Skip to main content

Syarat dan Cara Tayammum

Saya pernah mendengar, suatu hari dalam ceramahnya Ustaz Yusuf Mansyur mengatakan bahwa sebenarnya kita tidak punya alasan untuk meng-qadla atau mengganti shalat di waktu lain, termasuk menjama' shalat, jika alasannya karena sedang dalam perjalanan. Mengapa? Sepanjang perjalanan, saat ini sangat mudah untuk kita menemukan masjid atau musholla bukan? Apalagi di Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Jika memang dalam perjalanan itu kita tidak bisa berwudhu karena ketiadaan air, bukankah Allah telah memberi keringanan untuk bertayammum? Shalat di dalam kendaraan pun diperbolehkan sambil duduk jika berdiri memang tidak memungkinkan. Untuk tata cara shalat di dalam kendaraan, baca selengkapnya disini. Namun, terlepas dari itu semua, keringanan-keringanan seperti menjama' atau mengqashar shalat tetap diperbolehkan, sebagai bukti bahwa Allah memang Maha Pemurah.
Tayammum sendiri berarti mengusap muka dan dua belah tangan dengan debu yang suci. Tujuannya, menggantikan wudhu dan mandi dengan syarat-syarat tertentu.

Berikut syarat-syarat dibolehkannya tayammum:
1. Tidak ada air. Telah berusaha mencarinya, namun tidak menemukan.
2. Berhalangan menggunakan air, misalnya karena sakit yang apabila terkena air maka akan kambuh atau makin parah.
3. Telah masuk waktu shalat.
4. Dengan debu yang suci.

Fardhu Tayammum:
1. Niat (untuk dibolehkan mengerjakan shalat). Lafadz tayammum adalah sebagai berikut: 
"Nawaitut tayammuma li-istibaahatish shalaati fardlan lillaahi ta'aalaa." 
(Saya niat bertayammum untuk dapat mengerjakan shalat, fardhu karena Allah)
2. Meletakkan kedua belah tangan di atas debu untuk diusapkan ke muka.
3. Mengusap muka dengan debu sebanyak dua kali usapan.
4. Mengusap dua tangan dengan debu hingga siku-siku sebanyak dua kali usapan.
5. Memindahkan debu ke area yang diusap.
6. Tertib atau berurutan.

Sunnat tayammum:
1. Membaca basmalah.
2. Mendahulukan anggota tubuh yang kanan daripada yang kiri.
3. Menipiskan debu.

Hal-hal yang membatalkan tayammum:
1. Segala yang membatalkan wudhu.
2. Melihat air sebelum melakukan shalat, kecuali bagi yang bertayammum karena sakit.
3. Murtad / keluar dari Islam.

Satu kali tayammum hanya dapat digunakan untuk satu kali shalat, meskipun belum batal. Namun apabila bertayammum ditujukan untuk shalat sunnat beberapa kali, maka cukup hanya dengan satu kali tayammum saja.

Semoga ulasan ini bermanfa'at. Wallahu a'lam bishshowab.

Comments

Popular posts from this blog

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Jawa Timur Park 2 (Batu Secret Zoo)

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah keluarga kecil kami berkesempatan melakukan perjalanan ke Malang. Awalnya saya dan Amay hanya ingin menemani suami bertemu dengan kliennya, namun kemudian terpikir untuk sekaligus berwisata ke Batu. Mumpung ada waktu :)

Karena budget kami terbatas, kami memilih hotel yang ramah di kantong. Hanya dengan 200 ribu rupiah per malam, kami sudah bisa menikmati kamar yang nyaman, fan, televisi, juga air hangat untuk mandi. Tak perlu kamar ber-AC lah, karena Malang sudah cukup sejuk :). Kami juga memilih hotel yang tak terlalu jauh dengan stasiun, tentunya agar menghemat ongkos transportasi. 

Keesokan harinya, kami mengunjungi Jawa Timur Park. Lagi-lagi, untuk menghemat pengeluaran kami menyewa sepeda motor untuk pergi kesana. Biaya sewa motor rata-rata 50 ribu - 60 ribu, atau 75 ribu untuk layanan antar jemput. Jadi kita tak perlu mengambil dan mengembalikan sendiri sepeda motor sewaan kita. (Sudah bisa disebut backpacker belum? :p) 
Oya, tentang Jatim Park, …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …