Langsung ke konten utama

Postingan

Mau Idemu Jadi Duit? Ikut IWIC 11, Yuk!

Halo Gaes...
Kalau kamu diberi keleluasaan untuk menciptakan sebuah aplikasi, aplikasi seperti apa sih yang mau kamu buat?
- Aplikasi untuk tahu masa depan hubunganmu dengan kekasih?
- Aplikasi untuk merencanakan menu masakan harian yang simpel buat emak-emak macam saya yang suka kebingungan mau masak apa hari ini tapi kalau tanya suami dan anak-anak jawabnya cuma "terserah Mama aja"?
- Aplikasi untuk merencanakan pengeluaran bulanan supaya keuangan kita tetap sehat dan nggak sakit karena utang?
- Aplikasi penghitung kalori buat mereka yang diet?

- Aplikasi yang memudahkan usahawan untuk mencatat modal, omset, laba/rugi?
- Aplikasi wedding organizer, supaya memudahkan calon pengantin untuk mengurus pernikahannya, tanpa harus khawatir dengan pembengkakan budget?

Apapun ide kreatifmu, ayo deh wujudkan di IWIC11. Apa itu IWIC11IWIC11 adalahIndosat Wireless Innovation Contest ke 11. Iya, ini adalah tahun ke-11 diselenggarakannya kompetisi ini. Diresmikan tanggal 25 September …

Cinta Indonesia? Yuk, Pakai Sepatu Etnik The Warna!

Sudah sejak tahun lalu, sepatu etnik The Warna menghiasi timeline Facebook saya. Sejak itu pula saya langsung membayangkan akan memilih motif apa saja yang ingin saya miliki. Apalagi, waktu cek harga, harganya insya Allah masih terjangkau di kantong saya. Kenapa saya langsung suka? Karena sepatu etnik The Warna sesuai dengan karakter saya. Kebetulan saya suka memakai flat shoes yang desainnya simpel tapi tetap elegan.
Kalau diingat-ingat, saya memang belum pernah memiliki sepatu berhak tinggi. Satu sandal saya berhak 3cm, itu pun pemberian dari suami saat seserahan dan saya pakai hanya ketika akad nikah. Makanya, dari dulu sampai sekarang, jenis sandal atau sepatu yang nangkring di rak sepatu saya ya gitu-gitu aja. Karena saya memang sukanya yang model begitu itu. *Duh, bahasanya ribet ya...
Bulan Juli lalu, saat menghadiri acara pernikahan sepupu di Bangkalan Madura, saya dipinjami wedges The Warna oleh kakak saya. Tahu kan kakak saya yang mana? Ika Puspitasari itu lho..
Jujur, ini …

Born To Be Genius; Webinar Parenting Bersama Tigaraksa

Pada tanggal 12 Oktober lalu, saya mengikuti sebuah Webinar yang diadakan oleh PT. Tigaraksa Satria. For your information, PT. Tigaraksa Satria adalah sebuah perusahaan perdagangan yang memiliki divisi untuk mengembangkan cara menstimulasi otak balita agar tumbuh optimal.
Saya mengetahui adanya Webinar ini dari seorang teman semasa SMP, Endah Ediyati namanya. Kebetulan beliau bekerja di perusahaan ini. Hhmmm, pantas saja ya, Mbak Adhwa putrinya kelihatan cerdas. Pasti stimulasi yang diberikan oleh orang tuanya juga optimal.
Stimulasi. Kata ini menjadi salah satu faktor penentu, agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Jangan lupa, cerdas itu tidak hanya pandai Matematika saja ya... Masih ingat dengan 8 jenis kecerdasan menurut Howard Gardner yang terkenal dengan sebutan Multiple Intelligence?
Nah, mendukung pernyataan tadi, Dr. Thomas Armstrong mengatakan bahwa, "Every child is genius." Sayangnya, lingkungannya lah yang terkadang melumpuhkan kejeniusan ini. …

Ketika Saya Menjadi Seorang Ibu; Antara Ekspektasi dengan Realita

Dulu, waktu Amay masih dalam penantian, saya pernah bikin status seperti ini di Facebook.

Idealis banget ngga sih? Hihihi...
Idealis banget sepertinya, jika melihat kenyataan yang ada sekarang. Dulu, waktu  belum ada anak-anak, bayangan saya, saya akan menjadi seperti ini:
1. Bangun paling pagi, lalu beres-beres, dan ketika anak-anak bangun, saya tinggal menyediakan energi full buat mereka
Itu ekspektasi, realitinya?
Bangun kadang-kadang kalah pagi sama Amay. Wahaha, emak macam apaaa saya ini? Jadi, waktu yang "dalam bayangan saya" seharusnya bisa buat main, nemenin mereka belajar atau apalah, malah jadi buat ngelarin pekerjaan rumah tangga yang seolah tidak ada hentinya.
Hari Rabu yang lalu, saya bahkan sampai buat status di facebook.  *wakaka, status lagi. *biarin, kerjaan emak kan emang curhat di status. Statusnya panjaaaang lho, menandakan bahwa saya sedang pengen curhat banget, hahaha...
Pagi ini. Aga teriak-teriak minta makan. Padahal bangun tidur tadi udah disuapin sa…

Libur Akhir Tahun Ke Mana? Waterbom Jakarta Saja! Nih, Ada Voucher Promonya.

Sulung saya, Amay, tahun ini sudah resmi menjadi anak SD. Waktu kenaikan kelas kemarin, yang kebetulan bertepatan dengan momen lebaran, mama mertua saya berkata, “Sekarang kalau Nin pengen ngajak jalan-jalan, berarti harus nunggu liburan dulu ya?” begitu menyadari bahwa setelah menjadi anak SD, tentu tak bisa seenaknya sendiri bolos sekolah seperti waktu TK dulu. Ya, dulu waktu Amay masih TK, kami sempat mengunjungi Aki dan Nin di Makassar. Saat itu Amay bolos sekolah selama hampir seminggu, karena kami pergi di bulan Maret, dimana saat itu belum saatnya libur sekolah. Sekarang, tak bisa begitu lagi. Jika tidak terlalu urgent, Amay harus tetap sekolah. Jika ingin berlibur, ya benar-benar harus cari waktu libur panjang, yaitu di liburan semester dan di liburan kenaikan kelas.

Memasuki bulan Oktober, Aki dan Nin-nya anak-anak sudah merencanakan untuk kumpul keluarga akhir tahun nanti. Selain untuk menyegarkan otak setelah kurang lebih enam bulan dipaksa belajar dan bekerja keras, momen b…

Pakaian Bayi; Apa Saja yang Mereka Butuhkan dan Bagaimana Memilihnya