Skip to main content

Si Penyendiri

Ada  yang ngikutin channel YouTube-nya Anji (Dunia Manji)? Saya ngga ngikutin sih, cuma kemarin menyempatkan nonton, karena melihat potongan video di instagram, ketika Anji berkolaborasi dengan Deddy Corbuzier. Potongan videonya emang menarik, bikin langsung meluncur ke YouTube untuk lihat full version-nya, hahaha... Emang orang Indonesia tu suka kepo yaa, hihi... Saya, contohnya.

Ya gimana yaa, habisnya ada bocoran tentang penyebab sebenarnya DC berpisah sama Kalina sih.. Siapa coba yang bisa menahan diri untuk tidak kepo? Wkwkwk...

Banyak yang menduga, penyebab mereka bercerai itu karena perbedaan agama. Saya bukan termasuk di dalamnya, catat yaa.. Karena toh, mereka sudah menyadari perbedaan itu sebelum mereka memutuskan menikah, kan? Rasanya konyol aja, kalau sudah tau berbeda kemudian ngotot melakukannya, lalu bercerai karena alasan yang dulunya mereka kesampingkan. Dan saya yakin Deddy Corbuzier, juga Kalina, bukan orang sesembrono itu. Menikah untuk coba-coba.

Dugaan saya dulu (kayak ada yang nanya aja yaa, haha), Kalina menggugat cerai karena ngga sanggup menghadapi DC yang sombong, kaku, otoriter dan mungkin ngga romantis, hihi... Ternyata, agak-agak nyerempet memang. Sifat DC dan Kalina memang sangat bertolakbelakang. Hanya, jika pasangan lain bisa sedikit menurunkan ego demi bisa mempertahankan hubungan, mereka tidak.

Bukannya mereka egois ya, tapi karena mereka memang tidak bisa. Nah, ini ternyata ada hubungannya dengan dyslexia yang Deddy Corbuzier alami (dan kalau tidak salah, ini juga terjadi pada anaknya, Azka).

Oya, ingat Dyslexia, ingat film India yang judulnya Taare Zameen Par. Baca di sini kalau mau tau sedikit tentang film itu. 

Kemudian, karena dyslexia-nya ini, Deddy ngga bisa mengimbangi karakter Kalina yang supel, gaul, suka nongkrong. Bahkan, untuk nonton bioskop saja, Deddy harus nonton di tempat yang sama, di nomor kursi yang sama. Ribet ya? Untuk sebagian orang mungkin iya. Tapi, di dunia ini, ngga harus mengalami dislexia koq untuk jadi “penyendiri” seperti ini.

Penyendiri, pinjam fotonya shutterstock

Saya, kadang begitu juga. Daripada jalan-jalan, saya lebih suka tidur atau baca di rumah. Beneran deh. I definitely enjoy my whole life kalau lagi di rumah.

Dulu waktu masih di Bogor, Bulik sering tuh ngajak ke Depok pas weekend. Tapi saya memilih untuk di rumah, nyapu, ngepel, dll. Beneran. Kalau ada beberapa tulisan jalan-jalan di blog ini, ya itu cuma sesekali aja, untuk memenuhi keinginan orang tua yang ingin jalan-jalan bareng anak cucu. Tapi jika disuruh memilih, lebih senang jalan-jalan atau di rumah? Obviously, I choose the last one. Di rumah aja. Hehehe...

Makanya, lagunya Nadya Fatira yang judulnya Penyendiri, rasanya cocok banget dengan karakter saya dan Om Deddy (yaelaah, pake “Om” lagi *lol). Ada yang tau lagunya ngga? Dengerin deh, asik banget lho..

Nih liriknya, Penyendiri, Nadya Fatira:

Apa yg kau pikirkan
saat aku ucapkan kubutuh kesunyian
Mampukah kau akui
Dirimu yang sejati yang slalu mengerti
Bukan sebuah hiburan di tengah keramaian yang kubutuhkan
Mampukah kau tenangkan diriku yang dilanda kegelisahan

Ku ini penyendiri yang tak butuh keramaian
Yg ku butuh satu teman tempat berbagi cerita

Engkau slalu tanyakan
Apa yang bisa membuat aku tenang
Mungkin hanya senyuman
Mungkin hanya genggaman yg kubutuhkan

Ku ini penyendiri yang tak butuh keramaian
Yg ku butuh satu teman tempat berbagi cerita

Gimana, jadi paham kan, seorang penyendiri itu aslinya gimana?

By the way, kata Om Deddy, jadi penyendiri itu adalah salah satu yang membuatnya bisa kaya raya. Ngga percaya? Tonton aja videonya Anji dan Om Deddy, sambil dengerin lagunya Nadya Fatira, Penyendiri. Kelak kau akan tau jawabannya. *tsaah

Comments

  1. Ish.. geli aku bacanya Mbak Arin manggil Deddy Corbuzier pake Om, wkwkkwkk.. emang diseleksia gitu ya, nggak bisa pindah-pindah kursi? hahha btw Mbak Arin ini apa punya diseleksia juga?

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Popular posts from this blog

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Jawa Timur Park 2 (Batu Secret Zoo)

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah keluarga kecil kami berkesempatan melakukan perjalanan ke Malang. Awalnya saya dan Amay hanya ingin menemani suami bertemu dengan kliennya, namun kemudian terpikir untuk sekaligus berwisata ke Batu. Mumpung ada waktu :)

Karena budget kami terbatas, kami memilih hotel yang ramah di kantong. Hanya dengan 200 ribu rupiah per malam, kami sudah bisa menikmati kamar yang nyaman, fan, televisi, juga air hangat untuk mandi. Tak perlu kamar ber-AC lah, karena Malang sudah cukup sejuk :). Kami juga memilih hotel yang tak terlalu jauh dengan stasiun, tentunya agar menghemat ongkos transportasi. 

Keesokan harinya, kami mengunjungi Jawa Timur Park. Lagi-lagi, untuk menghemat pengeluaran kami menyewa sepeda motor untuk pergi kesana. Biaya sewa motor rata-rata 50 ribu - 60 ribu, atau 75 ribu untuk layanan antar jemput. Jadi kita tak perlu mengambil dan mengembalikan sendiri sepeda motor sewaan kita. (Sudah bisa disebut backpacker belum? :p) 
Oya, tentang Jatim Park, …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …