Langsung ke konten utama

Membuat Dadar Gulung Isi Pisang

Liburan ini Alhamdulillah saya kedatangan keponakan dari Semarang. Keponakan yang paling besar tahun ini naik ke kelas VIII SMP. Dia bercita-cita menjadi seorang Master Chef. Memang tayangan Master Chef di teve sepertinya menginspirasi banyak orang ya?

Nah, karena ada asisten yang siap mendampingi saya ketika memasak, saya pun bersemangat untuk mengeksplor kebisaan di dapur. Tsaaah, gayaaaaa....:D

Sebenarnya beberapa bulan ini saya malas memasak, karena satu dan lain hal. Tapi karena ada Kakak Fina, saya sudah berniat membuat beberapa cemilan. Kemarin kami membuat puding. Hari ini, karena kebetulan saya punya sesisir pisang kepok yang saya beli dari tukang sayur kemarin, kami ingin membuat makanan berbahan dasar pisang. Awalnya bingung mau dibuat apa, tapi akhirnya terpilihlah dadar gulung isi pisang, menyingkirkan piscok untuk sementara. Semua bahan yang diperlukan, Alhamdulillah sudah tersedia di dapur.

Mudah sekali membuatnya, hanya memang perlu sedikit kesabaran ketika membuat dadar coklat untuk kulitnya.

Bahan dadar:
1.       6 sdm tepung terigu (saya pakai Cakra)
2.       ½ sdm baking powder
3.    2 sdm coklat bubuk
4.       3 sdm gula pasir
5.       ½ sdt garam
6.       3 butir telur
7.       1 sachet susu kental manis warna putih, larutkan dalam 500 ml air putih
8.       1 sdm margarine, lelehkan


Cara Membuat:
1.       Campur tepung terigu, baking powder, coklat bubuk, gula pasir dan garam.
2.       Masukkan telur, aduk searah hingga adonan tercampur rata dan terlihat licin.
3.       Masukkan air susu perlahan-lahan. Pastikan tidak ada adonan yang menggumpal.
4.       Masukkan margarine yang telah dilelehkan, aduk kembali.
5.       Panaskan wajan, tuang sesendok sayur adonan, ratakan hingga membentuk lingkaran. Angkat.


Bahan Isi:
1.       1 sdm tepung terigu
2.       1 sdm tepung maizena
3.       1 sachet susu kental manis, larutkan dalam 250 ml air putih
4.       1 sdm gula pasir
5.       ½ sdt garam
6.       4 buah pisang kepok, iris kecil-kecil

Cara Membuat:
Campur semua bahan, aduk rata. Masak adonan dengan api sedang. Angkat jika sudah meletup-letup dan mengental.

Eksekusi:
1.       Bentangkan dadar kulit coklat.
2.       Isi dengan bahan isian.
3.       Lipat menyerupai amplop, sisihkan.
4.    Sajikan semuanya, dan dadar gulung isi pisang siap dinikmati.

Pisangnya masih sisa, besok buat apa lagi yaa? :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Born To Be Genius; Webinar Parenting Bersama Tigaraksa

Pada tanggal 12 Oktober lalu, saya mengikuti sebuah Webinar yang diadakan oleh PT. Tigaraksa Satria. For your information, PT. Tigaraksa Satria adalah sebuah perusahaan perdagangan yang memiliki divisi untuk mengembangkan cara menstimulasi otak balita agar tumbuh optimal.
Saya mengetahui adanya Webinar ini dari seorang teman semasa SMP, Endah Ediyati namanya. Kebetulan beliau bekerja di perusahaan ini. Hhmmm, pantas saja ya, Mbak Adhwa putrinya kelihatan cerdas. Pasti stimulasi yang diberikan oleh orang tuanya juga optimal.
Stimulasi. Kata ini menjadi salah satu faktor penentu, agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Jangan lupa, cerdas itu tidak hanya pandai Matematika saja ya... Masih ingat dengan 8 jenis kecerdasan menurut Howard Gardner yang terkenal dengan sebutan Multiple Intelligence?
Nah, mendukung pernyataan tadi, Dr. Thomas Armstrong mengatakan bahwa, "Every child is genius." Sayangnya, lingkungannya lah yang terkadang melumpuhkan kejeniusan ini. …

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …