Langsung ke konten utama

5 Hal yang Bisa Kita Lakukan untuk Menghemat Listrik

Sudah setahun ini saya menggunakan listrik prabayar. Sempat kesal waktu tahu bahwa rumah yang kami beli ini menggunakan listrik prabayar, karena terbayang bagaimana rumitnya nanti. Ada kekhawatiran, kalau-kalau listrik habis di tengah malam buta, lalu saya harus bagaimana. Ditambah testimoni beberapa orang, yang mengatakan bahwa listrik prabayar itu ribet dan boros.

Ternyata, dugaan saya salah. Memang, jika penggunaan listrik pascabayar dibayarkan sebulan sekali, untuk listrik prabayar tidak bisa kita tentukan. Seperti ketika membeli pulsa handphone saja, ketika pulsa habis, kita isi ulang. Jika tidak diisi, ya kita tidak bisa menikmati.

Nah, seperti pulsa handphone juga, kita bisa tahu sisa pulsa listrik kita ada berapa. Jadi, sebelum bunyi tat-tit-tat-tit-nya mengganggu telinga kita dan telinga para tetangga, kita bisa segera mengisi ulang kembali. Kalau pulsa handphone atau pulsa listrik kita habis, kita bisa membeli Pulsa Murah Online atau Token PLN Online di Tokopedia.

Tentang boros atau tidaknya, tentu tergantung pemakaiannya. Pengguna listrik pascabayar, bisa terkaget-kaget dengan tagihan listrik bulanan, karena tidak tahu persis berapa banyak listrik yang sudah dia gunakan. Ya, hanya bisa mengira-ngira saja. Tapi untuk pengguna listrik prabayar, kita bisa mengontrolnya.

Setelah menggunakan listrik prabayar, entah mengapa, saya merasa lebih bijak dalam menggunakan listrik dibanding saat saya menggunakan listrik pascabayar. Mungkin karena saya takut pulsa listriknya cepat habis, karena akan sangat gawat jika pulsa menipis di tanggal tua, ya kan?

Makanya, saya pun menerapkan tips-tips yang teman-teman saya bagikan untuk menghemat listrik. Diantaranya adalah:

1. Menggunakan air panas untuk memasak nasi

Ini efektif lho, karena magic com termasuk alat listrik yang menghabiskan banyak energi. Apalagi saat memasak nasi.
Selain menghemat listrik, menggunakan air panas untuk memasak nasi juga bisa menghemat waktu. Nasi jadi lebih cepat matang. Nah kan, dapat 2 keuntungan sekaligus.

2. Mencabut kabel magic com setelah makan

Setelah makan –terutama setelah makan malam-, biasanya saya mencabut kabel magic com, dan saya pasang lagi beberapa menit menjelang waktu makan berikutnya.

Selain menghemat listrik, mencabut kabel magic com juga bisa mencegah nasi cepat kering. Ini bisa sekaligus menghemat nasi, karena nasi kering kan nggak bisa dimakan dan biasanya akan terbuang sia-sia. Oya, nasi kering juga bisa ikut mengelupaskan lapisan teflon lho. Kan bahaya...

magic com

3. Mencabut kabel pompa air setelah torn penuh

Jujur, hal ini belum saya lakukan secara rutin karena sering terlupa. Tapi tips dari teman saya ini perlu dicoba lho.. Sepertinya akan banyak menghemat energi, apalagi jika bak penampung air kita memiliki tombol otomatis yang akan menyala setiap kali berkurang isinya.
Coba, hitung saja per hari pompa air kita menyala berapa kali. Lakukan tips ini, nyalakan pompa air sehari tiga kali saja, yaitu saat pagi, siang dan sore, lalu kita lihat perbedaannya.

4. Tidak menyalakan dispenser

Selama ini saya menggunakan dispenser untuk membantu menuang air minum saja. Saya hanya menyalakannya jika saya kehabisan gas, sementara saya ingin minum minuman hangat. Untuk air dingin, kan ada kulkas. :D

5. Matikan alat elektronik saat tidak diperlukan

Memiliki rumah di perumahan, yang dindingnya berbagi dengan dinding tetangga, biasanya memiliki permasalahan utama pada pencahayaan. Alhamdulillah, rumah saya termasuk cukup cahaya, karena masih ada sisa lahan di belakang rumah, sehingga cahayanya bisa dimanfaatkan.

Di perumahan-perumahan yang sering saya temui, posisi yang paling sering disepelekan adalah posisi kamar mandi, yang biasanya terletak di antara kamar tidur satu dan kamar tidur yang lain. Posisi ini menyebabkan pencahayaan ke dalam kamar mandi sangat kurang, sehingga di siang hari pun memerlukan cahaya lampu. Nah, kita bisa menghemat energi listrik dengan cara mematikan lampu saat keluar dari kamar mandi. Dan jangan lupa, gunakan lampu LED, supaya lebih hemat lagi.

Lampu LED from tokopedia.com

Selain mematikan lampu saat tidak digunakan, mungkin kita bisa mulai membiasakan diri untuk mematikan handphone saat tidur malam. Bila perlu, cabut pula kabel televisi sebelum kita tidur di malam hari.


Sepertinya hanya itu tips dari saya, barangkali diantara teman-teman ada yang mau menambahkan di kolom komentar?

Komentar

  1. Saya justru malah pgn listrik pra bayar, biar terkontrol. Apalagi sejak kenaikan listrik akhir2 ini...ya. ampun, naiknya banyak bgt. Akupun mulai berhemat secara ekstrim. Nggak nyuci pakai mesin cuci (pakai mesin kalau nyuci yg berat2, misal bedcover), setrika seminggu sekali, TV dulu suka manjer buat rungon2 aja, sekarang kalau nggak dilihat nggak nyalain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku kipas yang suka kepanjer Mbak.. sama lampu kamar mandi. Iya kalau prabayar memang lebih kekontrol.

      Hapus
  2. memasak nasi dengan air panas sepertinya perlu di coba mbak, nggak kepikiran deh sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe..saya udah sering begitu. Lalu kalau sudah matang, dicabut colokan magic comnya, pasang lagi 30 menit atau 1 jam sebelum waktu makan. 😊😊

      Hapus
  3. Saya juga kadang pake air panas kl masak nasi di mejikom,lumayan cepat

    BalasHapus
  4. Aku kadang males sih mba kalau masak dulu air panas buat masak nasi tapi so far emang lebih cepat matengnya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixixi.. sambil nyuci beras sambil masak air Mbak.. 😁😁

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Mencicipi Makanan Kang Mo Yeon di Kimchi Resto, Solo

Saya termasuk fans yang terlambat menyukai serial Descendants of The Sun. Di saat fans drakor lainnya sudah mulai move on dan merambah ke drakor yang lain, saya baru saja menonton serial ini. Pesona Captain Yoo Si Jin, Big Boss yang ganteng, cerdas, sangat cepat dalam berpikir dan mengambil keputusan, setia pada negara dan Dokter Kang yang dicintainya, membuat saya jadi tergila-gila pada drama korea ini.
Kenapa malah jadi ngomongin drakor ya? Hihihi... Soalnya, karena serial inilah, saya akhirnya penasaran bagaimana rasanya makanan Korea itu.
Eh, tapi jauh sebelum ada Descendants of The Sun ini, saya juga pernah ingin sekali makan makanan korea, yaitu saat hamil Amay, dan saya sedang menonton ulang tayangan Jewel in The Palace. Jang Geum terlihat piawai dalam memasak, dan itu bikin bayi di perut saya ini jadi ngiler, hihi... Dan karena saat itu belum tau tempat makan makanan Korea di Solo, akhirnya saya menyerah. “Ya udah, pokoknya pengen makan makanan yang dimakan pakai sumpit,” ka…