Langsung ke konten utama

Rani R Tyas; Blogger Absurd yang Mencoba nGgenggem Donyo Langkung Seratan

Rani R Tyas and her cute baby
Rani R Tyas, salah satu teman blogger yang baru saya kenal setelah kami sama-sama bergabung di grup V Arisan Link yang diadakan komunitas Blogger Perempuan. Awal kami berinteraksi secara intens adalah saat nama saya muncul sebagai pemenang arisan, April lalu. Dan kini, tiba gilirannya untuk kami kulik pribadinya. Eh, blognya maksud saya. Tapi saya ngga akan mengomentari blognya yang udah bagus banget itu. Saya mau bahas yang lain saja. :D

Kalau saya menengok ke Kaleidoskop 2015-nya, benar-benar Mbak Rani ingin mewujudkan mimpinya untuk bisa "Genggem Donyo Langkung Seratan" alias menggenggam dunia melalui tulisan. Dia membuktikan bahwa tulisannya tak lagi abal-abal, seperti kritikan suaminya (eh, suamiku juga bilang gitu lho ke aku -_-), dengan menjadi juara di Lomba Blog Visit Jawa Tengah. Keren banget 'kan? *standing applause  

Mbak Rani ini memang cenayang jadi-jadian, haha... Soalnya, ibunda dari Han ini, sukanya menerawang. Beneran deh. Saya ingeeettt banget waktu dibilang sebagai blogger sekuat naga. Duh, kalimat yang ditulisnya di grup wasap itu terngiang-ngiang sampai sekarang.


Oya, Mbak Rani ini sempat khawatir kalau saya akan menobrak-abrik masa lalunya. Hahahaha, tauuuu aja kalau saya lagi jalan-jalan kesana. :D Memang bener kata Mbak Dwi Sari alias Mbak Nining, Mbak Rani ini absurd bangeeet, wkwkwk... Tapi sekarang, setelah jadi Nyonya dan Momma dari Han, kayaknya ke-absurd-annya perlahan menghilang. Hihi..kelihatan dari tulisannya yang semakin berbobot. Uhuk..

Dan ini adalah foto Mbak Rani yang lagi "mBobot" kalo kata orang Jawa. Sukaaa sama fotonya. :D

Rani R Tyas 

Oya, kisah random bin absurd yang Mbak Rani tulis waktu masih single, bikin saya ngakak sendiri. Saya tertarik baca "Obat Patah Hati" ala Mbak Rani. Nih ya, yang jomblo-jomblo mesti baca. :p
"Jika Anda saat ini tidak lagi diijinkan bersamanya, maka ada dua kemungkinan yaitu, yang pertama (lalu nyanyi ala Opick), mungkin Anda akan bertemu dengan seseorang yang jauh lebih baik dari dia. Sekalipun belum bertemu dengan yang lebih baik, maka mungkin Anda hanya dipisah dengannya untuk sementara waktu untuk dipertemukan suatu saat lagi."
Super sekali bukan Mbak Rani ini? Pak Mario saja kalah. :v Tapi setuju ngga sih, kalau orang jomblo itu biasanya lebih bijak? Iya, bijak ngasih nasehat diri sendiri, haha... Padahal tujuan sebenarnya adalah ngayem-ayem ati. LOL

Oiya, saya dan Mbak Rani ini, jadi dekat setelah ada arisan link ini loh. Padahal sebelumnya ngga pernah kenal, bahkan di facebook pun sebelumnya belum berteman. Ada satu hal yang sama dari kita. Han dan Aga (anak-anak kami), sama-sama lahir di bulan November 2014 (penting ngga sih dibahas, haha).

Etapi ada satu kesamaan lagi antara saya dengan Mbak Rani, yaitu sama-sama mengagumi ibu. Ini salah satu curhat saya tentang ibu, di enam tahun kepergiannya. Mbak Rani pun, menuliskan ini untuk ibunya, berjudul "Sebagian Nafasku, dari Ibu". Semoga kita bisa meneladani ibu-ibu kita ya Mbak Ran.. Sosok sempurna yang membesarkan kita hingga bisa menjadi seperti sekarang. :)

Untuk teman-teman yang juga pengen kenalan sama Mbak Rani, berikut ini link yang bisa kamu kunjungi;
Facebook: https://www.facebook.com/ranirtyas
Twitter:  https://twitter.com/RaniRTyas
Blog:  http://www.ranirtyas.com/

Komentar

  1. Laki-laki mah emang gitu ya, sukanya mengkritik tapi justru jadi pemacu kita untuk menjadi lebih baik lagi ya.
    Hahaha, iya nih ramalan jodoh dulu pernah masuk ke jejaring "popular post" tapi aku tu aslinya nggak gitu, gegara mbak kost sukanya ngajakin ke warnet eh malah buka nya primbon[dot]com hahaha *ngeles tingkat dewa*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba..kalo ngga digituin kita jadi inces dong..blogger manja, hahaha..

      Hapus
  2. ikutan ngakak baca quote ala jomblonya #eh hahaha...
    btw keren banget itu nGgenggem Donyo Langkung Seratan duuh sy harus copy paste spy ga salah tulis hahaha

    BalasHapus
  3. Hihi, emang pas masih jomblo itu selalu pinter nasihatin, terkhusus buat diri sendiri :D

    BalasHapus
  4. Loh suamiku juga bilang gitu--tulisanku masi abal wakakkaka, berarti kita kumpulan istri yang dienyek postingannya ama suami wakakakkaka

    Mb rani pas lagi mbobot kayak artis hongkong euy,..putih..#duh bebymbul minder jadinya akakkaka

    Hmmm bis ngramal juga sriyus, aduduududu....aku klo di blog sekuat apa yak, mb rinta aja sekuat naga, jangan jangan mbul sekuat mentog ahahhahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. tooss lah, kita bertiga bernasib sama, wakakaka.. iya Mba Ran, wajahnya oriental ya? :D

      Hapus
  5. Kalau buatku, tulisan yang aku lihat setelah ini, tentu jomblo detect. Wkwkwwkkwkwk, makasih infonya, Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tulisan setelah ini, maksudnya tentang Dek Awin? Hehe..

      Hapus
  6. Salam kenal buat Mba Rany.. kayaknya aku belum pernah mampir ke blognya.. mau mampir ahh...

    BalasHapus
  7. Mbaaaa, ini ubek2nya sampe nemu foto pas mbobot...cantiiik. Bener aja kalo mba Rani takut masa lalunya yg absurd itu terbongkat wkwkwkwk.

    Kalo Han & Aga lahir di bulan November...aku nikahnya bulan November mba, penting gk siiih dibahas jg wkwk.

    Duh ya, meskipun kita baru kenal lewat arisan ini, kok brasa kek uda kenal lama ya #sksd :))))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho oh Mba, kepo maksimal, haha.. betewe, aku juga nikahnya November, 7 tahun lalu tapi, hihihi..

      he eh, arisan bikin kita deket yaa, xixixi.. :)

      Hapus
  8. Ih, Rani dibilang absurd, hahaha. Menurut saya juga gitu sih.
    Sama mbak, biasanya kalau blognya udah kece, atau emang seleb blog saya males bahas blognya.
    Mending kepo2in yang kayak gini, seru, lucu, apalagi kalau ada jomblo bahas kejombloannya, bijak bestari bacanya padahal ngayem-ngayemin diri *pengalaman pribadi* uhuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha..iya Mba.. Mba Rani tuh postingan jaman dulunya lucu-lucu.. :v

      Hapus
  9. Tahu nggak si, mbak, Kalo nama Anda berdua itu bikin saya keder. Sama-sama di Jawa, sama-sama pakai "tyas". Duh ...

    Selamat pindahan ke domain :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi..yang satu Rani yang satu Arin. Dibolak-balik aja hurufnya ya..xixixi

      Hapus
  10. bener banget... jeung Rani ini biar masih muda tapi bijaknya ngalahin Mario Teguh :)))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk..saat itu mungkin dia lelah jadi jomblo mbaa.. *lalu ditimpuk mba rani

      Hapus
  11. Wah ada artikel obat patah hati hihihi

    BalasHapus
  12. Wakakakakak. Mbak Rani ngalahin Mario Teguh. Mari kita lihat kelak kalo ketemu yak. 😝

    BalasHapus
  13. Ada kesamaan antara mbak Rani dan mbak Arinta yang sama-sama menulis tentang cinta kepada Ibundanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi, iyaaa.. sama2 sayaaaaaaaang banget sama ibu.. :)

      Hapus
  14. IHhh itu mbak Rani? pangling akuu, kayak sonia erika :D
    Jadi pingin di kasi kata-kata bijak sama mbak yang ngalahin mario teguh ini :)

    BalasHapus
  15. Seneng banget baca blognya sampean mbak :)

    BalasHapus

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Pos populer dari blog ini

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Esther Ariesta, Blogger Perempuan yang Seorang Vegetarian

Esther Ariesta, seorang blogger lulusan Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya, yang pernah tinggal di Bali, dan sejak desember tahun lalu menetap di Finlandia setelah menikah dengan pria asal negara itu. Oya, first of all, saya ingin kembali mengucapkan selamat atas pernikahannya. Semoga pernikahannya membawa kebahagiaan, hingga maut memisahkan.
Membaca blognya, saya langsung tertarik untuk membahas tentang vegetarian. Iya, sejak 24 Desember 2015 lalu, Mbak Esther memang memutuskan untuk menjadi 100% vegetarian. Itu keputusannya, karena ia mengasihi binatang. Memang, vegetarian tak melulu soal kepercayaan suatu agama, tapi bisa juga karena alasan kesehatan, atau simply karena menyayangi binatang. Seperti definisi Vegetarian berikut ini: a person who does not eat meat, and sometimes other animal products, especially for moral, religious, or health reasons.
Menjadi vegetarian pun ada macamnya. Ada yang full 100% seperti Mbak Esther, tetapi ada juga yang masih mengonsumsi produk hewani sepe…

Belajar Tegar dari Seorang Widi Utami, Blogger Perempuan Penyandang Tunarungu yang Sarat Prestasi

Kalau kita, mendengar dengan telinga, maka ia, mendengar dengan mata. Satu yang ditakutinya, gelap. Karena di tengah kegelapan, bukan saja ia tak bisa melihat, namun ia juga tak bisa mendengar.
Widi Utami namanya. Blogger sholihah, yang punya banyak cita-cita mulia. Ia adalah penulis yang hebat, meski di usianya yang ke empat, ia harus kehilangan fungsi indra pendengarnya karena jatuh saat berlari menyambut sang kakak.

Saya sering berbincang dengannya, karena saya, Mbak Widut (begitu kami akrab menyapanya) dan Mbak Rani, membentuk sebuah grup yang iseng kami beri nama #BloggerKAH. Nama #BloggerKAH diambil dari huruf depan nama anak-anak kami; Kevin, Amay & Aga, juga Han. 
Mbak Widut adalah penulis berbakat. Kalau teman-teman ingin membaca tulisan-tulisannya, blognya ada 2; widutblog.blogspot.co.id dan widiutami.com. Ia sudah mempunyai sebuah buku berjudul "Mahkota untuk Emak", yang saat launchingnya dihadiri oleh penulis terkenal Habiburrahman El Shirazy. Memang di buku …