Langsung ke konten utama

Beragam Mitos dan Fakta Tentang Anyang-Anyangan, PRIVE URI-CRAN Datang Membawa Jawaban

Pernah mengalami anyang-anyangan? Jangan disepelekan, lho... Ingat Aldilla Jelita, istri Indra Bekti, yang harus kehilangan buah hatinya beberapa waktu lalu? Konon itu juga disebabkan oleh infeksi saluran kemih atau anyang-anyangan.

Memang, jika tidak segera ditangani, anyang-anyangan dapat membawa risiko serius, seperti kerusakan ginjal akibat infeksi ginjal akut, terutama pada anak-anak. Pada ibu hamil, anyang-anyangan yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau bayi lahir dengan berat badan lahir rendah. 

Lalu, apa sih penyebab anyang-anyangan?

Anyang-anyangan disebabkan oleh adanya bakteri E-coli yang menempel pada dinding saluran kemih / saluran kencing.

Anyang-anyangan memang tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Namun kondisi di bawah ini bisa jadi merupakan tanda bahwa kita mengalami anyang-anyangan. Ciri-ciri anyang-anyangan antara lain:
1. Hasrat berlebih untuk buang air kecil.
2. Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
3. Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
4. Jika terjadi pada pria, akan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
5. Rasa sakit ketika buang air kecil.
6. Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.
7. Merasa lelah dan kurang sehat.
8. Demam.

Anyang-anyangan dapat terjadi pada lima dari sepuluh orang. Meski begitu, kita dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit ini dengan melakukan beberapa hal berikut ini;
1. Menghindari minuman yang berisiko menimbulkan iritasi pada kandung kemih, seperti; minuman ringan yang mengandung jeruk, minuman keras/alkohol, dan minuman berkafein.
2. Mengonsumsi cukup air mineral untuk mengeluarkan bakteri dan memperlancar pembuangan urine.
3. Membasuh kemaluan dari depan ke belakang setelah buang air besar maupun buang air kecil, untuk mengurangi penyebaran bakteri dari anus ke vagina dan saluran kencing. Seperti kita tahu, bkteri E. Coli yang menjadi penyebab anyang-anyangan itu, banyak sekali terdapat di dalam feses. Maka, dalam beristinja' pun harus memperhatikan cara yang benar.
4. Segeralah buang air kecil dan konsumsi air mineral setelah bersenggama / berhubungan seksual.
5. Sebaiknya hindari menggunakan produk untuk area kewanitaan, seperti semprotan deodoran atau bedak yang berisiko menimbulkan iritasi. Ini niiih, kadang kita tergiur dengan iklan atau promosi, yang katanya bisa membuat Mrs. V kesat. Sebaiknya lebih berhati-hati memasukkan atau menggunakan sesuatu yang berhubungan dengan organ sensitif ini.


Nah, ini ada mitos dan fakta tentang anyang-anyangan yang penting banget untuk kita ketahui.

1. Minum air panas yang dicampur air dingin / air es, konon bisa menyebabkan anyang-anyangan. Benarkah?

Kadang, saat minum teh dan saya ingin bersegera menyeruputnya, namun air teh dalam gelas tersebut masih panas, saya menambahnya dengan air dingin. Tujuannya adalah agar suhunya turun dan bisa segera dinikmati. Tapi suatu hari ketika adik saya melihatnya, dia melarang, “Jangan! Nanti bisa anyang-anyangan lho.”

Benarkah mengonsumsi air panas yang dicampur air dingin dapat menyebabkan anyang-anyangan?

FAKTANYA:
Air panas yang dicampur es batu tidaklah berbahaya, dan bukan menjadi penyebab timbulnya anyang-anyangan. Jadi, tidak mengapa jika keduanya dicampur, karena justru pencampuran keduanya dapt menurunkan suhu, sehingga suhu minuman tersebut bisa lebih diterima oleh tubuh.
Yang tidak boleh dilakukan adalah mengonsumsi makanan/minuman yang suhunya jauh berbeda secara bersamaan. Misalnya, makan bakso panas dan minum es jeruk dalam waktu bersamaan. Perbedan suhu yang signifikan ini dapat menyebabkan kerusakan gigi. 

Penyebab anyang-anyangan sendiri, pada umumnya adalah sebagai berikut:
* Kurang mengonsumsi air mineral. 
* Sering menahan hasrat BAK / buang air kecil.
* Membersihkan alat kelamin dengan cara yang tidak benar, yaitu dari belakang ke depan.


2. Cara tradisional ini bisa menyembuhkan anyang-anyangan. Mengikat jempol kaki dengan menggunakan merang/karet gelang.

FAKTANYA: Meski pada beberapa orang cara ini berhasil, namun banyak juga yang mengeluh bahwa cara ini tidak efektif. Sebenarnya mengikat jempol kaki ini berhubungan dengan pijat refleksi, jadi harus dilakukan oleh profesional.

sumber foto terlampir

Tapi jika ingin mencoba, tak ada salahnya juga. Ikhtiar untuk kesembuhan itu kan harus. ☺

Bentuk ikhtiar yang lain, bisa juga dengan mengonsumsi obat. PRIVE URI-CRAN bisa jadi salah satu cara mengatasi anyang-anyangan. PRIVE URI-CRAN mengandung ekstrak cranberries yang Proantocyanidin-nya dipercaya mampu menangkap dan mencegah bakteri E. Coli menempel di dinding saluran kemih.


PRIVE URI-CRAN untuk obat anyang-anyangan

Semua orang baik laki-laki maupun perempuan dapat mengidap anyang-anyangan, namun ada yang lebih berisiko mengalami situasi ini, yaitu:
1. Wanita. Karena saluran kencingnya lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.
2. Wanita yang aktif secara seksual.
3. Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi, terutama kontrasepsi diafragma dan spermisida.
4. Orang yang memiliki kelainan saluran kemih bawaan sejak lahir, yang menyebabkan urine tidak dapat keluar dari tubuh secara normal  atau mengalir kembali ke kandung kencing  sehingga meningkatkan risiko ISK.
5. Wanita setelah masa menopause, karena kurangnya kadar estrogen mengubah keadaan imun kandung kemih sehingga lebih rentan untuk terinfeksi.
6. Orang yang menderita penyakit seperti diabetes, yang memiliki imunitas yang rendah, sehingga menyebabkan tubuh tidak bisa melawan bakteri.
7. Orang yang mengalami penumpukan urine pada kandung kencing akibat sumbatan pada saluran kencing seperti pembesaran prostat yang menekan saluran kencing atau batu ginjal.
8. Orang yang menggunakan kateter untuk buang air kecil.

Maka dari itu, saya pun kini lebih berhati-hati agar terhindar dari risiko anyang-anyangan. Termasuk saat mudik kali ini. Perjalanan dari Majalengka menuju Purworejo, membutuhkan waktu lebih dari 6 jam. Jika macet, waktu yang diperlukan tentu lebih dari itu, dan it's unpredictable.

Kadang suka sayang kehilangan waktu untuk sekedar mampir ke SPBU untuk numpang buang air kecil, karena keinginan agar bisa cepat sampai rumah. Jadi, lebih sering, hasrat untuk BAK itu saya tahan. Padahal, kebiasaan itu bisa jadi penyebab sakit saat buang air kecil atau anyang-anyangan itu tadi.

Untuk menghindari resiko sakit anyang-anyangan, dan untuk mengatasi susah buang air kecil, saya pun tidak lagi melakukan kebiasaan buruk itu. Ketika ingin BAK, segera cari SPBU atau masjid, ngga ditahan-tahan lagi.

Saya juga minum PRIVE URI-CRAN sebelum berangkat.

Rasanya segar. Barangkali rasa cranberry memang seperti ini yaa, karena jujur saya belum pernah mencicipi buah ini sebelumnya. Yaaa, harganya mahal kan, selain itu di Indonesia mungkin tidak ada karena buah ini lebih banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada.

Prive Uri-Cran untuk mengatasi anyang-anyangan

Dengan mengonsumsi Prive Uri-Cran, bebas anyang-anyangan, mudik pun tenang. ☺☺



Sumber:
* www.alodokter.com
* http://www.alodokter.com/komunitas/topic/minum-es
* titikpijat.com

Komentar

  1. Alhamdulillah ya mbak mudik lancar tanpa kawatir ayang2an

    BalasHapus
  2. Kayak sirup ya uri cran. Sayang dulu waktu suami kena isk belum kenal uricran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba, kayak sirup. Seger, ada asem-asemnya..

      Hapus
  3. Wah suka sedih bangeet kalau kena anyang-anyangan. Ini seharian ama Helma yg lagi anyang-anyangan aja riweuuhh. Ke kamar mandi mulu. Kudunya dia minum uri cran dehhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, Mba Helma anyang-anyangan ta? iya suruh minum uri cran aja..

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Berkat Theragran-M, Badan Bugar, Flu Hengkang

Disclaimer: Postingan ini benar-benar ditulis berdasar pengalaman pribadi. Jika ada perbedaan hasil dengan pengalaman orang lain, maka penulis tidak bertanggung jawab. :)


Di dua malam, tepatnya tanggal 16 dan 17 September, Solo diguyur hujan. Lebat sekali. Sampai-sampai, Minggu pagi tanggal 18, udara terasa begitu dingin. Ini adalah keadaan yang luar biasa, karena biasanya udara Solo selalu terasa panas, baik siang maupun malam.
Singkat kata, pagi itu saya beraktivitas seperti biasa. Setelah mencuci piring dan mencuci baju, saya bersiap untuk memasak. Tiba-tiba, terasa ada yang tak beres di badan. Berulang kali saya bersendawa, kepala jadi berat, dan leher pun terasa kaku. Saya menghampiri Mas Yopie, meminta tolong agar beliau membaluri punggung, pundak dan leher dengan minyak kayu putih.

Oya, cerita ini sebelumnya pernah saya tuliskan di instagram saya @arinta.adiningtyas
Setelah beristirahat sejenak dan badan terasa lebih enak, saya melanjutkan rencana memasak yang tertunda tadi. Ka…

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Gara-Gara Upin dan Ipin

Siapa tak kenal Upin Ipin? Serial animasi yang diimpor dari negeri tetangga ini setiap hari menghiasi layar kaca. Meskipun tak sedikit yang mengkritik acara ini, terutama karena adanya tokoh Bang Sally yang sedikit melambai, tapi jujur saja saya tetap suka dan tetap menyuguhkannya untuk anak-anak.
Memangnya, nggak khawatir anak-anak akan jadi gagap bahasa? Hehe, terus terang, tidak. Malah, anak-anak (Amay khususnya, karena Aga belum bisa bicara), jadi makin bertambah kosa-katanya. Amay jadi tahu bahwa di Malaysia, sepatu disebut kasut, dan sepeda disebut basikal. 
Tentu, sebelumnya saya jelaskan juga bahwa bahasa Melayu sedikit berbeda dengan bahasa Indonesia. Misalnya pada kata seronok, jika di Indonesia kata ini berkonotasi negatif (meskipun di KBBI, seronok memiliki arti; menyenangkan hati, sedap dilihat), maka di Malaysia sana, kata seronok berarti bahagia. 
Lalu, apa saja sih, pengaruh positif yang saya (dan anak-anak) dapat setelah (ikut) menonton Upin Ipin?
1. Gara-gara Upin Ipin, …