Langsung ke konten utama

Postingan

Transpulmin, Balsam untuk Atasi Gejala Influenza Pada Bayi dan Seluruh Anggota Keluarga

Sudah beberapa lama aku berada di tengah-tengah keluarga Pak Yopie. Aku dibawa kemari untuk menggantikan pendahuluku yang sudah disingkirkan, seiring dengan isinya yang semakin berkurang.

Kali ini, aku tak datang sendiri, karena aku ditemani saudaraku, yaitu TRANSPULMIN Balsam Keluarga, yang kemasannya berwarna kuning cerah.


Oya, aku sendiri bernama TRANSPULMIN BB Balsam. Aku lebih diperuntukkan bagi bayi di bawah 2 tahun. Jika bayi sedang batuk, pilek, atau terserang gejala influenza, maka aku dan kawan-kawanku siap bekerja.
Aku memiliki beberapa kelebihan dibanding balsam yang lain:
1. Aku tidak panas, hangatku pas jika dioleskan di kulit bayi. Ini karena aku tidak mengandung Menthol dan Camphor. Bisa dibilang, aku sangat mendukung #momenkehangatanibu
2. Aku tidak lengket, jadi bayi akan tetap merasa nyaman bersamaku.
3. Bauku harum karena mengandung ekstrak bunga Chamomile dan juga Eucalyptus Oil. Sudah tau belum, ekstrak bunga Chamomile memiliki banyak manfaat baik untuk kecantika…

Curug-Curug yang Ada di Kota Purworejo, Jawa Tengah

Saya lahir dan dibesarkan di sebuah kota kecil bernama Purworejo. Kota ini berbatasan dengan Kabupaten Kulon Progo (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta) di sisi timur, Kabupaten Wonosobo dan Magelang di sisi utara, Kabupaten Kebumen di sisi barat, dan Samudera Hindia di sisi selatan. Karena berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, tak heran jika salah satu daya tarik pariwisatanya adalah pantai. Pantai yang bisa kita temukan di Purworejo, antara lain: pantai Ketawang, pantai Jatimalang, juga pantai Jatikontal dan pantai Keburuhan.
Tapi kali ini saya tak hendak membahas tentang pantainya. Tulisan saya ini sekaligus ingin menjawab bahwa di Purworejo ada banyak hal menarik yang bisa dieksplor, sehingga kita tidak harus pergi ke kabupaten sebelah bila ingin berwisata.
Jujur saja, saya termasuk warga durhaka  yang suka melipir ke kabupaten sebelah jika bosan di rumah. Hingga kemudian saya tertampar dengan foto-foto Mas Amien Budiarto, teman SMA saya. Lewat foto-foto yang di unggahnya d…

Dancow Explore Your World Bantu Anak Mengeksplorasi Diri

Tagline Dancow Explore Your World yang berupa dua kata, yakni "Iya Boleh", menyentil sisi keibuan saya. Dengan dalih waspada takut si kecil kenapa-napa, saya sering mengatakan "jangan" pada mereka.
"Jangan! Nanti jatuh lho... ", saat si Mas mau memanjat dinding pagar depan rumah.
"Jangan panas-panasan, nanti hitam!", waktu Mas dan Adek kompak main bola di siang bolong. Kalau dipikir-pikir, kenapa yang dipusingkan malah warna kulit yang berubah ya? Duh! *tepok jidat*
"Hujan! Ayo masuk, nanti sakit!"
"Aduuuuh, jangan mainan kotor-kotor lah.. Nanti Mama susah nyuci bajunya!" Waduh, ini paling sering saya teriakkan sepertinya. Dan sebenarnya masih banyak "jangan jangan" yang lainnya.
Tapi seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit saya mulai berubah. Saya mulai membiasakan berkata "Iya, boleh..." asal hati-hati, atau asal tetap menjaga diri. Seperti ketika berada di acara Dancow Explore Your World yang b…

Review Purbasari Hi-Matte Lip Cream

Kata orang Jawa, perempuan itu setidaknya harus bisa melakukan 3 M, yaitu:
1. Masak
2. Macak / berdandan / merias diri
3. Manak / melahirkan

Untuk poin nomor 3, sepenuhnya merupakan kehendak Yang Kuasa. Tapi poin nomor 1 dan 2, kita bisa mempelajarinya. Seperti hari Minggu 27 Agustus yang lalu, ketika saya menghadiri acara "Cantik Bersama Purbasari" di Solo Paragon Mall. Ini dalam rangka belajar "macak". 
Entah sudah berapa kali saya mengikuti beauty class, tapi tangan ini belum juga luwes memoles eye liner, blush on, apalagi membuat alis. Oke saya menyerah melakukan 3 hal itu. Tapi jika hanya memulaskan lipstik atau menaburkan bedak, saya masih bisa diandalkan, hihihi...
Berdandan memang tak wajib, tapi merawat diri tentu amat penting dilakukan. Setidaknya, ini sebagai bentuk syukur atas kesempurnaan yang diberikan oleh-Nya. Setelah menikah apalagi, ini salah satu upaya untuk merawat cinta, agar tak lapuk dimakan usia.
Saya, jujur saja, jarang sekali membeli lipst…

Menikmati Olahan Jamur dan Tumpengan di La Taverna Solo

Rabu 16 Agustus yang lalu, saya dan beberapa teman Blogger Solo, makan siang di sebuah tempat bernama La Taverna. Kami sempat bertanya-tanya, La Taverna artinya apa sih? Dan setelah tanya Mbah Google, ketemu deh jawabannya. La Taverna berasal dari bahasa Italia, yang memiliki arti Kedai.
Tapi jangan bayangkan La Taverna ini seperti kedai-kedai biasanya yaa.. Tidak sama sekali!
Lalu menu apa yang kita santap dan nikmati? Lihatlah foto paling atas. Ada sate jamur, nasi goreng jamur, tongseng jamur, dan masih banyak lagi. Olahan jamur memang jadi menu andalan di sini. Meski begitu, La Taverna menyediakan aneka olahan pasta dan steak juga, yang tak kalah istimewanya.
Jujur, menyantap menu serba jamur, saya jadi teringat masa-masa masih berdua saja dengan suami. Waktu itu, kami masih pengantin baru dan masih tinggal di Jogja. Belum ada Amay, apalagi Aga. Suatu hari suami mengajak saya mencicipi menu serba jamur di salah satu resto di Jogja, dan saya ketagihan. Sejak pindah ke Solo, saya b…