Rabu, 22 Maret 2017

Muthia Pakpahan si Turis Cantik

Beberapa waktu lalu, dunia blogger dipayungi awan hitam. Seorang blogger kenamaan, menghembuskan nafas terakhirnya karena sakit. Hari itu, dinding facebook saya penuh dengan ungkapan duka, juga do'a agar beliau diberi tempat yang indah di sisi-Nya. Tak hanya di facebook, di grup whatsapp pun semua membicarakan travel blogger yang namanya sudah melangit, tapi hatinya tetap membumi itu. Iya, beliau adalah Mas Adi si pemilik cumilebay.com.

Ada yang amat sangat merasa kehilangan saat Mas Cumi Lebay berpulang. Mbak Muthia Angraini si pemilik turiscantik.com lah orangnya. Kenapa? Karena Mbak Muthz, begitu kami memanggilnya, memiliki kenangan indah bersama Mas Cumi Lebay.

Mbak Muthia yang sudah ngeblog di multiply sejak 2008 itu, mengganti blognya ke dot com atas saran Mas Cumi. Mas Cumi juga yang menyarankan agar blog Mba Muthia ini diberi nama Turis Cantik. Alasannya, karena Mbak Muthia senang dandan, katanya.


blog turis cantik

Dan memang, meski awalnya ia lebih fokus mem-branding diri sebagai travel blogger, kini Mbak Muthia juga dikenal sebagai beauty blogger, karena selain menulis tentang travelling, Mbak Muthia juga sering me-review tentang kosmetik atau skin care.

Selain dua tema di atas, Mbak Muthia yang telah memiliki seorang putra bernama Alessandro itu, juga menulis tentang dunia motherhood. Jadi, seperti yang bisa kita lihat di header blognya, turiscantik.com membahas 3 tema besar: travelling - beauty - motherhood.

about turiscantik blog

Mengunjungi blog turiscantik.com kita akan dibikin ngiler sama cerita-cerita perjalanannya Mbak Muthia, baik ketika ia berjalan-jalan di dalam negeri maupun ke luar negeri. Terakhir, Mbak Muthia ke Amerika lhooo, dan gratis. Aaaahhh, mupeng....

Seneng ya jalan-jalan melulu? Tapi, susah juga ya kalau pas jalan-jalan, eeeh, dimintai oleh-oleh melulu. Kalau pas titip oleh-oleh sekalian titip uang sih ngga masalah yaa.. Nah, Mbak Turis Cantik pun disini menuliskan etika menitip oleh-oleh agar sama-sama enak.  

Oya, selain cerita travellingnya, kita juga akan dibikin ngiler oleh tulisannya saat berwisata kuliner. Penasaran apa saja yang sudah ditulisnya? klik saja kategori "kuliner" di bagian atas blognya itu. ☺☺ 

Muthia Pakpahan si Turis Cantik

Sebagai orang media (Mbak Muthia adalah seorang news producer di TV One), gaya tulisan Mbak Muthia memang cenderung lugas dan tidak bertele-tele. Dalam KBBI, lugas berarti; 1). mengenai yang pokok-pokok (yang perlu-perlu) saja. 2). bersifat seperti apa adanya; lugu; serba bersahaja; serba sederhana. 3). tidak berbelit-belit. 4). tidak bersifat pribadi; objektif.

Tulisan yang lugas tentu sangat penting, mengingat bahwa Mbak Muthia ini juga sering melakukan review terhadap suatu produk, dimana keobjektifan diperlukan agar tidak terkesan berat sebelah.

Saya mesti belajar, nih, dari beliau. Ya gimana yaa, soalnya kadang tulisan saya banyak kalimat yang nggak efektif. Mungkin itu juga yang membuat pembaca jadi kurang betah, ya? Hiks.. (tuh kan, mulai lagi. saya terlalu ekspresif kali ya? hehe...)

Oya, satu lagi yang saya suka dari blog Mbak Muthz. Di bawah tulisan, kita bisa langsung terhubung dengan akun social medianya loh. Jadi keidean nih, pengen bikin juga. 👍




Dan bagi teman-teman yang ingin berkenalan dengan Mbak Muthia Angraini alias Mbak Muthz Pakpahan ini, silakan kunjungi turiscantik.com. Disitu teman-teman bisa menemukan akun social medianya dengan mudah. ☺☺


Minggu, 19 Maret 2017

Rekomendasi Buku Kisah Keteladanan untuk Usia 3-7 Tahun

Seri Kisah Teladan; Menolong Binatang dan Akibat Sombong
Penulis: Idris Sardi
Ilustrator: Rendra M. Ridwan
Penerbit: Muffin Graphics (PT Mizan Pustaka)

Tahun terbit: Cetakan ke-1, Oktober 2014


2 tahun yang lalu, seorang teman menghadiahi Amay 2 buah buku. Teman baik itu bernama Tante Rina. *Hello Tante Rinaaa.. ❤❤* Buku ini baguuus banget. Apa sajakah itu? Yang pertama berjudul "Menolong Binatang", dan yang lainnya berjudul "Akibat Sombong". Sebagus apa buku itu? Baiklah, saya akan ceritakan keduanya.


1. Menolong Binatang

Menolong Binatang, kisah teladan untuk anak usia 3-7 tahun

Buku ini mengisahkan tentang seorang pemuda yang kehabisan bekal dan kehausan saat menempuh perjalanan yang jauh. Alhamdulillah, akhirnya ia menemukan sumur. Sumur itu tidak memiliki timba, sehingga untuk minum, terpaksa ia harus masuk ke dalamnya. Saat kembali ke atas, ada seekor anjing yang terlihat kehausan. Pemuda itu pun kembali masuk ke dalam sumur tersebut untuk mengambilkan air bagi anjing itu.

Karena kebaikannya pada si anjing, Allah pun mengampuni dosa-dosanya.



Amanah dari cerita di atas, antara lain:
1.       Kita harus berbuat baik pada binatang. Sedekah, meski “hanya” berupa air, ternyata sangat besar nilainya, hingga Allah menghadiahkan surga.

2.       Anjing biasanya merupakan binatang yang dihindari karena najisnya. Tapi karena anjing juga merupakan makhluq ciptaan Allah, kita tetap harus menyayanginya. Toh, najis masih bisa dibersihkan, iya ‘kan? 


2. Akibat Sombong

Akibat Sombong, kisah teladan untuk anak usia 3-7 tahun

Kisah tentang Qarun yang kaya tapi sombong, diceritakan dalam buku ini. Bagaimana Allah mengangkat Qarun dari kemiskinan, hingga kemudian ia berlimpah kekayaan, menjadi pejabat dan memiliki ratusan pelayan, dan ketika Allah menghukum Qarun yang sombong dan kikir dengan menenggelamkan dirinya beserta seluruh harta dan istananya.




Inilah awal mula istilah harta karun itu.

Amanah dari buku ini, adalah:
Harta yang kita miliki sesungguhnya hanya titipan dari Allah SWT. Kapanpun Allah berkehendak mengambilnya, maka bagi-Nya sangatlah mudah. Oleh karena itu, kita tidak boleh sombong dengan apa yang melekat pada kita, karena pada dasarnya kita tidak memiliki apa-apa.


Selain dari isinya yang mengajarkan keteladanan, ada hal lain yang saya sukai dari buku ini.
·         Bahasanya sederhana, mudah dimengerti oleh anak-anak.
·         Ilustrasinya bagus. Meski belum bisa membaca, tapi Amay yang saat itu berumur 4 tahun, bisa memahami isi buku ini dengan hanya membaca gambarnya.
·         Menggunakan “hard paper”, sehingga saya tidak khawatir buku ini akan mudah rusak ketika “dibaca” anak-anak. Kalau tidak salah, istilah untuk buku jenis ini adalah “board book” ya?
·         Tiap suku kata diberi warna yang berbeda. Ini memudahkan sekali ketika Amay belajar membaca. Dan buku berjudul “Menolong Binatang” adalah buku pertama yang berhasil Amay baca dari awal hingga akhir, setelah ia bisa membaca.





Seri Kisah Teladan recommended sekali untuk anak usia 3-7 tahun. Bahkan Aga yang masih batita pun suka. Nah, kalau buku kesukaan Han dan Kevin, kira-kira apa ya? Baca buku anaknya Mbak Rani dan Mbak Widut yaa...

Jumat, 10 Maret 2017

Menyibak Sejarah Musik Indonesia di Lokananta


Tanggal 7 Maret lalu, saya dan beberapa emak blogger Solo, hangout bareng ke Lokananta. Lokananta adalah perusahaan rekaman musik pertama di Indonesia. Kebetulan juga, 2 hari setelahnya yaitu tanggal 9 Maret, bertepatan dengan Hari Musik Nasional. Jujur, saya baru tahu kalau tanggal 9 Maret adalah Hari Musik Nasional. Konon katanya, tanggal tersebut diambil dari tanggal kelahiran pencipta lagu Indonesia Raya, yaitu Wage Rudolf Supratman, yang lahir di Purworejo, 9 Maret 1903. Terus terang, sebagai putera Purworejo, saya tidak bisa menyembunyikan rasa bangga saya. ☺☺


Studio Lokananta, Museum Piringan Hitam, Solo, Jawa Tengah

Kembali ke Lokananta. Lokananta sendiri memiliki arti gamelan (dalam cerita pewayangan Jawa) yang bisa berbunyi sendiri tanpa penabuh. Terdengar mistis ya? Namun beberapa orang memang pernah mendengar, gamelan yang terdapat di dalam ruangan studio Lokananta itu, berbunyi sendiri. Dan inilah seperangkat gamelan yang dinamai Sri Kuncoro Mulyo tersebut.

Gamelan bernama Sri Kuncoro Mulyo

Aga sedang memukul Demung, salah satu instrumen gamelan Jawa

Gamelan Sri Kuncoro Mulyo, di Studio Lokananta


Kalau tidak salah, gambar di bawah ini adalah alat pengganda piringan hitam. #cmiiw
Sejak berdiri pada 29 Oktober tahun 1956, Lokananta ini menjadi tempat produksi piringan hitam. Jadi, master rekaman dari RRI pusat dibawa ke Lokananta untuk digandakan. Selanjutnya, dari Lokananta, piringan-piringan hitam itu didistribusikan ke seluruh RRI di negeri ini.
Serius, saya bangga pernah ke tempat ini. :)




Selanjutnya, kami menyusuri selasar dan sampai di Ruang Vynil. Barangkali, ini satu-satunya ruangan di Lokananta yang ber-AC (saya tidak tahu kalau kantornya yaa, hehe..). Mungkin karena di dalamnya terdapat ribuan file piringan hitam yang harus dijaga agar tidak rusak ya...

Di ruangan ini terdapat rak-rak tempat menaruh file-file piringan hitam. Jika dahulu, Malaysia sempat meng-klaim bahwa lagu "Rasa Sayange" merupakan lagu daerah miliknya, maka kita bisa menjawab bahwa lagu tersebut adalah milik Indonesia. Buktinya ada disini. Master yang kita punya, faktanya lebih tua dibanding milik Malaysia. Dan ternyata, lagu "Rasa Sayange" merupakan lagu daerah Maluku.


rak-rak yang berisi file piringan hitam

Banyak sekali yang bisa kita temukan disini. Cerita-cerita Sandiwara Radio, lagu Indonesia Raya, album-album tempoe doeloe yang mengudara lewat radio, hingga bacaan Al-Qur'an pun ada. Sedikit cerita, album "Entit" milik Waldjinah adalah album piringan hitamnya yang terakhir. Album-album berikutnya diproduksi dalam bentuk kaset pita. 


dalam Ruang Vynil, Lokananta

Dalam perjalanan menelusuri Studio Lokananta, kami pun diajak untuk memasuki sebuah ruangan yang dijadikan studio rekaman. Satu kata yang menggambarkan perasaan saya saat masuk ke dalam studio rekaman ini, yaitu: merinding. Bagaimana tidak? Dalam studio rekaman tersebut terdapat sebuah alat yang dinamakan "Mixer Recording". Dan jenis ini hanya ada 2 di dunia. Yang satu berada di Lokananta ini, dan satunya lagi ada di BBC London.


"Mixer Recording" di Studio Lokananta. Hanya ada 2 di dunia.

di depan "mixer recording"

di dalam studio rekaman yang kedap suara

Wah, seru sekali perjalanan kami hari itu. Rasa bangga, terharu (karena saya sedikit punya gambaran akan jejak musik di masa lalu), juga bahagia, melebur menjadi satu. Benar-benar pengalaman yang tak akan terlupakan. Teman-teman silakan datang kesini agar bisa merasakan apa yang saya rasakan. Lokananta berada di seberang The Sunan Hotel, Solo. Dan untuk mengetahui lebih lengkap tentang Lokananta, teman-teman bisa mengunjungi websitenya yaitu www.lokanantamusik.com


Selamat berkunjung ☺☺

Senin, 06 Maret 2017

Alfa Kurnia, Pemilik Pojok Mungil

Alfa Kurnia

Alfa Kurnia, soerang blogger perempuan yang anggun, cantik dan cerdas. Keanggunannya dapat terlihat dari warna blog-nya yang bernuansa pastel. Konon katanya, warna pastel menggambarkan kepribadian seseorang yang santai, mengalir, dan mudah bersosialisasi. Sementara itu, dari tulisannya yang mengalir dan tertata, saya menyimpulkan bahwa Mbak Alfa adalah orang yang berkarakter dan juga cerdas.

Mari kita lihat blog Mba Alfa yang punya nama POJOK MUNGIL 

Hehe, jangan bingung ya antara Pojok Mungil dan Lemari Pojok. Lemari Pojok mah punyanya Mbak Retno Kusuma Wardani. ☺☺

Pojok Mungil memiliki empat main category antara lain; Life in Brunei, Life as Mom, Life with My Kids, dan Review. 

Life in Brunei, bercerita tentang keseharian Mba Alfa setelah tinggal di Brunei. Mba Alfa memang tinggal di Brunei Darussalam sejak 2012 lalu, untuk menemani suaminya yang bekerja disana. 

Life as Mom, sesuai judulnya, banyak menceritakan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada Mbak Alfa, sebagai seorang ibu. Iya, meski wajahnya imut-imut begitu, Mbak Alfa sudah punya 2 orang putra dan putri loh. Sudah komplit ya Mbak? Alhamdulillah.. Yang pertama, seorang putri bernama Cinta, dan yang kedua seorang anak yang ganteng bernama Keenan Aditya. Eiya, 5 Maret lalu, usia Keenan sudah 4 tahun bukan, Mbak? Wah, selamat ulang tahun untuk Keenan yaa? Semoga sehat selalu dan jadi anak yang sholih, aamiin...
*Ingat Keenan koq jadi ingat Raisa ya? #ealah #nggaknyambungMaaak

pojok mungil

Selanjutnya, kategori Life with My Kids. Ini favorit saya. Hehe.. Curcolan mamah-mamah muda dengan segala pengalaman serunya, selalu menarik untuk disimak. Selain dapat ilmu baru, kadang saya merasa mendapat teman senasib sepenanggungan. Hehehe... Soalnya, terkadang pengalaman mereka sama dengan pengalaman saya. Misalnya ketika Cinta dan Mbak Alfa belajar kecewa, saya pun pernah merasakannya. Waktu itu, Amay tidak jadi tampil di panggung dan diganti temannya yang lain. Kecewa sih, tapi nggak lama. Selanjutnya, yang lebih penting adalah mengevaluasi kekurangan kami. 

Saya suka banget sama kalimat penghibur yang Mbak Alfa katakan untuk Kak Cinta. "Jangan menyerah ya, Nak. Mungkin sekarang kakak belum dipercaya untuk tampil di panggung sekolah. Tapi kalau terus berusaha kuat di bidang yang kakak sukai dan selalu berdoa, siapa tahu, Nak, Insya Allah, 5 atau 10 atau 15 tahun lagi kakak bisa tampil di panggung yang lebih besar dan megah. Aamiin."


Kategori selanjutnya, Review. Ada beberapa sub kategori di kategori ini, antara lain: Beauty & Fashion, Blogger Profiles, Books, Foods and Places, juga Movies & Music. Jadi, kalau mau lihat profil blogger lainnya, bisa ke "Review" yaa.. Etapi, koq kayusirih ngga ada ya? Kehapus kah Mbak? Hiks.. 😭😭

pojok mungil

Jujur, saya suka banget lihat blog Mbak Alfa ini. Rapi. Adanya sub kategori (tidak hanya di kategori "review" saja lho), sungguh memudahkan pembaca yang berkunjung kesana. 

Kalau blog-blog lain biasanya menaruh widget (widget atau gadget sih ya namanya?) di bagian kanan atau kiri, Mbak Alfa meletakkannya di bawah. Jadi kalau kita scroll sampai bawah, kita bisa menemukan "Blog Inside", "Kids Activities", "Popular Posts", "Post About", "Recent Comments", dan yang lainnya. 

Oya. selain menulis di Pojok Mungil, Mbak Alfa juga menjadi kontributor untuk beberapa situs online. Ssstt, Mbak Alfa juga sudah punya buku lho. Ada sedikitnya tiga buku antologi yang memuat karya Mbak Alfa. Hmmm...applause buat Mbak Alfa. 

Kesibukannya bertambah, manakala crochet & knitting menarik minatnya. Wah, keren yaa... Kreatif! Dan bagi teman-teman yang ingin mengenal Mbak Alfa lebih dekat, Mbak Alfa bisa dijumpai disini:

Facebook: Alfa Kurnia
Instagram: @alfakurnia

Alfa Kurnia and family


Jumat, 03 Maret 2017

Mencicipi Kuliner Legendaris Solo di RM Kusuma Sari

Saya, Mba Ety Abdoel dan Mak Ana Ike

Tanggal 16 Pebruari lalu, saya, Mba Ety Abdoel dan Mak Ana Ike, bertemu di sebuah rumah makan. Karena saya ingin makan Selat Solo, maka yang pertama dicari adalah tempat makan yang menghidangkan Selat Solo sebagai menu andalannya.

Rumah Makan itu bernama Kusuma Sari, yang terletak di Jln. Yos Sudarso, Nonongan, Solo. Kusuma Sari dipilih setelah melalui beberapa pertimbangan. Pertama, lokasinya strategis - mudah dijangkau BST (Batik Solo Trans), supaya Mba Ety ngga kesulitan mencari tempatnya karena beliau dari Karanganyar sana. Selanjutnya, rekomendasi dari Mba Mae, yang sayangnya kemarin ngga bisa ikut kopi darat dengan kami.

Oya, sebelumnya Mas Suryo, teman Mas Yopie juga merekomendasikan tempat ini ding.. Konon, Selat-nya Pak Don, adalah selat yang legendaris di kota ini. Sebentar. Pak Don? Pak Don yang dimaksud Mas Suryo adalah Prof. Sardono W. Kusumo yang merupakan putra kandung dari Bu Menggung. Nah, Kusuma Sari ini didirikan oleh almarhumah Bu Menggung, dan diteruskan oleh Pak Don. 


Kenapa sih saya ngebet banget pengen Selat Solo?

Sedikit cerita ya... Saya pindah ke Solo tahun 2010. Waktu itu kami ngontrak rumah di daerah Jajar, ngga jauh dari Hotel Alila yang berdiri menjulang itu. Suatu hari, Bu Ida, adik dari pemilik kontrakan, mengadakan arisan di rumahnya. Sebagai suguhannya, Bu Ida memasak Selat Solo. Alhamdulillah, kami kebagian. Hehe... 

Itu kali pertama saya makan, dan tau makanan bernama Selat Solo. Dan itu rasanya..endeeessss... Om Ge, teman Mas Yopie sampe bilang, "Duh, boleh nambah ngga ya?" Hahaha... Laper apa doyan? Tapi emang enak banget sih masakan Bu Ida. Dan dari situlah akhirnya saya sukaaaa banget sama yang namanya Selat. Bisa dibilang, pertama kali nyoba, langsung jatuh cinta. Bahkan waktu hamil Aga pun, saya sempat pengen makan Selat juga, hehe...


Selat Solo itu apa sih?

Pernah lihat di acara Master Chef Indonesia pas ada tantangan membuat Bistik Jawa? Nah, Bistik Jawa (Javanese Beefsteak) bisa dibilang merupakan nama lain dari Selat Solo. Meskipun terkadang, untuk Bistik Jawa ada yang membuat kuahnya lebih kental lagi. Kata "Selat", sebenarnya merujuk pada "Salad".

Selat Solo terdiri dari daun selada (lettuce), diracik dengan telur rebus (biasanya disebut bacem telur), kentang goreng, timun, wortel rebus, buncis rebus, dan ditaburi keripik kentang. Yang khas lagi adalah tambahan mayonnaise atau mustard yang biasanya diletakkan di sisi atau di atas daun selada itu tadi. Selanjutnya, susunan "Salad" tadi disirami saus yang tidak terlalu kental, yang terbuat dari campuran bawang putih, cuka, kecap manis, saus Worcestershire atau kecap inggris, air, dan dibumbui dengan pala dan lada hitam.

Nah, yang membuat Selat Solo tidak "murni" Salad, adalah adanya potongan daging di tengahnya. Daging ini, menurut Pak Bondan Winarno, harus menggunakan daging gandik sapi, yaitu paha belakang yang tidak mengandung lemak dan seratnya panjang.

Di DetikFood, Pak Bondan juga merekomendasikan RM Kusuma Sari sebagai tempat makan Selat, karena masakannya bagus dan harganya murah. Saya setuju dengan pendapat Pak Bondan. Harga seporsi Selat Segar di RM Kusuma Sari hanya Rp 17.000,- 


Selat Segar RM Kusuma Sari

Foto dulu makanannya :)

Sejarah Selat Solo

Kalau dilihat, Selat Solo ini tidak njawani ya? Beda dengan masakan khas daerah lain, misalnya sego megono atau gudeg Jogja yang jawa banget. 

Jadi, seperti dikutip dari Wikipedia, selama era kolonial Hindia Belanda, penjajah Eropa membawa bahan makanan Eropa berikut teknik memasaknya. Beberapa upper-class atau ningrat Jawa dan pribumi Jawa yang berpendidikan, terkena pengaruh masakan Eropa; seperti roti, keju dan bistik. Masakan ini diakui sebagai masakan kelas atas masyarakat Hindia Belanda. Hal ini menyebabkan adopsi dan fusi masakan Eropa ke dalam masakan lokal Jawa, seperti pengembangan resep Selat Solo di Surakarta, jantung istana Jawa dari Kasunanan Surakarta.

Jejak pengaruh Eropa dalam Selat Solo, dapat dilihat dari penggunaan mustard atau mayonnaise, juga kecap inggris atau saus Worcestershire.

Tambahan lagi, kentang juga sebenarnya bukan makanan orang Jawa. Umbi kentang adalah salah satu makanan pokok di Eropa, walaupun pada awalnya kentang berasal dari Amerika Selatan.

Di RM Kusuma Sari sendiri, ada kuliner lain berbahan dasar kentang, yaitu kroket dan risoles. Kata orang, kalau ke Kusuma Sari, dua makanan ini ngga boleh terlewatkan. Dan memang rasanya enak, kentangnya lembut. Yummy banget deh. Harganya, Rp 8.000,- per porsi. 


Risoles

Risoles (dalam bahasa Belanda disebut rissole), awal mulanya berasal dari Perancis. Dalam bahasa Perancis, rissoler, berarti menjadikan merah / menjadikan coklat. Risoles mulai dikenal pada abad ke-13. Dahulu, makanan ini hanya sekedar panekuk yang digoreng menggunakan mentega atau lemak sapi / lemak babi. Selanjutnya, makanan ini berkembang, dan menggunakan daging cincang sebagai isian. Tapi di Kusuma Sari, risolesnya juga diisi dengan kentang yang dihaluskan. Isiannya hampir sama dengan Kroket yang mereka hidangkan.

Resoles dan Kroket di RM Kusuma Sari. Lezatos!

Kroket

Sama seperti Risoles, Kroket juga dibawa ke Indonesia oleh bangsa Belanda, meski sejatinya makanan ini berasal dari Perancis. 

Di Belanda, kroket adalah sebuah makanan yang terdiri dari ragout yang dilapisi dengan putih telur dan tepung panir, lalu digoreng. 

Di Indonesia, kroket biasanya merupakan gumpalan kentang yang ditumbuk halus, berisi daging cincang yang dibumbui dan dicampur dengan sayuran seperti wortel atau buncis, kemudian dilumuri kocokan telur dan tepung panir sebelum digoreng.

jepret dulu kulinernya, pakai Asus

Jepret Foto Pakai ASUS

Kulineran belum lengkap jika tidak diabadikan. Sayangnya, kamera handphone saya tidak cukup bagus. Beruntung sekali, Mba Ety punya handphone ASUS. Alhamdulillah, bisa pinjem deh. ☺❤ 

Oya, foto-foto di atas diambil menggunakan ASUS Zenfone yang punya kemampuan PixelMaster Camera. PixelMaster adalah teknologi yang dikembangkan oleh ASUS, yang menggabungkan hardware, software dan desain optik untuk memberikan kualitas gambar yang lebih baik. 

Ada 5 aspek yang menjadi kunci kelebihan PixelMaster Camera, yaitu:

1. Low Light Mode
Mode ini membantu kita ketika mengambil foto di ruang dengan pencahayaan yang kurang / gelap. Hasil foto bisa terlihat lebih jelas. Mode ini tersedia di ZenFone 5 dan ZenFone 6.

2. High Quality Imaging Hardware
ZenFone 5 dan ZenFone 6 menggunakan Lensa Largan. Ini membuat foto kita terlihat bersih dan lebih tajam hasilnya. IR cut filter membantu dalam akurasi warna dan keseragaman.

3. Depth of Field Mode
Seperti namanya, Depth of Field Mode, memungkinkan kita untuk menangkap foto dengan tajam. ZenFone akan mengambil dua gambar setelah kita menekan tombol shutter. Kita bisa memilih untuk fokus pada foreground atau background. Fitur ini tersedia pada ZenFone 4, ZenFone 5 dan ZenFone 6.

4. Selfie Mode
Kamera belakang pada ZenFone (4, 5 dan 6) akan secara otomatis mendeteksi jumlah orang dalam sebuah frame dan mulai menghitung mundur sebelum mengambil tiga buah foto. Selanjutnya, kita bisa memilih foto mana yang terbaik untuk dibagikan. ☺

5. Time Rewind 
Time Rewind mengambil beberapa gambar sebelum dan setelah kita menekan tombol shutter, sehingga kemungkinan untuk mendapatkan gambar yang sempurna menjadi lebih besar. Time Rewind mencatat dua detik sebelum dan satu detik setelah tombol ditekan. Selama periode tiga detik ini, setidaknya 31 foto tertangkap dan kita tinggal memilih foto yang terbaik. ☺☺

Waktu mengambil foto-foto di atas, saya ngga pakai fitur apa-apa, soalnya ngga ngerti caranya. Pas lihat hasil foto saya, Mba Ety sempat bilang, "Harusnya pakai ini (sambil menunjuk fitur yang entah apa namanya), biar hasilnya bisa seperti kamera DSLR."

Tapi meski ngga ngerti apa-apa, saya merasa hasil jepretan saya oke punya, ya kan? #uhuk Bilang "iya" aja deh. Hahaha... Lihat itu Risolesnya, ngiler ngga lihatnya? Plisss, bilang iya lagi. Wkwkwkwk...

Pokoknya, terima kasih banyak untuk Mba Ety Abdoel yang sudah meminjamkan handphone barunya, sehingga hasil foto kami kemarin bagus-bagus banget. Buat Mak Ana juga, pengen kesini lagi kan yaa? Hihihi... Walaupun saya ngga ngerti cara motret yang bagus, tapi pakai handphone ASUS, hasilnya ngga buruk kan? Hehe... Duh jadi pengen punya ASUS ZenFone deeeh.. Semoga ada rezeki untuk saya yaa, agar saya bisa memiliki ASUS ZenFone. Kalau handphonenya bagus kan ngeblognya juga makin semangat. ☺☺✌✌

Terima kasih juga Mba Mae, rekomendasi tempat makannya. RM Kusuma Sari ini cozy banget. Makanannya enak, harganya murah, tempatnya bersih dan adem karena pakai AC. Bisa lah yaa kapan-kapan kita arisan disini. ☺☺❤❤




Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel






Sumber Referensi:
1. http://food.detik.com/read/2012/01/18/105429/1818524/996/yuk-berburu-selat-solo
2. https://en.wikipedia.org/wiki/Selat_solo
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Kentang
4. http://www.hardwarezone.com.my/feature-5-things-you-need-know-about-asus-pixelmaster-camera-technology
5. https://id.wikipedia.org/wiki/Risoles
6. https://id.wikipedia.org/wiki/Kroket

Senin, 27 Februari 2017

Seminar Parenting; Bullying yang Bikin Pening

Hari Minggu 12 Pebruari yang lalu, sekolah Amay mengadakan seminar parenting dengan tema "Bullying yang Bikin Pening". Oya, seminar parenting ini sebenarnya adalah program 2 tahunan Komite TKIT Bina Madina dan KBIT ABATA. Kalau biasanya parenting bulanan diadakan per kelas, di rumah salah satu wali murid, kali ini parentingnya serentak. Pembicaranya juga tidak sembarangan. Beliau adalah seorang praktisi pendidikan, kepala sekolah SDII Al-Abidin, Bunda Farida Nur'aini, S. Sos.

Bunda Farida Nur'aini dari SDII Al Abidin, Solo

Tema "bullying" memang sedang hangat-hangatnya dibicarakan ya, setelah beberapa waktu lalu setidaknya tiga orang mahasiswa di sebuah Universitas di Jogja, kehilangan nyawa di tangan seniornya. Iya, atas nama senioritas, terkadang kekerasan memperoleh legalitas. Dengan dalih melatih kekuatan, pukulan dan tendangan dihalalkan.

Lalu, bullying itu apa sih? 

Bullying adalah segala tindakan, baik secara verbal maupun non verbal, yang dilakukan dengan tujuan untuk mengintimidasi seseorang. 

Apakah pelaku bullying itu hanya mereka yang membuat korbannya terluka dan meninggal? Tidak. Ternyata, kita juga bisa termasuk dalam lingkaran pelaku bullying itu. Ingat definisi bullying di atas, tindakan bullying tak hanya berupa kekerasan fisik, tapi termasuk juga kekerasan verbal. Siapa orang tua yang belum pernah membentak anaknya? Mengancam jika anak tidak mau makan, tidak mau tidur siang, tidak mau berbagi dengan adiknya? Saya sering melakukannya. Hiks hiks...😭

Lalu bagaimana cara agar kita sebagai orang tua bisa terhindar dari perilaku bullying?

Kata Bunda Farida; jangan mau kalah dengan masalah. Misalnya; ketika anak tidak mau tidur siang, kita mengancam tidak akan mengajaknya jalan-jalan. Ini berarti kita masih kalah dengan masalah dan kurang kreatif menemukan jalan agar anak mau tidur siang. Padahal ada jalan lain berupa negosiasi.

Oya, kalah dengan masalah, biasanya terjadi karena kita kurang sabar. Kurang sabarnya kita, ada hubungannya dengan anger management juga. Saya pernah menulis tentang Anger Management setelah saya menonton film India berjudul Taare Zameen Par. 


Contoh Tindakan yang Termasuk Bullying

Selain di lingkungan rumah, bullying paling sering terjadi di lingkungan sekolah. Bunda Farida mencontohkan beberapa tindakan yang termasuk kategori bullying lainnya, antara lain:
1. Menyisihkan seseorang dari pergaulan
2. Menyebarkan gosip, membuat julukan yang bersifat ejekan. *Hadeeuuuh, emak-emak tukang gosip, mana suaranyaaa??? *aku bertobat
3. Mengerjai seseorang untuk mempermalukannya
4. Mengintimidasi atau mengancam korban
5. Melukai secara fisik
6. Melakukan pemalakan

Santri membawakan sebuah Drama yang berhubungan dengan tema bullying

Bullying merujuk pada tindakan yang bertujuan untuk menyakiti, dan dilakukan secara berulang. Sang korban biasanya anak yang lebih lemah dibandingkan sang pelaku.

Dampak Bullying:

Dampak bullying sendiri, bagi para korban, antara lain:
1. Depresi
2. Rendahnya kepercayaan diri / minder
3. Pemalu dan penyendiri
4. Merosotnya prestasi akademik
5. Merasa terisolasi dalam pergaulan
6. Terpikir atau bahkan mencoba untuk bunuh diri


Agar Anak Tidak Menjadi Pem-bully

Selanjutnya, sebagai orang tua kita harus aware bahwa anak kita pun berpotensi menjadi pelaku bullying. Untuk itu, berikut ini adalah tips agar putra-putri kita terhindar dari perbuatan tercela ini:
1). Berikan kasih sayang sepenuhnya kepada anak. Kasih sayang disini bukan berarti kita selalu memanjakan. Memberikan kasih sayang pun perlu ilmu. Seperti ketika memainkan layang-layang, ada saat ia diulur, ada saatnya ditarik.
2). Hindari kekerasan dalam mendidik anak
3). Aturlah penggunaan gadget. Hindari game online yang berbahaya. Hampir semua game online yang ada, mengandung unsur kekerasan dan pornografi, maka jangan diremehkan. Pesan Bunda Farida, "Jangan pernah meremehkan hal kecil. Kalau kita meremehkan yang kecil, kita bisa terjebak pada hal yang lebih besar."
Lalu, apakah anak-anak tidak boleh bermain game? Jawabnya adalah boleh, asal game tersebut halal dan thoyyib. Bagaimana game yang halal itu? Game yang halal adalah game yang tidak ada unsur pornografi dan kekerasannya. Sedangkan thoyyib yang dimaksud adalah, dibatasi intensitasnya, maksimal 1 jam sehari.
4). Terapkan reward dan punishment pada anak


Agar Anak Tidak Menjadi Korban Bullying

Selain itu, agar anak-anak kita tidak menjadi korban bullying, berikut ini adalah hal-hal yang bisa kita terapkan:
1. Ajak anak untuk selalu bercerita tentang kejadian yang dialaminya. Dengarkan dengan seksama.
2. Ajarkan anak untuk berkata "tidak", jika akan dipaksa temannya.
3. Libatkan anak dalam kegiatan bersama teman-temannya agar tidak terlihat menyendiri.
4. Ajarkan anak untuk melapor pada guru jika mengalami bullying di lingkungan sekolah.


Ciri Anak yang Rentan Dibully

Ini adalah ciri-ciri anak yang rentan dibully:
1. Anak yang pendiam, diapa-apain ngga ada perlawanan.
2. Anak yang cengeng. Anak yang setiap keinginannya dituruti, biasanya akan tumbuh menjadi anak yang cengeng.
3. Anak yang terlalu dimanja. Anak yang terlalu dimanja, maka pertahanan tubuhnya akan lemah. Bertengkar memang tidak baik, namun di sisi lain, "bertengkar" juga mempunyai sisi positif. Sisi positifnya adalah, anak menjadi tahu cara menyelesaikan masalah.

Tentang anak yang dimanja tadi, saya jadi ingat, Tere Liye pernah menulis: "Sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal, yaitu suhu dan tekanan yang tinggi di perut bumi. Semakin tinggi suhu yang diterimanya, semakin tinggi tekanan yang diperolehnya, maka jika dia bisa bertahan, tidak hancur, dia justru berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. Keras. Kokoh. Mahal harganya. Sama halnya dengan kehidupan, seluruh kejadian menyakitkan yang kita alami, semakin dalam dan menyedihkan rasanya, jika kita bertahan, tidak hancur, maka kita akan tumbuh menjadi seseorang berkarakter laksana intan. Keras. Kokoh."

Ini bukan berarti bahwa perilaku bullying itu diperbolehkan untuk menempa seseorang menjadi kuat atau tidak manja yaa. Bagaimanapun juga, bullying is not cool and it is a crime. Jadi jika putra-putri kita, atau orang terdekat kita menunjukkan perubahan perilaku seperti menjadi pendiam, sering menyendiri, menjadi pemurung, menangis secara diam-diam atau memiliki luka fisik yang tak biasa, kita harus segera tanggap. Jangan sampai terlambat, karena dampaknya bisa lebih buruk di masa yang akan datang.

Coba perhatikan video ini. Betapa bullying dapat berdampak buruk terhadap psikologis seseorang dalam jangka waktu yang tak sebentar. Proses penyembuhannya memerlukan waktu yang amat panjang. So, if you see someone being bullied, make it stop. Let's put an end to Bullying.


Minggu, 26 Februari 2017

Streaming Musik Asik di Langit Musik

Saya tahu ada aplikasi bernama Langit Musik sejak tiga minggu lalu. Karena penasaran, saya download deh aplikasinya di handphone butut yang saya punya. Saya, kebetulan adalah penikmat musik. Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya, meski saya tidak bisa memainkan satu pun alat musik. Hiks, ngenes ya...  

Nah, setelah install aplikasi Langit Musik ini, saya langsung meng-oprek-nya, saking besarnya rasa penasaran saya. Saya sudah membayangkan lagu-lagu apa saja yang ingin saya dengarkan.


Langit Musik, Aplikasi yang User Friendly

Untunglah, aplikasi ini mudah sekali dimengerti alias user friendly. Beginilah tampilan "Explore" di Langit Musik. Ada kolom search-nya juga, dimana saya bisa mencari lagu yang ingin saya dengarkan.

tampilan Explore di Langit Musik

Mau tahu, lagu apa yang menjadi "playlist" saya?

Saya cerita dulu ya... Saya ini tipe orang yang senang mengenang. 

Darimana saya bisa menyimpulkan itu? Dulu saya pernah mengikuti sebuah test untuk mengetahui karakter saya. Waktu itu, saya disuruh menggambar wajah, dengan mata tertutup. Saya harus mengikuti instruksi Pak Psikolog, bagian wajah yang manakah yang digambar terlebih dulu. Pak Psikolog menyebutkannya secara acak. Jadi misalnya; pertama gambar hidung, lalu selanjutnya telinga kiri, mulut, mata kanan, telinga kanan, dan seterusnya. Entah waktu itu bagaimana saya menggambarnya, yang jelas ada satu bagian yang tertinggal di belakang. Pokoknya, hasil dari test itu, Pak Psikolog mengatakan bahwa saya adalah tipe orang yang suka melihat ke belakang.

Tapi memang iya sih, cocok. Teman-teman sekolah yang mengenal saya, pasti setuju dengan ini, karena terkadang saya bisa mengingat dengan detail sebuah kejadian waktu kami di kelas dulu. Sayangnya, kemampuan mengingat masa lalu ini tidak diiringi dengan kemampuan mengingat pelajaran, hahaha... Makanya jangan heran ya kalau nilai saya waktu sekolah pas-pasan banget. ✌

Nah, sudah tahu 'kan kalau saya ini tipe orang yang suka mengenang? Ini terlihat koq dari lagu-lagu yang saya simpan dan dengarkan di Langit Musik ini. Kan katanya, karakter kita bisa ditebak juga dari selera musiknya, hihi...

Ini adalah daftar putar yang saya simpan ☺✌. Ada yang suka lagu-lagu ini juga? Hehehe.. toss dulu kalau begitu.




Koq hampir semuanya lagu jadul ya? Hahaha... Iya, itu karena hobi saya yang doyan mengenang itu tadi, dan setiap lagu memang ada ceritanya. Misalnya lagu Baby One More Time -nya Britney Spears, mengingatkan saya di jaman SMP. Waktu classmeeting, atau masa jeda antara UUC dengan saat terima raport, ada teman saya yang menggunakan lagu ini ketika lomba dance. 

Bukan Pujangga - Base Jam, ini lagu yang ngehits banget di masa remaja saya. Almarhumah ibu saya juga menyukai lagu ini, termasuk grup band nya juga. ☺☺

Cerita Cinta - Kahitna. Ini jaman saya masih kelas 3 SD kalau tidak salah. Lagu ini saya dengar pertama kali di acara Album Minggu Kita. Ada yang tahu acara ini? ☺✌ Dan ketika Om saya pulang dari kuliah di Jogja (biasanya Om pulang hari sabtu-minggu atau pas libur kuliah), Om suka menyetel lagu ini juga lewat kaset. Selain lagu ini, yang disukai Om saya dulu adalah Mengapa - Nicky Astria. Hihihi, jadi rindu jaman ituuuu.

Karma, Semua Tak Sama, Hanya Memuji, sampai Khayalan-nya The Groove, itu jadi soundtrack waktu saya lagi mengalami masa puber. Hahaha...

Akhir Cerita Cinta - Glenn Fredly, pas banget momennya sama perpisahan saya dengan mantan pacar yang sekarang ahamdulillah jadi suami saya. Haha, lucu deh ah.. 

Dan masih banyak lagu-lagu kenangan lainnya. 

Teman-teman pernah juga ngga sih kayak gini; kalau pas dengar sebuah lagu, trus ingatannya terbang ke masa dimana lagu tadi berkaitan dengan cerita kehidupan kita? Istilahnya ada lagu yang jadi soundtrack perjalanan hidup kita, gitu lah. Nah, itu ya, kadang suka bikin bengong sendiri.

Tapiii, lagu kenangan itu baiknya memang ngga sering-sering didengarkan, biar ngga bosan. Nikmatnya mengenang itu ya, sekali-sekali doang. Kalau diingat-ingat terus malah jadinya ngga istimewa. Itu menurut saya sih yaa.. ☺☺


Bagaimana saya bisa menemukan lagu-lagu asik itu?

Begini...
Langit Musik ini keren. Kita bisa explore dan menemukan beberapa genre musik. Pilih aja yang kita suka.

Bisa tebak ngga, apa genre yang paling sering saya pilih? Yup, EVERLASTING. Hahaha... Dan di genre Everlasting ini, ada beberapa pilihan playlist. Saya pun mulai pilih-pilih lagu dari beberapa playlist ini.

Langit Musik ini juga "pintar", karena dia pun merekomendasikan lagu-lagu yang sesuai dengan selera kita. Iya, jadi disesuaikan dengan lagu-lagu yang kita dengar sebelumnya. Yaa..barangkali belum kita simpan atau kita masukkan ke dalam daftar putar, ya kan?




Mendengarkan Langit Musik bisa disambi alias Multitasking

Oya, saya meng-explore Langit Musik dan mencari lagu-lagu favorit saya, sambil mendengarkan lagunya Raisa - Kali Kedua dan Tulus - Pamit. Kelihatan kan?

Jadi, mendengarkan lagu di Langit Musik ini bisa disambi, ngga terganggu dengan aktivitas lainnya. Bahkan ya, misal pun saya membuka WhatsApp atau nge-blog via handphone sekalipun, musiknya masih terus berputar. Weeeh, enak kan? Jadi berasa lagi di depan PC, ngeblog sambil muter lagu. ☺❤




Bagaimana Cara Memasukkan Lagu Favorit ke Dalam Daftar Putar?

Dari sebuah playlist yang terdiri dari 50 buah lagu, terkadang ada lagu yang tidak saya sukai. Jadi, sebenarnya tidak semuanya masuk dalam daftar putar saya. Lalu bagaimana cara memasukkan lagu ke dalam daftar putar? 

Ini dia caranya;



Misalkan, saya mau pilih lagu Jera, Agnez Mo. 
* Step pertama, klik titik tiga di sebelah kanan lagu pilihan, dalam hal ini, Jera.
* Selanjutnya akan muncul pilihan. Saya pilih "add to queue" jika ingin memasukkannya dalam daftar putar, dan "save the song" jika ingin menyimpannya dalam lagu favorit saya.




And here they are, MY MUSIC




Langit Musik cuma berisi lagu dewasa? Engga dong. Saya bahkan Save Album untuk Amay nih... 

Yup, ada lagu untuk anak-anak juga disini. Ada theme song nya Petualangan Sherina, ada lagu-lagunya Tasya juga. Selain itu ada OST Ambilkan Bulan juga. Saya save albumnya malah, buat jaga-jaga kalau Amay pengen dengerin juga. Love banget deh. Semoga nanti lagu-lagu anaknya bisa bertambah banyak yaa.. ☺☺❤❤

Oya, ini juga salah satu fitur keren Langit Musik lainnya yaa... Kita bisa follow playlist atau save album yang kita mau. Seruuu...



Kalau ngga hapal dengan lagunya, gimana? 

A
B

Ngga perlu khawatir kalau ngga hapal sama lagunya. Ada text-nya koq... Kita juga bisa pilih nih tampilan lagu yang sedang kita putar.

Kalau teman-teman, suka yang tampilan A atau B? Saya sih dua-duanya suka, hehe...






Cobain #TagStation Yuuuk...

Setelah saya meng-install aplikasi Langit Musik ini, saya seperti mendapat mainan baru. Seruuuu.... Musik yang kita dengarkan pun bisa disesuaikan dengan mood kita.

Misal kita lagi sedih dan pengen ditemani lagu-lagu yang berbau "sadness", iiih kita bisa banget ke #TagStation dan cari hashtag #Sadness. Atau ketika ingin dengar lagu-lagu yang sedang hits, di #TagStation juga tersedia #hits loh. So, #TagStation memudahkan kita menemukan lagu sesuai kategori yang kita inginkan. Yaah, sesuaikan saja dengan mood kamu. Dan lagu yang bisa kita dengar di #TagStation ini ngga hanya terbatas pada yang ada di playlist kita atau di daftar musik yang kita simpan saja loh. Asik yak?☺

Seperti sebuah film, yang ketika ada scene yang mengharukan atau menyedihkan, maka backsoundnya adalah lagu-lagu mellow, atau ketika ada scene bahagia maka latar lagunya adalah lagu-lagu dengan syair dan nada yang menggembirakan, maka seperti itulah kurang lebih hidup kita. Kadang kita perlu mewakilkan perasaan pada sebuah lagu kan? Seperti kata Om Victor Hugo "Music expresses that which cannot be put into words and that which cannot remain silent." 

Di Langit Musik ini, kita bisa dengarkan lagu yang kita mau, SEPUASNYA.

Takut boros kuota internetnya? Pakai TELKOMSEL makanya, biar bisa mendengarkan semua, free. Asik kaaan?☺❤



#TagStation mempermudah mencari kategori lagu


Dengan berlangganan, kita bisa mendengarkan lagu secara offline




Oya, kalau ingin mendengarkan lagu kesayangan kita secara offline, kita bisa berlangganan. Saya kebetulan belum berlangganan, tapi udah niat mau berlangganan juga, biar bisa dengerin lagu tanpa terganggu sinyal. Hehehe.. Tapi nunggu bulan depan deh, ini udah tanggal tua soalnya, hiks...

Lumayan terjangkau koq biayanya. Hanya Rp 6.600,- untuk 7 hari, atau jika ingin lebih murah lagi, kita bisa pilih Langit Musik Premium untuk 30 hari dengan hanya Rp 22.000,-




Jadi, sudah siap mendengarkan musik asik di Langit Musik? Jadikan Langit Musik sebagai teman mencari #MusiknyaHidupKamu

Kata Om Friedrich Nietzsche, "Without music, life would be a mistake." ☺✌