Langsung ke konten utama

Marshanda (lagi) --> Foto-Foto Kebahagiaan Marshanda yang Bikin Iri

Haduh, saya memang suka sama artis yang ini, jadi maaf ya kalau nulis tentang dia lagi.

Berawal dari nonton Just Alvin dalam sesi wawancaranya dengan mantan suami Marshanda, Ben Kasyafani, saya langsung ingin mengulik kembali tentang Chacha. Jangan ada yang bilang, "Siapa elu? Kenal gitu ama Chacha?" gitu yaa... Hehe, lha wong jangankan saudaraan, berteman aja enggak. Jangankan kenal, bertatap muka aja belum pernah, apalagi ngobrol. 

Balik ke Ben. Adudu, si Ben ini bikin saya nangis bombay di kamar. Untung Amay udah bobo, jadi nggak tau kalau emaknya mewek, hiks hiks.. Ketika ditanya Alvin, adakah pesan yang ingin disampaikan untuk Chacha, Ben menjawab kurang lebih begini, "Pulang Cha. Pulang lah, pulang. Pulang ke aku, ke anak kita. Kita hidupkan lagi lah, hal-hal indah yang pernah terjadi di antara kita dari pertama ketemu sampe selama ini." Huwaaaa...siapa yang nggak sedih coba?

Dan terus terang, setelah menonton Just Alvin itu, foto-foto Marshanda dengan Ben juga Sienna yang pernah dia upload melalui fan pagenya di facebook, langsung terbayang-bayang. Duh Cha, koq bisa sih? Padahal kamu tuh selalu bikin perempuan-perempuan lain merasa iri. Udah cantik, kaya, artis pula, punya suami yang juga sayang, sholih, ganteng, keluarganya kelihatan harmonis dan saling dukung kegiatan masing-masing, punya anak yang juga nyaris sempurna..apa lagi coba yang kurang?

Dan inilah sebagian foto Marshanda yang bikin saya pribadi merasa iri. Semoga Marshanda dan keluarganya bisa kembali bahagia seperti dulu kala yaa..aamiin... Semua foto saya ambil dari fan page Marshanda di facebook, https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10151778056358335.1073741827.15867768334&type=3

The world is preparing you for Greatness
Your beautiful crystal clear heart will surf through the tide of life.

Well its not gonna be easy...

Photoshoot cover majalah "Mom, Dad, and I" tadi pagi  

Happy 1 year old my baby @siennakasyafani makasih ya udh jengukin ibu di RS

Komentar

  1. kalau di instagram sudah dihapus mbak, foto-foto sama ben apalagi

    BalasHapus
  2. Ooh..sayang banget ya Mba nunu.. Harusnya dia buka2 lg album lama, betapa terlihat bahagianya mereka di mata publik.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Berkat Theragran-M, Badan Bugar, Flu Hengkang

Disclaimer: Postingan ini benar-benar ditulis berdasar pengalaman pribadi. Jika ada perbedaan hasil dengan pengalaman orang lain, maka penulis tidak bertanggung jawab. :)


Di dua malam, tepatnya tanggal 16 dan 17 September, Solo diguyur hujan. Lebat sekali. Sampai-sampai, Minggu pagi tanggal 18, udara terasa begitu dingin. Ini adalah keadaan yang luar biasa, karena biasanya udara Solo selalu terasa panas, baik siang maupun malam.
Singkat kata, pagi itu saya beraktivitas seperti biasa. Setelah mencuci piring dan mencuci baju, saya bersiap untuk memasak. Tiba-tiba, terasa ada yang tak beres di badan. Berulang kali saya bersendawa, kepala jadi berat, dan leher pun terasa kaku. Saya menghampiri Mas Yopie, meminta tolong agar beliau membaluri punggung, pundak dan leher dengan minyak kayu putih.

Oya, cerita ini sebelumnya pernah saya tuliskan di instagram saya @arinta.adiningtyas
Setelah beristirahat sejenak dan badan terasa lebih enak, saya melanjutkan rencana memasak yang tertunda tadi. Ka…

Surat untuk Mas Amay

Mas Amay, tak terasa 17 Juli ini, kau t'lah resmi mengenakan seragam putih merah. Tidak Mama sangka kau tumbuh secepat ini. Rasanya baru kemarin Mama menangis di ruang operasi, saat akan melahirkanmu.

Anakku, makin besar engkau, makin besar pula tanggung jawab berada di pundakmu. Mama berterima kasih, karena di bulan Ramadhan yang lalu, kau telah mampu berpuasa hingga maghrib tiba. Ini sesuatu yang sangat membahagiakan Mama, karena di umurmu yang baru enam tahun ini, kau telah terlatih menahan lapar dan dahaga.

Meski begitu, jangan pernah berpuas diri, Nak. Ada banyak PR yang mesti kita lakukan. Mama, kamu juga, harus memperbaiki kualitas ibadah kita sejak sekarang, agar bisa jadi contoh yang baik untuk Adik Aga. Jika latihan puasa telah mampu kau taklukkan selama sebulan (27 hari tepatnya), masih ada PR harian, yaitu memperbaiki kualitas shalat dan mengaji kita.

Mas Amay, jika Mama mengajakmu untuk membaca Al-Qur'an, membimbingmu untuk menghafalnya pelan-pelan, itu tak lain …

Saat "Dia" Tertawa di Sampingku

Yeaayyy sudah tanggal 19, itu artinya Blogger KAH kembali datang. Kali ini kami menulis sebuah tema yang terinspirasi dari curhatan-curhatan kecil sehari-hari. Hehe, saya, Mbak Rani, dan Mbak Widut memang suka ngobrol dan curcol. Hingga kemudian lahirlah ide untuk membahasnya di sebuah postingan blog.

Tema kali ini adalah pengalaman horor. Oya, bulan ini kami kedatangan tamu yaa, Mami Susi, yang tampaknya suka banget dengan hal-hal mistis, kami undang untuk bercerita juga.

Silakan baca tulisan Mami Susi Susindra dengan "Wanita Berwajah Rata"nya disini, Mbak Rani dengan Hantu Genit-nya disini, dan Mbak Widut dengan kisah sawannya si K disini
~~~
Sebelumnya saya pernah menulis sebuah kejadian yang menegangkan di rumah bude di Jogja, berjudul "Jangan Baca Ayat Kursi". Waktu itu saya memang tidak merasa apa-apa, karena memang pada dasarnya saya kurang peka dengan keberadaan makhluq astral. Akan tetapi, Amay, yang kala itu belum genap dua tahun, terlihat agak sensitif…