Pengalaman Kirim Barang dengan Layanan Jempol dari Aplikasi Tiki

Saturday, August 14, 2021

 

Emak-emak berdaster emang bisa apa untuk membantu perekonomian keluarga? Hayo, siapa yang masih memandang sebelah mata pada emak berdaster? Setelah baca artikel ini, semoga tidak ada lagi yang menganggap remeh para emak, yaa, karena di zaman sekarang ini, peran emak-emak di sektor perekonomian ternyata ngga main-main.

Mengutip republika.co.id, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan bahwa kontribusi perempuan terhadap ekonomi Indonesia di tahun 2025 nanti bisa mencapai 135 miliar dolar AS atau setara Rp 1.944 triliun. We o we kan? Bahkan di sektor UMKM, 53,76% UMKM dimiliki oleh perempuan, dengan 97% karyawannya adalah perempuan. Kabar baik lainnya, di bidang niaga ekspor, perempuan Indonesia juga sudah memiliki daya kompetisi ekspor dengan pangsa pasar mencapai 14,4%.

Gimana? Emak berdaster ngga cuma bisa sein kanan belok kiri kan? 😂

Saya, meski belum sehebat emak-emak berdaster lainnya, tapi juga berusaha untuk bisa punya penghasilan sendiri. Sejak tahun 2014, saya mulai belajar menulis untuk menambah uang jajan. Meski di awal-awal hasilnya cuma "recehan", tapi melihat nama kita terpampang di media cetak, rasanya sungguh sangat membahagiakan. Dua tahun setelahnya, saya memutuskan untuk beralih ke blog, karena saat itu beberapa media cetak yang biasa saya sasar satu per satu mulai gulung tikar.

Selain mengisi waktu dengan menulis di blog, saya juga senang berjualan kecil-kecilan. Lumayan lah hasilnya, cukup kalo cuma buat beli mainannya anak-anak sih, hihi... Hal lain yang saya suka dari kegiatan ini adalah ketika mengantar pesanan, saya bisa bertemu dengan teman-teman sekaligus curi waktu untuk jalan-jalan. Maklum lah, sebagai Ibu Rumah Tangga, ruang gerak saya ya cuma di rumah saja. Maka dari itu, bisa keluar rumah dan bertemu dengan teman-teman meski hanya sebentar, rasanya sudah sangat bahagia.

Oya, tadi saya bilang, hal yang saya suka dari berjualan adalah ketika mengantar pesanan dan bertemu dengan teman-teman. Memang, selama ini pelanggan saya didominasi oleh teman-teman dekat, entah itu tetangga atau sesama wali murid di sekolah Mas Amay dan Dek Aga. Namun, terkadang ada juga sahabat-sahabat dari luar kota yang mau belanja di tempat saya. Jujur, hal ini membuat saya terharu, karena sebenarnya kalau mereka mau, mereka bisa saja belanja via marketplace kan?

Untuk sahabat-sahabatku pelanggan Toko Mama Kepiting (bisnis kecil-kecilan saya, saya beri nama Toko Mama Kepiting), terima kasih banyaaakkk... Semoga selalu sehat dan berlimpah rezeki, yaa... 😘😘😘

Mungkin ada yang penasaran, apa saja sih yang saya jual? 

Saya pernah berjualan cilok, mukena, jilbab, buku, dan setahun terakhir ini saya juga mulai menjual baju-baju anak. Berawal dari membeli baju lebaran untuk Mas Amay dan Dek Aga, saya malah jadi tertarik untuk menjualnya juga setelah tahu kualitas bahannya.

Cari Uang di Masa Pandemi
Bungkusan Paket yang Siap Dikirimkan


Kirim Paket Pakai TIKI


Belakangan, tak cuma baju anak, deterjen sampai pisau dapur pun saya jual. Apa aja lah pokoknya, yang penting halal. 

Emang ngga malu ya, jualan kayak gitu?

Selagi usaha yang kita lakukan adalah usaha yang halal, kenapa mesti malu? Gengsi doang ngga bisa bikin kenyang, duhai netizen.

Pernah ngga sih, semangat jualannya turun, trus pengen berhenti?

Pernah dong. Baru-baru ini bahkan. Saya off dari jualan sejak Ramadhan, dan baru mulai jualan lagi beberapa minggu terakhir ini.

Semenjak kasus covid19 meningkat, kemudian ada peraturan PSBB dilanjutkan PPKM, saya jadi kurang semangat berjualan. Selalu saja ada rasa khawatir tiap kali harus keluar rumah. Untuk pesanan teman-teman dekat sih, saya bisa minta mereka untuk ambil di rumah. Nah kalau yang memesan barang adalah teman di luar kota, gimana? Saya kan tetap harus ke ekspedisi untuk mengirimnya. Itulah mengapa akhir-akhir ini saya jadi jarang promosi dagangan via status WA lagi. 

Tapiii, semangat saya kembali muncul setelah saya tahu ada layanan JEMPOL dari TIKI.

Review Aplikasi TIKI

 

Kenapa harus TIKI, Mak? Pakai ekspedisi lain kan juga bisa minta dijemput?

Iya, benar. Namun, tanpa bermaksud membandingkan dengan ekspedisi lain, yang saya suka dari layanan JEMPOL ini adalah paket bisa dijemput tanpa ada jumlah minimum

Saya biasa mengirim paket lewat ekspedisi di dekat rumah. Suatu hari saya bertanya, adakah layanan jemput paket ke rumah? Mungkin karena melihat jumlah paket yang saya kirim saat itu cuma sebiji (namanya juga bisnis kecil-kecilan yang pelanggannya didominasi tetangga dan teman-teman dekat, ya kan?), mbak-mbaknya tanya balik ke saya, berapa jumlah paketnya. Karena saya orang yang cukup sensitif, saya anggap pertanyaan si mbaknya tadi sebagai bentuk penegasan, kalau minta dijemput ya mbok kirimnya yang banyak sekalian. Gitu.

Ya sudah, besok-besoknya saya ngga berani tanya lagi. Wkwkwk, tau diri.

Nah, setelah tau bahwa untuk memakai layanan JEMPOL dari TIKI saya tidak perlu khawatir dengan jumlah minimal paket, akhirnya saya memutuskan untuk #PakeTIKIAja tiap kali harus kirim-kirim pesanan ke luar kota.

Review layanan JEMPOL dari TIKI


Teman-teman kalau mau coba layanan JEMPOL juga, caranya gampang lho.

1. Download aplikasi TIKI

2. Buat Akun / daftar sebagai member dulu. Setelah mendaftar, nanti teman-teman akan mendapat email verifikasi seperti ini;

Review ekspedisi TIKI
3. Setelah akun terverifikasi, teman-teman bisa langsung menggunakannya.


Saya sudah beberapa kali menggunakan layanan JEMPOL dari TIKI. Pertama kali mencoba adalah saat Idul Adha lalu. Suami harus mengirim gambar ke Jakarta, tetapi karena terlalu lelah setelah lembur semalaman, beliau jadi galau mau membawa paketnya itu ke ekspedisi seorang diri. Apalagi saat itu tanggal merah juga, takutnya udah capek-capek sampe sana, eh ekspedisinya tutup. Kan bisa kuciwa...
 
Hari itu, saya kebetulan harus mengirim pesanan juga. Ingat bahwa TIKI punya layanan JEMPOL, saya tawarkan ke suami, mau ngga nyobain layanan JEMPOL ini? Kalau misalnya ngga diproses ya udah ngga apa-apa, wajar sih tanggal merah.
 
Suami setuju, yang penting baginya adalah gambarnya bisa terkirim.
 
Akhirnya, saya download aplikasi TIKI. Kemudian, saya membuat akun dengan mengisi nama, alamat, no HP, juga alamat email. Tak lama, ada email masuk yang berisi link untuk verifikasi akun.
 
Setelah akun terverifikasi, saya langsung membuka aplikasi dan memilih layanan JEMPOL. Selanjutnya, saya menetapkan titik penjemputan (pakai map), memilih jenis layanan, mengisi jumlah paket, isi paket, hingga pilihan untuk penjemputan mau dijemput dengan motor / mobil. 
 
Beberapa menit kemudian, ada telepon masuk, yang ternyata adalah Customer Service TIKI Solo. Saya kembali ditanya tentang detail paket yang ingin saya kirim, juga detail alamat penjemputan. Eh, bukan ditanya ding, tapi cuma memastikan aja. Saya juga cuma jawab, "Iya betul, iya betul", gitu.


Layanan JEMPOL dari TIKI
Layanan JEMPOL dari Aplikasi TIKI

 
Tentang alamat, meski rumah saya terletak di Kecamatan Colomadu dan masuk Kabupaten Karanganyar, tapi alhamdulillah masih masuk area penjemputan TIKI Solo.
 
Memang, saya harus menunggu sekitar 3,5 jam dari saat memesan layanan sampai akhirnya paket saya dijemput. Tapi itu bukanlah masalah, karena saya paham, penjemputan menyesuaikan dengan posisi kurir yang paling dekat dengan lokasi saya, yang pada saat itu pun para kurir sedang bertugas mengantarkan paket.
 
 
Layanan JEMPOL dari TIKI


Setelah paket sampai di kantor, saya mendapatkan pemberitahuan via WA. Dalam pesan WhatsApp tersebut, saya diberi informasi mengenai berat barang yang saya kirim, biaya, nomor rekening untuk pembayaran, hingga no resi paket yang saya kirimkan.
 
Nah, kelihatan kan, betapa besar paket yang dikirim suami saya. Itu isinya gambar proyek, wkwkwk... Sengaja ditaruh di wadah / kontainer plastik, supaya gambarnya aman dan tidak kelipat-lipat. Pantes aja suami saya males bawa sendiri paket itu ke ekspedisi. Udah lelah habis lembur semalaman, trus disuruh kirim paket, bayanginnya aja udah capek. Sungguh, kami terbantu banget dengan layanan JEMPOL dari TIKI ini.
 
Oiya, untuk pembayaran, kita bisa memilih apakah akan membayar secara tunai via Pak Kurir yang menjemput, atau via transfer. Saya sendiri memilih transaksi cashless supaya lebih praktis. Untuk besaran biaya yang harus ditransfer akan diinfokan kemudian.
 
Saya ngga tau hari itu ada promo apa, tapi saya dapat diskon 5% lho.. Lumayan kan.. 
 
Ngga cuma sekali saya memakai layanan JEMPOL ini. Terakhir beberapa hari lalu, saya pakai layanan ini lagi untuk mengirim pesanan. 
 
Sama seperti sebelumnya, saya order layanan JEMPOL via Mobile Apps. Beberapa menit berselang, Customer Service menelepon saya untuk menanyakan detail paket. Meski di Mobile Apps sudah ada isian jumlah paket dan lain-lainnya, tapi pihak CS merasa perlu memastikan ulang. Di sini saya juga ditanya, mau pilih produk apa untuk pengirimannya? Karena pelanggan saya tidak terlalu terburu-buru, saya pun memutuskan untuk menggunakan Regular Service untuk pengiriman.
 
Meski estimasinya kiriman akan sampai dalam 3-4 hari, tapi alhamdulillah paket saya sampai ke tangan pelanggan keesokan harinya. Mungkin karena dekat, ya, cuma di Sukoharjo dan Semarang soalnya.

 
Review layanan JEMPOL Tiki

 
Selain Regular Service, ada beberapa produk pengiriman yang TIKI punya, seperti;
 
1. SDS (Same Day Service) --> Jika teman-teman menginginkan barang yang dikirim bisa sampai di hari yang sama, pilih layanan ini saja. 
 
Jujur, saya jadi ingat usaha saya jualan cilok beberapa tahun silam. Saya pernah kirim cilok ke Bandung, estimasinya 2 hari (Cilok yang saya jual bisa bertahan 3 hari di suhu ruang), tapi kiriman cilok saya baru sampai ke tangan pelanggan 5 hari kemudian. Ya berjamur lah. Huhu, sedih poollll. Tidak hanya jadi mubadzir karena ciloknya udah ngga bisa dimakan, tapi saya juga harus mengganti uang pelanggan yang sudah membayar. Rugi 2x.

Buat teman-teman yang punya usaha berjualan frozen food, coba deh kirim pakai SDS-nya TIKI. Apalagi sekarang ada SDS KITA (Kuliner Nusantara) yang ongkos kirimnya cukup terjangkau juga.
 
2. ONS (One Night Service) --> Kirim barang hari ini, barang sampai keesokan hari.

3. TDS (Two Days Service) --> Sesuai dengan namanya, barang akan sampai 2 hari setelah dikirimkan.

4. ECO (Economy Service) --> Ini bisa dipilih kalau teman-teman menginginkan ongkos kirim yang ramah di kantong

5. INT (International Service) --> Kirim barang ke luar negeri? Bisa dong, TIKI gitu lho.. Ongkos kirimnya mulai dari Rp 100.000. Lumayan terjangkau kan?

6. TRC (Trucking Service) --> Pilihan pengiriman jika teman-teman ingin mengirim barang dengan dimensi lumayan besar dan beratnya lebih dari 10 kg.
 
 
Produk-produk TIKI

 

Kenalan dengan produk-produk TIKI, sudah. Lalu, soal layanan, apakah di TIKI cuma ada layanan JEMPOL doang? Oh, tentu saja tidak. TIKI memahami, di masa pandemi seperti saat ini, kita sebaiknya menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Untuk itu, ada beberapa layanan yang TIKI sediakan untuk menyesuaikan dengan kondisi sekarang ini, seperti:
 
1. PUTAR (Jemput Antar)

Layanan PUTAR hampir sama dengan SDS (same day service). Bedanya, dengan layanan PUTAR, paket akan dijemput, diantar, dan akan diterima dalam beberapa jam saja. Hanya saja, untuk sementara ini, layanan PUTAR baru tersedia di Jakarta dan Bandung saja, yaa...
 
2. DRIVE THRU --> Untuk mengurangi kemungkinan kontak fisik, kita dapat mengirim barang dengan sistem drive thru. Jadi, tak perlu turun dari kendaraan deh saat kirim barang.
 
3. SERLOK (Seller Online Booking) 

TIKI SERLOK merupakan inovasi TIKI di masa pandemi yang didedikasikan bagi para online seller. Tujuannya adalah untuk memberikan berbagai kemudahan dan keuntungan lebih bagi para online seller, dalam melakukan transaksi pengiriman menggunakan produk TIKI.
 
Dengan mendaftar menjadi anggota TIKI SERLOK, teman-teman seller akan mendapatkan diskon hingga 18% lho. Keuntungan lainnya, seller juga akan mendapatkan fleksibilitas pembayaran H+2 menggunakan virtual account, fasilitas pick up gratis, hingga bonus rewarding seller. Waaah, lumayan banget. Tak hanya itu, seller juga akan memperoleh informasi dan mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan edukasi dan promo marketing yang diselenggarakan oleh TIKI.
 
Gimana? Tertarik untuk daftar? Saya pengen sih, tapi untuk saat ini, TIKI SERLOK baru tersedia untuk teman-teman seller yang berdomisili di Jakarta. Hiks... 

Makanya, ayo teman-teman yang di Jakarta, manfaatkan kesempatan ini. Caranya gampang kok, buka aja https://tiki.id/id/kemitraan dan langsung daftar di situ. Tenang, tidak ada batas minimal pengiriman harian kok. Jadi, seller kecil-kecilan macam saya juga bisa daftar. Yang penting punya toko online di Facebook dan Instagram.

Baik banget ya, TIKI... Pantas kalau dengan TIKI SERLOK, TIKI bisa meraih Top Innovation Choice Award 2021 sebagai Inovasi Layanan untuk Pengusaha Online.
 
 
 
 
layanan TIKI

 

TIKI JEMPOL, PUTAR, SERLOK, dan DRIVE THRU adalah layanan baru, hasil inovasi TIKI di masa pandemi.
 
Layanan lainnya masih banyak, gaes. Sebut saja Mobile Apps, seperti yang sudah saya coba. Ada pula asuransi, sales counter selama 24 jam, SMS resi, realtime tracking, hingga email notification. FYI, saat saya mengirim barang lewat layanan JEMPOL kemarin, saya mendapatkan email pemberitahuan bahwa paket kiriman saya telah dimanifes.


Review Ekspedisi TIKI

 
Oiya, hampir lupa, di masa pandemi, TIKI sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Tak lepas dari 5M, TIKI menerapkan aturan seperti:
 
- Melakukan penyemprotan desinfektan baik di gerai maupun di gudang, juga pada paket-paket yang diterima dan yang akan dikirimkan.

- Menyediakan hand sanitizer di seluruh gerai dan gudang operasional, untuk digunakan oleh staf maupun pelanggan yang datang ke gerai.

- Mewajibkan para staf dan kurir untuk selalu menjaga kebersihan, dengan selalu menggunakan hand sanitizer atau mencuci tangan ketika memasuki area kerja.
 
- Mewajibkan para staf dan kurir untuk mengenakan masker.
 
- Memastikan kesehatan para staf dan kurir dengan melakukan pengukuran suhu badan dan akan memulangkan staf atau kurir yang melebihi suhu tubuh normal agar beristirahat. 

- Menjaga jarak aman antara staf atau kurir dengan para pelanggan ketika melakukan transaksi.

Dengan ikhtiar-ikhtiar yang senantiasa dijaga di atas, insya Allah ini jadi bukti bahwa TIKI tidak abai terhadap kesehatan karyawan dan pelanggannya. 
 
~
 
Beberapa kali menggunakan layanan JEMPOL dari TIKI, jujur saja saya merasakan banyak manfaatnya. Saya bisa hemat bensin, hemat waktu, hemat energi, juga hemat baju. Di masa pandemi seperti ini, meski keluar rumahnya hanya sebentar, tapi ritual bersih-bersih setelahnya itu juga sangat melelahkan kan? 
 
Thanks to TIKI pokoknya, karena beneran #MakePeopleHappy dan #BeraniBerubah dari yang takut jualan jadi berani jualan lagi. Nah, karena ulasannya udah puanjaaang sekali, saya akhiri dengan: Bismillah, mari kita semangat jualan lagi, siap-siap packing pesanan lagi, dan serahkan pengiriman paketnya pada TIKI. Ssst, udah ya, saya mau packing dulu, nih...







Daftar Bacaan:

- https://www.republika.co.id/berita/qxdexw318/ekonomi-indonesia-dan-emakemak-berdaster

- https://www.wartaekonomi.co.id/read279270/tetap-beroperasi-di-tengah-pandemi-covid-19-tiki-terapkan-langkah-langkah-preventif

- https://pressrelease.kontan.co.id/release/luncurkan-tiki-serlok-tiki-berikan-fleksibilitas-pembayaran-hingga-diskon-harga-bagi-online-seller



45 comments

  1. Selalu salut dengan ibu yang bisa ubet berdagang. Jujur saya akui saya nggak bakat untuk urusan yang satu itu. Semangat terus jualannya ya mam. APalagi sudah ada ekspedisi seperti TIKI ini, bikin semua makin mudah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Era ngga usah ikut jualan, tapi ikut belanja di Toko Mama Kepiting aja. Hihihi..

      Makasih ya, Mbak.. Doakan selalu. :)

      Delete
  2. Saya belum pernah mencoba pakai layanan JEMPOL Tiki. Ulasan yang bermanfaat dan menambah wawasan. Mengingat berbagai kemudahan, Rasanya ingin jualan kayak Mbak Arinta. he he ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, ayo Bu Nur. Jualan kecil-kecilan dulu sambil nyambung silaturahmi dan nambah uang jajan. :)

      Delete
  3. Eits, biar dasteran tapi bisa menghasilkan yaa. :D
    Nah, ini nih layanan yang memudahkan seller dan pembeli ya. Khusus seller bisa duduk manis di rumah dan dijemput plus nggak ada minimal paket. Dan aq galfok sama diskonnya, ih keceh daah :D Semoga layanan lain bisa lebih luas jangkauannya.

    Sukses selalu yaa toko Mama Kepiting. Sebagai pembeli selalu puas dengan layanannya <3. Pakaian pun sesuai dengan foto.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhu, makasih Mak Ran.. Pelanggan setiakuuu 😍😍

      Iya, Mak Ran.. Diskon 5% juga lumayan lho..

      Delete
  4. Cocok ya Mbak berarti buat yang punya usaha online shop gini, bikin lebih mudah proses packing dan pengiriman soalnya nggak perlu anter-anter ke ekspedisi lagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cocok banget, Mbak.. Buat emak-emak rempong kayak saya, yang udah pusing sama anak-anak yang sekolah daring, TIKI Jempol bener2 membantu sih.

      Delete
  5. Mbaaa, Dirimu emang juwaraaakk!
    Aku sering lihat status WA kamu yg majang aneka produk fashion anak2, ya ampuun gumush gumushh banget. Boljug nih pankapan aku order buat ponakan yak.

    Btw, TIKI emang ngertiin bakul online jaman now, ya
    Layanannya super duper ciamiik!

    ReplyDelete
  6. TIKI semakin berkembang ya mbak. Mungkin karena banyaknya pesaing jadi harus inovatif memikirkan terobosan untuk memanjakan pelanggannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul.. Secara usia juga TIKI udah sangat matang sih, Mak..

      Delete
  7. Wah dengan layanan Jempol dari Tiki yang bisa pick up barang di rumah meskipun hanya 1 paket, jadi pingin buka usaha online juga...hahaha, aku udah cari reseller yang ngasih barang plus harga oke, tinggal eksekusinya nih yang kepending terus. Maksudnya biar anak-anakku belajar cari uang sambil belajar daring dari rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Mbak Mutia.. Ngga apa-apa dari kecil-kecilan dulu. Aku pun gitu. Hihi..

      Alhamdulillah TIKI pengertian sih, Mbak.. Walau cuma 1 paket doang tapi mau jemput. Terharu akutuu..

      Delete
  8. Tiki memang Menjadi solusi buat para olshop ya mbak, Makin kesini Makin banyak inovasi terharunya ya keren deh

    ReplyDelete
  9. Aku pengen bisa ubet dagang. Tapi kalau diiyain kok ya kemaruk (rakus) apa2 diubetin. Ya gpp sebenere selama sanggup dan halal. Tapi kalau udah capek hadeh.... Ya udah balim ke fokus. Soalnya dagang kaya gini gag cuma asal laku ya... Harus kasih pelayanan terbaik juga. Untung ada tiki bisa bantu kasi pelayanan terbaik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak.. Pelajaran banget sih pas jualan cilok dulu itu. Makanya, meski pelangganku bilang ngga apa-apa karena kesalahan bukan dari saya, tapi saya tetap merasa berkewajiban untuk refund.

      Delete
  10. Nggak papa banget lah menurut saya jualan online barang serba ada. Selama bisa menghasilkan uang dan lagipula jenis dan caranya halal. Saya dukung para seller2 online seperti ini agar perputaran ekonomi Indonesia tetap jalan meski semrawut di masa pandemi.

    ReplyDelete
  11. Ketagihan belanja di Mama Kepiting.
    Terutama baju. Anak-anak sukaaa... dan suami pun suka kalo liat harganya.
    Hehhee..

    Kudu pesen lagi nih...
    Selama dirumahaja, kegiatan kak Arin positif banget yaa..
    Dengan melakukan aktivitas yang disenangi begini, semoga usahanya semakin lariisss..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, aku jadi makin penasaran deh dengan dagangannya mam Arin. Apalagi ada kata "suami suka lihat harganya", pasti barangnya oke namun terjangkau...

      Delete
    2. Waaa, makasih banyak Kak Lendy.. Ini salah satu pelanggan Toko Mama Kepiting terbaik juga.. 😍😍

      Delete
    3. Kak Era...
      Iya banget banget.

      Nilai plus lainnya, pelayanannya cepet.
      Ternyata rahasia kak Arin ini, pakai ekspedisi terbaik, TIKI.
      Jadi semakin cintaaah..

      Delete
  12. masyaallah keren mbak, dirimu bisa mengekplorasi diri ya. Mulai dari bedagang sampe bisa menuliskannya dalam artikel, aku juga beberpaa kali pake tiki emang jempol deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak.. Baik menulis maupun jualan, dua-duanya saya suka. 😊

      Delete
  13. Waah, aku bisa jadi agen TIKI juga ga ya? wkwkwk. Aku juga pengen jualan2 lagi euy, biar bisa buat beli mobil (aamiin). Jualan mukena lagi aja gmn ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jualan Frozen food aja, Bund.. Ntar dikirimnya pake TIKI SDS atau ONS.

      Delete
  14. Sama-sama tinggal di Karanganyar, tapi tempatku belum terkover jempol dan putar. Ini pelanggan ku pada pengin pizza ke boyolali, klaten jogya, hiks. Moga Tiki mendengar kebutuhan seller online yg satu ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin aamiin, Mbak.. Semoga layanannya bisa menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia, yaa.. Aamiiin aamiin aamiin Yaa Robbal'aalamiin.

      Delete
  15. Wah, jualannya seru banget ya mbak Arinta :) Gemesin kemasannya berwarna-warni gitu hehehe. Iya dong pakai TIKI aja kirim2 paket, ga usah keluar rumah segala. Sekarang via aplikasi di HP enak ya layanan JEMPOL-nya. Respons TIKI juga cepat, Mas TIKI tau2 udah nyampe rumah jemput barang yang mau kita kirim. Harganya juga terjangkau.

    ReplyDelete
  16. Salut sama Arin masih konsisten jualan sampai saat ini, lumayan ya hasilnya bisa untuk jajanin anak dan beli beli lah pastinya, hihii

    Layanan Jempol sesuai namanya ya dan enak juga karena gak ada minimal jumlah paket bahkan dijemput pula ke rumah. Mengurangi kecemasan mesti keluar rumah untuk nganterin paket. Mantap deh TIKI, selalu ada inovasi

    ReplyDelete
  17. Nyesek banget ya mbak gegara maslaah pengiriman produk yang kita kirim basi ruginya dobel kalau pakai TIKI bisa lebih tenang dan aman jualan.Aku juga lagi jualan buku-buku nih bisa ya dikirim pakai TIKI saja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyesek, Mbak.. Ngga apa-apa tapi, karena insya Allah jadi pelajaran berharga juga. :)

      Delete
  18. Gengsi doang nggak bikin kenyang! hahahaha setuju. Intinya, selama kita senang, HALAL, lakukan saja, peduli amat sama yang julid mbak haha.

    Produk JEMPOL ini menarik banget ya, banyak yang suka dan menggunakannya. Gak heran kurir lain juga udah ada yang meniru layanan ini lho. Tapi tenang saja, setiap orang punya kesetiaan sendiri, kayak saya pakai TIKI sejak tahun 90an, dan masih pakai sampai sekarang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk, soalnya suka ada yang julid kan, Mak.. Dikiranya ngga disejahterakan sama suami, wkwkw..

      Delete
  19. Wah jangan salah, emak2 berdaster juga bisa membantu perekonomian keluarga. Teman2ku banyak yg bakulan, aku juga sesekali bakulan, jadi udah familiar dg berbagai macam ekspedisi.

    Dulu waktu ngirim2 pakai TIKI masih manual, sekarang enak ya, udah ada aplikasi, jadi makin praktis 😍

    ReplyDelete
  20. Tante Arin aku mau dong pesan kaos anaknya, ada yang untuk anak laki-laki gak? Asik ya ini dengan hadirnya fitur-fitur di TIKI jadi memudahkan kita pemilik usaha untuk antar paket dengan aman dan nyaman ya.

    ReplyDelete
  21. Masyaallah ulet sekali mbak. Alhamdulillah ya ada jempol dari tiki bisa dipickup tanpa jumlah minimal. Memudahkan banget buat ibu2 yg ga bisa keluar rumah

    ReplyDelete
  22. Aku salah satu pelanggan Mama Kepiting loh Mak, hehehe... Nanti kirimnya pakai TIKI juga ya Mak, biar barangnya aman dan cepet sampainya, aku cek Solo-Boyolalai bisa same day service

    ReplyDelete
  23. Aku nih akrab banget sama tiki dan beberapa layanan kirim kirim

    Sampe hapal mas masnya kalo aku datang hhehehe

    Senang sekarang ada layanan jempol tiki jadi mempermudah!

    ReplyDelete
  24. Semuanya jadi mudah ya menggunakan layanan dari TIKI gini. Bagi penjualnya pun tak perlu was-was lagi harus keluar rumah. Tinggal manfaatkan layanan JEMPOL ini. Sip, mantap lah TIKI.

    ReplyDelete
  25. Semangat mak jualannya. Insya Allah berkah. Sekarang urusan kirim2 paket jadi lebih mudah sih. Lebih banyak pilihan penyedia jasa kirim juga. Ada tiki jadi lebih praktis nih sekarang

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...