Langsung ke konten utama

Menguak Isi kisekii.com

Dwi Sari, pemilik kisekii.com

Dwi Sariambarningsih, itulah nama panjangnya. Dwi atau Nining, adalah nama panggilannya. Surabaya asalnya, dan Malang, adalah kota tempat tinggalnya. www.kisekii.com adalah blognya. Mengenai blognya, mengapa bernama kisekii? Karena kisekii dalam bahasa Jepang berarti “keajaiban”, katanya.

Sudah cukup ya pakai “nya-nya” nya... Ga ada ide lagi soalnya :p :D

Bicara tentang blognya Mbak Nining, maka saya harus bilang We O We. ~~Jadi inget Mba Vanti.. Mba Vantiiii, apa kabar?~~ Kenapa We O We? Karena doi rajin banget nulisnya boook.. Lihat aja nih, setahun bisa kurang lebih seratusan judul. Cuma memang tahun 2O12 dan 2O13 kayaknya lagi rada males yaaa.. Kenapa Mbaaa? Hihihi.. Dan kalau dilihat dari postingan terdahulunya, Mba Nining ini sudah cukup cakap menulis. Jadi udah langsung hebat aja gitu, tulisannya enak dibaca, dan bermutu. Beda banget sama tulisan saya di awal kayusirih ada. Hehe... *emang tulisanmu sekarang udah bermutu, Rin? :p

arsip kisekii.com

Laluuu, prestasinyaaa.. Temen-temen lihat aja portofolionya.
1. Mba Nining pernah dapat juara 1 "food blogger competition", yang diadakan Stilroad Cafe Surabaya. Woooww..
2. Juara 3 "food blog competition" yang diadakan oleh Pancious Surabaya.
3. Masuk dalam 1O peserta yang mendapatkan tiket citilink gratis ke semua rute di kompetisi blog yang diadakan oleh traveloka. eleuh eleuh..
4. Termasuk dalam 1O Pemenang Hiburan 1, blog contest yang diadakan oleh OPPO Indonesia.
5. Dan masih banyak lagi.

Ssstttt, Mba Nining kayaknya suka kupu-kupu ya? Di bagian headernya ada gambar kupu-kupunya, cantiiiik.. *kayak aku* *lalusemuamuntah* Penjelasannya juga ada di bagian “about” sih. Katanya, “Even she lived in the world just for a while, but she spreads the kindness through her beauty”. Di salah satu tulisannya di tahun 2O12 pun, “Butterfly is Flutterby”, Mbak Nining mengungkapkan kesukaannya pada serangga ini. 


header cantiknya si kisekii.com

Oya, Mbak Nining ini membagi blognya dalam beberapa kategori, yaitu; foodie, travelling, moviegeek, lifestyle, dan lovembre.com. Pembagian ini menjadikan blognya tampak rapi, meski isinya gado-gado. Nah, bisa disimpulkan ya, selain suka banget nonton film, doi juga doyan makan. Ini kelihatan sih dari beberapa reportasenya kalo habis makan di luar. Meski begitu, kayaknya Mba Nining mah langsiiing yaa.. Bersyukurlah Mba.. Hihihi.. Dan dari blognya ini juga, saya akhirnya nemu resep pasta. Spaghetti Bolognese dan Fettucine alla Carbonara.

Mau masak, Rin?

Emm, enggak sih.. Soalnya lidah saya udah terlanjur disetting buat suka mie ayam daripada spaghetti.  >_<  Tapi nge-save resepnya ngga apa-apa kan? Siapa tau ntar bisa ke Eropa [aamiin aamiin aamiin], jadi lidahnya dilatih dulu biar bisa suka makanan beginian. :D

Teman-teman ngga akan nyesel deh jalan-jalan ke blognya Mba Nining, karena disana ada banyak informasi yang mungkin teman-teman butuhkan, terutama buat yang bermukim di sekitaran Surabaya dan Malang. Oya, kalau ingin mengenal Mba Nining lebih dalam lagi, sila ke akun social medianya yaa... :D

blog: www.kisekii.com
IG: @ki_seki
Twitter: @ki_seki
Fb: Dwi Sari






Komentar

  1. Ke Eropa bareng yuuuk, hahahaha aku pun mau mba Arin. aamiin :)

    Sebelum tahun 2012 itu keknya belum terlalu mengenal beragam komunitas, pu' masih dibuat diary blognya hihihi curcol kok di mana2 ya.
    Btw, makasiiiiih banyak reviewnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha..ya ngga apa2 Mba.. Curcolnya kan bisa datengin uang..haha..

      Hapus
  2. Spagheti mah enak. belum pernah masak bolognace tah apa gitu yang sausnya dari kuning telur matang diulek.. Iuuuh rasanya, masya Allah mending enak Javanese salad with peanut sauce a.ka pecel. Halah mungkin itu guruku dulu salah resep -_- kapan-kapan mau nyobain resep yang ditulis Mbak Ning juga ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kuning telur kan amis mbaaa..duh mbayanginnya udah..

      Mending pecel deh..

      Etapi harus dibiasain, siapa tau ntar kita ke yurop kan? Aamiin..hihi

      Hapus
    2. Aku nggak cocok mbak sama bolognace...eneg rasane. (nggak ada yang tanya si, aku cerita aja he he he)

      Hapus
  3. suka tampilan blog-nya, dan aku juga suka banget sama bagian portofolio...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semuanya rapi ya mbaa..dan kelihatan profrsional.. :)

      Hapus
  4. Mestinya mbak Nining bikin post tentang tips makan enak tapi tetap langsing yaaa :D

    BalasHapus
  5. Mbak Nining tuh cantikk ya hehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayak Mbak Mutz Turis Cantik..sama2 cantik.. :D

      Hapus
  6. Kemarin udah mau nulis tentang blognya mbak Nining eh malah otak-atik template.. jadinya malah ada yang kacau ga bisa balikin wkwkwk, ntar malem coba ngedraft...
    Udah saling BW sama mbak Nining sebelum gabung di grup V hihihi...dan kalo dilihat-lihat mbak Ning itu kayak ada bule2nya gitu ya...#maap ye kommennya oot

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eeaaa yang domainnya baru.. Eeaaa... :v

      Hapus
  7. suka banget sama headerMbak Nining, cewek banget dan anggun

    BalasHapus
  8. yes ! akhirnya tau nama lengkapnya mb nining *eh apa sih mbul, dateng2 minta digetok wkwkwkkw

    BalasHapus
  9. mbak, jenengan kok lugu banget to, sampe ngaku nggak ada ide ha ha ha

    BalasHapus
  10. ndak ada ide ya berhenti dulu mbak sampek nemu :D hehe, dicurhatin lek ga ada ide lak maleh lucu XD hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Antara Rina Nose dan Rinta Noisy

Tulisan ini bisa menyebabkan darah tinggi dan emosi yang tak terkendali. Ini murni pendapat saya pribadi. Silakan pergi sebelum kalian sakit hati. :D

Sengaja saya nulis tentang Rina Nose setelah berita tentangnya agak mereda. Karena kalau pas lagi panas-panasnya, takutnya dikira saya mendompleng ketenaran, atau sengaja nyari pageview aja. Haha.. Padahal alasan sebenarnya adalah karena saya baru sempat nulis aja. Harapan saya sih, kalau situasinya sudah agak kondusif, tulisan saya ini bisa diterima dan ditelaah dengan kepala dingin. Nggak pakai emosi lagi.
Emang mau nulis apa sih? Kayak penting aja..haha..
Bukannya mau ngaku-ngaku atau apa, tapi saya dan Rina Nose memiliki beberapa persamaan. Apa sajakah itu?
1. Hidung Pesek
Kata ibu, waktu kecil hidung saya pesek parah. Tapi terus tiap hari ditarik-tarik biar mancung, dan katanya sekarang agak mendingan. Padahal semendingan-mendingannya saya sekarang, ya tetep hidungnya tak bertulang. Dan itu nurun ke Amay.

Jadi, misalnya hidung saya a…

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …