Langsung ke konten utama

Yurmawita, Blogger Jagoan Matematika

Matematika dianggap sebagai pelajaran paling sulit dan rumit. Dengan dasar itu, seorang anak yang pandai di pelajaran ini dianggap memiliki kecerdasan dibanding yang lainnya. Tapi syukurlah, sekarang banyak orang tua yang mulai paham, bahwa pada dasarnya, kecerdasan itu macam-macam. Setiap anak memilikinya, dengan keunikannya masing-masing.

8 kecerdasan majemuk, sumber: http://kgvaluecard.com/news/read/8-jenis-kecerdasan-yang-bisa-dimiliki-manusia


Macam-macam kecerdasan itu biasa disebut Multiple Intelligences. Menurut Howard Gardner, ada 8 macam kecerdasan manusia, yang antara lain:

1. Kecerdasan Linguistik (Word Smart)
Kecerdasan Linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan.
Ciri-cirinya antara lain: Senang berdiskusi dan menulis, suka membaca, menyukai permainan scrable atau puzzle, dll. Jika seseorang memiliki kecerdasan linguistik, ia akan cocok untuk menjadi jurnalis, news presenter, penyair, penulis, juga pengacara.

2. Kecerdasan Matematis atau Logika (Number Smart)
Kecerdasan Logik Matematik adalah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Bisa juga diartikan sebagai kemampuan membuat konsep hubungan logis antara tindakan atau simbol-simbol.
Ciri-cirinya adalah: Senang bekerja dengan angka dan dapat melakukan perhitungan mental, senang bermain catur, dll.
Pekerjaan yang cocok bagi orang dengan kecerdasan logis matematis misalnya; ilmuwan, akuntan, atau programmer.

3. Kecerdasan Spasial (Picture Smart)
Kecerdasan Visual Spasial adalah kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat (cermat). Kecerdasan ini ditandai dengan kemampuan untuk membuat konsep dan memanipulasi array spasial skala besar (misalnya; pilot atau pelaut), atau bentuk-bentuk yang lebih lokal dari ruang (misalnya; arsitek, fotografer atau desainer).
Ciri-cirinya antara lain; Menyukai seni, menikmati lukisan dan patung, memiliki cita rasa yang baik akan warna, cenderung menyukai pencatatan secara visual dengan menggunakan kamera atau handycam. - Ini Pak Yopie banget, hahaha...-

4. Kecerdasan Kinestetik (Body Smart)
Kecerdasan Kinestetik adalah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran, dan perasaan. Orang tipe ini mampu mengekspresikan gagasan dan perasaan. 
Ciri-cirinya antara lain: Gemar olahraga atau melakukan kegiatan fisik, cakap dalam melakukan sesuatu seorang diri, senang memikirkan persoalan sambil aktif dalam kegiatan fisik seperti berjalan atau berlari. Pekerjaan yang cocok untuk orang dengan kecerdasan ini misalnya; atlet, pengrajin, montir, penari, atau penjahit. 

5. Kecerdasan Musikal (Music Smart)
Kecerdasan Musikal adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. Orang dengan kecerdasan musikal memiliki kepekaan terhadap irama, pitch, ketukan, nada, melodi dan warna nada. Bisa menghasilkan kemampuan untuk menyanyi, memainkan alat musik, dan menulis musik. Misalnya; penyanyi, arranger/komposer musik, konduktor, atau pemain band.

6. Kecerdasan Interpersonal (People Smart)
Kecerdasan Interpersonal adalah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Orang seperti ini biasanya mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak, dan temperamen orang lain. Orang dengan kecerdasan interpersonal biasanya senang bekerja sama dengan orang lain dalam suatu kelompok. Pekerjaan yang cocok dengannya misalnya; networker, psikolog, negosiator, motivator atau guru.

7. Kecerdasan Intrapersonal (Self Smart)
Kecerdasan Intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. Kecerdasan ini bukan untuk menunjang karir tertentu, namun ini lebih ke bagaimana seseorang bersikap atau terhubung dalam masyarakat yang kompleks, dimana kita harus siap untuk mengambil keputusan penting bagi diri sendiri. 

8. Kecerdasan Naturalis (Nature Smart)
Kecerdasan Naturalis adalah kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang dijumpai di alam maupun lingkungan sekitar. 
Ciri-cirinya adalah; Mencintai lingkungan, mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang, senang melakukan kegiatan di luar atau alam. Kegiatan ini bisa mengantarkan seseorang menjadi travel blogger, hehe.. Pekerjaan yang cocok lainnya adalah nelayan, pemburu, pendaki, atau menjadi mahout. Bicara soal mahout, saya jadi ingat Novel Rahasia Pelangi. 


Oya, di atas saya tulis bahwa setiap individu memiliki keunikan atau kecerdasannya masing-masing. Lalu, bisakah seseorang memiliki lebih dari 1 macam kecerdasan? 

Jawabnya adalah, BISA. 

Pasti teman-teman kenal dengan musisi Erwin Gutawa 'kan? Beliau ini lulusan Teknik Arsitektur Universitas Indonesia loh.. Berarti bisa disimpulkan, selain memiliki Music Smart sebagai musisi, beliau juga memiliki Picture Smart alias Kecerdasan Spasial sebagai seorang arsitek.

Erwin Gutawa, by http://musik.kapanlagi.com/


Teman saya, Mbak Yurmawita Adismal, yang akrab dipanggil Mbak Yurma, juga memiliki setidaknya tiga kecerdasan lho. Apa saja?
1. Kecerdasan Linguistik
Jelas lah yaa..blogger gitu loh, xixixxi... Kelihatan dari tulisannya.

2. Kecerdasan Interpersonal
Ini bisa disimpulkan dari pekerjaan beliau selain sebagai seorang blogger, yaitu sebagai pengajar di salah satu Madrasah di Kota Bengkulu. 

3. Kecerdasan Logik Matematik
Nah, ini karena beliau mengajar matematika. Dan kini beliau sedang melanjutkan pendidikan di program Pascasarjana Universitas Bengkulu, jurusan Pendidikan Matematika. Keren ya? Untuk menunjang profesinya itu, beliau membuat blog selain www.yurmawita.com yaitu www.pahalaguru.wordpress.com

Ini keren sekali, bukan? Kekaguman saya semakin bertambah manakala membaca cerpennya di Yurmawita's Blog. Cerita fiksi yang dibuatnya masih ada unsur number, alias pelajaran Matematika, yang bagi sebagian orang (termasuk saya), merupakan pelajaran yang bikin lelah.

Nah, kalau teman-teman pengen belajar tentang Matematika, atau pengen curhat kenapa putra-putrinya koq kesulitan belajar Matematika, curhatlah sama beliau, xixixixxi... Semoga beliau bersedia menampung yaa, wkwkwk...

Yurmawita Adismal, blogger jago Matematika

Kunjungi saja sosmednya yang beralamat disini: 

Facebook: https://www.facebook.com/yurmawitaadismal
Twitter: https://twitter.com/yurmawita
Instagram: https://www.instagram.com/yurmawita/
Blog: www.yurmawita.com




sumber bacaan:
1. http://jeckprodeswijaya.blogspot.co.id/2014/03/8-macam-kecerdasan-manusia-menurut.html
2. http://kgvaluecard.com/news/read/8-jenis-kecerdasan-yang-bisa-dimiliki-manusia


Komentar

  1. Waini....saya cerdas apa ya...hihi, bingung sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang pasti punya Word Smart lah Mbaa..hehehe

      Hapus
  2. kalau saya kira kira termasuk yang mana ya mak arinta?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kasih tau nggak yaaa?? :v
      pak Dosen mah udah pasti punya kecerdasan interpersonal lah, kecerdasan linguistik juga. :)

      Hapus
  3. Wah saya cerdas bagian apa yak? Linguistik mungkin ya mbak? Eh tapi nggak ding, ngeblog nulisnya masih acak adut gitu hihihi... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Kisah Foto punya Picture Smart juga lah..hehe.. Kan hobi fotografi. Dan bisa hapal seri2 HP untuk Tuxlin, kayaknya punya Number Smart juga. Wooowww.. (y)

      Hapus
  4. Kalo aku nih, kecerdasannya adalah.... Hmmm, hmmm, hmmm...

    BalasHapus
  5. Hebat berarti. Soalnya aku sering ketemunya..klo orang seneng angka, biasanya nggak bisa nulis panjang.
    Btw..sama mbak rin..bagiku nggak hanya bikin lelah, mtk juga bikin takut

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mba, jarang ya orang dengan Number Smart juga pinter nulis, apalagi pinter ngomong juga. :D

      Hapus
    2. sepertinya aku kenal dengan orang yg number smart sekaligus pinter nulis juga. Mention nggak ya..

      Hapus
    3. Mbak Widut ya? doi belum komen, haha..

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Born To Be Genius; Webinar Parenting Bersama Tigaraksa

Pada tanggal 12 Oktober lalu, saya mengikuti sebuah Webinar yang diadakan oleh PT. Tigaraksa Satria. For your information, PT. Tigaraksa Satria adalah sebuah perusahaan perdagangan yang memiliki divisi untuk mengembangkan cara menstimulasi otak balita agar tumbuh optimal.
Saya mengetahui adanya Webinar ini dari seorang teman semasa SMP, Endah Ediyati namanya. Kebetulan beliau bekerja di perusahaan ini. Hhmmm, pantas saja ya, Mbak Adhwa putrinya kelihatan cerdas. Pasti stimulasi yang diberikan oleh orang tuanya juga optimal.
Stimulasi. Kata ini menjadi salah satu faktor penentu, agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Jangan lupa, cerdas itu tidak hanya pandai Matematika saja ya... Masih ingat dengan 8 jenis kecerdasan menurut Howard Gardner yang terkenal dengan sebutan Multiple Intelligence?
Nah, mendukung pernyataan tadi, Dr. Thomas Armstrong mengatakan bahwa, "Every child is genius." Sayangnya, lingkungannya lah yang terkadang melumpuhkan kejeniusan ini. …

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …