Senin, 19 September 2016

15 Sinetron Tahun 1990-an Sampai 2000-an Awal yang Terkenang Hingga Sekarang

Tahun '90-an awal, Uti memasang antena UHF. Maka setelah itu channel yang bisa kami tonton tak lagi hanya dua saja. Ada tambahan tiga channel lain, yakni: Indosiar, RCTI dan SCTV.

Saya saat itu baru kelas 2 SD ketika "terpaksa" ikutan nonton sinetron macam Abad 21 dan Simphony Dua Hati. Iya..kalau malam 'kan memang ngga ada acara untuk anak-anak ya? Jadi waktu itu ikut-ikutan nonton deh meski ngga tau jalan ceritanya kayak gimana. Anehnya, saya malah ingat lagu alias soundtracknya dong.. >_<

Sebelum kemana-mana, saya, Mbak Widut dan Mbak Rani, memang lagi ingin bernostalgia. Kebetulan saja suatu hari tiba-tiba kami bahas persinetronan. Mbak Widut yang usianya sedikit (sedikit aja yaa..ngga usah banyak-banyak :D) di bawah kami, agak roaming juga dengan bahasan ini. Yang dia tahu mah cuma Bidadari, yang lagunya juga masih saya ingat, karena Bapak beberapa kali menertawakan saya yang gagal menyenandungkan kata "bersama...saaamaaa.." di bagian closing-nya.

Tapi ngga apa-apa, demi meramaikan bloggerKAH, Mbak Widut akan memeras otaknya koq.. Haha.. Tengok Sinetron yang ditonton Mba Widut, dan Sinetron Terbaik Sepanjang Masa versi Mba Rani. Oya, kita kedatangan tamu lagi, lho. Kalau bulan lalu kan tamunya Mami Susi, nah, kali ini ada Mba Dwi Sari yang cerdas, cantik dan baik hati. Tulisan Mba Dwi Sari alias Mba Nining ada disini yaa...

Mari kita awali persinetronan Indonesia dari;

1. Simphony Dua Hati
Sinetron ini diperankan oleh "pasangan ideal" di masa itu, yakni Paramitha Rusady dan Onky Alexander. Jangan tanya jalan ceritanya karena saya tidak ingat apa-apa. Tapi kalau lagunya, saya masih ingat. Sayang sekali ya, hubungan mereka harus kandas. Yah, meski keduanya saling mencintai, tapi kalau Allah menggariskan mereka hidup sendiri-sendiri, ya mau gimana lagi. Ya 'kan? Ya ampun, saya malah nggosip. >_<



2. Abad 21
Kalau tidak salah, sinetron ini dimainkan oleh aktor Dicky Wahyudi, artis cantik Lulu Tobing, dan ada juga Krisdayanti. Yang saya ingat dari sinetron ini, lagi-lagi, adalah soundtracknya. Mmm...lebih tepatnya sih waktu Krisdayanti teriak, "Benooooo...", gitu.

3. Noktah Merah Perkawinan
Demi apaaa saya nonton acara beginian waktu kecil dulu. Hahaha... Waktu nonton sinetron ini saya sudah agak paham lah. Sudah sedikit bisa menangkap apa yang terjadi dalam cerita ini. Ya, tentang broken home family, gitu deh.
Sinetron ini diperankan oleh; Ayu Azhari, Cok Simbara, dan anak-anaknya kalau ngga salah bernama Bagas dan Niken. Yang tak kalah fenomenal adalah Almarhum Mang Diman yang berperan sebagai sopir keluarga mereka.

4. Janjiku
Paramitha Rusady sepertinya memang jadi ratunya sinetron saat itu ya? Di Janjiku ini dia memainkan dua peran sekaligus, yaitu sebagai ibu dan anak. Si anak ini namanya Nada. Untuk teknologi saat itu, ini termasuk hebat yaa.. Dan saluuut buat Paramitha, karena susah lho berperan sebagai dua orang sekaligus dalam satu frame.
Dulu, tante saya sampai beli kasetnya lho, hahaha... Fenomenal!! :D

Paramitha Rusady di Sinetron Janjiku

5. Karmila
Masih diperankan oleh Paramitha Rusady. Sinetron ini diangkat dari Novel berjudul sama karya Marga T. Dua pemeran lainnya adalah aktor ganteng Atalarik Syach dan saudaranya Teddy Syach.
Ceritanya: Paramitha sebenarnya merupakan kekasih dari Atalarik Syach, tapi si Teddy Syach malah menghamili Paramitha ini. Selanjutnya yang terjadi adalah kebimbangan demi kebimbangan yang dialami oleh Paramitha.

6. Cinta
Sinetron ini menarik karena soundtracknya yang asik. "Bahasa Kalbu" by Titi DJ, siapa yang tidak suka? Diperankan oleh Desy Ratnasari, sinetron yang diangkat dari novel karya Mira W ini selalu saya rindukan kelanjutannya.
Apalagi openingnya pun dibuat berbeda dengan adanya sketsa wajah Desy Ratnasari yang jelita. Saya sukaaaa... :)



7. Cinta Berkalang Noda
Sinetron ini pun diangkat dari novel karya Mira W. Diperankan oleh Maudy Koesnaedy, Adjie Massaid, Ari Wibowo, dan ada juga Dian Nitami. Dari sinetron ini saya jadi tau Egi John Foreisythe. Dia saat itu berperan sebagai anak dari Maudy Koesnaedy. Sayangnya saya cari info lainnya koq ngga nemu. Dulu si Egi ini cakep banget deh. Saya sempat ngefans sama dia. Aktingnya juga udah bagus. Ingeeet banget waktu di closingnya itu dia nangis sambil nempel di pintu. Hhhhmmm...
Sayangnya, sekarang kenapa dia jadi "memble" begitu ya? Hedeeeh..
Nih foto Egi John waktu masih kecil, cakep banget kan?

Egi John Foreisythe waktu kecil

8. Deru Debu
Kelupaan.. Di SCTV, sore-sore, ada sinetron ini nih. Saya sebenernya ngga terlalu suka ceritanya, karena sinetron yang diperankan oleh Willy Dozan dan Ayuni Sukarman ini isinya berantem melulu. Saya sukanya cuma sama soundtracknya, karena Deru Debu dinyanyikan oleh almarhumah Nike Ardilla.

9. Jalan Makin Membara
Ini juga di SCTV dan berantem-beranteman juga. Pemeran utamanya adalah Dede Yusuf. Ending sinetron ini sedih banget, karena Dede Yusuf diceritakan hanyut di sungai dan tidak ditemukan setelah berusaha menolong anak-anak kecil yang berenang dan hampir tenggelam.

10. Keluarga Cemara
Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini, berseri indah
Nah, ini yang paling ramah anak. Xixixixi... Ada Euis, si sulung yang rajin jualan Opak. Ara dan Agil yang lucu-lucu, juga Abah yang sabar dan sayang pada keluarga. Emak yang merindukan keluarga mereka yang mapan, yang pemerannya berganti-ganti dari Novia Kolopaking sampai Lia Waroka.
Saya sukaaa sekali dengan sinetron ini, karena bener-bener natural.



11. Si Doel Anak Sekolahan
Yak, sepertinya sinetron Indonesia yang sudah saya sebut di atas belum lengkap tanpa Si Doel ya? Iya, ini sinetron yang legendaris. Diperankan oleh Rano Karno, Mandra, Suti Karno, Benyamin S, Cornelia Agatha,  Maudy Koesnaedy, Hj. Aminah, juga H. Tile, sinetron ini benar-benar merupakan gambaran kehidupan masyarakat Betawi.
Ceritanya benar-benar seperti kehidupan nyata. Ada adegan Si Doel sedang menjemur kasur, Atun yang memetik nangka di halaman belakang, juga transaksi warung ala Mpok Lela. Ada tukang kredit keliling juga. Benar-benar natural. Beda banget dengan sinetron jaman sekarang ya?

12. Tersanjung
Wahaha...ini fenomenal. Karenaaaa...sinetron ini adalah pencetus sinetron yang panjang tak berujung. Bener-bener deh yaaa, pelopor yang kurang baik. :p
Awalnya saya suka, tapi lama-lama jadi males mengikuti kelanjutannya. Gimana enggak, pemeran Indah nya saja berganti 3x loh. Dari Lulu Tobing, Jihan Fahira sampai Cut Tary.
Entah gimana ending sinetron itu. Au ah lap... >_<

13. Bidadari
Yahahaha.. Sama kayak Mbak Widut saya juga suka nonton sinetron ini. Ini juga lama diputarnya nih. Bidadarinya berubah dari Ayu Azhari ke Marini Zumarnis. Tapi seperti Tersanjung, lama-lama ceritanya jadi membosankan.
Sinetron inilah yang membesarkan nama Marshanda.

14. Kisah Sedih di Hari Minggu
Masih diperankan oleh Marshanda, juga Egi John Foreisythe dan Chacha Frederica. Di sinetron ini sepertinya Gading Marten memulai karirnya. Artis seniornya ada Ira Wibowo dan Meriam Bellina. Saya kurang suka dengan jalan ceritanya karena si Meriam Bellina terlalu kejam. Dia suka sekali menyiksa Marshanda dan Ira Wibowo (ibunya Marshanda), dan siksaannya kurang masuk akal deh... :(

15. Pernikahan Dini
Yak, sempat menuai kontroversi karena walaupun niatnya untuk edukasi, akan tetapi malah dianggap mengajarkan untuk MBA (Married by Accident). Ditayangkan tiap malam minggu, Pernikahan Dini lah yang melambungkan nama Agnes Monica sebagai pesinetron. Sebelumnya AgnesMo lebih dikenal sebagai penyanyi dan MC cilik, meski pernah membintangi sinetron berjudul Mister Hologram dan Lupus.

potongan sinetron Pernikahan Dini
Yaaa... Itulah 15 sinetron yang terngiang-ngiang di kepala. Ada banyak sinetron lain sebenarnya, tapi kenangannya biasa-biasa saja.

Sinetron jaman dulu dengan jaman sekarang itu memang jauh berbeda. Salah satunya adalah kualitas akting para pemainnya. Kalau dulu, mungkin karena tayangnya sekali seminggu, jadi jika aktingnya dirasa kurang, pasti akan diulang sampai mendapatkan hasil yang memuaskan. Kalau sinetron jaman sekarang, barangkali karena stripping, jadi hasilnya asal-asalan.

Yang berikutnya, sinetron jaman sekarang itu alurnya tidak jelas. Bahkan mungkin pemainnya sendiri pun tidak tau akan berakhir seperti apa ceritanya nanti. Beda dengan sinetron jaman dulu yang "punya akhir", jadi ceritanya tidak menggantung.

Terus terang, saya merindukan sinetron dengan kualitas akting dan kualitas cerita sebagus sinetron jaman dulu. Yah, jadi para penikmat sinetron (macam saya) tuh nggak dibodoh-bodohin amat sama cerita yang nggak bermutu, gitu loh.

Nah, kalau kamu, sukanya sinetron yang seperti apa? Trus, punya judul favorit juga nggak? Share yuk di komentar... :)

62 komentar :

  1. hanya 1 saja yang pernah nonton nih yaitu si doel anak sekolahan :-) memang kalau di lihat lagi terasa lawas banget :-)

    BalasHapus
  2. Aku paling suka soudtrack Janjiku dan masih inget dunk sampe sekarang wkwkwk malahan pas ujian SD aku nyanyiin lagu itu :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. janjikuuu.. kepadamu tak kan usang dimakan waktu...

      hihi, selamat bernostalgia Mba.. :)

      Hapus
  3. Kudu ngakak baca yang bagian Egi John nya. Lho? Kisah Sedih di Hari Minggu sama Bidadari itu sinetron yang berbeda ta? Aku kira jadi satu itu sinetron. Hahaha. Salah sendiri ya, pemainnya satu orang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mhuahaha, jauh pulak ceritanya, disangka sinetron yang sama. :p

      Hapus
    2. bedaaaaa.. wkwkwk...

      tapi Egi skrg gitu deh, aku merindukan dia yang dulu. :p

      Hapus
  4. Kok aku taunya cuma yang nomor 6, 10 sama 11 sampe 15 ya :v Sisanya mungkin waktu itu aku belum ada, atau aku belum nonton sinetron :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum nonton kali Mbaa..xixixi.. soalnya saat itu aku jg masih kecil sebenernya, tapi ibu dan tanteku hobi banget nonton sinetron. :v

      Hapus
  5. nomer 1 sampe 9 nggak kenal... :D

    BalasHapus
  6. wahaaha aku nggak kenal semua filmnya. Baru kenal film dari no 11 - 15 :D karna baru lahir di tahun.. akhh.. gajadi bilang deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo coba bilang! bilang! hihihi..ya ampun, tanpa sadar aku mengaku kalau tua ini mah. :D

      Hapus
  7. Waaa...aq ntn semuanya, eh..seenggaknya tau ding.deru debu nggak suka. Abad 21 juga g terlalu suka. Paling favorit mah cinta..aktingnya ciamik..tapi endingnya kurang asyik y. Sedih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. He eh.. Cinta itu bagus mbaa.. Deru Debu aku cuma suka lagunya sih..

      Hapus
  8. ckckck, hampir semuanya saya tonton itu Mba, apalagi sinetron-sinetronnya paramitha rusadi, hihihi :)

    ada satu yang terlewat sinetronnya PR, yaitu permataku, duh itu bangus banget Mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaah, saya ngga tau yang ini Mba.. hihi..

      Hapus
  9. Hampir semuanya aku juga nonton hihi...kebanyakan sinetron dulu tayangnya seminggu sekali ya, jadi pas hbs nonton gitu, rasanya...duh masih seminggu lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. he eh Mba, seminggu sekali. Tapi justru karena seminggu sekali itu jadi beneran dinanti-nanti dan penasaran kan?

      Hapus
  10. Ya ampun mb Arin, aku msh inget ke 15 sinetron itu. Tambahin tersayang dong yg diperanin anjas sm jihan,ahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku ngga nonton itu Mba..huhu.. sebenernya ada juga "Hanya Kamu" yang main Vira Yuniar. Tau ngga?

      Hapus
  11. Aku ngikutin lagi Pernikahan Dini, Rin karena waktu itu pas endingnya nggak nonton. Penasaran banget. Sinetron-sinetron Ramadhan tahun 90an juga bagus-bagus tuh, yang mainnya Tamara dan Anjasmara. Bagusnya, sinetron zaman dulu kalau mengangkat dari novel ya on the track kayak Karmila atau Serpihan Mutiara Retak. Kalo sekarang malah acakadut. Lihat aja itu 7 Manusia Harimau kan diadaptasi dari novel sastra Motinggo Busye, jadinya malah begitu sinetronnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu judulnya "Do'a Membawa Berkah" bukan ya? aku juga suka itu..hehehe..

      setuju untuk sinetron yang diangkat dari Novel, jadinya memang bagus. kalau sekarang, ya seperti yang kamu bilang, hehe...

      Hapus
  12. Jadi kangen 90an mba arin...abad21 aku sukaaa... Eh tersayang belum dimasukkin mba haha, inget ngga mba sinetron tersayang..ada kan yaa, yg ada topinya itu. Janjikuu soundtracknya bikin karokeee :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ada Tersayang juga, tapi saya ngga nonton, huhuhu...

      Hapus
  13. Aku cuma ingat 6 dari 15 sinetron itu... haduh.... palupi amat ya.

    pernikahan dini apa kabarnya ya? Wkwkwk.... kelihatannya sempat ditayangkan baru-baru ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waktu Pernikahan Dini tayang, mami Susi umur berapa? *eh *arin_nakal

      Hapus
  14. Pernah mengikuti film tersanjung, dari tidak punya TV, sampai punya, sampai kuliah. Hahahaha..... Panjang banget episodenya, padahal saat itu hanya seminggu sekali nontonnya. Orang tahun 90-an sabar banget ya

    BalasHapus
  15. Abad 21, ya ampuuun aku dulu sama sepupuku suka banget sama Dicky Wahyudi. Jejeritan gaje kalp dia nongol hahaha

    BalasHapus
  16. Kalo aku yg hapal dari nomor 10 sampai 15, kalo sebelum nomor sepuluh aku masih kruciiillllsss bangettt :D

    makasih sharingnyaaa mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixi, saya kecil-kecil udah nonton sinetron Mba.. >_<

      Hapus
  17. Waktu kecil saya suka nonton sinetron. Tapi kalau lihat anak SD sekarang nonton sinetron kok ya khawatir ya. Isinya aneh-aneh :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. dulu adegan-adegannya masih wajar Mba, ngga kayak sekarang. dari segi pakaian pun relatif lebih sopan. :)

      Hapus
  18. Hooo nostalgia mode on. Ada beberapa yang ga tau tapi :D

    BalasHapus
  19. Saya cuma nonton So Doel dan Keluarga Cemara. Tapi kenal sinetron Pernikahan Dini dan Tersanjung juga, hanya nggak nonton. Eh ya, sepertinya dulu nonton Noktah Merah Perkawinan, baru ngeh pas baca pemainnya Cok Simbara n Ayu Azhari, sempet termehek-mehek nontonnya, hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixi, Noktah Merah Perkawinan itu fenomenal..xixixi.. tapi masa Karmila dan Janjiku ngga nonton juga Mba?

      Hapus
  20. Kenal semua judulnya tapi gak semua pernah nonton.
    Apalagi sinetron di awal-awal kehadiran tivi swasta. Gak pernah liat karena gak punya parabola.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga ngga pake parabola loh Mba.. cuma antena UHF aja..

      Hapus
  21. Tau ga mb rin, tante mbul kalo ngliat sinetronnya paramitha waktu bocil dulu suka kebawa suasana, trus tatud pas tokoh antagonisnya lagi marah marah n jahatin si paramithanya wkwkkwkw, e pernah pula sampe trauma donk, trus klo ibu pas nyetel, en uda bunyi opening songnya, aku langsung tutup kuping rapet2...ga tau knapa yakut banget ama peran antagonisnya wakakkaka
    Tp yang pas maen ama ongky alexander kece tuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. nonton simphony dua hati juga? waaahh..

      oh yang antagonis di Janjiku itu Ully Artha sama Maudy Wilhelmina apa ya... iya itu emang nyebelin banget..

      Hapus
  22. enggak semuanya inget, apa akunya yang kudet atau amnesia yaa?
    hehehe
    yang aku inget, nonton Janjiku itu aku kelas 2 atau 3 SD, gitu... ekeke

    BalasHapus
  23. Aku dulu sukaaa banget nonton bidadari. Tapi karena serinya kepanjangan, aku bosan. Sekarang aku udah lupa ceritanya gimana? :(

    Ingatnya cuma si Marshanda dimarahin sama Ibu Tiri trus ada bidadari yang nolong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul, Lala juga diisengin terus sama si Bom-Bom :v

      Hapus
  24. Tetap favoritnya Si Doel :D dan paling neg tuh tersanjung, ya ampuunnnn lama bener hehehe
    Karmila juga suka :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, samaaa.. eneg banget sama Tersanjung. :D

      Hapus
  25. Waaaaahhh keren Mak masih inget hihii.
    Wkwkwk kenapa Egi Jhon kok memble?

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixi, ngga suka nonton gosip ya Mak? baguslah.. :D

      Hapus
  26. Tersanjung itu tak terlupakan deh. Awal mula sinetron jadi nyebelin karena nggak tamat2 hahaha

    BalasHapus
  27. Ini pilemnya jadul2 yaa. Aku belum lahir tuh mbaa :)) *Trus ditimpuk*
    Mbaa, aku suka pilem si Doel ama Keluarga Cemara.
    DUlu sempat rame yang Pernikahan DIni. Hihiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. apaaaa??? belum lahiiir? wkwkwk, ga percaya ah! :p

      Hapus
  28. Hehehe, yang saya suka atau sering mengikuti ada dua, yakin Jalan Makin Membara dan Si Doel Anak Sekolahan :)

    Oh iya, Mbak, mohon izin, tadi saya follow blog ini ya. Terima kasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi, dimaklumi karena laki-laki jadi suka berantem-beranteman..:D

      oiya terima kasih, Mas.. :)

      Hapus
  29. waduh byk bgt yg aku gak tahu mbak hahha..kalo si doel, keluarga cemara & pernikahan dini mh nonton :D btw sinetron ny anjasmara yg cecep ga masuk list mbak ? :)

    diniratnadewi.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, Cantiknya ya? huhu, aku ngga suka soalnya. >_<

      Hapus
  30. Wah jadi teringat zaman dulu ya.. hehe
    Btw, salam kenal bu :)
    izin jg barusn follow blog ini..

    BalasHapus
  31. Filem pernikahan dini, sampe sekarang masih sering diputar, dan pengemarnya cuku banyak,,

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...