njenengan juga segera punya yaa, :)

      Hapus
  6. Andai ada doraemon. :'D Eh, keceplosan. :'D

    BalasHapus
  7. Ya Allah, semoga mbak Arin mendapatkan yang ini, amiin..…

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin Mba..semoga Mba Nana juga dikabulkan doanya yaa.. :)

      Hapus
  8. Semoga tercapai ya mbak Arin buat hp baru nya, btw bisikin dong jenis hpnya ��

    BalasHapus
  9. Semoga tahun ini aku punya mobil dan punya rumah baru. Aamiin. *numpang ndonga
    Andai Doraemon benar-benar ada, aku mau satu saja ya Allah :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. dikandani jangan berandai-andai koq, apalagi minta sama doraemon..duuuh

      Hapus
  10. Hlah.. enake.. haha... mungkin sabar juga kunci yang harus dipegang ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mba Inuel. Sabar. Kalo udah minta tapi ngga sabaran, yang mau ngasih juga males kan? hehe

      Hapus
  11. Begitulah mbak Arin itu orang sederhana dan hidup paspasan. Pas butuh ehhh pas ada ajah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Bu Ima...kata bapak, yang kayak gitu malah barokah. :D

      Hapus
  12. yang penting hidup selalu bersyukur ya mbak

    BalasHapus
  13. Uti suka tulisannya
    Begitu lah kita mewujudkan rasa syukur kita
    Dan itu mrmbahagiskan sekali
    Selamat menrmpwti rumah baru semoga full barokah untuk semua penghuninya

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin aamiin Utiii.. makasih doanya. :)

      Hapus
  14. Khusnudzon pd Allah. Kdg rizki itu gak disangka datangnya

    BalasHapus
  15. Kdg aku ngayal dg cara cepat, jin pengabul misalnya. Tp Allah slalu ngingetin biar kita bersyukur

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, iyaa.. sebut 3 permintaan, gitu ya Mba?

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Berkat Theragran-M, Badan Bugar, Flu Hengkang

Disclaimer: Postingan ini benar-benar ditulis berdasar pengalaman pribadi. Jika ada perbedaan hasil dengan pengalaman orang lain, maka penulis tidak bertanggung jawab. :)


Di dua malam, tepatnya tanggal 16 dan 17 September, Solo diguyur hujan. Lebat sekali. Sampai-sampai, Minggu pagi tanggal 18, udara terasa begitu dingin. Ini adalah keadaan yang luar biasa, karena biasanya udara Solo selalu terasa panas, baik siang maupun malam.
Singkat kata, pagi itu saya beraktivitas seperti biasa. Setelah mencuci piring dan mencuci baju, saya bersiap untuk memasak. Tiba-tiba, terasa ada yang tak beres di badan. Berulang kali saya bersendawa, kepala jadi berat, dan leher pun terasa kaku. Saya menghampiri Mas Yopie, meminta tolong agar beliau membaluri punggung, pundak dan leher dengan minyak kayu putih.

Oya, cerita ini sebelumnya pernah saya tuliskan di instagram saya @arinta.adiningtyas
Setelah beristirahat sejenak dan badan terasa lebih enak, saya melanjutkan rencana memasak yang tertunda tadi. Ka…

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Gara-Gara Upin dan Ipin

Siapa tak kenal Upin Ipin? Serial animasi yang diimpor dari negeri tetangga ini setiap hari menghiasi layar kaca. Meskipun tak sedikit yang mengkritik acara ini, terutama karena adanya tokoh Bang Sally yang sedikit melambai, tapi jujur saja saya tetap suka dan tetap menyuguhkannya untuk anak-anak.
Memangnya, nggak khawatir anak-anak akan jadi gagap bahasa? Hehe, terus terang, tidak. Malah, anak-anak (Amay khususnya, karena Aga belum bisa bicara), jadi makin bertambah kosa-katanya. Amay jadi tahu bahwa di Malaysia, sepatu disebut kasut, dan sepeda disebut basikal. 
Tentu, sebelumnya saya jelaskan juga bahwa bahasa Melayu sedikit berbeda dengan bahasa Indonesia. Misalnya pada kata seronok, jika di Indonesia kata ini berkonotasi negatif (meskipun di KBBI, seronok memiliki arti; menyenangkan hati, sedap dilihat), maka di Malaysia sana, kata seronok berarti bahagia. 
Lalu, apa saja sih, pengaruh positif yang saya (dan anak-anak) dapat setelah (ikut) menonton Upin Ipin?
1. Gara-gara Upin Ipin, …