Langsung ke konten utama

Nostalgia Penyanyi dan Lagu Anak Tahun '90-an

Waktu kelas 5 SD, saya mengalami kesulitan menghapal keunikan/keistimewaan negara-negara, yang keluar di mata pelajaran IPS. Misalnya, tentang negara Australia yang suku aslinya adalah Aborigin, atau Belanda yang disebut negeri kincir.
Tapi, beruntung, kesulitan itu tak berlangsung lama. Trio Kwek-Kwek, yang personilnya terdiri dari; Alfandy, Dhea Ananda, dan Leony, mengeluarkan single yang berjudul "Katanya Katanya".


Tau tidak liriknya bagaimana? Ini dia;

Australia negeri wool (katanya, katanya)
Aborigin sukunya (katanya, katanya)
Boomerang senjatanya (wow wow)
Kanguru binatangnya 

Amrik Negeri Paman Sam (katanya, katanya)
Super power namanya (katanya, katanya)
Challenger pesawatnya (wow wow) 
Nih, Rambo jagoannya

Belanda negeri kincir (katanya, katanya)
Keju penghasilannya (katanya, katanya)
Tulip nama bunganya (wow wow)
Dam nama bendungannya

Gituuuu... Lanjutannya masih ada lagi sih, tapi ntar kepanjangan, hehehe... Daaan...terbukti ya, lagu ini sangat membantu saya (dan teman-teman lainnya tentu) untuk menghapal pelajaran kelas 5 waktu itu. Hehehe...

Ngomongin soal lagu anak di tahun '90an, sepertinya seru yah, kalau kita bernostalgia sama lagu-lagu dan penyanyi-penyanyinya? Nah, kemarin, saya tanya teman-teman di facebook, tentang lagu apa yang disukai dan masih diingat hingga kini. Ternyata banyak yang lupa judul, tapi ingat dengan penyanyinya. Kita bahas penyanyinya dulu saja yaa... Selain Trio Kwek-Kwek, siapa saja kah mereka?

1. Sherina
Iya, Sherina memang paling sering disebut oleh teman-teman. Memang nggak perlu diragukan lagi kualitas suara dan musiknya sih ya... Saya pun, termasuk mengidolakan dia loh. Dan sampai sekarang, saya sering menyanyikan lagu "Andai Aku Besar Nanti". Lagu-lagu Sherina yang lain, yang lekat dalam ingatan adalah: Pelangiku, Balon Udara, juga Jagoan dan Lihat Lebih Dekat yang keduanya merupakan soundtrack film Petualangan Sherina.


2. Maissy
Dulu Maissy punya acara sendiri loh, judulnya Ci Luk Ba. Kalau yang lain seperti Trio Kwek-Kwek, Saskia dan Geofanny, Kiki, (dan yang lainnya lupa), punya acara berjudul Dunia Anak-Anak.
Maissy ini terkenal centil di jamannya, hehehe... Bisa dibilang, dia ini Syahrini-nya anak-anak. :D
Tapi ngga nyangka ya, sekarang dia jadi Dokter.


3. Chiquita Meidy
Siapa yang ingat suara menggemaskan yang menyanyikan lagu Kukuku? Nah, dialah Chiquita Meidy. Lagunya yang lain yang juga disebut oleh teman-teman adalah "Kampuang Nan Jauh Di Mato". Ingat nggak sama muka imutnya?


4. Enno Lerian
Enno Lerian ini suaranya lembuuut sekali. Favorit saya adalah lagunya yang berjudul Du Di Dam. Tapi ada juga lagu lain, yang juga disukai Amay, anak saya. Lagu itu berjudul Nyamuk Nakal. Soalnya, dia suka sama badut nyamuk dan lalat di video klipnya. Boleh juga loh, kalau lagu ini dijadikan senjata ketika anak malas bersih-bersih. :D
Oya, masih ada lagi lagunya yang saya suka, judulnya Dakocan dan Semua Ada Disini. :)


5. Bondan Prakoso
Bondan lebih dikenal dengan sebutan Si Lumba-Lumba, karena ia dikenal setelah menyanyikan lagu dengan judul yang sama. Waktu kecil dulu, saat menonton video clipnya, saya sempat berpikir begini, "Ni anak nyanyi apa marah ya?" Haha, habis ekspresinya kan begitu... :p
Tapi ngomong-ngomong, sepertinya dia dan Sherina adalah salah dua penyanyi cilik yang masih berkarya hingga kini. Eh, ada Puput Melati juga ding, meski tak sering tampil sebagai penyanyi.


6. Tasya
Si Anak Gembala ini memang selalu riang serta gembira, makanya nggak heran kalau dia jadi awet muda, hehe... Lihat aja, wajah sekarang dan masa kecilnya ngga jauh beda. Dan selain lagu Anak Gembala, yang paling banyak diingat dan disuka adalah lagu "Jangan Takut Gelap", yang dinyanyikan duet bareng Duta Sheila on Seven.


7. Joshua
Arek Suroboyo ini dikenal luas lewat lagu "Diobok-Obok"nya. Sebenarnya judul aslinya adalah Air, tapi publik lebih sering menggunakan kata diobok-obok. Oya, sebelum Air, Joshua juga punya lagu berjudul Cit Cit Cuit. Karyanya yang lain masih banyak, seperti; Kapal Terbang (Cita-Citaku) dan Donat.
photo diambil dari youtube
8. Melisa
Dari survey yang saya lakukan kemarin, ternyata ada yang menyebutkan Melisa sebagai penyanyi yang mereka ingat. Tau nggak? Semut Kecil dan Si Komo, sempat nge-hits di jamannya loh. :)
Sekarang, dia dimana ya?


Eh tapi, tidak adakah yang ingat dengan lirik "bing beng bang yok, kita ke bank. bang bing bung yok, kita nabung" milik Saskia dan Geofanny? Tidak ada yang ingat juga dengan 4 MC Cilik? Hihihi, rupanya mereka tak cukup lekat di ingatan teman-teman. Setidaknya, ini fakta dari survey yang saya lakukan di facebook kemarin. Dan Agnes Monica, dia juga sempat duet dengan Eza Yayang loh.

Dan selain penyanyi-penyanyi di atas, teman-teman facebook saya rupanya sangat ingat dengan lagu-lagu berikut ini:
1. Ambilkan Bulan, Bu
2. Abang Tukang Bakso
3. Satu ditambah Satu
4. Desaku, dll

Sayangnya, kita tidak tahu persis siapa penyanyi aslinya ya... Dan bersyukur sekali, meskipun lagu-lagu anak tidak terlalu menarik lagi bagi dunia industri, tapi ada yang memutarnya setiap hari dan mempopulerkannya di telinga anak-anak masa kini. Siapakah pahlawan itu? Yup, dialah Tukang Odong-Odong. :D

Semoga, tren lagu anak-anak kembali mengudara. Saya sebagai orang tua, rindu dengan lirik lagu anak-anak yang bernas dan mengandung nasehat. Dan bersyukur sekali, penyanyi cilik yang lucu bernama Romaria telah memulainya. :)

Komentar

  1. Kalo penyanyi cilik pada jamanku dulu itu seperti Chicha Koeswoyo, Adi Bing Slamet, Diana Papilaya.. Ehh ketahuan tuwirnya ya daku..haha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha... Saya taunya Adi Bing Slamet doang. Itu pun dia udah main sinetron. >_<

      Hapus
  2. Sayang ya, sekarang udah jarang penyanyi cilik. Sekalinya ada kontes penyanyi cilik, lagunya dewasa smua -__-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba.. Yah, meskipun liriknya kadang diganti. Tapi itu bener2 mengurangi esensi dari lomba yg dikhususkan untuk anak kecil itu. :(

      Hapus
  3. kemarin di ABC yang notabene acara khusus bayi dan balita, eh diisi sama lagu cinta-cintaan.. hehehe sepertinya kita memang harus sering2 memperkenalkan lagu-lagu pada anak-anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba.. Saya sampai download albumnya sherina segala..hihi.. *ini sih karena emaknya suka, haha

      Hapus
  4. Sekarang anak-anak gak punya lagu anak-anak

    BalasHapus
  5. Dulu pertama kali denger suaranya sherina langsung suka, langsung ngefans. tapi skrg gak begitu krna lagunya kurang easy listening. Justru skrg yg msh penasaran sm maisy yg memilih keluar dr dunia keartisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dulu Sherina paling beda sih, hehe..

      Hapus
  6. aku suka chikita meidi mbak. yang kampuang nan jauh di mato itu ...(halah aku banyak banget suka lagu anak-anak sie)

    BalasHapus
    Balasan
    1. lah samaaa sukanya banyak, hehehe...

      Hapus
  7. Paling sering dengerin lagunya Maisy, Ciquita Meidy, Eno Lerian, Tasya dan Joshua apalagi yang obok-obok :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan-jangan usianya di bawah saya ya Mba.. hihihi... yang disebutin di atas itu yang seangkatan, bukan? :D

      Hapus
  8. Wah benar - benar nostalgia Ulasannya sangat menarik. Senang sekali dapat berkunjung ke laman web yang satu ini. Ayo kita upgrade ilmu internet marketing, SEO dan berbagai macam optimasi sosial media pelejit omset. Langsung saja kunjungi laman web kami sboplaza.com ya. Ada kelas online nya juga lho. Terimakasih ^_^

    BalasHapus
  9. Eeee ini ga sengaja ahaaa
    Kok bisa samaan yak tema kitah hiuhihihi

    BalasHapus
  10. Aku suka maissy...dulu yang lagunpenutup dan openingnya ci luk baa ampe apal bengett..hihihi, video klipnya juga gokil

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, musiknya asik, bikin joget-joget sendiri.. :D

      Hapus
  11. Melissa malah pernah digosipin meninggal dulu ya mbak.. Eh, pa kabar melissa sekaran ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, dulu dia sempat digosipin meninggal. ga tau ya sekarang dia gimana.. :(

      Hapus
  12. yang mau ciptain lirik lagu anak-anak juga udah jarang ya u.u
    yang aku tahu dari tv, banyak yang buat lagu dewasa supaya profitnya naik. Makanya, sedangkan lagu anak-anak, lagu dewasa pun liriknya nggak berkualitas lagi :')

    yang penting, bisa ngganggu psikologis anak-anak u.u

    BalasHapus
  13. Itu semua lagu2 yg mbak tulis di atas, skr lg heboh2nya diputer anakku tiap hari lewat youtube :D.. aku jd nostalgia juga dgrin lagu2 mereka ;D.. fav ku dulu lagu sherina.. krn suara dia yg paling bgs di antara yg lain ... Sayangnya lagu2 dia pas dewasa aku kurang sreg dengernya

    BalasHapus
    Balasan
    1. toss mbaaa..hehe.. iya, Sherina kecil lebih bagus lagu-lagunya yaa..

      Hapus
  14. Suka Puput Melati yg lagu Satu ditambah Satu, kasian anak2 sekarang nggak ada lagu khusus buat mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. He eh mba.. Saya bela-belain download semua lagu itu buat anak2 saya..

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Berkat Theragran-M, Badan Bugar, Flu Hengkang

Disclaimer: Postingan ini benar-benar ditulis berdasar pengalaman pribadi. Jika ada perbedaan hasil dengan pengalaman orang lain, maka penulis tidak bertanggung jawab. :)


Di dua malam, tepatnya tanggal 16 dan 17 September, Solo diguyur hujan. Lebat sekali. Sampai-sampai, Minggu pagi tanggal 18, udara terasa begitu dingin. Ini adalah keadaan yang luar biasa, karena biasanya udara Solo selalu terasa panas, baik siang maupun malam.
Singkat kata, pagi itu saya beraktivitas seperti biasa. Setelah mencuci piring dan mencuci baju, saya bersiap untuk memasak. Tiba-tiba, terasa ada yang tak beres di badan. Berulang kali saya bersendawa, kepala jadi berat, dan leher pun terasa kaku. Saya menghampiri Mas Yopie, meminta tolong agar beliau membaluri punggung, pundak dan leher dengan minyak kayu putih.

Oya, cerita ini sebelumnya pernah saya tuliskan di instagram saya @arinta.adiningtyas
Setelah beristirahat sejenak dan badan terasa lebih enak, saya melanjutkan rencana memasak yang tertunda tadi. Ka…

Saat "Dia" Tertawa di Sampingku

Yeaayyy sudah tanggal 19, itu artinya Blogger KAH kembali datang. Kali ini kami menulis sebuah tema yang terinspirasi dari curhatan-curhatan kecil sehari-hari. Hehe, saya, Mbak Rani, dan Mbak Widut memang suka ngobrol dan curcol. Hingga kemudian lahirlah ide untuk membahasnya di sebuah postingan blog.

Tema kali ini adalah pengalaman horor. Oya, bulan ini kami kedatangan tamu yaa, Mami Susi, yang tampaknya suka banget dengan hal-hal mistis, kami undang untuk bercerita juga.

Silakan baca tulisan Mami Susi Susindra dengan "Wanita Berwajah Rata"nya disini, Mbak Rani dengan Hantu Genit-nya disini, dan Mbak Widut dengan kisah sawannya si K disini
~~~
Sebelumnya saya pernah menulis sebuah kejadian yang menegangkan di rumah bude di Jogja, berjudul "Jangan Baca Ayat Kursi". Waktu itu saya memang tidak merasa apa-apa, karena memang pada dasarnya saya kurang peka dengan keberadaan makhluq astral. Akan tetapi, Amay, yang kala itu belum genap dua tahun, terlihat agak sensitif…

Surat untuk Mas Amay

Mas Amay, tak terasa 17 Juli ini, kau t'lah resmi mengenakan seragam putih merah. Tidak Mama sangka kau tumbuh secepat ini. Rasanya baru kemarin Mama menangis di ruang operasi, saat akan melahirkanmu.

Anakku, makin besar engkau, makin besar pula tanggung jawab berada di pundakmu. Mama berterima kasih, karena di bulan Ramadhan yang lalu, kau telah mampu berpuasa hingga maghrib tiba. Ini sesuatu yang sangat membahagiakan Mama, karena di umurmu yang baru enam tahun ini, kau telah terlatih menahan lapar dan dahaga.

Meski begitu, jangan pernah berpuas diri, Nak. Ada banyak PR yang mesti kita lakukan. Mama, kamu juga, harus memperbaiki kualitas ibadah kita sejak sekarang, agar bisa jadi contoh yang baik untuk Adik Aga. Jika latihan puasa telah mampu kau taklukkan selama sebulan (27 hari tepatnya), masih ada PR harian, yaitu memperbaiki kualitas shalat dan mengaji kita.

Mas Amay, jika Mama mengajakmu untuk membaca Al-Qur'an, membimbingmu untuk menghafalnya pelan-pelan, itu tak lain …