Skip to main content

Ramadan Ekstra : Tips Belanja Online Hemat Selama Bulan Ramadan di Tokopedia

Assalamu'alaikum teman-teman.. Sebentar lagi Ramadan datang. Habis Ramadan, insya Allah kita berlebaran. Biasanya, lebaran identik dengan baju baru ya? Nggak bisa sama sekali bilang enggak, karena meskipun inti dari hari kemenangan adalah hati yang kembali fitri, akan tetapi budaya kita sudah terlanjur membiasakan perayaan hari raya ini dengan pakaian yang baru. Bener nggak?

Saya, kalau nggak beli baju baru, malah dikasihani sama mertua dan saudara-saudara.. Dikira sama suami nggak dikasih uang belanja. Trus, ujung-ujungnya dibeliin baju baru deh sama mama mertua. Kan jadi nggak enak ya..haha.. Ya gitu deh, efek dari sesuatu yang telah membudaya. 

Oya, di postingan yang lalu, saya sudah kasih sedikit tips belanja pakaian lebaran. Di sana saya katakan, lebih baik belanjanya dari sekarang, supaya nggak desak-desakan, supaya nggak kehausan di tengah perburuan pakaian diskonan, dan yang paling penting, supaya kita nggak kehilangan kesempatan mengumpulkan pahala di bulan Ramadan.


Tapi masalahnya, kalau uangnya belum ada gimana? Karena THR biasanya turun menjelang hari raya, kan?

Nah, solusinya adalah dengan belanja online. Belanja online, tuh, enak. Sambil gegoleran di rumah, nggak perlu panas-panas ke luar rumah. Tinggal nat nit nut dari handphone atau lewat komputer, bayar lewat internet banking atau via ATM, dan selesai. Kita tinggal menunggu barang pesanan kita datang.

Omong-omong soal belanja online, saya dan suami saya paling suka belanja di Tokopedia. Kenapa? Karena beli apa-apa suka ada cashback-nya. Cashback ini kalau dikumpulkan, bisa dapat macam-macam barang. Suami pernah beli celana panjang dari cashback ini. Pernah juga beli topi, yang kebawa sama tukang ojek online karena nyangkut di helmnya dan suami tidak menyadarinya. Tukang ojeknya koq ya nggak ngembaliin topinya, yaa.. Kasihan deh pak suami.. 

Back to online shopping, mengingat berbagai macam kebutuhan pokok yang merangkak naik di bulan Ramadan, kayusirih mau kasih tips belanja online kebutuhan bulan Ramadan Ekstra, yang hemat dan cermat di Tokopedia :

  1. Bandingkan harga setiap toko online di Tokopedia
Di Tokopedia ada banyak sekali toko online. Untuk itu, penting sekali bagi kita untuk membandingkan harga antara toko yang satu dengan toko yang lainnya. Cukup cari produk yang dibutuhkan, ribuan produk dengan berbagai harga siap untuk dibeli. 

Meskipun barang yang dijual memiliki spesifikasi yang sama, namun harga antara toko yang satu dengan toko yang lainnya bisa berbeda, lho. Untuk menghemat pengeluaran belanja online saat Ramadan, cukup pilih produk dengan harga yang tepat dan spesifikasi yang pas.

Misalnya nih, gamis. Sengaja saya contohkan barang yang memang sudah saya incar sejak lama. Sambil mengumpulkan uang untuk membeli gamis impian, saya bandingkan harga antara toko yang satu dengan yang lainnya.

harga gamis zizara di Tokopedia

harga gamis zizara di Tokopedia

harga gamis zizara di Tokopedia
Belanjanya yang cermat yaa, karena beda harganya cukup signifikan. Lumayan kan, selisihnya bisa buat nambah-nambah beli produk lainnya. :)

  1. Pilih produk berkualitas dari kreator lokal
Untuk membuat Ramadan Ekstra, bukan berarti harus selalu gunakan barang branded dengan harga selangit. Tokopedia, e-commerce dengan produk terlengkap memiliki koleksi  berbagai produk hasil kreasi kreator lokal maupun brand terkenal dunia. Hemat pengeluaran belanja kita di bulan Ramadan dengan memilih produk kreasi dari kreator lokal yang hadir dengan kualitas bersaing namun dengan harga yang lebih miring.

  1. Cari toko online terdekat
Saat berbelanja online, komponen biaya yang tak boleh terlupakan adalah biaya/ongkos kirim (ongkir). Pilihlah toko online yang lokasinya paling dekat dengan lokasi kita untuk mengurangi ongkir berlebihan. Di Tokopedia, kita dapat mengetahui lokasi toko online secara detail sehingga kita dapat memilih toko online dengan lokasi terbaik.

  1. Pilih cara pembayaran yang tepat
Salah satu kemudahan berbelanja online di Tokopedia adalah dalam hal cara pembayaran. Berbagai metode pembayaran dapat kita gunakan mulai dari Saldo Tokopedia, transfer bank, kartu kredit, cicilan, hingga pembayaran melalui minimarket. Memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kondisi keuangan tentu dapat menghemat pengeluaran saat berbelanja online.

  1. Pilih metode pengiriman paling efisien
Dalam melakukan pengiriman barang yang kita beli, Tokopedia memberikan beberapa alternatif pengiriman, mulai dari pengiriman secara konvensional hingga kurir instan melalui jasa transportasi online. Dalam memilih metode pengiriman ini, kita dapat membandingkan biaya ongkos kirim terbaik diantara metode pengiriman yang ada untuk menghemat belanja online kita.

  1. Manfaatkan promo dan diskon
Ingat cerita saya di atas? Saya dan suami saya bisa memiliki beberapa barang, hanya dengan mengumpulkan dan menukarkan cashback di TokoCash. Tapi, tidak semua barang yang kita beli memberikan promo cashback, yaa.. Kembali ke poin pertama, cari produk dengan harga terbaik, dan jika perlu, cari produk dengan promo terbaik pula. 

Ssst, beli token listrik di Tokopedia pun bisa dapat cashback, lho.. Makanya kita selalu beli token listrik di sini. Oya, yang ada di bawah ini adalah screenshot dari akun tokopedia milik suami, yaa.. Lumayan kan, punya TokoCash segitu hasil dari mengumpulkan cashback. :D

mengumpulkan cashback di Tokopedia

 

Promo atau diskon memang memberikan pengaruh yang signifikan untuk menghemat pengeluaran kita dalam berbelanja online. Di bulan Ramadan kali ini, Tokopedia memberikan kesempatan baru bagi pembeli dalam menikmati bulan Ramadan, dengan rangkaian promo sepanjang bulan Ramadan yang bisa kita gunakan untuk membuat Ramadan kali ini makin Ekstra.

Makin Ekstra lagi, masih ada rahasia kejutan pada 25 Mei dari Tokopedia yang akan membuat Ramadan Ekstra menjadi lebih Ekstra! Layaknya festival belanja online “Black Friday”, kejutan seperti apa yang bakal membuat pengalaman belanja online kita di bulan Ramadan Ekstra ini jadi lebih spesial?

Penasaran kan? Catat tanggalnya yaa.. 

Jadi jangan lupa, biar belanjanya makin hemat, cermati harga dan promonya, kumpulkan cashback-nya. Biar usia kita makin bermanfaat, minimalisir kegiatan yang sia-sia, banyak-banyak dzikir dan do'a, insya Allah akan terkumpul pahalanya. Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadan yaa... Semoga seluruh amal baik kita diterima oleh Allah SWT. Aamiin...☺❤


Comments

  1. Tipsnya boleh dicoba nih. Sya belum pernah belanja baju, tapi udah pernah beli token listrik di Tokped. Tanggal 25 itu ada apa ya?? Hayooo...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada apa ya? Tunggu yaa.. diingat-ingat pokoknya.. 😂

      Delete
  2. Paling favorit belanja di Tokped. Banyak untungnya. Yang pasti buat belanja bulanan di tokped sih beli pulsa buat paketan internet. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dapat cashback nggak? Mending beli di Tokopedia atau beli perdana sekali buang? 😁

      Delete
  3. sudah berapa tahun ya lebaran kupilih beli online mba wkwkwk soalnya tahun lalu aja karena suami ga cocok belanja online akhirnya ke mall dan itu bikin 5L wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak..bener. Saya pernah juga, dan nggak mau lagi deh.. Atau misal mau belanja ke mall ya sekalian buka puasa di sana. Kalo udah diniatin begitu, ngajinya siang hari dilamain. Tapi harus siap juga tarawih di rumah sendiri.

      Delete
  4. Eehhh beli token listrik jg dapet cashback y? Kok aq baru tau ini..haduuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. akhir-akhir ini iya, Mak.. coba aja deh.. karena promonya kan ganti-ganti.. :D

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan. Komentar yang menyertakan link hidup, mohon maaf harus saya hapus. Semoga silaturrahminya membawa manfaat ya...

Popular posts from this blog

Mengelola Air Limbah Rumah Tangga, Untuk Indonesia yang lebih Sehat

"Kita bisa hidup tanpa emas dan minyak, namun tidak tanpa air bersih."
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling utama. Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 748 juta masyarakat dunia masih kekurangan air bersih. "Sebanyak 90 persen di antaranya tinggal di daerah sub-sahara Afrika dan Asia. Masih banyak dari mereka yang belum menggunakan air minum yang baik dan bersih," kata WHO dan UNICEF dalam laporannya, seperti diberitakan oleh Mashable, Mei 2014. (1)
Juga berdasarkan perkiraan WHO dan UNICEF, sekitar 60 persen penduduk di kawasan pedesaan di Indonesia kekurangan akses terhadap sarana sanitasi yang pantas. Kegiatan mandi dan mencuci pakaian di sungai serta buang air besar di tempat terbuka membuat orang mudah terpapar penyakit, mengontaminasi air tanah dan permukaan, dan menurunkan kualitas tanah dan tempat tinggal. Sedangkan berdasarkan peringkatnya,Indonesia merupakan negara dengan sistem sanitasi ( pengelolaan air limbah domestic ) terburuk ketiga di Asia …

Jawa Timur Park 2 (Batu Secret Zoo)

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah keluarga kecil kami berkesempatan melakukan perjalanan ke Malang. Awalnya saya dan Amay hanya ingin menemani suami bertemu dengan kliennya, namun kemudian terpikir untuk sekaligus berwisata ke Batu. Mumpung ada waktu :)

Karena budget kami terbatas, kami memilih hotel yang ramah di kantong. Hanya dengan 200 ribu rupiah per malam, kami sudah bisa menikmati kamar yang nyaman, fan, televisi, juga air hangat untuk mandi. Tak perlu kamar ber-AC lah, karena Malang sudah cukup sejuk :). Kami juga memilih hotel yang tak terlalu jauh dengan stasiun, tentunya agar menghemat ongkos transportasi. 

Keesokan harinya, kami mengunjungi Jawa Timur Park. Lagi-lagi, untuk menghemat pengeluaran kami menyewa sepeda motor untuk pergi kesana. Biaya sewa motor rata-rata 50 ribu - 60 ribu, atau 75 ribu untuk layanan antar jemput. Jadi kita tak perlu mengambil dan mengembalikan sendiri sepeda motor sewaan kita. (Sudah bisa disebut backpacker belum? :p) 
Oya, tentang Jatim Park, …

Kasih Tak Sampai Antara Siti Nurbaya dan Samsul Bahri

Pertama kali membaca novel ini adalah ketika saya duduk di bangku SMA. Karena apa lagi jika bukan oleh tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia? Sebelumnya, saya hanya mendengar kisah Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang harus menderita karena kisah cintanya terhalang oleh Datuk Meringgih yang tak punya hati. Dan dulunya, saya pikir, orang tua Sitti Nurbaya lah yang tega menukar kebahagiaan sang putri hanya demi pundi-pundi duniawi. Apalagi, ini didukung dengan syair lagu yang dibawakan suara melengking milik Ari Lasso, yang saat itu masih menjadi vocalis grup band Dewa 19, berjudul "Cukup Siti Nurbaya". "Oh... Memang dunia, buramkan satu logika
Seolah-olah, hidup kita ini

Hanya ternilai s'batas rupiah Cukup Siti Nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia

Hidupku, kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang 'kan tertempuh Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya

Itu bukan dogma"
Tapi ternyata, setelah membaca keseluruhan isi novelnya, …