Langsung ke konten utama

Belajar Bisnis dan Melek Teknologi dari Ibu Erlisa Karamoy

Mendengar nama Erlisa Karamoy, saya langsung membayangkan Angel Karamoy, xixi.. *Ampuuun..:v Habis namanya seolah tidak asing di telinga, ya 'kan? :D

Ada yang belum tahu, siapakah Ibu Erlisa Karamoy itu? Baik, kita berkenalan dulu yuk. Ibu Erlisa Karamoy adalah seorang penulis yang memiliki 3 putra-putri yang sudah beranjak remaja. Beliau tergabung dalam beberapa komunitas kepenulisan, salah satunya adalah Blogger Perempuan. Beliau bertempat tinggal di Tangerang, Banten. Tulisan beliau bisa kita baca di websitenya yang beralamat di http://elisakaramoy.com

Tapi ada yang sedikit membuat saya bingung. Yang benar, namanya Elisa atau Erlisa, sih? Karena di beberapa media sosial beliau menggunakan nama Erlisa Karamoy, namun jika kita membuka websitenya, disitu tertulis Elisa Karamoy.

Ternyata, nama asli pemberian orang tua beliau sebenarnya adalah Meutia Erlisa Sevelina Karamoy, namun di facebook, beliau menggunakan nama Mutia Erlisa Karamoy, dan di twitter serta instagram, beliau menggunakan nama @mutia_karamoy. Mengapa beliau menggunakan "elisakaramoy" tanpa huruf r sebagai alamat website-nya? Tak lain karena nama Elisa adalah nama kecil atau nama panggilan di keluarga, dan karena memori itu begitu kuat, beliau memilih nama ini sebagai nama domain.

Sudah jelas 'kan? :D

Membaca blognya, terus terang saya langsung ingin mengatakan "wow". Tulisan beliau panjang-panjang. Huhuhu, sementara saya ini punya kesulitan dalam mengembangkan ide. Jadi memang, tulisan saya cenderung kurang detail. Halah, malah curcol. :p

Sepertinya, saya harus berguru pada beliau. :D

Tapi saya salut. Terlihat sekali bahwa beliau ini memiliki semangat yang luar biasa. Dari tulisannya saya menangkap bahwa beliau ingin membuktikan bahwa ibu-ibu pun bisa melek teknologi. Ada beberapa tulisan dalam blog beliau yang mengulas tentang komputer, diantaranya:


Hihi, baca judulnya aja bikin mata ijo, ya 'kan?

Dan selain melek teknologi, beliau ini rupanya seorang mompreneur juga. Ah iya, jaman sekarang, kalau mau bisnis lekas melejit, kita harus mau mengikuti perkembangan jaman. Persaingan dagang akan selalu ada, sehingga kita harus jeli melihat peluang dan memanfaatkan kesempatan. Ada banyak tips yang beliau bagi. Dalam Bisnis Melesat Berkat Olah Marketing, beliau memberikan tips bagi para produsen yang hasil produksinya barupa barang, untuk memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Tempat. Tempat yang dipilih harus strategis agar mudah diakses oleh konsumen.
2. Kualitas produk, harus sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.
3. Harga. Usahakan harga yang kita patok terjangkau oleh konsumen.
4. Promosi. Lakukan promosi agar konsumen tau betul mengenai apa dan bagaimana produk yang kita jual.

Wiii, tipsnya keren kan ya? Kalau mau belajar bisnis lebih dalam lagi, beliau juga pernah lho, mengulas tentang beberapa aplikasi yang bisa digunakan oleh para online shop untuk memermudah bisnis. Komplit deh pokoknya.

Dan seperti ibu-ibu pada umumnya - saya juga - beberapa kali beliau juga menulis tentang kegiatan putra-putrinya. Tidak hanya menulis tentang curahan hati saja - kalo ini saya banget - tapi beliau juga memberikan tips-tips tentang parenting. Ini yang juga tak kalah penting.

Nah, kini, siapa yang penasaran dengan wajah cantik ibu Erlisa Karamoy? Nah, ini dia;

Ibu Erlisa Karamoy

Komentar

  1. tips usaha dari Mbak Mutia emang keren ya. Yuk jadi pengusaha :D

    BalasHapus
  2. Jd ibu rumah tangga, gosh writer dan pengusaha waahh mbak yang satu ini keren ya mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. he em.. mesti belajar bagi waktu juga dari beliau, hehe

      Hapus
  3. salut sama mbak Mutia, bisa benget bagi waktunya. Itu tips nya jadi ngingetin aku pas kuliah prilaku konsumen, hehehe 4P ( Place, Product, Price, Promotion)

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh, jadi ini beneran ada teorinya yaa..xixixi

      Hapus
  4. semoga blog mbak semakin maju ya mbak karena anda memasang artikel yang bermanfaat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin..aamiin..aamiin.. makasiiiih..:)

      Hapus
  5. Di judul yang kedua itu bikin ijo plus2, Mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk...matre detected :D
      emak-emak bangeeett, haha

      Hapus
  6. pertama ketemu Mbak Elisa, aku langsung nyaman banget ngobrol sama beliau. Anatara Mbak Arin sama Mbak Elisa ini mirip banget satu sama lainnya, jago ngeblog juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh Mbaaa...saya mah apa atuh... Ngeblognya masih angot-angotan..hiks hiks..

      Hapus
  7. Kayanya saya harus baca artikel tentang notebook tipis itu deh. Sepertinya menarik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ehem..yang bikin dompet tebel yaa? :v

      Hapus
  8. Saya selalu salut dengan wanita yang mau belajar dan mau membagi ilmunya agar yang lain juga tahu. Saya tahu itu tidak mudah, tetapi jika berhasil, berkahnya melimpah. Seperti mbak Elisa ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul Mba.. semakin kita membagi ilmu, justru semakin banyak yg kita dapat ya mba.. :)

      Hapus
  9. Pingin tulisan saya bisa rapih seperti mba Elisa Karamoy..tapi belum bisa hiks

    BalasHapus
  10. Salah satu blog yg sering saya datengin saat blog walking neh mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. kereeen mba mutiaa.. rajin silaturrahmi insya Allah banyak rezeki menghampiri. :)

      Hapus
  11. Keep positive sharing untuk kita semua

    BalasHapus
  12. Huhuhu...diriku ngak sehebat itu, sekarang aja masih berguru sana sini dan masih suka mupeng sama blogger-blogger hebat nan konsisten. Matur Nuwun ya mbak udah di ulas, maaf telat berkunjung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. orang yang benar-benar hebat biasanya tidak pernah menyebut diri sendiri sebagai orang hebat.. :)

      Hapus
  13. Akhirnya saya tahu perbedaan Erlisa dengan Elisa :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi..ini saya tanyakan langsung pada beliau.. :)

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Berkat Theragran-M, Badan Bugar, Flu Hengkang

Disclaimer: Postingan ini benar-benar ditulis berdasar pengalaman pribadi. Jika ada perbedaan hasil dengan pengalaman orang lain, maka penulis tidak bertanggung jawab. :)


Di dua malam, tepatnya tanggal 16 dan 17 September, Solo diguyur hujan. Lebat sekali. Sampai-sampai, Minggu pagi tanggal 18, udara terasa begitu dingin. Ini adalah keadaan yang luar biasa, karena biasanya udara Solo selalu terasa panas, baik siang maupun malam.
Singkat kata, pagi itu saya beraktivitas seperti biasa. Setelah mencuci piring dan mencuci baju, saya bersiap untuk memasak. Tiba-tiba, terasa ada yang tak beres di badan. Berulang kali saya bersendawa, kepala jadi berat, dan leher pun terasa kaku. Saya menghampiri Mas Yopie, meminta tolong agar beliau membaluri punggung, pundak dan leher dengan minyak kayu putih.

Oya, cerita ini sebelumnya pernah saya tuliskan di instagram saya @arinta.adiningtyas
Setelah beristirahat sejenak dan badan terasa lebih enak, saya melanjutkan rencana memasak yang tertunda tadi. Ka…

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Kedai Ibu By Mommilk Solo

Siang kemarin, saya men-charge jiwa raga di sebuah kedai. Jiwa, saya isi ulang dengan silaturrahmi bersama teman-teman, dan Raga, saya isi ulang dengan makanan dan minuman yang berbeda dari biasanya.
Untuk seorang ibu dari dua anak yang masih kecil-kecil dan kesehariannya hanya fokus dengan urusan sumur dan dapur -kasur juga sih, lol- seperti saya, momen bertemu dan bercanda dengan teman-teman seperjuangan tentu menjadi sesuatu yang istimewa. Sungguh, kemarin saya bisa tertawa lepas, hingga sisi lain dari diri saya keluar dan itu membuat Mbak Ety Abdoel terheran-heran, wkwkwk... Mungkin dalam hati Mba Ety membatin, "Ni anak kesambet apa, sih?" Hahaha...
Oya, saya perlu mengatakan ini. Ada yang mendukung kesyahduan perjumpaan kami. Apa itu? Tempat, suasana, dan makanannya tentu saja. Sebuah bangunan tua bergaya Indische menjadi tempat pertemuan kami. Semilir angin yang bertiup sepoi-sepoi, ditambah dengan iringan lagu Sheila on 7 yang seolah mengajak untuk ikut bersenandung …