5 Alasan Mengapa Saya Menulis di Blog

by - November 20, 2018

Seorang teman bertanya, setelah menikah, apa kegiatan saya sehari-hari? Dia bertanya seperti itu karena tahu saya resign dari tempat mengajar di Bogor, lalu pindah ke Solo untuk bisa tinggal seatap dengan suami.

Ya, meskipun terkadang jarak membuat pernikahan semakin erat oleh percikan rindu yang menggebu-gebu, nyatanya setiap kali harus berangkat ke perantauan, hati saya sakit seperti diiris sembilu. Makanya sudah cukup tujuh bulan saja LDM-nya, meski resikonya saya harus kehilangan pendapatan bulanan dari pekerjaan saya sebelumnya. Toh, rezeki tak selalu berupa materi. Bisa dekat dengan suami, adalah rezeki yang harus selalu disyukuri.

Nah, karena saya biasa sibuk, suami akhirnya membuatkan saya blog sebagai tempat untuk menumpahkan segala macam rasa. Blog ini dibuat di tahun 2010, namun baru saya isi tiga tahun setelahnya.

Lambat laun, saya mulai menemukan keasyikan tersendiri dari kegiatan ini. Jadi, untuk saat ini, jika disuruh memilih untuk kembali mengajar atau tetap nge-blog, saya tetap memilih opsi ke dua. Karena:

1. Dari blog, saya bisa mendapatkan teman

Tak bisa dimungkiri, sebagai makhluk sosial, memiliki teman adalah salah satu  hal yang bisa menambah gairah hidup. Di Solo saya tak punya keluarga atau saudara. Jadi kalau nggak punya teman, kebayang kan hampanya hidup saya akan seperti apa?


2. Dari blog, saya bisa mendapatkan ilmu

Dulu, saya tidak pernah membayangkan bahwa di hari ini saya bisa menulis. Dulu, pelajaran mengarang saja, paling mentok dapat nilai 75. Ya, karena dulu, saya selalu bingung dengan apa yang harus saya tuangkan. Namun sekarang, menulis sebanyak 1000 kata sudah terasa biasa.

Tak hanya mendapatkan ilmu menulis saja, dari teman-teman blogger, saya belajar membuat infografis sederhana bersama teman-teman lainnya. Saya juga belajar bagaimana membidik sebuah objek menjadi foto yang menyenangkan jika dipandang. Dan masih banyak hal lainnya yang sampai saat ini masih berusaha untuk saya kuasai. Misalnya, tentang SEO. Duh, materi satu ini agak berat buat otak emak-emak macam saya.


3. Dari blog,  saya bisa mendapatkan uang

Awal mula nge-blog, tentu saya belum berani membayangkan apakah saya akan mendapatkan penghasilan dari sini atau tidak. Udah pokoknya nulis aja. Namun Alhamdulillah, dua tahun belakangan, blog ini mulai rutin menghasilkan rupiah.


4. Dari blog, saya bisa memiliki waktu luang

Suatu ketika, ada email masuk menawarkan kerjasama. Saat itu ibu mertua yang sedang duduk di samping saya, bertanya, "Suara apa itu, Rin? WA bukan?"

Saya jawab, "Email, Ma..." Kemudian saya tunjukkan email tersebut pada beliau. 

Mama mertua saya membaca email tersebut dan melihat secara langsung nominal yang ditawarkan oleh sang pengirim email.

"Enak ya, Rin, jadi blogger? Bisa di rumah sambil cuci piring, dapet uang." Komentar beliau.

Ya, alhamdulillah, itu yang saya rasakan sekarang. :)


5. Karena blog, saya kembali merasa jadi orang berguna

Saya pernah merasa sangat terpuruk. Ya maklum lah, jadi ibu rumah tangga biasa, kadang membuat saya mengingat-ingat saat masih mengajar dan bisa bermanfaat untuk banyak orang. Saya pun pernah menyesali beberapa pilihan hidup yang saya pilih sendiri. Hal ini pernah saya tuliskan di: Momen Hebat Tahun Ini, Saya Bisa Masuk Tivi

Sekarang, saya sudah merasa jauh lebih baik. Ada saat yang mengharukan pula karena blog ini, yaitu ketika pembaca mengirimi saya email, lalu menceritakan perihal masalah yang dialaminya. Misalnya, tentang infeksi toksoplasma, atau tentang stroke yang dialami keluarganya. Meski saya hanya bisa membantu dengan do'a, namun saya bahagia, ternyata tulisan saya ada sedikit manfaatnya juga.

Ya, semua memang karena blog. Kalau saya nggak nge-blog, mungkin saat ini  saya masih merutuki diri sendiri. :)

Itulah 5 alasan mengapa sampai hari ini saya masih betah nge-blog. Teman-teman ada yang ingin menambahi? Ayo kita saling berbagi. :)


You May Also Like

4 comments

  1. Jangankan bogor solo mb rin, aku yg awal merried ldm jkt tangerang (tp pp sih) akhire angkat tangan uga, milih resign, soale cape, pingin yg bneran seatap mbi pak su.
    Cz Dulu pas 3 bln nikah aku kn masih kos jkt dkt tempat kerja hehee, ning nda betah, yawes akhire neng umah aja sambil ikhtiar nunggu dtgnya momongan, sembari itu pula cari hiburan liwat blog


    Paling seneng pas dpt email japri dari brand nominale segaji umr dewe hahaaa, agensine nyasar tp serius tanpa perantara komunitas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaaa....mau juga dapat email kayak gitu... 😅😅

      Iya Tante, makanya aku salut sama pejuang LDM. Kan ada yang nggak bisa kayak kita, resign seenak udel. Jadi mau nggak mau LDM harus tetap dijalani.

      Delete
    2. tapi aku masih penasaran, kenapa blognya Tembul masih belum pake dot com ya?

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Kumpulan Emak-Emak Blogger