Langsung ke konten utama

Inuel; Pemilik Jombloku.com yang Tak Lagi Jomblo

Ada kata "jomblo", please, jangan pada baper yaa.. :D

Kata orang, jomblo itu nasib, sedangkan menjadi single itu pilihan. Nah, kamu yang masih sendiri, lebih memilih dibilang jomblo atau single? Hihihi..meskipun kayaknya dua istilah itu nggak jauh berbeda ya...

Tapi tenang. Jodoh itu sudah digariskan. Tidak ada yang terlalu cepat atau terlalu lambat. Semua sudah pas waktunya, menurut Allah tentunya. Jadi meski kamu jomblo, ngga perlu gundah gulana, ya? Insya Allah, manusia itu diciptakan berpasang-pasangan. Jadi sambil menunggu, isi hidupmu dengan aktivitas yang bermanfaat.

Jomblo itu hina? Kata siapa? Ada lho jomblo yang mulia. Yaitu yang bersedia menjaga sampai tiba masanya. :) 

Seperti Mbak Husnul Khotimah, blogger kelahiran Jombang, 4 Januari 1990. Mbak Inuel, demikian ia biasa disapa, memilih untuk menjomblo dan menunggu seseorang yang berani "memintanya" dari orang tuanya. Ia menulis seperti ini, "Saya sering disebut ngga' laku tapi saya tetap percaya, emang belum saatnya aja. PD dan ngga' pernah minder, dan selalu berusaha berpikir positif. Bukannya jodoh di tangan Allah? Allah jauh lebih mengetahui apa yang tidak saya ketahui." Saluuut.. :)

Sejak 2009, Mbak Inuel mengabadikan kisah kejombloannya di jombloku.com. Tapi bukan berarti Mbak Inuel jadi jomblo abadi yaa... Mbak Inuel sudah menikah koq. Artinya, sekarang Mbak Inuel sudah jadi alumni jomblowati. Horeeee... Alhamdulillah. :)

Mbak Inuel dan keluarga kecilnya

Perjalanan Mbak Inuel melepas masa jomblonya cukup seru. Bagaimana ia berjumpa dengan imam keluarganya, ternyata berawal dari blognya ini. Dan ya, pasangan suami istri ini adalah pasangan blogger lho...

Kisah berawal di 2009. Mbak Inuel yang baru memiliki blog disapa oleh Mr. X dan akhirnya chatting via Yahoo Messenger. Mbak Inuel penasaran dan akhirnya googling tentang Mr. X ini. Karena menurutnya ganteng (bagi saya yang paling ganteng tetep Pak Yopie :p), Mbak Inuel pun mulai ---lagunya Mikha Tambayong, pleaseee...--- ada rasa, yang tak biasa, yang mulai kurasa, yang entah mengapaaaa.. Mungkinkah, ini pertanda, aku jatuh cinta... Cintaku yang pertaamaaa..

Tapi sayangnya Mr. X cuek. Wkwkwkwk, Mbak Inuel kejebak dalam friend zone. :v Meski begitu, mereka sempat berjumpa di tahun berikutnya, tepatnya di Juni 2010. Setelah pertemuan itu, mereka lost contact, sampai di tahun 2013, Mr. X yang disebut "Jooizzy" oleh Mba Inuel ini, menanyakan sesuatu yang serius, yang intinya adalah keinginan untuk meminang gadis Jombang ini. 

Fyuuuh...

Ditanya, apakah ini berarti Mbak Inuel ini CLBK, ia menjawab, "Sebenernya ngga CLBK, soalnya masih sayang terus, hahaha.." Ehemmm, saya pun terus menggodanya, "Jangan-jangan disebut-sebut di dalam do'a nih. :p" lalu penyuka bakso ini membisiki saya, "Saya emang selalu berdo'a," katanya. "Setiap hari. Nggak tau, melekat banget gitu rasanya. Gak bisa kehilangan padahal gak tau gimana kepribadiannya."

Xixixi, jadiiii, tips biar bisa dapatkan target adalaaaaahhh, selalu menyebut namanya dalam do'a. Kalau jauh, dekatkan. Gitu. :D


Kenapa sih, Arin sukanya bahas masa lalu? Sssttt, kisah cinta Mbak Inuel ini hampir sama dengan saya, haha... CLBK, iya. Pak Yopie pedekate sejak saya kelas 3 SMP, tahun 2002. 3 tahun kemudian, kami resmi pacaran. Lama banget yak, pedekatenya? Tapi sayangnya, pacarannya cuma 7 bulan, haha.. Seperti Mbak Inuel, saya yang sudah berjilbab waktu itu, merasa bahwa hubungan seperti ini kurang baik dilakukan.

Tapi karena kata Mas Afgan, Jodoh Pasti Bertemu, ya alhamdulillah ketemu lagi. Tahun 2008, Pak Yopie datang saat ibu meninggal. 2009, beliau menemukan saya di facebook. Kami pun mengobrol lewat udara (sama kayak Mbak Inuel deh), lalu Juli 2009 beliau meminta saya pada bapak. September 2009 pertemuan keluarga, dan 2 bulan kemudian, kami menikah. Cepet ya? Hihi...

Dan akhirnya bisa ditarik kesimpulan, bahwa inti dari tulisan ini adalah, Jodoh Pasti Bertemu. Gitu aja. :D

Buat yang ingin berkenalan dengan Mamanya dek Kinza, bisa capcus ke social medianya yaa. Sampai jumpa di profil selanjutnya. :)

Blog: www.jombloku.com
IG: @jombloku_com
facebook: Husnul Khotimah
twitter: @inuels

Komentar

  1. hahhaaa..bener2 banget kalo jodoh pasti bertemu yaa.
    Jangan seperti aku, pacaran lama dr Sma kls 1 selama 10 tahun, eh meritnya aku sama yang lain wkkwkkk, atit hatikuu...

    Btw aku suka webnya jombloku.com, xixixixi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi..iya Mbaa.. Jodoh itu misteri yaa.. Yang udah deket ternyata ngga jadi, yang ngga dikira ternyata jadi belahan jiwa. :D

      Hapus
    2. Kl baca pengalaman blogger lain yg mirip sm kita kyknya pengen lgsg bilang: me too atau gw banget ya mbak :)

      Hapus
    3. Pengalaman pribadi ya wkwkkwkw.. yang gak dikira katanya :))

      Hapus
  2. Ini pasti menghayati banget jadi jomblonya. Blog pun sampai dinamain jomblo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk..bisa jadi bisa jadi. Apalagi pengen kisahnya abadi, ya kan? Biar terkenang. :D

      Hapus
    2. Bukan menghayati lagi, tapi putus asa hahaha

      Hapus
    3. Ooh..karena dibilang ngga laku itu ya? Wkwkwk.. aku dulu jg dikira ngga laku2 krn ngga pernah nggandeng cowok. :v

      Hapus
  3. Nama blognya niche sekali yaa hihi. :D btwz salam kenaal mba Arinta dan mba Inuel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal mba noe.. ;)

      Iya niche sekali..hihi

      Hapus
  4. Ya gak gitu banget kali doanya wkwkwkw...

    Jadi malu saya :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha... Kalau bukan jodohku, jodohkan.. :p

      Hapus
  5. Mba Husnul masih muda ya..hehe #pantengin kaca diriku hihi..

    BalasHapus
  6. Perjalanan pencarian jodohnya seru juga.. :)

    BalasHapus
  7. Jodoh pasti bertemu. Asyiiik.
    Pas nyebutin di doa ada cara khusus ga, Mba? LOL

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha..ya berdo'a tiap habis shalat kali yaa.. punya incaran juga? :v

      Hapus
  8. Waah mbak Inuel...kita sepantaran... sepantaran dari hongkong? Wkwkwkw...
    Kemaren udah sempet jalan2 ke blognya mbak Inuel tapi belum sempat nulis, masih (sok) sibuk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngehehehe..sepantaraaaannn..

      Lagi sibuk masak daging ya Mba? :D

      Hapus
  9. suka sama nama blognya Mba Inuel :)
    nanti jalan-jalan ke sana ah.. :)

    BalasHapus
  10. dan akhirnya rasa penasaranku ama mb inuel terjawab...hihi selama ini mampir ke jombloku.com suka nerka nerka wajahnya

    suka ke sana juga, bahasa blognya natural banget, cerita sehari hari en ga yang dibuat2 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wehehe..aku juga ngambilnya dari whatsapp tante.. :v

      Hapus
  11. Wah hahahaha, unik banget ya kisahnya.
    Aku kok gak kepikiran ya ngeblog aja terus jaman jomblo harusnya hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kenal blog aja setelah dibikinin suami Mba.. Jd ngga mungkin pas jomblo nulis blog deh saya. :v

      Hapus
  12. Kalo emang jodoh tuh jalannya cepeeet aja ya, saya juga gitu mba. Persiapan nikah cuman 3 bulan wkwkwk ikot2 komeeen :))))

    BalasHapus
  13. Kisah cinta Mbak Inuel dan suami dikupas habis di sini. Hohohoho...

    Btw, aku sudah datang dan baca posting ini tiga kali pakai HP, giliran mau komentar kepencet back terus. Huahahahaha... kupikir sudah menjejak.
    Ok deh.. aku mau lanjut bw.... Mau nyaur utang. wkwkwk

    BalasHapus
  14. ha..ha.. artikelnya keren, gak bosen bacanya sampai akhir :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Postingan populer dari blog ini

Berkat Theragran-M, Badan Bugar, Flu Hengkang

Disclaimer: Postingan ini benar-benar ditulis berdasar pengalaman pribadi. Jika ada perbedaan hasil dengan pengalaman orang lain, maka penulis tidak bertanggung jawab. :)


Di dua malam, tepatnya tanggal 16 dan 17 September, Solo diguyur hujan. Lebat sekali. Sampai-sampai, Minggu pagi tanggal 18, udara terasa begitu dingin. Ini adalah keadaan yang luar biasa, karena biasanya udara Solo selalu terasa panas, baik siang maupun malam.
Singkat kata, pagi itu saya beraktivitas seperti biasa. Setelah mencuci piring dan mencuci baju, saya bersiap untuk memasak. Tiba-tiba, terasa ada yang tak beres di badan. Berulang kali saya bersendawa, kepala jadi berat, dan leher pun terasa kaku. Saya menghampiri Mas Yopie, meminta tolong agar beliau membaluri punggung, pundak dan leher dengan minyak kayu putih.

Oya, cerita ini sebelumnya pernah saya tuliskan di instagram saya @arinta.adiningtyas
Setelah beristirahat sejenak dan badan terasa lebih enak, saya melanjutkan rencana memasak yang tertunda tadi. Ka…

Surat untuk Mas Amay

Mas Amay, tak terasa 17 Juli ini, kau t'lah resmi mengenakan seragam putih merah. Tidak Mama sangka kau tumbuh secepat ini. Rasanya baru kemarin Mama menangis di ruang operasi, saat akan melahirkanmu.

Anakku, makin besar engkau, makin besar pula tanggung jawab berada di pundakmu. Mama berterima kasih, karena di bulan Ramadhan yang lalu, kau telah mampu berpuasa hingga maghrib tiba. Ini sesuatu yang sangat membahagiakan Mama, karena di umurmu yang baru enam tahun ini, kau telah terlatih menahan lapar dan dahaga.

Meski begitu, jangan pernah berpuas diri, Nak. Ada banyak PR yang mesti kita lakukan. Mama, kamu juga, harus memperbaiki kualitas ibadah kita sejak sekarang, agar bisa jadi contoh yang baik untuk Adik Aga. Jika latihan puasa telah mampu kau taklukkan selama sebulan (27 hari tepatnya), masih ada PR harian, yaitu memperbaiki kualitas shalat dan mengaji kita.

Mas Amay, jika Mama mengajakmu untuk membaca Al-Qur'an, membimbingmu untuk menghafalnya pelan-pelan, itu tak lain …

Saat "Dia" Tertawa di Sampingku

Yeaayyy sudah tanggal 19, itu artinya Blogger KAH kembali datang. Kali ini kami menulis sebuah tema yang terinspirasi dari curhatan-curhatan kecil sehari-hari. Hehe, saya, Mbak Rani, dan Mbak Widut memang suka ngobrol dan curcol. Hingga kemudian lahirlah ide untuk membahasnya di sebuah postingan blog.

Tema kali ini adalah pengalaman horor. Oya, bulan ini kami kedatangan tamu yaa, Mami Susi, yang tampaknya suka banget dengan hal-hal mistis, kami undang untuk bercerita juga.

Silakan baca tulisan Mami Susi Susindra dengan "Wanita Berwajah Rata"nya disini, Mbak Rani dengan Hantu Genit-nya disini, dan Mbak Widut dengan kisah sawannya si K disini
~~~
Sebelumnya saya pernah menulis sebuah kejadian yang menegangkan di rumah bude di Jogja, berjudul "Jangan Baca Ayat Kursi". Waktu itu saya memang tidak merasa apa-apa, karena memang pada dasarnya saya kurang peka dengan keberadaan makhluq astral. Akan tetapi, Amay, yang kala itu belum genap dua tahun, terlihat agak sensitif…